Nama: Syifa Hesti Pratiwi
NPM: 2313031003
1. Paradigma Anggaran Tradisional dan Anggaran Berbasis NPM
Paradigma anggaran tradisional berorientasi pada input dan kepatuhan terhadap aturan, di mana keberhasilan anggaran diukur dari seberapa besar dana terserap, bukan dari hasil atau kinerja yang dicapai. Sistem ini bersifat birokratis dan kurang fleksibel sehingga sering menimbulkan inefisiensi dalam penggunaan dana publik. Sebaliknya, anggaran berbasis NPM menekankan pada efisiensi, efektivitas, dan hasil. Pendekatan ini mendorong pemerintah untuk bekerja lebih profesional, transparan, serta akuntabel, dengan menilai anggaran berdasarkan kinerja dan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
2. Implementasi Zero-Based Budgeting (ZBB) dalam Mengatasi Kesenjangan
Zero-Based Budgeting (ZBB) diterapkan untuk mengatasi kelemahan anggaran tradisional dengan cara memulai proses penganggaran dari nol setiap periode. Artinya, setiap program harus dijustifikasi kembali dan dibuktikan manfaatnya sebelum disetujui. Dengan sistem ini, pemerintah dapat menyeleksi program yang benar-benar prioritas dan efisien, sekaligus mendukung prinsip NPM yang menitikberatkan pada kinerja dan hasil. ZBB membantu memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat nyata bagi publik serta mendorong pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan transparan.
NPM: 2313031003
1. Paradigma Anggaran Tradisional dan Anggaran Berbasis NPM
Paradigma anggaran tradisional berorientasi pada input dan kepatuhan terhadap aturan, di mana keberhasilan anggaran diukur dari seberapa besar dana terserap, bukan dari hasil atau kinerja yang dicapai. Sistem ini bersifat birokratis dan kurang fleksibel sehingga sering menimbulkan inefisiensi dalam penggunaan dana publik. Sebaliknya, anggaran berbasis NPM menekankan pada efisiensi, efektivitas, dan hasil. Pendekatan ini mendorong pemerintah untuk bekerja lebih profesional, transparan, serta akuntabel, dengan menilai anggaran berdasarkan kinerja dan dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.
2. Implementasi Zero-Based Budgeting (ZBB) dalam Mengatasi Kesenjangan
Zero-Based Budgeting (ZBB) diterapkan untuk mengatasi kelemahan anggaran tradisional dengan cara memulai proses penganggaran dari nol setiap periode. Artinya, setiap program harus dijustifikasi kembali dan dibuktikan manfaatnya sebelum disetujui. Dengan sistem ini, pemerintah dapat menyeleksi program yang benar-benar prioritas dan efisien, sekaligus mendukung prinsip NPM yang menitikberatkan pada kinerja dan hasil. ZBB membantu memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat nyata bagi publik serta mendorong pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan transparan.