Mari kita simak video berikut.
Link Youtube:
Link Youtube:
Setelah menyimak video tersebut, kemukakan pandangan-pandangan anda tentang hubungan antara proses audit dan resiko audit. Kaitkan dengan teori dan hasil riset yang relevan.
Mari kita simak video berikut.
Link Youtube:
Link Youtube:
Setelah menyimak video tersebut, kemukakan pandangan-pandangan anda tentang hubungan antara proses audit dan resiko audit. Kaitkan dengan teori dan hasil riset yang relevan.
Hubungan antara proses audit dan risiko audit sangat erat karena seluruh tahapan audit pada dasarnya dirancang untuk mengidentifikasi menilai dan menurunkan risiko audit hingga pada tingkat yang dapat diterima. Risiko audit sendiri mencerminkan kemungkinan auditor memberikan opini yang tidak tepat atas laporan keuangan yang sebenarnya mengandung salah saji material. Dalam kerangka teori audit modern risiko audit terdiri dari risiko inheren risiko pengendalian dan risiko deteksi. Proses audit seperti perencanaan pemahaman sistem pengendalian internal pengujian substantif hingga evaluasi bukti dilakukan untuk merespons ketiga komponen tersebut. Semakin tinggi risiko inheren dan risiko pengendalian maka auditor harus meningkatkan prosedur audit agar risiko deteksi dapat ditekan sehingga keseluruhan risiko audit tetap terkendali
Secara teoritis hubungan ini dijelaskan dalam model risiko audit yang menyatakan bahwa risiko audit merupakan fungsi dari interaksi ketiga komponen risiko tersebut. Dalam praktiknya berbagai penelitian empiris menunjukkan bahwa kualitas proses audit sangat memengaruhi tingkat risiko audit. Riset menemukan bahwa auditor yang melakukan perencanaan yang matang memiliki pemahaman yang baik terhadap bisnis klien serta menggunakan prosedur audit berbasis risiko cenderung mampu menurunkan kemungkinan kesalahan opini. Selain itu penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman auditor independensi serta penggunaan teknologi audit seperti data analytics dapat meningkatkan efektivitas deteksi salah saji. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas dan ketepatan proses audit yang dilakukan maka semakin rendah risiko audit yang dihadapi sehingga opini yang dihasilkan menjadi lebih andal dan dapat dipercaya
Sebagaimana dijelaskan dalam video, proses audit tidak dilakukan secara seragam, tetapi harus disesuaikan dengan tingkat risiko yang dihadapi oleh auditor. Hubungan ini menegaskan bahwa proses audit harus bersifat berbasis risiko, bukan seragam untuk setiap klien. Arens et al. (2017) menyatakan bahwa pendekatan ini memungkinkan auditor memusatkan upayanya pada area dengan risiko salah saji material yang lebih tinggi secara efisien dan efektif. Dengan demikian, risiko audit bukanlah hambatan, melainkan kompas yang mengarahkan seluruh proses audit agar tetap relevan sebagai instrumen penjamin kredibilitas laporan keuangan.