Kiriman dibuat oleh Najwa Ayudia Aura Rachim

AUDITING A2026 -> Summary

oleh Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Menurut saya, tes transaksi dalam auditing merupakan proses penting yang dilakukan auditor untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang dicatat dalam laporan keuangan benar-benar terjadi, dicatat dengan benar, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Melalui tes ini auditor memeriksa bukti-bukti pendukung seperti faktur, kuitansi, atau dokumen lainnya untuk menilai keakuratan dan keabsahan transaksi. Tes transaksi juga membantu auditor mendeteksi kesalahan maupun kecurangan sejak awal sebelum mempengaruhi saldo akhir laporan keuangan sehingga pemahaman yang baik terhadap tes transaksi sangat diperlukan agar auditor dapat memberikan opini yang tepat dan dapat dipercaya terhadap laporan keuangan suatu entitas.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

oleh Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Menurut saya, tes transaksi sangat penting dipahami oleh auditor karena dasar utama dalam memastikan setiap transaksi yang dicatat dalam laporan keuangan benar-benar terjadi, akurat, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, jika auditor tidak

Dalam melakukan tes transaksi, menurut saya aspek penting yang harus diperhatikan yaitu Kelengkapan (Completeness) dengan memastikan bahwa semua transaksi yang terjadi telah dicatat dan tidak ada yang terlewat, Keberadaan/Kejadian (Existence/Occurrence) dengan Memastikan bahwa transaksi yang dicatat benar-benar terjadi dan bukan transaksi fiktif, Keakuratan (Accuracy) Transaksi harus dicatat dengan jumlah yang benar dan sesuai dengan dokumen pendukung, Klasifikasi (Classification) Transaksi harus dicatat dalam akun yang tepat sesuai dengan prinsip akuntansi, Cut-off (Batas Waktu) transaksi harus dicatat pada periode yang tepat agar tidak terjadi salah saji laporan keuangan.

Jadi menurut saya, tes transaksi merupakan bagian penting dalam proses audit karena menjadi fondasi dalam menilai kewajaran laporan keuangan. Dengan memperhatikan aspek-aspeknya auditor dapat mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan kualitas

AUDITING A2026 -> Brainstorming

oleh Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

1) Apa yang anda ketahui tentang pengendalian intern ?
Menurut saya, pengendalian intern adalah sistem yang terdiri dari kebijakan, prosedur, dan mekanisme yang dibuat oleh perusahaan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan dengan baik, efisien, dan sesuai aturan. Pengendalian intern bertujuan untuk melindungi aset perusahaan, mencegah kecurangan, serta memastikan informasi yang dihasilkan akurat dan dapat dipercaya. Pengendalian intern mencakup aspek operasional, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan sehingga pengendalian intern menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan suatu organisasi.

2) Mengapa penting pengendalian intern bagi sebuah entitas ?
Pengendalian intern sangat penting karena membantu perusahaan dalam mencegah kecurangan (fraud) dan penyalahgunaan asset, menjaga keakuratan laporan keuangan dan meningkatkan efisiensi efektivitas operasional serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan tanpa pengendalian intern yang baik, perusahaan akan lebih rentan terhadap kesalahan dan kecurangan yang dapat merugikan secara finansial maupun reputasi. Jadi, pengendalian intern berperan sebagai sistem pengaman dalam organisasi.

3) Apa kaitannya pengendalian intern dengan auditing ?
Menurut saya, pengendalian intern dan auditing memiliki hubungan yang sangat erat. Audit baik internal maupun eksternal menggunakan pengendalian intern sebagai dasar untuk melakukan pemeriksaan. Audit internal berperan mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pengendalian intern dan audit eksternal menilai apakah pengendalian intern cukup memadai untuk mendukung kewajaran laporan keuangan. Jadi semakin baik sistem pengendalian intern, maka proses audit akan lebih mudah dan risiko kesalahan akan lebih kecil. Sebaliknya, jika pengendalian intern lemah, auditor akan menemukan lebih banyak masalah.

4) Bedakan Audit Internal dengan Audit Eksternal !
Menurut saya perbedaan audit internal dan eksternal yaitu
Audit internal berasal dari dalam perusahaan (karyawan/konsultan) dengan fokus pada risiko bisnis, operasional, dan pengendalian yang dilakukan secara fleksibel. Untuk tujuan audit internal adalah membantu manajemen meningkatkan kinerja dan pengendalian. Audit internal ditujukan untuk manajemen

sedangkan audit eksternal berasal dari luar perusahaan dan bersifat independent fokus pada kewajaran laporan keuangan biasanya dilakukan secara periodik (akhir tahun) bertujuan untuk memberikan opini atas laporan keuangan. Audit eksternal ditujukan untuk pihak luar seperti investor dan stakeholder.

AUDITING A2026 -> Telaah jurnal

oleh Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Menurut saya dalam artikel jurnal ini menunjukkan peran audit internal sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di suatu perusahaan, khususnya di sektor perbankan yang terlihat dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa audit internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. 

Saya setuju karena dalam praktiknya, audit internal memang berfungsi sebagai alat pengawasan yang membantu manajemen dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan. Tanpa adanya audit internal yang baik, potensi terjadinya kecurangan (fraud) akan semakin besar, seperti contoh kasus yang disebutkan.  Menurut saya keberhasilan pengendalian internal tidak hanya bergantung pada audit internal saja, pentingnya independensi dan kompetensi auditor internal juga perlu diperhatikan. Jika auditor internal tidak independen atau kurang kompeten, maka fungsi pengawasan tidak akan berjalan optimal, sehingga pengendalian internal menjadi lemah.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

oleh Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Menurut saya, materi dalam video tersebut sudah memberikan pemahaman yang jelas dan terstruktur mengenai laporan auditor. Tentang tujuan laporan auditor sebagai opini formal sangat penting karena menunjukkan peran auditor dalam menjamin keandalan laporan keuangan suatu entitas. Selain itu, komponen utama laporan auditor juga membantu memahami bagaimana sebuah laporan audit disusun secara sistematis dan profesional.

Jenis-jenis opini audit merupakan poin yang paling penting, karena di sinilah hasil akhir dari proses audit ditentukan. opini tanpa kualifikasi, berkualifikasi, penolakan opini, dan opini merugikan, memudahkan untuk membedakan kondisi masing-masing. Hal ini penting karena setiap jenis opini memiliki dampak yang berbeda terhadap kepercayaan pengguna laporan keuangan, seperti investor atau pihak lainnya. Auditor tidak hanya memberikan opini, tetapi juga dapat menyoroti hal-hal penting tanpa mengubah kesimpulan utama menunjukkan bahwa laporan auditor tidak hanya bersifat formal tetapi juga informatif.