Nama : Elwinda Putri Amalia
Nomor Induk Perusahaan (NIM) : 2411011129
Kelas : Manajemen (B)
Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuhu, Selamat malam Bapak Roy, Izinkan saya untuk memberikan tanggapan terkait materi dan video pembelajaran MKU Pancasila hari ini.
Berikut ini saya sampaikan tanggapan saya serta pemahaman saya sesuai dengan video yang telah di lampirkan.
Tanggapan terhadap Pancasila sebagai sistem filsafat berdasarkan tanggapan saya:
Pancasila dianggap relevan dalam menghadapi tantangan sosial dan politik di Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan persatuan, memberikan panduan dalam menyelesaikan konflik dan membangun masyarakat yang inklusif. Individu maupun kebijakan pemerinta Pancasila menjadi pedoman etis dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan politik. Pancasila sering dipandang sebagai identitas bangsa Indonesia. Sebagai sistem filsafat, Pancasila memadukan nilai-nilai lokal dan universal yang mencerminkan keragaman budaya Indonesia, sehingga memperkuat rasa kebangsaan.
Secara keseluruhan, tanggapan terhadap Pancasila sebagai sistem yang mencakup pengakuan akan nilai-nilainya yang positif, tantangan dalam penerapannya, dan harapan untuk evolusi yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Filsafat adalah disiplin ilmu yang mempelajari pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang keberadaan, pengetahuan, nilai, akal budi, dan bahasa. Berasal dari kata Yunani "philosophia" yang berarti "cinta kebijaksanaan", filsafat bertujuan memahami prinsip-prinsip dasar kenyataan dan bagaimana manusia harus bertindak. Filsafat mengedepankan pemikiran kritis dan refleksi mendalam.
aliran-aliran filsafat
Rasionalisme Berfilsafat mengagungkan akal, berfilsafat Materialisme mengagungkan materi, berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas, berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan
Filsafat berguna untuk memerdekakan manusia dari cara berpikir yang mistis, lalu membimbing untuk selalu berpikir secara rasional. Manfaat lain dari belajar filsafat adalah berhubungan dengan metodologi. Kemudian, Filsafat Pancasila adalah kajian filosofis tentang nilai-nilai dasar dalam Pancasila yang berfungsi sebagai landasan moral, etika, dan sosial bagi bangsa Indonesia. Prinsip-prinsip Pancasila, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial, dipahami sebagai nilai universal yang sesuai dengan konteks budaya Indonesia. Filsafat ini menjadikan Pancasila tidak hanya sebagai pedoman politik dan hukum, tetapi juga sebagai pedoman etika dalam kehidupan sehari-hari.
PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT "Sistem" memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen, Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri, Saling berhubungan dan saling ketergantungan, Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem), terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. Selain itu, Pancasila sebagai sistem filsafat adalah tatanan pemikiran yang utuh, terdiri dari lima sila yang saling berkaitan. Ontologinya mengakui manusia sebagai ciptaan Tuhan yang hidup dalam harmoni, epistemologinya berdasarkan pengalaman lokal dan moral, serta aksiologinya menawarkan panduan etika seperti keadilan sosial dan kemanusiaan. Pancasila berfungsi sebagai pedoman filosofis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.