Telaah jurnal

Telaah jurnal

Telaah jurnal

Number of replies: 23

Tuliskan pandangan-pandangan dan pendapat anda kaitannya dengan isi artikel jurnal tentang pengendalian internal di atas.

In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Sela Ayu Irawati གིས-
Nama :Sela Ayu Irawati
NPM:2313031015

Izin menanggapi bu, terhadap jurnal tentang pengendalian internal berdasarkan pandangan dan pendapat saya, sebagai berikut :

Dalam persaingan global yang kompleks dan kompetitif menuntut para perusahaan untuk mengelola aktivitas perusahaannya secara efisien dan efektif. Guna untuk mewujudkan kewajiban maka pihak dari manajemen perusahaan perlu adanya pengawasan atau pemeriksaan internal agar dapat mengarahkan kegiatan operasional perusahaan, meminimalisir penyalahgunaan sistem, dan melindungi aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan. Salah satunya pengendalian internal dalam perbankan, dalam kasus pencucian uang dan korupsi 34,5 miliar rupiah di bank BRI cabang Jakarta Selatan yang melibatkan dua karyawan intern BRI cabang Jakarta Selatan dan satu tersangka dari luar. Berdasarkan informasi jurnal tersebut modus yang dilakukan pihak pemohon kredit dan dibantu petugas account officer (AO) pada saat pencairan dan pimpinan cabang Bank BRI Jakarta Selatan. Dari kasus tersebut terlihat bahwa telah terjadi kecurangan di bank yang menunjukkan lemahnya pengendalian internal dalam perbankan. Tidak hanya itu kurangnya efektivitas pemeriksaan internal yang dilakukan oleh auditor internal maka dari sinilah peran auditor internal perlu dilakukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Pemeriksaan intern harus memiliki kedudukan yang khusus dalam struktur organisasi perusahaan supaya pemeriksaan internal terbebas dan objektif dalam mereview dan menilai berbagai kerja sistem, prosedur dan catatan perusahaan. Tersebut dilakukan untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis, disiplin untuk melakukan evaluasi dalam melakukan perbaikan atas efektivitas manajemen risiko, pengendalian dan proses yang jujur, bersih dan baik. Terdapat 5 komponen dari struktur pengendalian intern diantaranya: lingkungan pengendalian, penaksiran risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan.

Berdasarkan hasil penelitian jurnal ini dikatakan bahwa pemeriksaan internal berpengaruh secara positif serta signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal PT Bank BRI Persero tbk. Adanya pengaruh pemeriksaan internal akan menaikkan tingkat nilai efektivitas juga. Dan dari hasil penelitian jurnal ini juga menunjukkan besarnya pengaruh pemeriksaan internal dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap efektivitas pengendalian internal sebesar 34,6% sedangkan untuk sisanya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar dari model penelitian ini sebagai auditor internal manajemen risiko tanah, dan variabel lainnya. Sekian, terimakasih ibu.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Khoirun Nisa གིས-
Nama : Khoirun Nisa
Npm : 2313031005

Izin menanggapi ibu, Menurut pendapat saya, jurnal yang berjudul “Pengaruh Pemeriksaan Internal (Audit Intern) terhadap Efektivitas Pengendalian Internal” menunjukkan bahwa audit internal memiliki peran yang cukup penting dalam mendukung efektivitas pengendalian internal dalam suatu perusahaan, khususnya di sektor perbankan. Dari hasil penelitian dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa pemeriksaan internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal dengan kontribusi sebesar 34,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Menurut saya, hal ini menunjukkan bahwa audit internal memang sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi karena dapat membantu manajemen dalam melakukan pengawasan terhadap kegiatan operasional perusahaan. Melalui pemeriksaan internal, perusahaan dapat mengetahui apakah prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan sudah dijalankan dengan baik atau belum. Selain itu, audit internal juga dapat membantu mendeteksi lebih awal adanya kesalahan atau potensi kecurangan yang dapat merugikan perusahaan.
Namun demikian, jika melihat hasil penelitian tersebut, dapat dipahami juga bahwa audit internal bukan satu-satunya faktor yang menentukan efektivitas pengendalian internal. Masih ada faktor lain yang juga berpengaruh, seperti kualitas sumber daya manusia, sistem manajemen risiko, serta komitmen manajemen dalam menjalankan pengendalian yang baik. Jika faktor-faktor tersebut tidak berjalan dengan baik, maka pengendalian internal juga tidak akan maksimal meskipun audit internal sudah dilakukan.
Selain itu, auditor internal juga harus memiliki sikap independen dan kompetensi yang baik agar dapat menjalankan tugasnya secara objektif. Dengan begitu, hasil pemeriksaan yang dilakukan dapat benar-benar membantu manajemen dalam memperbaiki sistem pengendalian internal yang ada di perusahaan.
Secara keseluruhan, menurut saya jurnal ini menunjukkan bahwa audit internal memiliki peran yang penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Namun agar pengendalian internal dapat berjalan lebih efektif, perusahaan juga perlu memperhatikan faktor lain yang dapat mendukung sistem pengawasan dan pengelolaan organisasi secara lebih baik.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Ni Wayan Vara Wulandari གིས-
Nama: Ni Wayan Vara Wulandari
NPM: 2313031017

Menurut pandangan saya setelah membaca artikel terkait yang membahas tentang tentang pengendalian internal tersebut menekankan bahwa pengendalian internal sangat penting untuk menjaga keamanan aset, mencegah terjadinya kecurangan, dan memastikan laporan keuangan disusun dengan benar. Saya setuju bahwa tanpa sistem pengendalian yang baik, perusahaan akan lebih mudah mengalami kesalahan pencatatan, penyalahgunaan wewenang, atau bahkan kerugian yang besar. Pengendalian internal bukan hanya tanggung jawab bagian keuangan saja, tetapi melibatkan seluruh bagian organisasi, mulai dari pimpinan hingga karyawan. Jika setiap bagian menjalankan tugasnya dengan disiplin dan sesuai prosedur, maka risiko kesalahan dapat ditekan. Selain itu, pengendalian internal tidak hanya berfungsi untuk mencegah masalah, tetapi juga membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, prosedur yang tertata, dan pengawasan yang rutin, perusahaan dapat berjalan lebih terarah dan terkontrol. Namun, sistem pengendalian internal juga harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi agar tetap relevan dan tidak mudah ditembus oleh kecurangan. Secara keseluruhan, saya melihat bahwa pengendalian internal merupakan fondasi penting dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Nida Yasmin གིས-
Nama : Nida Yasmin Sofiyah
NPM : 2313031026

Menurut saya, artikel jurnal tersebut menjelaskan bahwa pengendalian internal memiliki peran yang sangat penting dalam suatu organisasi, terutama dalam memastikan bahwa kegiatan operasional berjalan secara efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pengendalian internal berfungsi sebagai sistem yang mengatur berbagai prosedur, kebijakan, serta pembagian tugas dalam organisasi agar setiap aktivitas dapat diawasi dengan baik. Melalui penerapan pengendalian internal yang baik, perusahaan dapat menjaga keandalan laporan keuangan, melindungi aset yang dimiliki, serta meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan maupun kecurangan dalam pencatatan transaksi keuangan. Selain itu, sistem pengendalian internal juga membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan sehingga informasi yang dihasilkan dapat dipercaya oleh berbagai pihak yang berkepentingan.
Menurut pandangan saya, keberhasilan penerapan pengendalian internal tidak hanya bergantung pada sistem atau prosedur yang diterapkan oleh organisasi, tetapi juga dipengaruhi oleh sikap dan integritas individu yang menjalankannya. Meskipun suatu organisasi telah memiliki sistem pengendalian yang baik, jika sumber daya manusia yang terlibat tidak memiliki tanggung jawab dan etika yang baik, maka sistem tersebut tetap berpotensi disalahgunakan. Oleh karena itu, selain memperkuat sistem pengendalian internal, organisasi juga perlu meningkatkan kesadaran, integritas, serta pengawasan melalui audit atau evaluasi secara berkala agar sistem pengendalian internal dapat berjalan secara efektif dan mampu mencegah terjadinya penyimpangan dalam kegiatan organisasi.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Diah Arum Sari Nawang Ulan གིས-
Nama : Diah Arum Sari Nawang Ulan
NPM : 2313031021

Menurut pandangan saya, pengendalian internal memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga efektivitas dan keandalan kegiatan operasional suatu organisasi. Berdasarkan isi artikel tersebut, keberadaan pemeriksaan internal (audit intern) terbukti dapat membantu meningkatkan efektivitas pengendalian internal karena auditor internal berfungsi untuk menilai, mengawasi, serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap sistem yang ada. Dengan adanya audit internal, perusahaan dapat mendeteksi kesalahan, kecurangan, maupun kelemahan dalam sistem pengendalian sehingga dapat segera diperbaiki. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal dalam suatu organisasi, maka semakin baik pula kualitas pengendalian internal yang dimiliki perusahaan, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara lebih efektif dan efisien.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Catur Febriyan གིས-
Nama : Catur Febriyan
NPM : 2313031018

Berdasarkan isi artikel jurnal mengenai pengaruh pemeriksaan internal terhadap efektivitas pengendalian internal, menurut pendapat saya peran audit internal sangat penting dalam menjaga keberlangsungan dan keamanan operasional suatu perusahaan, khususnya pada sektor perbankan. Pengendalian internal merupakan sistem yang dirancang untuk melindungi aset perusahaan, memastikan keakuratan informasi keuangan, serta menjamin bahwa seluruh kegiatan perusahaan telah berjalan sesuai dengan kebijakan manajemen dan peraturan yang berlaku.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa pemeriksaan internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin baik pula sistem pengendalian dalam perusahaan. Menurut saya hal ini sangat masuk akal, karena auditor internal memiliki tugas untuk melakukan evaluasi, pengawasan, serta memberikan rekomendasi perbaikan terhadap sistem yang berjalan di dalam organisasi. Dengan adanya audit internal, perusahaan dapat lebih mudah mendeteksi kesalahan, kecurangan, maupun kelemahan dalam sistem pengendalian.

Selain itu, artikel tersebut juga menunjukkan bahwa kontribusi audit internal terhadap efektivitas pengendalian internal sebesar 34,6%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti manajemen risiko, kualitas sumber daya manusia, dan sistem manajemen perusahaan. Hal ini menurut saya menunjukkan bahwa audit internal memang penting, tetapi tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan dari faktor lain di dalam organisasi. Kerja sama antara manajemen, auditor internal, serta seluruh karyawan sangat diperlukan agar sistem pengendalian internal dapat berjalan dengan efektif.

Menurut pandangan saya, perusahaan yang memiliki sistem audit internal yang baik akan lebih mampu mencegah terjadinya kecurangan dan penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, manajemen perlu memberikan perhatian yang serius terhadap fungsi audit internal, termasuk memastikan independensi, kompetensi, serta profesionalitas auditor internal. Dengan demikian, pengendalian internal dapat berjalan lebih efektif dan tujuan perusahaan dapat tercapai secara efisien dan berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Annisa Luthfiyyah གིས-

Nama : Annisa Luthfiyyah

NPM   : 2313031010

Pengendalian internal merupakan salah satu sistem penting dalam organisasi yang bertujuan untuk menjaga aset perusahaan, memastikan keakuratan informasi akuntansi, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku. Berdasarkan isi artikel jurnal tersebut, pengendalian internal memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional perusahaan, khususnya pada sektor perbankan yang memiliki risiko kecurangan yang cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu memiliki sistem pengendalian yang baik agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan tertib dan terarah.

Selain itu, artikel tersebut juga menjelaskan bahwa pengendalian internal tidak dapat berjalan secara optimal tanpa adanya pemeriksaan internal atau audit internal. Audit internal berfungsi sebagai alat pengawasan yang membantu manajemen dalam mengevaluasi sistem, prosedur, serta aktivitas yang dilakukan dalam perusahaan. Melalui audit internal, organisasi dapat mengetahui kelemahan dalam sistem pengendalian yang ada serta memberikan rekomendasi perbaikan agar kegiatan operasional menjadi lebih efektif dan efisien.

Menurut pendapat saya, keberadaan audit internal memang sangat penting dalam suatu organisasi karena pimpinan perusahaan tidak dapat mengawasi seluruh aktivitas secara langsung. Contoh kasus kecurangan yang terjadi di sektor perbankan dalam artikel tersebut menunjukkan bahwa lemahnya pengendalian internal dapat menimbulkan berbagai risiko bagi perusahaan. Oleh karena itu, audit internal dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal, sehingga kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan lebih baik serta tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.

In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Desmala Az-Zahra གིས-
Nama : Desmala Az Zahra
NPM : 2313031002

Menurut pandangan saya, penelitian mengenai pengaruh pemeriksaan internal (audit intern) terhadap efektivitas pengendalian internal sangat penting bagi organisasi, khususnya pada sektor perbankan. Audit internal berperan sebagai alat pengawasan yang membantu manajemen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan adanya audit internal yang baik, perusahaan dapat meminimalkan risiko kecurangan, kesalahan, maupun penyalahgunaan aset sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara lebih efektif dan efisien. Hal ini menunjukkan bahwa audit internal bukan hanya sebagai fungsi pemeriksaan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan perbaikan sistem pengendalian dalam perusahaan.
Selain itu, hasil penelitian dalam artikel menunjukkan bahwa audit internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal dengan kontribusi sebesar 34,6%. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan auditor internal mampu meningkatkan kualitas pengawasan dan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kelemahan sistem pengendalian. Namun demikian, masih terdapat faktor lain sebesar 65,4% yang memengaruhi efektivitas pengendalian internal, seperti manajemen risiko, kompetensi auditor, dan sistem tata kelola perusahaan. Oleh karena itu, menurut saya perusahaan tidak hanya perlu memperkuat fungsi audit internal, tetapi juga meningkatkan faktor pendukung lainnya agar sistem pengendalian internal dapat berjalan secara optimal.
Secara keseluruhan, artikel ini memberikan gambaran bahwa audit internal merupakan komponen penting dalam menjaga keandalan sistem pengendalian internal suatu organisasi. Dengan pelaksanaan audit internal yang independen, objektif, dan profesional, perusahaan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap pengelolaan perusahaan. Oleh karena itu, organisasi perlu memberikan dukungan yang memadai terhadap fungsi audit internal agar dapat menjalankan tugasnya secara maksimal dalam mendukung efektivitas pengendalian internal.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Selvidar Armalia གིས-
Nama : Selvidar Armalia
NPM : 2313031014

Izin menanggapi ibu, menurut pendapat saya mengenai isi dari artikel jurnal tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan internal (audit intern) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal, dengan kontribusi sebesar 34,6%. Hal ini menegaskan bahwa audit internal berperan penting dalam meningkatkan pengawasan, mencegah kecurangan, dan menjaga aset perusahaan.
Namun demikian, masih terdapat 65,4% faktor lain yang memengaruhi efektivitas pengendalian internal, seperti manajemen risiko, budaya organisasi, dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, penelitian ini dinilai belum sepenuhnya komprehensif karena hanya menggunakan satu variabel independen.
Secara keseluruhan, penelitian ini relevan dengan kondisi nyata dan menekankan pentingnya independensi serta kualitas audit internal dalam mendukung tata kelola organisasi yang baik.
In reply to Selvidar Armalia

Re: Telaah jurnal

Saqila Rahma Andini གིས-
Saqila Rahma Andini
2313031020

Pengendalian internal adalah aspek krusial dalam setiap organisasi, terutama di sektor perbankan yang menghadapi risiko tinggi seperti fraud dan pencucian uang. Dari jurnal yang dibahas, terlihat bahwa kelemahan pengendalian internal dapat berdampak besar terhadap operasional dan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan. Kasus fraud di BRI Jakarta Selatan menjadi contoh nyata bagaimana lemahnya pengawasan internal bisa dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan penyimpangan.

Pemeriksaan internal (audit intern) menjadi solusi utama dalam memastikan efektivitas pengendalian internal. Auditor internal berperan dalam mengevaluasi sistem yang ada, mengidentifikasi kelemahan, dan memberikan rekomendasi perbaikan. Berdasarkan penelitian yang dijelaskan dalam jurnal, pemeriksaan internal terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. Artinya, semakin baik sistem audit internal, semakin efektif pula sistem pengendalian internal suatu perusahaan.

Namun, efektivitas audit internal juga bergantung pada independensi, kompetensi, dan pengalaman auditor. Jika auditor tidak independen atau kurang kompeten, maka pengawasan menjadi tidak optimal. Selain itu, budaya perusahaan yang mendukung transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi juga sangat penting dalam memperkuat pengendalian internal.

Kesimpulannya, pengendalian internal yang kuat bukan hanya sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga untuk melindungi perusahaan dari risiko keuangan dan reputasi. Oleh karena itu, perusahaan, terutama di sektor perbankan, harus terus meningkatkan sistem pengawasannya, baik melalui audit internal yang lebih ketat maupun dengan membangun budaya kerja yang berintegritas.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

IRFAN A SUKI གིས-
Nama : Irfan A Suki
Npm : 2313031013

Menurut saya, artikel ini menunjukkan bahwa audit internal memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Audit internal membantu manajemen dalam mengawasi kegiatan perusahaan agar berjalan sesuai tujuan.

Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh positif, namun tidak sepenuhnya dominan karena masih ada faktor lain seperti SDM, manajemen risiko, dan teknologi yang turut memengaruhi.

Selain itu, audit internal juga berperan dalam mencegah terjadinya kecurangan, sehingga harus dilakukan secara independen, sistematis, dan berkelanjutan agar pengendalian internal dapat berjalan optimal.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Dwi Apriyana གིས-
Nama: Dwi Apriyana
NPM: 2313031022
Menurut pandangan saya, dalam artikel jurnal ini menjelaskan bahwa audit internal memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di perusahaan. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara audit internal dengan pengendalian internal. Artinya, semakin baik pelaksanaan audit internal, maka sistem pengendalian dalam perusahaan juga akan semakin efektif., hal tersebut sesuai, karena audit internal berfungsi sebagai alat evaluasi bagi manajemen. Auditor internal membantu memastikan bahwa setiap prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan benar-benar dijalankan dengan baik. Selain itu, audit internal juga dapat membantu menemukan kesalahan maupun potensi kecurangan yang mungkin terjadi dalam perusahaan. Kasus kecurangan didalam artikel jurnal ini juga menunjukkan bahwa kurangnya pengendalian internal dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Hal ini dapat memperkuat pentingnya peran audit internal sebagai bagian dari sistem pengawasan dalam perusahaan. Dengan adanya audit internal yang baik, risiko terjadinya penyimpangan dapat dicegah . Namun, berdasarkan hasil dari penelitian, pengaruh audit internal terhadap efektivitas pengendalian internal tidak sepenuhnya dominan, hal ini karena masih ada faktor lain yang ikut mempengaruhi, seperti kualitas manajemen, sistem pengendalian risiko, serta budaya kerja dalam perusahaan.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Muhammad rizqi Alfiah གིས-
Nama: Muhammad Rizqi Alfiah
Npm:2313031008

Menurut saya, pengendalian internal itu penting bukan hanya untuk mencegah kesalahan atau kecurangan, tapi juga untuk memastikan tujuan organisasi bisa tercapai.

Dari jurnal, pengendalian internal berfungsi mengelola risiko agar kegiatan organisasi berjalan efektif dan terarah. Pendekatannya juga sudah berbasis risiko, jadi tidak hanya fokus pada keuangan, tapi semua hal yang bisa menghambat tujuan.

Selain itu, tanggung jawab utama ada pada manajemen, bukan auditor. Artinya, keberhasilan pengendalian internal tergantung pada keseriusan manajemen dalam menerapkannya.

Kesimpulannya, pengendalian internal itu penting untuk menjaga efektivitas, akuntabilitas, dan pencapaian tujuan organisasi.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Tria Meilisma གིས-
Nama: Tria Meilisma
NPM: 2313031029
Menurut saya, bahwa pengendalian internal merupakan bagian yang sangat penting dalam perusahaan, terutama untuk menjaga aset, mencegah kecurangan, dan memastikan kepatuhan terhadap aturan. Dalam hal ini, audit internal memiliki peran penting sebagai alat pengawasan dari dalam organisasi yang membantu manajemen mengevaluasi sistem yang berjalan serta memberikan rekomendasi perbaikan agar pengendalian internal menjadi lebih efektif. Selain itu, efektivitas pengendalian internal tidak hanya bergantung pada sistem yang ada, tetapi juga pada pelaksanaannya, terutama kualitas auditor internal.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Najwa Ayudia Aura Rachim གིས-
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Menurut saya dalam artikel jurnal ini menunjukkan peran audit internal sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di suatu perusahaan, khususnya di sektor perbankan yang terlihat dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa audit internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. 

Saya setuju karena dalam praktiknya, audit internal memang berfungsi sebagai alat pengawasan yang membantu manajemen dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang telah ditetapkan. Tanpa adanya audit internal yang baik, potensi terjadinya kecurangan (fraud) akan semakin besar, seperti contoh kasus yang disebutkan.  Menurut saya keberhasilan pengendalian internal tidak hanya bergantung pada audit internal saja, pentingnya independensi dan kompetensi auditor internal juga perlu diperhatikan. Jika auditor internal tidak independen atau kurang kompeten, maka fungsi pengawasan tidak akan berjalan optimal, sehingga pengendalian internal menjadi lemah.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Aulya Syifa Zulkarnaen གིས-
Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009

Izin menanggapi ibu, Berdasarkan isi jurnal yang membahas tentang pengaruh pemeriksaan internal terhadap efektivitas pengendalian internal pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sukabumi, saya berpandangan bahwa peran audit internal sangat vital dalam menjaga kualitas dan integritas sistem pengendalian internal suatu organisasi, terutama di sektor perbankan yang sangat rawan terhadap risiko fraud dan penyalahgunaan aset. Mengingat keterbatasan manajemen untuk mengawasi seluruh kegiatan operasional secara langsung, auditor internal bertindak sebagai mitra strategis dengan memberikan evaluasi objektif dan rekomendasi perbaikan untuk memperkuat pengendalian internal secara berkelanjutan. Jurnal ini menunjukkan secara empiris bahwa pemeriksaan internal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal, meskipun kontribusinya hanya sebesar 34,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menguatkan pandangan bahwa audit internal tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai bagian dari proses peningkatan tata kelola dan manajemen risiko yang berkelanjutan. Saya setuju bahwa keberadaan audit internal yang independen, kompeten, dan sistematis menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengendalian internal yang efektif, terlebih lagi di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi saat ini.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

TAZKI ALFIKRI གིས-

Nama: Tazki Alfikri

NPM: 2313031028

Menurut saya, hasil penelitian itu menunjukkan kalau audit internal memang punya peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Jadi, kalau audit internal dijalankan dengan baik, pengendalian dalam perusahaan juga cenderung jadi lebih kuat dan terarah. Ini berarti audit internal bukan cuma formalitas, tapi benar-benar membantu perusahaan mengurangi kesalahan dan risiko. Tapi di sisi lain, karena pengaruhnya hanya sekitar 34,6%, artinya masih banyak faktor lain yang juga berpengaruh. Misalnya seperti kualitas karyawan, sistem manajemen risiko, dan bagaimana manajemen mengambil keputusan. Jadi, perusahaan tidak bisa hanya bergantung pada audit internal saja, tapi juga harus memperbaiki aspek lain supaya pengendalian internal bisa berjalan maksimal. Menurut saya juga, audit internal seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tapi juga sebagai pendukung manajemen dalam memperbaiki sistem yang ada. Dengan begitu, audit internal bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi perusahaan.

In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Mar'atus Shalihah Mar'atus Shalihah གིས-

Nama  : Mar'atus Shalihah
NPM    : 2313031025

Izin menanggapi Bu, berdasarkan isi artikel jurnal tersebut menurut saya audit internal memegang peranan yang sangat krusial dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan operasional perusahaan, terutama di sektor perbankan yang rentan terhadap risiko kecurangan. Pengendalian internal sendiri hadir sebagai sistem yang dirancang untuk melindungi aset, menjaga keakuratan informasi keuangan, serta memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Hasil penelitian dalam jurnal ini membuktikan bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal, maka efektivitas pengendalian internal pun ikut meningkat. Hal tersebut masuk akal karena tugas auditor internal mencakup evaluasi sistem, deteksi kelemahan, hingga pemberian rekomendasi perbaikan secara berkelanjutan.

Meski demikian, kontribusi audit internal sebesar 34,6% menunjukkan bahwa fungsi ini tidak bisa bekerja sendiri. Faktor lain seperti kualitas SDM, manajemen risiko, dan komitmen seluruh lapisan organisasi turut menentukan seberapa optimal pengendalian internal berjalan. Oleh karena itu, independensi dan profesionalitas auditor internal perlu terus dijaga agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan. Sekian dari saya, terima kasih Bu.

In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Suci Tri Wahyuni 2313031012 གིས-
Nama : Suci Tri Wahyuni
NPM : 2313031012

Menurut saya, isi jurnal tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan internal (audit intern) memang punya peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di perusahaan, khususnya di perbankan. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian internal, dengan kontribusi sebesar 34,6% . Menurut saya, angka ini cukup menunjukkan bahwa audit internal itu penting, walaupun bukan satu-satunya faktor yang menentukan.
Selain itu, saya juga setuju dengan pendapat dalam jurnal bahwa pengendalian internal dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kecurangan atau penyalahgunaan aset. Contoh kasus fraud di bank yang disebutkan dalam jurnal membuktikan bahwa lemahnya pengendalian internal bisa berdampak besar bagi perusahaan . Jadi, audit internal seharusnya benar-benar dijalankan dengan baik, bukan hanya sekadar formalitas.
Menurut pendapat saya, salah satu hal yang paling penting dari audit internal adalah sikap independen dari auditor itu sendiri. Kalau auditor tidak independen, maka hasil pemeriksaan bisa saja tidak objektif dan justru menutupi kesalahan yang ada. Hal ini bisa membuat pengendalian internal jadi tidak efektif.
Namun, saya juga melihat bahwa penelitian ini masih terbatas karena hanya melihat satu faktor saja, yaitu audit internal. Padahal, dalam kenyataannya masih banyak faktor lain yang memengaruhi efektivitas pengendalian internal, seperti kualitas sumber daya manusia, sistem manajemen, dan teknologi yang digunakan.
Kesimpulannya, menurut saya audit internal memang sangat berpengaruh terhadap efektivitas pengendalian internal, tetapi perusahaan juga perlu memperhatikan faktor lain agar sistem pengendalian internal bisa berjalan dengan lebih optimal.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Intan Ruliana གིས-
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

Menurut pendapat saya, pengendalian internal memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan dan keamanan operasional perusahaan, terutama di era persaingan bisnis yang semakin ketat. Dengan adanya sistem pengendalian internal yang baik, perusahaan dapat meminimalkan risiko kesalahan, penyalahgunaan wewenang, maupun tindakan kecurangan yang dapat merugikan organisasi. Pengendalian internal juga membantu manajemen dalam memastikan bahwa seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan tujuan dan kebijakan yang telah ditetapkan.

Kasus penyalahgunaan dana yang terjadi di salah satu cabang Bank BRI menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan dan pengendalian dapat membuka peluang terjadinya kecurangan. Keterlibatan pihak internal dalam kasus tersebut menjadi bukti bahwa pengendalian yang tidak berjalan secara optimal dapat menimbulkan kerugian yang besar bagi perusahaan. Keberadaan auditor internal sangat diperlukan untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap sistem yang diterapkan perusahaan.

Agar pemeriksaan internal dapat berjalan secara objektif, auditor internal perlu memiliki posisi yang independen dalam struktur organisasi. Dengan demikian, auditor dapat melakukan penilaian secara profesional terhadap prosedur, kebijakan, dan aktivitas perusahaan tanpa adanya tekanan dari pihak tertentu. Pengendalian internal sendiri terdiri dari beberapa unsur penting, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan yang saling mendukung dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang baik.

Berdasarkan hasil penelitian yang dibahas dalam jurnal, pemeriksaan internal terbukti memberikan pengaruh positif terhadap efektivitas pengendalian internal. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin efektif pula sistem pengendalian yang diterapkan oleh perusahaan. Meskipun demikian, efektivitas pengendalian internal juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti manajemen risiko dan kebijakan perusahaan. Seluruh elemen organisasi perlu bekerja sama untuk menciptakan sistem pengendalian yang kuat dan berkelanjutan.