Posts made by Igha Mawardhani

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Igha Mawardhani -
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043

Menurut pendapat saya, tes transaksi merupakan bagian yang sangat penting dalam proses audit sehingga harus dipahami dengan baik oleh seorang auditor. Tes transaksi digunakan untuk memeriksa apakah transaksi yang dilakukan perusahaan telah dicatat secara benar, lengkap, dan sesuai dengan prosedur serta standar akuntansi yang berlaku. Melalui tes transaksi, auditor dapat memperoleh bukti audit yang memadai untuk menilai kewajaran laporan keuangan perusahaan.

Selain itu, pemahaman terhadap tes transaksi membantu auditor dalam mengevaluasi efektivitas pengendalian internal perusahaan. Jika proses transaksi berjalan dengan baik dan sesuai prosedur, maka risiko terjadinya kesalahan maupun kecurangan dapat diminimalkan. Sebaliknya, apabila terdapat kelemahan dalam pencatatan transaksi, auditor dapat mengetahui area yang berisiko tinggi dan melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Oleh karena itu, tes transaksi menjadi dasar penting dalam menentukan kualitas dan keandalan hasil audit.

Dalam pemeriksaan keuangan, terdapat beberapa aspek utama yang perlu diperhatikan dalam tes transaksi, yaitu:

  1. Validitas transaksi Auditor harus memastikan bahwa transaksi yang dicatat benar-benar terjadi dan didukung oleh bukti yang sah, seperti faktur, kuitansi, atau dokumen pendukung lainnya. Hal ini penting untuk menghindari adanya transaksi fiktif.
  2. Kelengkapan pencatatan Auditor perlu menilai apakah seluruh transaksi perusahaan telah dicatat secara lengkap tanpa ada transaksi yang sengaja atau tidak sengaja dihilangkan dari laporan keuangan.
  3. Ketepatan pencatatan Transaksi harus dicatat dengan jumlah yang benar, pada akun yang tepat, dan dalam periode akuntansi yang sesuai agar laporan keuangan tidak menyesatkan.
  4. Otorisasi transaksi Auditor harus memastikan bahwa setiap transaksi telah mendapatkan persetujuan dari pihak yang memiliki wewenang sesuai kebijakan perusahaan, sehingga dapat mengurangi risiko penyalahgunaan wewenang.
Menurut saya, apabila auditor memahami tes transaksi dengan baik, maka proses audit akan menjadi lebih efektif dan hasil pemeriksaan lebih dapat dipercaya. Tes transaksi juga membantu auditor dalam mendeteksi kesalahan, penyimpangan, maupun fraud sehingga laporan keuangan yang dihasilkan perusahaan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

AUDITING B2026 -> Telaah jurnal

by Igha Mawardhani -
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043

Menurut pendapat saya, isi jurnal tersebut menunjukkan bahwa pengendalian internal memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan, efektivitas, dan keberlangsungan suatu perusahaan, khususnya di bidang perbankan. Jurnal ini menjelaskan bahwa lemahnya pengendalian internal dapat menyebabkan terjadinya kecurangan (fraud), seperti kasus pencucian uang dan penyalahgunaan kredit di Bank BRI yang dijadikan contoh dalam penelitian.

Saya setuju dengan pendapat penulis bahwa audit internal sangat dibutuhkan untuk membantu manajemen dalam mengawasi jalannya kegiatan perusahaan. Audit internal tidak hanya memeriksa laporan keuangan, tetapi juga mengevaluasi apakah sistem pengendalian perusahaan sudah berjalan efektif atau belum. Dengan adanya audit internal yang baik, perusahaan dapat lebih mudah mendeteksi kesalahan, mencegah penyalahgunaan wewenang, dan melindungi aset perusahaan.

Selain itu, menurut saya hasil penelitian dalam jurnal ini cukup relevan karena membuktikan bahwa pemeriksaan internal berpengaruh positif terhadap efektivitas pengendalian internal. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan audit internal terhadap efektivitas pengendalian internal sebesar 34,6%. Artinya, semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin baik pula sistem pengendalian dalam perusahaan.

Saya juga berpendapat bahwa pengendalian internal sangat penting di era sekarang karena perusahaan menghadapi risiko yang semakin besar, baik dari kesalahan manusia, penyalahgunaan teknologi, maupun tindakan fraud. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki sistem pengendalian yang kuat serta auditor internal yang independen, jujur, dan profesional agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan pemahaman bahwa audit internal dan pengendalian internal memiliki hubungan yang sangat erat. Audit internal menjadi alat penting untuk menilai, memperbaiki, dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal sehingga perusahaan dapat berjalan lebih aman, transparan, dan terpercaya.

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Igha Mawardhani -
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043

1. Menurut saya, pengendalian intern adalah sistem atau prosedur yang dibuat perusahaan untuk mengawasi dan mengendalikan kegiatan operasional agar berjalan dengan baik, aman, dan sesuai aturan. Pengendalian intern juga bertujuan melindungi aset perusahaan, mencegah kecurangan, serta memastikan laporan keuangan akurat.

2. Pengendalian intern sangat penting bagi sebuah entitas karena dapat membantu perusahaan mengurangi risiko kesalahan dan fraud, menjaga keamanan aset, meningkatkan efisiensi kerja, serta memastikan kegiatan perusahaan berjalan sesuai kebijakan dan peraturan yang berlaku. Dengan pengendalian intern yang baik, perusahaan juga lebih mudah memperoleh kepercayaan dari investor maupun pihak luar.

3. Pengendalian intern berkaitan erat dengan auditing karena auditor perlu memahami dan mengevaluasi sistem pengendalian intern sebelum melakukan audit. Jika pengendalian intern perusahaan baik, maka risiko kesalahan laporan keuangan menjadi lebih kecil dan proses audit menjadi lebih efektif. Sebaliknya, jika pengendalian intern lemah, auditor harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

4. Perbedaan Audit Internal dan Audit Eksternal:
  • Audit internal dilakukan oleh auditor dari dalam perusahaan dan bertujuan membantu manajemen memperbaiki sistem serta pengendalian perusahaan.
  • Audit eksternal dilakukan oleh auditor independen dari luar perusahaan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan perusahaan.
  • Audit internal lebih fokus pada pengawasan operasional dan pengendalian intern, sedangkan audit eksternal fokus pada pemeriksaan laporan keuangan.

AUDITING B2026 -> Brainstorming

by Igha Mawardhani -
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043

Menurut pendapat saya, audit opinion adalah pendapat atau kesimpulan yang diberikan auditor mengenai kewajaran laporan keuangan suatu perusahaan setelah dilakukan pemeriksaan. Opini audit menunjukkan apakah laporan keuangan sudah disusun sesuai standar akuntansi dan dapat dipercaya oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Mengacu pada video tersebut, opini audit sangat penting karena menjadi dasar bagi investor, kreditur, dan masyarakat dalam menilai kondisi keuangan perusahaan. Auditor harus bersikap independen dan objektif agar opini yang diberikan benar-benar sesuai dengan fakta.

Jika perusahaan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian, berarti laporan keuangannya dianggap baik dan sesuai standar. Sebaliknya, opini selain itu menunjukkan adanya masalah atau ketidaksesuaian dalam laporan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, opini audit berperan penting dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan terhadap perusahaan.