གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ IRFAN A SUKI

Nama : Irfan A Suki
Npm : 2313031013


Menurut Sugiyono, populasi adalah seluruh objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sasaran penelitian, sedangkan menurut Arikunto, sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih untuk diteliti karena tidak mungkin meneliti semuanya. Oleh karena itu, peneliti menggunakan teknik sampling seperti random, cluster, atau purposive agar sampel dapat mewakili populasi dan hasil penelitian dapat digeneralisasi.

ASP A2025 -> Diskusi

IRFAN A SUKI གིས-
Nama : Irfan A Suki
Npm : 2313031013

Menurut saya, laporan keuangan sektor publik sangat penting karena memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana pemerintah mengelola anggaran dan sumber daya yang dimiliki. Melalui laporan seperti LRA, Neraca, LO, dan lainnya, kita dapat menilai apakah penggunaan anggaran sudah efektif, transparan, dan akuntabel. Laporan-laporan tersebut juga membantu masyarakat untuk mengawasi kinerja pemerintah serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara dilakukan dengan baik.

MPPE A2025 -> Diskusi

IRFAN A SUKI གིས-
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

1. Pengertian Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sasaran penelitian. Sugiyono (2021) mendefinisikan populasi sebagai wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dengan kata lain, populasi mencakup semua individu, kelompok, peristiwa, atau hal yang menjadi fokus kajian penelitian, baik dalam jumlah besar maupun kecil.

2. Pengertian Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang dianggap dapat mewakili keseluruhan populasi. Menurut Arikunto (2019), sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti. Pemilihan sampel dilakukan ketika populasi terlalu besar sehingga tidak memungkinkan untuk meneliti semuanya. Dengan menggunakan sampel, peneliti dapat memperoleh data yang relevan dan efisien tanpa harus meneliti seluruh populasi.

3. Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Menentukan Populasi dan Sampel
Seorang peneliti perlu memperhatikan beberapa hal penting berikut:

a. Tujuan penelitian: Populasi dan sampel harus sesuai dengan tujuan dan fokus penelitian agar hasilnya relevan.
b. Karakteristik populasi: Pastikan populasi memiliki ciri atau atribut yang jelas, misalnya usia, jenis kelamin, pekerjaan, atau wilayah tertentu.
c. Ukuran populasi: Tentukan apakah populasi bersifat besar (infinite) atau kecil (finite), karena hal ini memengaruhi teknik sampling.
d. Teknik pengambilan sampel: Pilih teknik sampling yang sesuai—baik probability sampling (acak) untuk penelitian kuantitatif, atau non-probability sampling (purposive, snowball, dsb.) untuk penelitian kualitatif.
e. Representativitas: Sampel harus mampu mewakili karakteristik populasi secara proporsional agar hasil penelitian dapat digeneralisasi.
f. Keterjangkauan dan sumber daya: Perhatikan faktor waktu, biaya, dan tenaga dalam menentukan ukuran serta metode pengambilan sampel.

Kesimpulan:
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian, sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih untuk diteliti. Dalam menentukan keduanya, peneliti harus memperhatikan tujuan penelitian, karakteristik populasi, teknik sampling, dan kemampuan representatif sampel agar hasil penelitian valid dan dapat digeneralisasikan.

ASP A2025 -> CASE STUDY 2

IRFAN A SUKI གིས-
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

Audit kinerja berbasis risiko terhadap sistem IzinCerdas difokuskan pada area dengan potensi masalah tertinggi, seperti keterlambatan proses, ketidaktepatan status izin, dan penyalahgunaan wewenang.
Langkahnya meliputi:
1.Identifikasi risiko – menilai risiko operasional, data, dan integritas pengguna.
2.Perencanaan audit – menentukan prioritas berdasarkan tingkat dampak dan kemungkinan terjadinya.
3.Pemanfaatan teknologi digital – menganalisis log sistem, memantau data secara real-time melalui dashboard, serta mendeteksi anomali dengan data analytics.
4.Evaluasi kinerja – membandingkan waktu proses dengan standar pelayanan dan menilai efektivitas kontrol sistem.
5.Rekomendasi – memperkuat keamanan akses, memperjelas status izin otomatis, dan menerapkan sistem deteksi dini berbasis machine learning.

Dengan pendekatan ini, audit dapat memastikan sistem IzinCerdas berjalan efisien, transparan, dan bebas dari penyimpangan.