Posts made by Neiska Zahra Ananda Handoko

Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

setelah saya membaca makalah tsb. dapat disimpulkan bahwa makalah tsb. membahas pentingnya pendidikan dan interaksi sosial dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih baik.
makalah tsb. menekankan bahwa pendidikan tidak hanya tentang pembelajaran di sekolah, tetapi juga tentang bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain. pendidikan harus mencakup nilai-nilai moral dan sosial agar generasi muda dapat tumbuh menjadi manusia yang baik dan bertanggung jawab. makalah tsb. menyatakan bahwa hubungan antarmanusia di Indonesia saat ini tidak berjalan dengan baik. permasalahan seperti kemiskinan, pengangguran, dan kekerasan terus terjadi. hal ini menunjukkan bahwa kita perlu bekerja sama dan tidak hanya bergantung pada pemerintah atau satu partai politik untuk memperbaiki situasi.
keluarga, sekolah, dan komunitas memainkan peran penting dalam pendidikan anak. interaksi yang baik antara ketiga lingkungan ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang saling menghormati dan peduli. makalah tsb. menganjurkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. dengan mengamalkan nilai-nilai seperti keadilan dan kemanusiaan, kita dapat membangun hubungan yang lebih harmonis dalam masyarakat.
makalah tsb. menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan setara antar individu. ketika kita mendengarkan satu sama lain dan menghargai pendapat orang lain, kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dan saling mendukung.
pada intinya makalah ini merekomendasikan agar kita lebih memperhatikan lingkungan sosial kita dan berupaya membangun masyarakat yang lebih baik melalui pendidikan dan interaksi positif.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

setelah saya selesai membaca dapat disimpulkan bahwa jurnal tsb. membahas tentang penerapan nilai moral Pancasila di Sekolah Dasar Negeri Osiroa Kupang Tengah dengan tujuan utama mengembangkan generasi anti korupsi.
majalah tsb. menjelaskan bahwa tujuan penanaman nilai-nilai Pancasila pada anak adalah untuk mengembangkan karakter baik dalam diri mereka. penulis berharap melalui semangat Pancasila, mereka dapat mengatasi berbagai perubahan masyarakat dan menjadi generasi yang lebih baik. didalam makalah tsb. dikatakan bahwa moralitas itu penting. menurut Suseno, moralitas merupakan ukuran baik atau buruknya seseorang sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat. oleh karena itu, mengajarkan moralitas Pancasila berarti membuat peserta didik memahami mana yang benar dan salah. makalah tsb. menjelaskan tentang metode pengajaran nilai-nilai tersebut sebagai sosialisasi. tim pengabdian masyarakat melakukan diskusi edukasi dengan siswa kelas III hingga V dengan tema integritas, disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. hal ini dilakukan secara interaktif untuk membantu anak memahami nilai-nilai tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
jurnal tsb. juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan keluarga dalam pendidikan moral. artinya, sekolah tidak hanya bertanggung jawab namun orang tua dan masyarakat juga mempunyai peran dalam pendidikan anak. pada jurnal tsb. juga terdapat juga data seberapa aktif dan terlibatnya siswa dalam pembelajaran. misalnya, 89% siswa berpartisipasi aktif dan 90% sangat terlibat. hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan sangat efektif dan menarik bagi anak. secara keseluruhan, majalah ini menekankan bahwa pendidikan moral Pancasila sangat penting untuk membentuk karakter anak sejak dini dan agar mereka tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki integritas dan rasa tanggung jawab.
dengan cara ini, diharapkan generasi mendatangkan akan lebih mampu memberantas korupsi.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

menurut saya hal yang dapat disimpulkan setelah melihat video tsb. adalah kurangnya pendidikan moral kepada para peserta didik. seperti yang telah disampaikan pada perkuliahan kita sebelumnya, pendidikan nilai dan moral sangatlah penting untuk ditanamkan kepada peserta didik sedari dini, maksutnya adalah untuk menghindari hal hal seperti ini. di usia mereka yang bahkan belum memasuki belasan, namun kasus yang ditimbulkan sangatlah tidak dapat dimaafkan. dan tidak dapat dipungkiri ini adalah karena kurangnya pendidikan moral yang mereka dapatkan entah itu dari orang tua di rumah ataupun pendidik di sekolah.
memang banyak faktor yang mempengaruhi prilaku seorang anak namun, dalam hal ini kurangnya peran pendidik pun sangat disayangkan. seperti yang kita tahu bahwa perkelahian terjadi di lingkungan sekolah bahkan pada saat jam sekolah. hal ini sangat memprihatikan bagaimana bisa seorang pendidik sangat acuh kepada peserta didiknya? menurut saya, moral dari sang pendidik juga perlu dipertanyakan dalam kasus ini, kemana tanggung jawabnya?
orang tua pun harusnya lebih peka terhadap anak anaknya, baik orang tua dari si pelaku maupun korban sama sama kurang perannya. apalagi orang tua dari si pelaku, apakah sebagai orang tua ia sudah memberikan bahkan basic nilai dan moral kepada anaknya sebelum melepasnya ke sekolah?

intinya dari kasus kasus yang telah dipaparkan pada video diatas adalah, karena kurangnya pendidikan moral. baik itu kepada pelaku, pendidikan, dan orang tua pelaku dan korban. sehingganya anak yang tidak bersalah menjadi korban. ini membuktikan bahwa pendidikan moral sangatlah penting dan harus diperkenalkan sedari diri bahkan sebelum masuk ke bangku sekolah. namun tidak hanya itu orang dewasa tetap harus mempelajarinya karna moral harus terus diasah agar tidak terkikis
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

setelah saya menyaksikan video yang telah diberikan sampai dengan selesai, saya baru menyadari bahwa menjadi manusia bermoral sangatlah sulit
karna, disaat kita merasa telah melakukan sesuatu yang menurut kita benar dan bermoral saja, mungkin bagi orang lain yang kita lakukan belum benar dan tidak bermoral.
contohnya pada akhir video disajikan pertanyaan yang benar benar “membingungkan”
kita disuruh memilih antara menyelamatkan satu orang keluarga kita atau lima orang yang bahkan kita tidak mengenalnya. jika menggunakan prinsip lebih baik menyelamatkan lima orang daripada satu, maka sangat tidak bermoral kita sebagai manusia membiarkan keluarga kita terbunuh oleh tangan kita sendiri dan pastinya cibiran orang lain pun akan mengatakan hal yang sama.
namun disaat kita memilih menyelamatkan keluarga kita dan membiarkan lima orang lainnya terbunuh, maka sungguh egois dan tidak bermoral kita, padahal lima orang lainnya pun memiliki keluarga yang menunggu mereka sedangkan kita hanya mementingkan keluarga kita sendiri.
disinilah terbuka dengan sangat jelas bahwa moral sangat sulit dilakukan dan perbedaan pendapat tentang moral pun banyak sekali kita temui, contohnya saja pada kasus diatas.
moral juga sering kali dikambing hitamkan untuk menutupi keegois an, kebusukan hati dan kepentingan suatu kelompok yang mengatas namakan moral. padahal yang mereka lakukan hanyalah sebatas memberi makan keegois an hatinya.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

1. Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajak kita untuk percaya kepada Tuhan dan melaksanakan perintahnya
contoh pengamalan sila pertama :
• bersyukur kepada tuhan
• ⁠tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain
• ⁠menghormati agama orang lain
• ⁠melaksanakan ibadah sesuai yang dianut
• ⁠berdoa sebelum makan dan minum

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajak kita untuk bersikap saling mencintai sesama manusia
contoh pengamalan sila kedua :
• membantu korban bencana alam
• ⁠tidak berbuat kasar kepada orang lain
• ⁠bersikap sopan kepada orang tua
• ⁠membantu adik belajar
• ⁠menolong teman yang sedang kesulitan

3. Persatuan Indonesia, mengajak kita untuk mencintai bangsa Indonesia
contoh pengamalan sila ketiga:
• bermain dengan rukun
berteman tidak membeda-bedakan suku dan agama
• mengikuti upacara bendera dengan tertib
melestarikan budaya daerah

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, mengajak kita untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah
contoh pengamalan sila keempat :
• menyampaikan pendapat
• menerima hasil musyawarah dengan lapang dada
• musyawarah dalam pemilihan ketua kelas
• berdiskusi / kerja kelompok
• saling menghargai pendapat

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengajak kita untuk bersikap adil terhadap sesama
contoh pengamalan sila kelima :
• tidak berbuat curang kepada orang lain
• tidak boros dan suka menabung
• bergotong royong membersihkan kelas
• menghargai hasil karya orang lain
• melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang

Untuk meneladani dan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kita meneladani dan menerapkan nilai-nilai Pancasila memerlukan kesadaran dan kemauan untuk melakukannya. Lingkungan yang mendukung seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat juga diperlukan. Memang benar saat ini nilai-nilai Pancasila semakin digerogoti di kalangan generasi muda. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain pengaruh media sosial, globalisasi, dan individualisme. namun berikut adalah contoh yang dapat kita lakukan agar nilai nilai Pancasila tetap tertanam pada generasi muda :
1. Memberikan contoh yang baik sebagai calon pendidik ataupun ketika telah menjadi pendidik kelak
2. Mengajarkan nilai-nilai Pancasila sejak dini
3. Membuat kegiatan yang menarik tentang pengamalan Pancasila
4. Memberikan penghargaan kepada peserta didik kita nanti jika dapat mengamalkan Pancasila dengan baik