Kiriman dibuat oleh Rahma Noviyana

MPPE C2025 -> CASE STUDY

oleh Rahma Noviyana -
Nama: Rahma Noviyana
NPM: 2313031060

1. Populasi adalah keseluruhan objek, individu, atau entitas yang menjadi sasaran penelitian dan memiliki karakteristik tertentu sesuai kebutuhan riset. Contohnya dalam kasus di atas, populasi adalah seluruh siswa kelas XI di 600 SMA negeri di Provinsi Jawa Barat yang menjadi sasaran penelitian efektivitas metode pembelajaran hybrid.

Sampel adalah bagian atau wakil dari populasi yang dipilih untuk penelitian sehingga hasilnya dapat digeneralisasi ke populasi. Dalam kasus ini, sampel adalah siswa kelas XI yang diambil dari sejumlah SMA negeri yang mewakili populasi tersebut.

2. Teknik sampling yang paling tepat adalah stratified random sampling, karena populasi tersebar di 27 kota/kabupaten dengan kondisi berbeda-beda (sosial, ekonomi, infrastruktur). Stratified sampling membagi populasi menjadi strata berdasarkan kota/kabupaten dan karakteristik lain seperti ukuran sekolah, sebelum mengambil sampel secara acak dari setiap strata. Teknik ini memastikan sampel representatif dan memperhitungkan heterogenitas populasi.

3. Jika peneliti hanya mengambil sampel dari sekolah di kota besar seperti Bandung dan Bekasi, maka kelemahan utama adalah bias wilayah. Sampel yang diambil tidak mewakili kondisi di daerah lain yang mungkin memiliki kondisi sosial, ekonomi, infrastruktur digital, dan penerapan metode pembelajaran yang berbeda. Hal ini dapat menurunkan validitas eksternal atau generalisasi hasil penelitian ke seluruh Provinsi Jawa Barat.

Kesimpulannya, pemilihan populasi dan sampel harus memperhatikan cakupan luas populasi secara representatif, heterogenitas karakteristik, dan tujuan penelitian agar hasil yang didapat valid dan dapat digeneralisasi secara akurat.

MPPE C2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Rahma Noviyana -
Nama: Rahma Noviyana
NPM: 2313031060

Bab 5 dalam e-book "Metodologi Penelitian Pendidikan Berbasis Kasus" membahas secara rinci tentang bagaimana menentukan teknik sampling, desain penelitian, dan instrumen penelitian

Teknik Sampling
Bab ini menjelaskan bahwa teknik sampling adalah proses pemilihan bagian atau sampel dari populasi untuk diambil datanya. Ada berbagai macam teknik sampling, seperti probability sampling (random sampling, stratified random sampling) dan non-probability sampling (purposive sampling, snowball sampling). Pemilihan teknik harus disesuaikan dengan tujuan penelitian dan karakteristik objek. Teknik sampling yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat digeneralisasi dan tidak bias.

Desain Penelitian
Bab ini menekankan pentingnya memilih desain penelitian yang sesuai dengan tujuan dan pendekatan penelitian, baik kualitatif maupun kuantitatif. Dalam studi kasus, desain penelitian harus mengakomodasi kondisi lapangan dan menjelaskan bagaimana data dikumpulkan, dianalisis, serta divalidasi. Desain yang baik membantu peneliti memetakan langkah-langkah secara sistematis dan terstruktur.

Instrumen Penelitian dan Persyaratannya
Instrumen penelitian seperti kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi dijelaskan sebagai alat-alat untuk mengumpulkan data. Bab ini juga menekankan persyaratan validitas dan reliabilitas instrumen agar data yang diperoleh dapat dipercaya serta kesimpulan yang diambil valid. Teknik validasi instrumen dan cara pengujian reliabilitas juga dibahas sebagai tahapan penting.

Persiapan Pelaksanaan Penelitian
Selain itu, bab ini menguraikan persiapan teknis dan administratif dalam pelaksanaan penelitian, termasuk pengorganisasian data, pengolahan, dan pengujian hipotesis atau analisis data, sehingga seluruh proses penelitian dapat berjalan efektif dan efisien.