Nama : Adelia Nanda Febriani
NPM : 2413053106
Kelas : 3C
1.Masalah sosial yang kontekstual saat ini adalah ketimpangan pendidikan dan mobilitas sosial. Karena Akses yang tidak merata terhadap pendidikan berkualitas menyebabkan mobilitas sosial menjadi terhambat. Dimana anak-anak dari keluarga mampu cenderung terus berada di posisi atas, sedangkan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu sulit untuk memperbaiki nasibnya.
2.Berdasarkan teori Pierre Bourdieu tentang kapital kultural dan habitus yang menyatakan bahwa keluarga kelas menengah-atas memiliki “kapital kultural” misalnya nilai, norma, kemampuan bahasa, jaringan, yang memungkinkan anak-anak mereka sukses di sistem pendidikan yang dibangun sesuai dengan norma kelas menengah. Sedangkan anak-anak dari keluarga kurang mampu sering kekurangan modal tersebut dan dengan demikian mengalami hambatan struktural untuk naik.
serta teori stratifikasi sosial dan reproduksi sosial yang menyatakan sistem pendidikan yang tidak egaliter akan mereproduksi status sosial dari satu generasi ke generasi berikutnya. Anak dari kelas atas cenderung tetap di posisi atas, anak kelas bawah sulit naik. Studi di Indonesia menunjukkan aspek struktur laras ini.,
bisa di simpulkan bahwa ketimpangan ini bukan sekadar akibat dari kemampuan individu, melainkan hasil dari struktur sosial yang tidak adil dan sistem pendidikan yang masih berpihak pada kelompok tertentu.
3.Oleh karena itu, solusi yang perlu diterapkan harus bersifat struktural dan kultural sekaligus meliputi pemerataan fasilitas pendidikan, pemberian beasiswa dan program literasi dan bimbingan belajar, peningkatan modal sosial dan kultural bagi siswa kurang mampu, serta kebijakan pemerintah yang memastikan pendidikan menjadi hak dasar, bukan komoditas.
Dengan pendekatan tersebut, pendidikan dapat kembali berfungsi sebagai alat utama mobilitas sosial dan pemerataan kesempatan, sehingga cita-cita keadilan sosial dalam masyarakat dapat terwujud.