Posts made by Nadia Anggraini Nadia

NAMA : NADIA ANGGRAINI
NPM : 2313033068
1. Apa yang menjadi fokus diplomasi Indonesia dalam forum internasional seperti PBB pada masa Orde Baru?

Fokus diplomasi Indonesia adalah memperjuangkan perdamaian dunia, menentang kolonialisme dan imperialisme, serta memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa-bangsa. Contohnya, Indonesia mengecam pendudukan Israel terhadap Palestina dan mendukung kemerdekaan Palestina.

2. Bagaimana Gerakan Non-Blok memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional?

Gerakan Non-Blok memperkuat posisi Indonesia karena Indonesia dapat bekerja sama dengan negara-negara berkembang tanpa memihak Blok Barat maupun Blok Timur. Melalui gerakan ini, Indonesia memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan politik internasional.

3. Apa saja tantangan yang dihadapi Indonesia dalam diplomasi internasional pada masa Orde Baru? Bagaimana Indonesia mengatasinya?

Tantangannya meliputi persaingan Blok Barat dan Blok Timur, perbedaan kepentingan antarnegara, serta masalah politik dan ekonomi internasional. Indonesia mengatasinya dengan menerapkan politik luar negeri bebas aktif, memperkuat kerja sama internasional, dan mengutamakan diplomasi serta perundingan.
NAMA : NADIA ANGGRAINI
NPM : 2313033068

Pemerintah Indonesia mengatasi krisis Irian Barat melalui diplomasi dan perundingan dengan Belanda, dengan bantuan Amerika Serikat dan PBB sebagai penengah. Puncaknya adalah penandatanganan Perjanjian New York pada 15 Agustus 1962, yang mengatur penyerahan pemerintahan Irian Barat dari Belanda kepada UNTEA, kemudian kepada Indonesia pada 1 Mei 1963.

Pengaruhnya terhadap hubungan dengan negara-negara Barat adalah hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat menjadi lebih baik karena AS membantu penyelesaian konflik. Namun, hubungan dengan Belanda tetap mengalami ketegangan selama proses penyelesaian sengketa tersebut.
NAMA : NADIA ANGGRAINI
NPM : 2313033068

Indonesia berpartisipasi dalam Konferensi Jenewa tahun 1954 melalui Menteri Luar Negeri Ali Sastroamidjojo. Indonesia berperan mendukung penyelesaian konflik Indochina melalui diplomasi dan perundingan damai serta mendorong terciptanya stabilitas di kawasan Asia.

Dampaknya, Indonesia semakin dikenal sebagai negara yang aktif memperjuangkan perdamaian dunia, memperkuat hubungan diplomatik dengan negara-negara Asia, dan meningkatkan perannya dalam hubungan internasional.
NAMA : NADIA ANGGRAINI
NPM : 2313033068

Proses penentuan wilayah Indonesia dalam KMB dilakukan melalui perundingan antara Indonesia dan Belanda pada 23 Agustus–2 November 1949. Delegasi Indonesia yang dipimpin Mohammad Hatta memperjuangkan agar seluruh bekas wilayah Hindia Belanda menjadi bagian Indonesia.

Namun, Belanda masih menolak menyerahkan Irian Barat sehingga disepakati bahwa status wilayah tersebut akan dibahas kembali dalam waktu satu tahun setelah penyerahan kedaulatan.

Indonesia memperjuangkan kedaulatannya melalui diplomasi, perundingan, dan dukungan internasional dengan bantuan PBB. Akhirnya, pada 27 Desember 1949, Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS), tetapi Irian Barat belum termasuk dan penyelesaiannya ditunda.
Nama : Nadia anggraini
Npm : 2313033068

Tantangan utama Indonesia dalam memperluas hubungan diplomatik dengan negara-negara Blok Barat adalah perbedaan kepentingan politik, isu hak asasi manusia, demokrasi, serta persaingan ekonomi dan perdagangan.

Indonesia mengatasinya dengan menerapkan politik luar negeri bebas aktif, menjalin komunikasi dan diplomasi, serta meningkatkan kerja sama perdagangan, investasi, pendidikan, dan teknologi dengan negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa. Dengan demikian, Indonesia tetap dapat bekerja sama tanpa kehilangan kemandirian dalam menentukan kebijakan nasional.