Nama : Ranum Sri Rahayu
NPM : 2313031074
jenis-jenis anggaran sektor publik:
1.Anggaran Dengan Pendekatan Tradisional (Konvensional)
Anggaran dengan pendekatan tradisional adalah metode penganggaran yang paling sederhana dan banyak digunakan. Metode ini berfokus pada pengelompokan pendapatan dan belanja berdasarkan pos-pos tertentu, seperti gaji, peralatan, dan bahan habis pakai. Kelebihan dari anggaran tradisional adalah kemudahan dalam penyusunan dan pengawasan, namun kelemahannya adalah kurangnya keterkaitan antara anggaran dengan tujuan dan hasil yang ingin dicapai. Lingkupnya Fokus pada input (masukan) seperti jumlah uang yang akan dibelanjakan.
2. Anggaran Publik dengan Pendekatan NPM
Pendekatan NPM (New Public Management) dalam anggaran sektor publik
berfokus pada efisiensi, efektivitas, dan responsivitas dalam pengelolaan
anggaran. Pendekatan ini mengadopsi prinsip-prinsip manajemen sektor swasta
untuk meningkatkan kinerja sektor publik. Lingkupnya Menerapkan prinsip manajemen sektor swasta ke dalam sektor publik agar pemerintahan lebih efisien, efektif, dan berorientasi hasil.
3. Zero-Bassed Budgeting (ZZB)
Zero-based budgeting adalah metode anggaran di mana setiap unit atau departemen
memulai dengan anggaran nol dan harus membenarkan semua pengeluaran yang
diajukan. Artinya, setiap biaya harus dirinci dan dijustifikasi dari awal, tanpa
bergantung pada anggaran tahun lalu. Lingkupnya Setiap kegiatan harus dievaluasi dan disusun dari nol setiap periode anggaran.
4. Planning, Programming and Budgeting System (PPBS)
Planning Proramming Budgeting Sytem adalah proses perencanaan, pembuatan
program, dan penganggran yang terkait dalam suata system sebagai kesatuan yang
bulat dan tidak terpisah, yang didalamnya terkandung identifikasi tujuan organisasi
serta permasalahan yang mungkin timbul. Lingkupnya Sistem penganggaran yang mengintegrasikan proses perencanaan (planning), pemrograman (programming), dan penganggaran (budgeting) secara terpadu untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif.
NPM : 2313031074
jenis-jenis anggaran sektor publik:
1.Anggaran Dengan Pendekatan Tradisional (Konvensional)
Anggaran dengan pendekatan tradisional adalah metode penganggaran yang paling sederhana dan banyak digunakan. Metode ini berfokus pada pengelompokan pendapatan dan belanja berdasarkan pos-pos tertentu, seperti gaji, peralatan, dan bahan habis pakai. Kelebihan dari anggaran tradisional adalah kemudahan dalam penyusunan dan pengawasan, namun kelemahannya adalah kurangnya keterkaitan antara anggaran dengan tujuan dan hasil yang ingin dicapai. Lingkupnya Fokus pada input (masukan) seperti jumlah uang yang akan dibelanjakan.
2. Anggaran Publik dengan Pendekatan NPM
Pendekatan NPM (New Public Management) dalam anggaran sektor publik
berfokus pada efisiensi, efektivitas, dan responsivitas dalam pengelolaan
anggaran. Pendekatan ini mengadopsi prinsip-prinsip manajemen sektor swasta
untuk meningkatkan kinerja sektor publik. Lingkupnya Menerapkan prinsip manajemen sektor swasta ke dalam sektor publik agar pemerintahan lebih efisien, efektif, dan berorientasi hasil.
3. Zero-Bassed Budgeting (ZZB)
Zero-based budgeting adalah metode anggaran di mana setiap unit atau departemen
memulai dengan anggaran nol dan harus membenarkan semua pengeluaran yang
diajukan. Artinya, setiap biaya harus dirinci dan dijustifikasi dari awal, tanpa
bergantung pada anggaran tahun lalu. Lingkupnya Setiap kegiatan harus dievaluasi dan disusun dari nol setiap periode anggaran.
4. Planning, Programming and Budgeting System (PPBS)
Planning Proramming Budgeting Sytem adalah proses perencanaan, pembuatan
program, dan penganggran yang terkait dalam suata system sebagai kesatuan yang
bulat dan tidak terpisah, yang didalamnya terkandung identifikasi tujuan organisasi
serta permasalahan yang mungkin timbul. Lingkupnya Sistem penganggaran yang mengintegrasikan proses perencanaan (planning), pemrograman (programming), dan penganggaran (budgeting) secara terpadu untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif.