Posts made by Daffa Raihan shofwan Sutanto 2313031039

ASP B2025 -> Summary

by Daffa Raihan shofwan Sutanto 2313031039 -
Nama:Daffa Raihan shofwan Sutanto
Npm:2313031039

Analisis investasi sektor publik merupakan proses kritis dalam pengambilan keputusan pemerintah untuk mengalokasikan sumber daya ke proyek-proyek yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Berbeda dengan sektor swasta yang lebih fokus pada keuntungan finansial, investasi publik menghadapkan pemerintah pada tantangan menilai manfaat sosial dan ekonomi yang bersifat jangka panjang dan seringkali sulit diukur secara kuantitatif. Proses analisis ini melibatkan evaluasi komprehensif terhadap biaya dan manfaat yang timbul dari suatu proyek, termasuk aspek efisiensi, efektivitas, dan dampak distribusi yang ditimbulkan kepada kelompok masyarakat berbeda. Selain itu, risiko dan ketidakpastian dalam konteks ekonomi makro maupun perubahan kebijakan juga menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan. Penerapan metode seperti analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis) dan analisis biaya-efektivitas (cost-effectiveness analysis) menjadi populer karena kemampuannya memberikan gambaran yang sistematis dan objektif terhadap potensi nilai tambah investasi publik. Namun, analisis ini harus dilengkapi dengan pendekatan kualitatif yang mempertimbangkan dampak sosial, lingkungan, dan politik agar keputusan yang diambil tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas publik. Pemerintah juga harus memastikan transparansi dan partisipasi publik dalam tahap perencanaan dan evaluasi investasi, guna meningkatkan legitimasi dan dukungan sosial terhadap proyek tersebut. Oleh karena itu, analisis investasi sektor publik bukan hanya sekadar menghitung angka, melainkan sebuah proses multidimensi yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan politik demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan keadilan sosial. Pendekatan ini perlu terus dikembangkan seiring dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi untuk meningkatkan kualitas keputusan investasi publik.

ASP B2025 -> Diskusi

by Daffa Raihan shofwan Sutanto 2313031039 -
Nama:Daffa Raihan shofwan Sutanto
Npm:2313031039

Jenis-Jenis Anggaran Sektor Publik
Anggaran sektor publik adalah rencana keuangan yang dibuat oleh pemerintah atau lembaga publik untuk mengalokasikan sumber daya guna mencapai tujuan pembangunan. Secara umum, anggaran sektor publik dapat dibagi menjadi beberapa jenis utama, masing-masing dengan fokus dan lingkup yang berbeda.

•Anggaran Tradisional (Line-Item Budgeting): Ini adalah jenis anggaran yang paling umum dan sering digunakan. Anggaran tradisional disusun berdasarkan pos-pos pengeluaran, seperti gaji, peralatan, dan biaya operasional. Lingkupnya sangat terperinci dan berfokus pada input atau apa yang dibeli oleh pemerintah, bukan pada hasil atau dampaknya. Kelemahannya, jenis anggaran ini kurang fleksibel dan sering kali tidak mencerminkan efisiensi atau efektivitas program.

• Anggaran Kinerja (Performance Budgeting): Anggaran ini disusun dengan menghubungkan pengeluaran dengan hasil atau kinerja yang diharapkan dari suatu program. Lingkupnya berfokus pada output dan outcome, di mana pemerintah tidak hanya merinci berapa banyak uang yang dihabiskan, tetapi juga apa yang dicapai dengan uang tersebut. Misalnya, anggaran untuk pendidikan akan diukur tidak hanya dari jumlah dana yang dialokasikan, tetapi juga dari peningkatan nilai ujian atau tingkat kelulusan. Jenis anggaran ini mendorong efisiensi dan akuntabilitas karena keberhasilan program dapat diukur secara konkret.
• Anggaran Berbasis Program (Program Budgeting): Anggaran ini mengelompokkan pengeluaran berdasarkan program atau kegiatan yang spesifik. Lingkupnya berfokus pada tujuan dan sasaran strategis yang ingin dicapai. Setiap program memiliki anggaran terpisah, dan alokasi dana didasarkan pada pentingnya program tersebut bagi tujuan pembangunan. Misalnya, semua pengeluaran terkait kesehatan masyarakat, mulai dari kampanye vaksinasi hingga pembangunan puskesmas, akan dikelompokkan dalam satu program kesehatan. Pendekatan ini memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan, karena sumber daya dialokasikan secara terpadu untuk mencapai satu tujuan.
• Anggaran Berbasis Nol (Zero-Based Budgeting - ZBB): Dalam jenis anggaran ini, setiap pos pengeluaran harus dijustifikasi dari nol setiap tahun, tanpa memandang anggaran tahun sebelumnya. Lingkupnya menuntut evaluasi menyeluruh terhadap setiap kegiatan atau program yang ada, seolah-olah semuanya adalah hal baru. Ini memaksa manajer untuk membela setiap rupiah yang diminta dan dapat membantu menghilangkan pengeluaran yang tidak perlu. Meskipun sangat efisien, ZBB bisa sangat memakan waktu dan rumit untuk diimplementasikan.
Setiap jenis anggaran ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan sering kali pemerintah menggabungkan elemen dari beberapa jenis untuk menciptakan sistem anggaran yang paling efektif. Pemilihan jenis anggaran sangat bergantung pada prioritas, struktur organisasi, dan tujuan pembangunan yang ingin dicapai.