Nama: Rahma Noviyana
NPM: Rahma Noviyana
Dari buku Metodologi Pendidikan yang saya baca, dapat dihasilkan
A. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2017:80).
Populasi tidak hanya mencakup manusia, tetapi juga benda, dokumen, maupun fenomena alam. Populasi dapat dipahami dalam dua arti:
1. Kuantitatif, yaitu jumlah keseluruhan unit yang akan diteliti.
2. Kualitatif, yaitu karakteristik yang dimiliki oleh unit tersebut.
Contohnya, sebuah sekolah bisa disebut populasi karena memiliki individu (guru, siswa) serta karakteristik seperti motivasi, disiplin, dan iklim organisasi.
B. Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang memiliki karakteristik tertentu dan dianggap dapat mewakili populasi secara keseluruhan. Menurut Sugiyono (2017:80), apabila populasi terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk diteliti secara keseluruhan karena keterbatasan waktu, dana, dan tenaga, maka diambil sebagian (sampel) yang dianggap representatif.
Sampel yang tidak representatif akan menyebabkan kesimpulan yang salah—digambarkan oleh Sugiyono melalui analogi “orang buta yang menebak bentuk gajah” (Sugiyono, 2017:81).
C. Teknik Sampling
Sugiyono membedakan teknik sampling menjadi dua kelompok besar, yaitu:
Probability Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Jenisnya antara lain:
1. Simple Random Sampling
2. Proportionate Stratified Random Sampling
3. Disproportionate Stratified Random Sampling
4. Cluster (Area) Sampling
Non-Probability Sampling, yaitu teknik yang tidak memberi peluang yang sama bagi setiap anggota populasi, meliputi:
1. Sampling Sistematis
2. Sampling Kuota
3. Sampling Insidental
4. Purposive Sampling
5. Sampling Jenuh (Sensus)
6. Snowball Sampling
D. Menentukan Ukuran Sampel
Jumlah anggota sampel tergantung pada tingkat kesalahan (error) yang dapat ditoleransi. Rumus umum yang digunakan berasal dari Isaac dan Michael, atau menggunakan Nomogram Harry King.
Contoh perhitungan menurut Sugiyono:
- Untuk populasi 1000 orang dengan tingkat kesalahan 5%, jumlah sampel yang diperlukan adalah 258 orang.
- Jika populasi berstrata, maka pengambilan sampel harus proporsional sesuai strata (misalnya tingkat pendidikan).
E. Cara Mengambil Anggota Sampel
Pengambilan anggota sampel dilakukan dengan cara acak menggunakan bilangan random, komputer, atau undian. Dalam probability sampling, setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih (Sugiyono, 2017:91).
Sumber: Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.