Posts made by Mar'atus Shalihah Mar'atus Shalihah

Nama : Mar'atus Shalihah
NPM : 2313031025

Hasil summary (ringkasan) dari Jurnal berjudul “Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts” karya Charles Kivunja dan Ahmed Bawa Kuyini (2017)

Pada jurnal menjelaskan bahwa pemahaman terhadap paradigma penelitian merupakan hal yang mendasar bagi peneliti, terutama dalam bidang pendidikan. Paradigma berfungsi sebagai kerangka berpikir yang menjadi dasar dalam menentukan arah penelitian, mulai dari perumusan masalah, pemilihan metode, teknik pengumpulan data, hingga cara peneliti menafsirkan hasil. Dengan demikian, paradigma tidak hanya bersifat filosofis, tetapi juga berperan praktis dalam menjaga konsistensi dan keutuhan suatu penelitian dari awal sampai akhir.
Paradigma pada dasarnya menggambarkan cara pandang peneliti terhadap realitas dan bagaimana pengetahuan dapat diperoleh. Dalam konteks penelitian pendidikan, perbedaan cara pandang ini melahirkan berbagai pendekatan penelitian. Kivunja dan Kuyini (2017) membedakan tiga paradigma utama yang umum digunakan, yaitu positivisme, interpretivisme, dan kritis. Paradigma positivisme berpijak pada anggapan bahwa realitas bersifat objektif dan dapat diukur secara kuantitatif. Penelitian dalam paradigma ini biasanya bertujuan menguji hubungan sebab-akibat antar variabel melalui metode eksperimen, survei, maupun analisis statistik.
Berbeda dengan itu, paradigma interpretivisme menekankan bahwa realitas bersifat subjektif dan terbentuk dari pengalaman sosial individu. Penelitian dengan paradigma ini berupaya memahami makna di balik tindakan atau pengalaman partisipan melalui metode kualitatif seperti wawancara mendalam, observasi, atau studi kasus. Sementara itu, paradigma kritis memiliki tujuan untuk mendorong perubahan sosial dan menghapus ketidakadilan. Paradigma ini sering digunakan untuk meneliti isu-isu ketimpangan atau diskriminasi dalam dunia pendidikan.
Jurnal ini juga menegaskan bahwa peneliti pemula sering merasa kesulitan menentukan paradigma yang tepat untuk penelitiannya. Oleh sebab itu, peneliti perlu memahami hubungan antara paradigma, tujuan penelitian, dan metode yang digunakan agar hasil penelitian relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Pemilihan paradigma yang tepat tidak hanya memperkuat validitas dan reliabilitas hasil penelitian, tetapi juga memastikan penelitian memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan praktik dan kebijakan pendidikan.

MPPE A2025 -> Diskusi

by Mar'atus Shalihah Mar'atus Shalihah -
Nama : Mar'atus Shalihah
NPM : 2313031025

Pemahaman terhadap masalah penelitian, variabel, dan paradigma penelitian merupakan hal yang sangat penting bagi seorang peneliti agar penelitian yang dilakukan memiliki arah, dasar teori, serta metode yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
1. Masalah Penelitian, karena masalah merupakan titik awal dan inti dari seluruh proses penelitian. Masalah penelitian berfungsi seperti “jantung” penelitian, sebab dari sinilah peneliti menentukan arah, tujuan, dan metode yang akan digunakan. Tanpa pemahaman yang jelas terhadap masalah, penelitian bisa kehilangan fokus dan tidak menghasilkan kesimpulan yang bermakna. Hal ini sejalan dengan pendapat Ridha (2020) yang menyatakan bahwa perumusan masalah merupakan langkah pertama yang menentukan kualitas penelitian.
2. Variabel Penelitian, sebab variabel adalah unsur yang dapat diukur dan diamati yang menjadi dasar dalam pengumpulan data dan analisis. Pemahaman terhadap variabel membantu peneliti menentukan hubungan antar konsep dan menjawab rumusan masalah dengan tepat. Apabila peneliti tidak memahami jenis dan fungsi variabel, maka risiko kesalahan dalam penyusunan instrumen dan analisis data akan meningkat. Purba, Fitriani, dan Andini (2022) menegaskan bahwa variabel adalah elemen penting yang menghubungkan teori dan data empiris dalam penelitian kuantitatif.
3. Paradigma Penelitian, yaitu kerangka berpikir filosofis yang menjadi dasar cara peneliti memandang realitas, memperoleh pengetahuan, dan memilih metode penelitian. Pemahaman paradigma penting agar peneliti bersikap konsisten antara jenis masalah, pendekatan, dan teknik analisis. Jangan sampai masalah bersifat kualitatif tetapi dianalisis dengan pendekatan kuantitatif, atau sebaliknya. Paradigma penelitian juga menentukan bagaimana peneliti menafsirkan hasil dan menarik kesimpulan. Hal ini ditegaskan oleh Afif dkk. (2023) bahwa pemilihan paradigma akan memengaruhi keseluruhan desain dan hasil penelitian.

Sumber Rujukan:
Ridha, N. (2020). Proses Penelitian, Masalah, Variabel dan Paradigma Penelitian. Jurnal Hikmah, 17(1).
Purba, L. K., Fitriani, D., & Andini, W. (2022). Paradigma Penelitian dalam Jurnal Ilmiah Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah UISU Pematangsiantar, 3(2).
Afif, Z., dkk. (2023). Penelitian Ilmiah (Kuantitatif) Beserta Paradigma, Pendekatan, Asumsi Dasar, Karakteristik, Metode Analisis Data dan Outputnya. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4).