Anisa Rosida Yana (2313041071)
Pandangan Freud
Kesadaran dan alam bawah sadar, Freud menyatakan bahwa kesadaran adalah bagian kecil dari pikiran yang dapat diakses langsung oleh manusia, sedangkan alam bawah sadar terdiri dari konten mental yang tidak tersedia secara langsung dalam kesadaran. Freud percaya bahwa alam bawah sadar dipenuhi oleh dorongan-dorongan primitif seperti dorongan seksual dan agresif, serta pengalaman traumatis yang ditekan. Perbedaan yaitu Freud melihat alam bawah sadar sebagai tempat penyimpanan dorongan-dorongan primitif dan pengalaman yang tidak disadari, yang dapat memengaruhi perilaku tanpa disadari oleh manusia. Pemahaman Freud mengenai alam bawah sadar sering kali menekankan aspek-aspek instingual dan konflik psikologis yang tersembunyi.
Pandangan Jung
Bagi jung, alam bawah sadar tidak hanya berisi dorongan-dorongan primitif tetapi juga arketipe-arketipe universal dan simbol-simbol kolektif. Kesadaran menurut Jung, adalah bagian dari pikiran yang kita sadari secara langsung, Sedangkan alam bawah sadar mencakup aspek-aspek yang lebih dalam dan kompleks dari psikis manusia.
Perbedaan antara pandangan Jung dan Freud tentang alam bawah sadar yaitu bahwa Jung menyertakan arketipe dan simbol-simbol kolektif dalam konsep tersebut. Jung memperluas pemahaman tentang alam bawah sadar dengan menyoroti warisan budaya dan spiritual di dalamnya.
Dalam konteks teks sastra, perbedaan mendasar antara teori-teori mereka memengaruhi cara untuk memahami karakter, plot, dan simbol-simbol dalam karya sastra. Pemahaman Freud tentang alam bawah sadar memberikan penekanan pada konflik internal, dorongan-dorongan tersembunyi, dan trauma yang mungkin mempengaruhi karakter dan plot dalam karya sastra.
Sedangkan, pandangan Jung tentang alam bawah sadar yang mencakup arketipe dan simbol-simbol kolektif yang memberikan kerangka kerja yang lebih luas untuk memahami teks sastra.
Kesadaran dan alam bawah sadar, Freud menyatakan bahwa kesadaran adalah bagian kecil dari pikiran yang dapat diakses langsung oleh manusia, sedangkan alam bawah sadar terdiri dari konten mental yang tidak tersedia secara langsung dalam kesadaran. Freud percaya bahwa alam bawah sadar dipenuhi oleh dorongan-dorongan primitif seperti dorongan seksual dan agresif, serta pengalaman traumatis yang ditekan. Perbedaan yaitu Freud melihat alam bawah sadar sebagai tempat penyimpanan dorongan-dorongan primitif dan pengalaman yang tidak disadari, yang dapat memengaruhi perilaku tanpa disadari oleh manusia. Pemahaman Freud mengenai alam bawah sadar sering kali menekankan aspek-aspek instingual dan konflik psikologis yang tersembunyi.
Pandangan Jung
Bagi jung, alam bawah sadar tidak hanya berisi dorongan-dorongan primitif tetapi juga arketipe-arketipe universal dan simbol-simbol kolektif. Kesadaran menurut Jung, adalah bagian dari pikiran yang kita sadari secara langsung, Sedangkan alam bawah sadar mencakup aspek-aspek yang lebih dalam dan kompleks dari psikis manusia.
Perbedaan antara pandangan Jung dan Freud tentang alam bawah sadar yaitu bahwa Jung menyertakan arketipe dan simbol-simbol kolektif dalam konsep tersebut. Jung memperluas pemahaman tentang alam bawah sadar dengan menyoroti warisan budaya dan spiritual di dalamnya.
Dalam konteks teks sastra, perbedaan mendasar antara teori-teori mereka memengaruhi cara untuk memahami karakter, plot, dan simbol-simbol dalam karya sastra. Pemahaman Freud tentang alam bawah sadar memberikan penekanan pada konflik internal, dorongan-dorongan tersembunyi, dan trauma yang mungkin mempengaruhi karakter dan plot dalam karya sastra.
Sedangkan, pandangan Jung tentang alam bawah sadar yang mencakup arketipe dan simbol-simbol kolektif yang memberikan kerangka kerja yang lebih luas untuk memahami teks sastra.