Posts made by Fajriyatur Rohmah 2313031048

AUDITING B2026 -> Summary

by Fajriyatur Rohmah 2313031048 -
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Kelas: 2023B


Menurut pandangan saya, tes transaksi adalah proses "bedah dokumen" yang dilakukan auditor untuk memastikan bahwa setiap angka yang muncul di laporan keuangan bukan sekadar input komputer, melainkan peristiwa ekonomi yang benar-benar terjadi dan sah secara hukum. Dalam praktiknya, auditor harus sangat jeli memeriksa apakah sebuah transaksi sudah disetujui oleh pejabat yang berwenang (otorisasi) dan didukung oleh bukti fisik seperti kuitansi asli, guna menghindari celah kecurangan atau korupsi seperti yang pernah terjadi di kasus perbankan. Jika dalam pengujian ini ditemukan banyak kesalahan catat atau manipulasi, maka hal itu menjadi sinyal kuat bahwa sistem pengendalian internal perusahaan tersebut sedang bermasalah dan perlu diperbaiki agar operasional kembali efektif.

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Fajriyatur Rohmah 2313031048 -
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Kelas: 2023B


Mengapa Tes Transaksi Penting?
Tes transaksi adalah cara auditor memeriksa "akar" dari laporan keuangan. Pendapat saya, ini penting karena:
Membuktikan Kejujuran: Memastikan angka di laporan bukan hasil karangan, melainkan ada bukti nyatanya.
Menemukan Celah: Membantu mendeteksi modus kecurangan (fraud), seperti kasus kredit fiktif yang melibatkan orang dalam.
Uji Kelayakan Sistem: Jika transaksi banyak yang salah, berarti pengendalian internal perusahaan sedang lemah.

Aspek yang Harus Diperhatikan dalam Tes Transaksi
Saat melakukan pemeriksaan, auditor wajib mengecek poin-poin berikut:
1. Bukti Sah: Apakah ada nota atau kuitansi yang asli dan valid?
2. Izin (Otorisasi): Apakah transaksi sudah disetujui oleh pejabat yang berwenang?
3. Waktu yang Pas: Apakah transaksi dicatat di tanggal dan periode yang benar?
4. Klasifikasi: Apakah transaksi masuk ke kategori akun yang tepat (misal: biaya kantor vs biaya pribadi)?
5. Akurasi Angka: Apakah hasil penjumlahan dan perkalian dalam dokumen sudah benar?
6. Ketaatan Aturan: Apakah transaksi mematuhi kebijakan pimpinan dan hukum pemerintah (seperti pajak atau aturan bank)?
Pemeriksaan yang teliti pada aspek-aspek di atas akan membuat pengendalian internal perusahaan menjadi jauh lebih efektif.

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Fajriyatur Rohmah 2313031048 -
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Kelas: 2023B

1) Apa yang Anda ketahui tentang pengendalian intern?
Pengendalian intern adalah seperangkat aturan, kebijakan, dan prosedur yang dibuat oleh perusahaan untuk menjaga agar semua kegiatan berjalan dengan benar. Bayangkan ini sebagai "pagar" atau "sistem pengaman" yang tujuannya adalah:
- Menjaga aset atau kekayaan perusahaan agar tidak disalahgunakan.
- Memastikan laporan keuangan dan informasi akuntansi perusahaan akurat.
- Menjamin bahwa semua karyawan patuh pada aturan hukum dan kebijakan pimpinan.


2) Mengapa penting pengendalian intern bagi sebuah entitas?
Pengendalian intern sangat penting karena pimpinan perusahaan tidak mungkin bisa mengawasi semua pekerjaan karyawan secara langsung setiap saat. Tanpa pengendalian yang kuat:
- Risiko terjadinya kecurangan (fraud) dan korupsi menjadi sangat besar, seperti contoh kasus di BRI Jakarta Selatan yang rugi miliaran rupiah.
- Operasional perusahaan menjadi tidak terarah dan tidak efisien.
- Tujuan perusahaan akan sulit dicapai karena banyak terjadi penyimpangan.


3) Apa kaitannya pengendalian intern dengan auditing?
Keduanya sangat erat hubungannya karena auditing (pemeriksaan) adalah alat untuk memperkuat pengendalian tersebut.
Pemeriksaan internal dilakukan untuk mengevaluasi apakah sistem pengendalian yang ada sudah cukup baik atau masih ada celah.
Hasil audit memberikan rekomendasi atau saran kepada manajemen untuk memperbaiki kelemahan yang ditemukan.
Berdasarkan penelitian ini, semakin baik kualitas pemeriksaan (audit), maka pengendalian internal perusahaan akan semakin efektif.


4) Bedakan Audit Internal dengan Audit Eksternal!
Berdasarkan konteks artikel dan praktik akuntansi umum, perbedaannya adalah:
Audit Internal: Dilakukan oleh bagian di dalam perusahaan itu sendiri (seperti Satuan Pengawas Intern atau SPI). Fokusnya adalah membantu manajemen mencapai tujuan operasional dan memastikan aturan internal ditaati.
Audit Eksternal: Biasanya dilakukan oleh pihak luar (seperti Akuntan Publik). Fokus utamanya adalah memeriksa apakah laporan keuangan perusahaan sudah jujur dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

AUDITING B2026 -> Telaah jurnal

by Fajriyatur Rohmah 2313031048 -
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Kelas: 2023B


Berdasarkan artikel jurnal tersebut, berikut adalah pandangan dan analisis saya mengenai pentingnya pemeriksaan internal terhadap efektivitas pengendalian di sebuah perusahaan, khususnya perbankan:

1. Audit Internal Bukan Sekadar "Tukang Periksa"
Banyak orang mengira auditor internal hanya datang untuk mencari kesalahan. Padahal, artikel ini menjelaskan bahwa peran mereka jauh lebih strategis. Mereka hadir untuk membantu pimpinan perusahaan (manajemen) yang tidak mungkin mengawasi ribuan transaksi setiap hari secara langsung. Dengan adanya audit internal yang baik, manajemen mendapatkan kepastian bahwa aturan perusahaan benar-benar dijalankan oleh karyawan.

2. Benteng Pertahanan dari Kecurangan (Fraud)
Artikel ini menyoroti kasus nyata yang cukup besar, yaitu korupsi Rp34,5 miliar di BRI Cabang Jakarta Selatan. Ini membuktikan bahwa tanpa pengendalian yang kuat, oknum karyawan bisa memanfaatkan celah (modus operandi) untuk mencuri aset perusahaan. Pesan moralnya sederhana: Sistem yang canggih sekalipun bisa jebol jika pengawasannya lemah.

3. Bukti Nyata Secara Statistik
Hasil penelitian ini memberikan angka yang menarik untuk kita pahami:
- Ada Pengaruh Positif: Secara teknis, setiap kali kualitas pemeriksaan internal ditingkatkan, maka efektivitas pengendalian perusahaan juga akan ikut naik.
- Angka 34,6%: Audit internal menyumbang sekitar 34,6% terhadap keberhasilan pengendalian di bank tersebut.
- Faktor Lain (65,4%): Ini yang sering terlupakan. Meski audit internal penting, sisanya (lebih dari setengahnya) ditentukan oleh faktor lain seperti budaya kerja, manajemen risiko, dan kejujuran masing-masing individu.

4. Komponen Penting Pengendalian
Agar sebuah perusahaan aman, artikel menyebutkan ada lima unsur yang harus dijaga (sering disebut kerangka COSO):
- Lingkungan Pengendalian: Suasana kerja yang disiplin.
- Penaksiran Risiko: Memetakan di mana saja potensi pencurian atau kesalahan bisa terjadi.
- Aktivitas Pengendalian: Kebijakan atau aturan main yang jelas.
- Informasi & Komunikasi: Laporan keuangan yang akurat dan jujur.
- Pemantauan: Pengawasan terus-menerus agar tidak ada yang melanggar.

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Fajriyatur Rohmah 2313031048 -
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Kelas: 2023B

Menurut saya, Audit Opinion (Opini Audit) adalah "hasil rapor" atau pernyataan resmi dari auditor mengenai seberapa jujur dan benar laporan keuangan sebuah perusahaan.

Jika auditing adalah proses "pemeriksaannya", maka opini audit adalah kesimpulan akhirnya. Opini ini sangat krusial karena menjadi sinyal bagi investor, bank, atau pemerintah untuk memutuskan apakah perusahaan tersebut bisa dipercaya atau tidak.