Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A
Mekanisme pemeriksaan surat berharga dan investasi dalam audit dimulai dari tahap perencanaan, auditor memahami jenis-jenis investasi yang dimiliki entitas, tujuan kepemilikan (jangka pendek atau panjang), serta kebijakan akuntansi yang digunakan. Selanjutnya, auditor melakukan penilaian risiko terkait kemungkinan salah saji material, baik karena kesalahan pencatatan maupun potensi kecurangan. Setelah itu, dilakukan pengujian pengendalian internal untuk memastikan bahwa sistem pengelolaan investasi telah berjalan dengan baik. Tahap berikutnya adalah pengujian substantif, seperti melakukan konfirmasi kepemilikan kepada pihak ketiga (bank kustodian atau lembaga keuangan), memeriksa dokumen pendukung, serta melakukan rekonsiliasi antara catatan akuntansi dengan bukti fisik atau laporan pihak eksternal. Auditor juga melakukan penilaian terhadap nilai wajar investasi serta memastikan pengungkapan dalam laporan keuangan sudah sesuai dengan standar yang berlaku.
Dalam mengaudit surat berharga dan investasi yang memiliki banyak variasi, auditor harus memperhatikan beberapa hal penting yaitu Pertama, klasifikasi investasi harus tepat, apakah termasuk aset lancar, investasi jangka panjang, atau instrumen keuangan tertentu. Kedua, penilaian (valuation) menjadi hal krusial, terutama untuk investasi yang diperdagangkan di pasar aktif maupun yang tidak memiliki harga pasar yang jelas. Ketiga, auditor perlu mencermati adanya potensi penurunan nilai (impairment) serta memastikan bahwa pengakuannya telah sesuai. Keempat, aspek legalitas dan kepemilikan harus diverifikasi untuk menghindari adanya investasi fiktif atau yang dijaminkan tanpa pengungkapan. Selain itu, auditor juga harus memperhatikan konsistensi penerapan kebijakan akuntansi, pengungkapan risiko investasi, serta kepatuhan terhadap standar akuntansi keuangan yang berlaku. Dengan banyak variasi investasi, auditor dituntut memiliki pemahaman yang mendalam dan melakukan prosedur audit yang lebih luas agar dapat memberikan opini yang andal.
NPM: 2313031027
Kelas: A
Mekanisme pemeriksaan surat berharga dan investasi dalam audit dimulai dari tahap perencanaan, auditor memahami jenis-jenis investasi yang dimiliki entitas, tujuan kepemilikan (jangka pendek atau panjang), serta kebijakan akuntansi yang digunakan. Selanjutnya, auditor melakukan penilaian risiko terkait kemungkinan salah saji material, baik karena kesalahan pencatatan maupun potensi kecurangan. Setelah itu, dilakukan pengujian pengendalian internal untuk memastikan bahwa sistem pengelolaan investasi telah berjalan dengan baik. Tahap berikutnya adalah pengujian substantif, seperti melakukan konfirmasi kepemilikan kepada pihak ketiga (bank kustodian atau lembaga keuangan), memeriksa dokumen pendukung, serta melakukan rekonsiliasi antara catatan akuntansi dengan bukti fisik atau laporan pihak eksternal. Auditor juga melakukan penilaian terhadap nilai wajar investasi serta memastikan pengungkapan dalam laporan keuangan sudah sesuai dengan standar yang berlaku.
Dalam mengaudit surat berharga dan investasi yang memiliki banyak variasi, auditor harus memperhatikan beberapa hal penting yaitu Pertama, klasifikasi investasi harus tepat, apakah termasuk aset lancar, investasi jangka panjang, atau instrumen keuangan tertentu. Kedua, penilaian (valuation) menjadi hal krusial, terutama untuk investasi yang diperdagangkan di pasar aktif maupun yang tidak memiliki harga pasar yang jelas. Ketiga, auditor perlu mencermati adanya potensi penurunan nilai (impairment) serta memastikan bahwa pengakuannya telah sesuai. Keempat, aspek legalitas dan kepemilikan harus diverifikasi untuk menghindari adanya investasi fiktif atau yang dijaminkan tanpa pengungkapan. Selain itu, auditor juga harus memperhatikan konsistensi penerapan kebijakan akuntansi, pengungkapan risiko investasi, serta kepatuhan terhadap standar akuntansi keuangan yang berlaku. Dengan banyak variasi investasi, auditor dituntut memiliki pemahaman yang mendalam dan melakukan prosedur audit yang lebih luas agar dapat memberikan opini yang andal.