Posts made by Naufal Fadhlirrahman

DesainB3 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 5

by Naufal Fadhlirrahman -
Nama : Naufal Fadhlirrahman
Npm : 2413053005
izin membantu menjawab pertanyaan Faiz Kurniawan,
Rendahnya kemampuan numerasi dapat berdampak pada kesulitan siswa dalam menghadapi berbagai situasi sehari-hari yang sebenarnya berkaitan dengan konsep matematika sederhana. Misalnya, siswa dapat mengalami kesulitan saat menghitung uang ketika membeli barang di kantin, memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu kegiatan, atau memahami informasi dalam bentuk angka seperti jadwal, tabel, dan grafik. Selain itu, rendahnya numerasi juga dapat membuat siswa kurang mampu berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan masalah. Akibatnya, siswa menjadi lebih bergantung pada bantuan orang lain dan kurang percaya diri ketika harus mengambil keputusan yang melibatkan perhitungan atau penalaran angka dalam kehidupan sehari-hari.

DesainB3 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

by Naufal Fadhlirrahman -
Nama : Naufal Fadhlirrahman
Npm : 2413053005
izin untuk bertanya
disekitar kita saat ini kan anak-anak sangat akrab dengan teknologi seperti handphone dan internet. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton video atau bermain game.Pertanyaannya adalah mengapa program literasi yang sudah diterapkan di sekolah belum tentu berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa?

P.pknsd26a -> Tugas 2

by Naufal Fadhlirrahman -
Nama : Naufal Fadhlirrahman
Npm : 2413053005
Menurut saya, Untuk kelas rendah (kelas 1–3), materi yang diberikan sebaiknya yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Karena pada usia itu siswa masih lebih mudah memahami sesuatu yang bersifat konkret. Oleh karena itu, materi seperti hidup rukun di rumah dan di sekolah, aturan sederhana, serta pengenalan nilai-nilai Pancasila sangat cocok diberikan pada kelas rendah.
Contohnya pada materi hidup rukun, guru dapat memberikan contoh kegiatan sehari-hari seperti saling berbagi dengan teman, tidak bertengkar saat bermain, serta bekerja sama ketika membersihkan kelas.

Sedangkan untuk kelas tinggi (kelas 4–6), menurut saya materi yang diberikan sudah bisa lebih luas dan sedikit lebih kompleks. Siswa mulai mampu memahami hubungan antara dirinya dengan masyarakat serta kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu materi seperti keberagaman suku dan budaya di Indonesia, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta struktur pemerintahan sudah bisa mulai diperkenalkan.
Sebagai contoh materi keberagaman di Indonesia, guru dapat menjelaskan bahwa Indonesia memiliki banyak suku, budaya, bahasa, dan agama yang berbeda-beda. Dari situ siswa diajak berdiskusi tentang sikap toleransi, saling menghargai, dan menjaga persatuan walaupun banyak perbedaan.