Posts made by Tria Meilisma

MPPE A2025 -> Diskusi

by Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma 

NPM: 2313031029

Skala pengukuran dalam penelitian adalah cara atau standar untuk mengklasifikasikan dan mengukur data yang dikumpulkan, agar data tersebut bisa dianalisis dengan tepat.

Ada empat jenis skala pengukuran utama yaitu:

-Skala Nominal: Mengkategorikan data tanpa urutan, seperti jenis kelamin

-Skala ordinal: mengurutkan data berdasarkan peringkat atau tingkat,contohnya tingkat kepuasan (sangat puas,puas,tidak puas).

-Skala Interval: Mengukur data dengan jarak yang sama antar nilai, tanpa titik nol absolut, misalnya suhu dalam derajat Celsius.

-Skala Rasio: Memiliki titik nol mutlak dan memungkinkan perbandingan rasio, misalnya berat atau pendapatan.

Skala pengukuran membantu peneliti menentukan teknik analisis yang tepat, menjaga keakuratan hasil interpretasi data, dan meningkatkan validitas serta reliabilitas penelitian. Misalnya, skala nominal digunakan untuk pengelompokan, sedangkan skala rasio digunakan untuk pengukuran kuantitatif yang memerlukan analisis matematis lebih kompleks.

MPPE A2025 -> Diskusi

by Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma

NPM: 2313031029

Seorang peneliti harus mampu menentukan teknik pengumpulan data yang sesuai karena hal ini menjamin data yang diperoleh bersifat valid, reliabel, dan relevan dengan analisis yang diperlukan, sehingga menghasilkan kesimpulan akurat serta kredibel. Teknik yang tidak tepat dapat berisiko menimbulkan ketidakakuratan, atau ketidaksesuaian data dengan tujuan, yang pada akhirnya merusak kualitas keseluruhan penelitian. terdapat keterkaitan erat antara teknik pengumpulan data dengan masalah penelitian serta tujuan yang ingin dicapai, di mana rumusan masalah menjadi panduan utama untuk memilih metode seperti wawancara mendalam bagi eksplorasi kualitatif atau kuesioner untuk pengukuran kuantitatif skala besar. Pemilihan ini memastikan data primer atau sekunder yang dikumpul selaras dengan variabel, konsep, dan hipotesis, sehingga mendukung pencapaian target secara efisien.

MPPE A2025 -> Penugasan mandiri

by Tria Meilisma -
Nama: Tria Meilisma
NPM: 2313031029

Dalam penelitian pendidikan ekonomi, peneliti umumnya menggunakan probability sampling seperti simple random sampling dan stratified random sampling karena kedua metode ini memungkinkan representasi yang akurat dari populasi sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan. Simple random sampling diterapkan ketika populasi relatif homogen, sedangkan stratified random sampling lebih sesuai jika populasi memiliki sub kelompok berbeda, misalnya berdasarkan tingkat pendidikan atau latar belakang ekonomi. Selain itu, non-probability sampling seperti purposive sampling juga sering digunakan pada penelitian kualitatif atau studi kasus untuk memperoleh data dari responden yang relevan dan memiliki pengalaman khusus terkait topik penelitian. Pemilihan teknik sampling disesuaikan dengan tujuan penelitian, karakteristik populasi, dan keterbatasan sumber daya penelitian.


MPPE A2025 -> Diskusi

by Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma 

NPM: 2313031029

Populasi adalah keseluruhan objek, individu, atau entitas yang menjadi sasaran atau lingkup penelitian yang memiliki karakteristik tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih melalui prosedur tertentu untuk mewakili keseluruhan populasi dalam penelitian. Jadi, sampel merupakan wakil dari populasi yang digunakan agar penelitian lebih praktis, efisien, dan hasilnya dapat digeneralisasikan ke populasi tersebut.​

Dalam menentukan populasi dan sampel, seorang peneliti harus memperhatikan beberapa hal penting, yaitu: Tujuan penelitian yang jelas agar populasi dan sampel yang diambil relevan dengan pertanyaan penelitian, Karakteristik populasi, termasuk sifat homogen atau heterogen yang akan mempengaruhi teknik pengambilan sampel, Teknik sampling yang tepat, seperti Probability Sampling (pengambilan sampel acak) atau Nonprobability Sampling (pengambilan sampel tidak acak), Ukuran sampel yang representatif dan cukup besar untuk menghasilkan data yang valid dan dapat digeneralisasikan, Ketersediaan sumber daya, seperti waktu, biaya, dan tenaga, agar pengumpulan data dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

ASP A2025 -> Summary

by Tria Meilisma -

Nama:Tria Meilisma

NPM: 2313031029

Simpulan pada pekan ini Pengukuran kinerja sektor publik merupakan sistem yang bertujuan untuk menilai pencapaian strategi pemerintah melalui indikator keuangan dan nonkeuangan, sehingga meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, serta kualitas pelayanan masyarakat. Tujuan utamanya mencakup perbaikan kinerja organisasi dengan fokus pada sasaran program, alokasi sumber daya yang efektif, motivasi pegawai untuk perbaikan berkelanjutan, serta pertanggungjawaban publik melalui data transparan.Pendekatan pengukuran meliputi analisis anggaran, rasio keuangan, Balanced Scorecard dengan empat perspektif (finansial, pelanggan, proses internal, dan pembelajaran), serta audit kinerja berbasis value for money yang menekankan ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Indikator ideal harus spesifik, terukur secara objektif, relevan, dapat dicapai, fleksibel, serta sensitif terhadap perubahan, termasuk kepuasan pelanggan dan kuantitas-kualitas layanan.Manfaatnya meliputi peningkatan transparansi, efektivitas pemerintahan, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, serta dukungan good governance di Indonesia melalui evaluasi outcome program dan alokasi sumber daya merata. Sistem ini juga membantu manajer publik memantau pencapaian, mengidentifikasi masalah, dan melakukan tindakan korektif untuk pengambilan keputusan objektif.