Posts made by Zahra Allisa Herdinansyah (2416041016)

NAMA: ZAHRA ALLISA HERDINANSYAH
NPM: 2416041016
KELAS: REG A
PRODI: ADM NEGARA

1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Pendapat saya sebagai mahasiswa, bahwa demokrasi Indonesia masih menghadapi banyak tantangan, termasuk kurangnya akuntabilitas pemerintah dalam menegakkan keadilan dan melindungi hak rakyat. Di sisi lain, adanya gerakan masyarakat seperti protes lingkungan di Bali dan Kendeng memberikan harapan bahwa perlawanan terhadap ketidakadilan masih hidup.
Artikel ini juga memberikan wawasan yang Positif bahwa meskipun kondisi HAM suram, upaya reformasi perjanjian internasional terus berjalan. Peran masyarakat sipil dan mahasiswa dalam mengawasi pemerintah juga menunjukkan potensi perubahan positif. Hal ini memotivasi generasi muda untuk lebih aktif memperjuangkan demokrasi yang lebih adil dan inklusif.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Demokrasi Indonesia yang khas mengambil inspirasi dari adat istiadat dan budaya lokal, seperti konsep musyawarah untuk mufakat. Nilai ini tercermin dalam sistem sosial tradisional seperti rembug desa atau sidang adat, di mana keputusan diambil secara kolektif demi kepentingan bersama. Demokrasi Indonesia, meskipun dipengaruhi oleh praktik modern, tetap menjunjung tinggi nilai harmoni dan kebersamaan. Namun, dalam praktiknya, sering kali terjadi penyimpangan yang lebih mengedepankan kepentingan elit daripada kepentingan rakyat luas.
Serta terdapat Prinsip Demokrasi Berke-Tuhanan yang Maha Esa yang mengakar pada sila pertama Pancasila, yang menekankan bahwa demokrasi Indonesia tidak hanya sekuler, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral dan spiritual. Demokrasi berke-Tuhanan mengharuskan setiap kebijakan dan keputusan menghormati keberagaman agama dan keyakinan. Namun, tantangan muncul ketika prinsip ini dijadikan alat politik untuk membatasi kebebasan berekspresi atau mendiskriminasi kelompok tertentu, yang bertentangan dengan nilai HAM universal.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Secara prinsip, demokrasi Indonesia didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 yang menegaskan hak asasi manusia. Namun, dalam praktiknya, seperti yang tercantum dalam artikel, pelanggaran HAM, pembatasan kebebasan sipil, dan korupsi politik sering kali menjadi masalah utama. Demokrasi yang seharusnya memprioritaskan kesejahteraan rakyat yang sering terhambat oleh kegiatan politik pribadi dan kelompok.
Praktik demokrasi di Indonesia saat ini menunjukkan banyaknya tantangan Pancasila dan UUD NRI 1945, terutama dalam menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia (HAM).

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Ketika anggota parlemen lebih mementingkan agenda pribadi daripada kepentingan masyarakat, hal ini dapat merusak esensi demokrasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa lemahnya kontrol masyarakat terhadap wakilnya. Menurut saya sebagai mahasiswa, penting untuk mendukung transparansi, memperkuat partisipasi publik, dan mendesak akuntabilitas wakil rakyat.

5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Sebagai mahasiswa, saya menilai bahwa penyalahgunaan kekuasaan kharismatik dari tradisi atau agama untuk memanipulasi rakyat adalah tindakan yang merugikan demokrasi dan melanggar hak asasi manusia (HAM). Dalam era demokrasi modern, tindakan ini bertentangan dengan prinsip HAM yang melindungi kebebasan individu dan mencegah eksploitasi. Kekuasaan semacam ini sering digunakan untuk tujuan politik atau kepentingan pribadi, sehingga rakyat menjadi korban manipulasi emosional dan kehilangan hak mereka untuk berpikir kritis serta bebas menentukan pilihan. Demokrasi harus menjunjung transparansi dan keadilan, bukan mengorbankan rakyat untuk kepentingan yang tidak jelas.
NAMA: ZAHRA ALLISA HERDINANSYAH
NPM: 2416041016
KELAS: REG A
PRODI: ADM NEGARA

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?

Artikel tersebut menceritakan konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste yang disebabkan oleh ketidakjelasan batas wilayah dan sentimen negatif antarwarga. Hal positif yang dapat diambil adalah pentingnya dialog dan kerjasama dalam menyelesaikan sengketa perbatasan. Tanpa konsepsi wawasan nusantara, Indonesia berisiko kehilangan identitas dan integritas wilayah, serta menghadapi konflik lebih sering. Konsep wawasan nusantara dapat mendorong kesadaran akan pentingnya persatuan dan kerjasama antarwarga, sehingga konflik serupa dapat dicegah melalui pemahaman yang lebih baik tentang batas dan budaya bersama.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang  terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?

Menurut pendapat saya bahwa konsepsi Wawasan Nusantara sangat penting untuk menjaga keutuhan wilayah dan bangsa Indonesia. Tanpa adanya pemahaman ini, potensi konflik seperti yang terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste dapat meningkat, mengingat adanya ketidakpahaman dan sentimen negatif antarwarga. Wawasan Nusantara membantu memperkuat identitas nasional dan solidaritas antarwilayah, sehingga mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan interpretasi batas wilayah dan sumber daya. Dengan ini, penerapan konsepsi ini dapat menciptakan stabilitas dan kerukunan di seluruh Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?

Konsepsi wawasan nusantara membantu mencegah konflik seperti yang terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan mengedepankan pemahaman bahwa Indonesia adalah satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Implementasinya meliputi:

- Kesatuan Wilayah dan Kedaulatan
Memastikan pengelolaan perbatasan yang adil dan sesuai hukum internasional, termasuk menyelesaikan delimitasi wilayah secara diplomatis.

- Pemahaman Sosial Budaya
Meningkatkan kesadaran masyarakat perbatasan terhadap persamaan budaya dan nilai bersama untuk meredakan sentimen negatif.

- Pembangunan Wilayah Perbatasan
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan agar konflik tidak terjadi akibat perebutan sumber daya.

- Kerja Sama Regional
Memperkuat hubungan bilateral dengan negara tetangga untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan saling menghormati.
NAMA: ZAHRA ALLISA HERDINANSYAH
NPM: 2416041016
KELAS: REG A
PRODI: ADM NEGARA

Berikut analisis Saya mengenai vidio tersebut tentang hakikat konsep geopolitik.
Geopolitik sendiri memiliki arti bahwa Ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya selalu dikaitkan dengan masalah yang terjadi disuatu wilayah negara.
Geopolitik di Indonesia memiliki prinsip tersendiri yaitu: bahwa pancasila yang di akui sebagai ideologi nasional serta digunakan sebagai bahan pertimbangan dasar dalam menghadapi konflik yang terjadi.
Teori ini sendiri diperkenalkan dan di sebarluaskan pertama kali oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI 1 juni 1945. Prinsip geopolitik Indonesia tidak mementingkan dalam wilayah tetapi lebih kepada kesatuan bangsa pada satu wilayah.
Konsep wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia, wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari UUD dan Pancasila, serta hakikatnya merupakan kesatuan bangsa. Cara pandang bangsa Indonesia yaitu nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi, dan pertahanan keamanan.