གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Qonita Nurul Izzah 2313031042

Nama : Qonita Nurul Izzah
NPM : 2313031042
Kelas : B 2023
Hasil referensi dari buku metodologi penelitian karya suwartono (2014), saya menjadi tahu bahwa jenis-jenis penelitian adalah :
1. Penelitian Etnografi
Penelitian etnografi adalah penelitian lapangan yang berfokus pada kultur, pola perilaku, dan kehidupan suatu kelompok masyarakat. Peneliti terlibat dalam kehidupan subjek secara langsung untuk memahami sistem sosial secara mendalam.
Contohnya adalah tentang Penanaman disiplin di lingkungan pendidikan berasrama. Atau Aktivitas kelompok pengikut sekte atau komunitas tertentu.
2. Studi Kasus
Studi kasus adalah penelitian yang menelusuri suatu peristiwa, individu, kelompok, atau lembaga secara mendalam untuk memahami alasan atau faktor penyebab dari fenomena
3. Penelitian Survei
Survei adalah penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi faktual dari populasi besar menggunakan instrumen seperti angket atau kuesioner.
4. Penelitian Tindakan (Action Research)
Penelitian tindakan adalah penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki praktik secara bertahap melalui proses siklus yang melibatkan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
5. Penelitian Eksperimental
Penelitian eksperimental bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap suatu variabel dengan melakukan kontrol yang ketat dan membandingkan hasilnya.

Kemudian dari buku Sugiyono yang berjudul Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2017), saya mendapatkan pemahaman bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel dipilih bila peneliti tidak dapat meneliti seluruh populasi karena keterbatasan waktu, tenaga, atau biaya.

Untuk pemahaman dari saya membaca jurnal penelitian pendidikan ekonomi, saya menemukan bahwa peneliti menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan yang sangat sistematis untuk menganalisis pengaruh sistem reward terhadap kepuasan kerja dan kinerja dosen di perguruan tinggi swasta. Metodologi ini dirancang untuk menguji hubungan antarvariabel secara terukur menggunakan instrumen berbasis kuesioner dan analisis statistik lanjutan.

Daftar Pustaka :
Hamzah, A., Nasrullah, M., & Djabir, I. (2023). Pengaruh Sistem Reward terhadap Kepuasan Kerja dan In-role Performance Dosen pada Perguruan Tinggi Swasta di Kota Makassar: Aplikasi Metode SEM PLS. Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis, 11(2), 108–123.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwartono, S. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Kanwa Publisher.

MPPE B2025 -> Diskusi

Qonita Nurul Izzah 2313031042 གིས-
Nama: Qonita Nurul Izzah
NPM: 2313031042

Menurut saya mengapa perlu seorang peneliti memahami masalah, variabel dan paradigma penelitian karena :
1. Memahami masalah penting dilakukan untuk bisa mengetahui tujuan dan arah dalam melakukan penelitian tersebut, karena pada dasarnya Fokus perhatian dalam suatu penelitian adalah masalah yang dituangkan dalam pertanyaan penelitian, masalah yang muncul dalam pikiran peneliti berdasarkan penelaahan situasi yang meragukan (a perplexing situation).
2. Memahami variabel juga sangat penting karena pada dasarnya masalah akan muncul dari variabel-variabel tertentu, sehingga jika peniliti tidak memahami variabel yang ada maka akan susah dalam mengkontruksi masalah secara utuh dalam melakukan sebuah penelitian.
3. Dan yang terakhir adalah memahami paradigma penelitia, kita tahu bahwa paradigma adalah cara mendasar untuk mempersepsi, berpikir, menilai dan melakukan yang berkaitan dengan sesuatu secara khusus tentang realitas. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap peneliti memiliki paradigma yang berbeda-beda. Perbedaan cara pandang atau sistem keyakinan (paradigma) akan mempengaruhi cara‐cara yang digunakan dalam menyusun sebuah riset desain yang berujung pada cara merumuskan masalah, menentukan teknik pengumpulan data, cara menganalisis data dan lain sebagainya. Oleh karena itu sebelum melakukan penelitian penting untuk memahami paradigma penelitian agar cara pandang kita menjadi relevan dengan masalah yang akan diteliti.

Sumber :
Mohammad Mulyadi. (2012). Riset Desain Dalam Metodologi Penelitian. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media. 16 (1). Hlm 71-80
https://parlindunganpardede.wordpress.com/class-assignment/research/articles/paradigma-penelitian/

ASP B2025 -> Diskusi

Qonita Nurul Izzah 2313031042 གིས-
Nama: Qonita Nurul Izzah
NPM : 2313031042

Aniek Yuesti (2020: 12) menyatakan bahwa, ada beberapa teknik akuntansi sektor publik yaitu :
1. Akuntansi Anggaran
2. Akuntansi Komitmen
3. Akuntansi Dana
4. Akuntansi Kas
5. Akuntansi Akrual

Kemudian dari analisis saya, dalam memilih teknik akuntansi sektor publik sangatlah bergantung pada jenis organisasi sektor publik dan tujuan dari organisasi sektor publik tersebut. Hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam pemilihan teknik akuntansi sektor publik adalah jenis kegiatan atau usaha dari organisasi sektor publik tersebut. Jenis kegiatan sangat menentukan pemilihan dari teknik akuntansi sektor publik, sebagai contoh pada organisasi sektor publik berkaitan sistem pemeritahan lebih cocok untuk memakai jenis teknik akuntansi anggaran, karena pada sistem pemerintahan, anggaran dan realisasi harus selalu dibandingkan sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi apabila terdapat varians (selisih).
Selanjutnya Pada dasarnya kelima teknik akuntansi tersebut tidak bersifat mutually exclusive. Artinya, penggunaan salah satu teknik akuntansi tersebut tidak berarti menolak penggunaan teknik yang lain. Dengan demikian, suatu organisasi dapat menggunakan teknik akuntansi yang berbeda-beda, bahkan dapat menggunakan kelima teknik tersebut secara bersama-sama. Akuntansi kas, akuntansi akrual, dan akuntansi komitmen berbeda satu dengan lainnya karena adanya perbedaan waktu pengakuan pendapatan dan biaya. Dalam hal pengakuan pendapatan, pada dasarnya terdapat dua langkah yang mempengaruhi pencatatan, yaitu pada saat barang dikirim dan faktur dikeluarkan, dan pada saat barang dikirim dan faktur dibayar.

Sumber : Yuesti, A, dkk. 2020. Akuntansi Sektor Publik. Bali : CV Noa Aletheia

ASP B2025 -> Summary

Qonita Nurul Izzah 2313031042 གིས-
Nama: Qonita Nurul Izzah
NPM:l 2313031042

Penentuan Harga Pelayanan di Sektor Publik
Penetapan tarif untuk layanan di bidang publik memerlukan evaluasi terhadap biaya pembuatan, dukungan dari pemerintah, sasaran sosial, pemanfaatan layanan yang efisien, serta aturan yang diberlakukan. Tarif tersebut disusun supaya layanan mudah dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya bagi kelompok dengan pendapatan rendah, sekaligus mempertahankan kelangsungan dan keefektifan layanan itu sendiri.

Pengukuran Kinerja Sektor Publik
Evaluasi performa di bidang publik dimaksudkan untuk menilai keberhasilan strategi organisasi dengan menggunakan ukuran keuangan dan non-keuangan. Sistem ini krusial untuk distribusi sumber daya yang sesuai, pengambilan keputusan, dan peningkatan pertanggungjawaban kepada publik. Keuntungannya meliputi pemahaman yang lebih mendalam tentang performa, panduan untuk mencapai sasaran, pengawasan serta penilaian hasil, serta landasan untuk memberikan insentif atau sanksi. Evaluasi ini juga melibatkan konsep Nilai untuk Uang (Value for Money/VFM), yang mengkaji efisiensi, keefektifan, dan ekonomis dari setiap aktivitas publik guna memastikan pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Secara umum, baik penetapan tarif layanan maupun evaluasi performa merupakan elemen penting dalam pengelolaan bidang publik yang bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan, pertanggungjawaban, dan pelayanan kepada masyarakat.