Kiriman dibuat oleh Neiska Zahra Ananda Handoko

Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200
3G

menurut saya, jurnal tsb. membahas tentang pentingnya pendidikan nilai moral di dalam keluarga untuk mencegah kenakalan remaja. menekankan bahwa anak-anak perlu diajarkan nilai-nilai moral sejak kecil. ini penting agar mereka bisa tumbuh menjadi orang yang baik dan terhindar dari perilaku negatif. jadi, orang tua harus mulai mendidik anak-anak mereka tentang apa yang benar dan salah dari usia dini.
seperti yang kita tahu keluarga adalah tempat pertama di mana anak-anak belajar tentang nilai-nilai moral. dalam jurnal dijelaskan bahwa suasana di rumah harus harmonis. karna hubungan yang baik antara orang tua dan anggota keluarga lainnya akan menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. jika orang tua bisa menunjukkan perilaku yang baik, anak-anak akan lebih mudah menirunya.
selain pendidikan di rumah, anak-anak juga terpengaruh oleh lingkungan sekitar, seperti teman-teman dan media. oleh karena itu, orang tua perlu mengawasi aktivitas anak, seperti apa yang mereka tonton di televisi atau bagaimana mereka bergaul dengan teman-teman. hal ini penting agar anak-anak tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif dari luar.
jurnal tsb. juga membahas berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tidak patuh kepada orang tua, bolos sekolah, atau berkelahi. semua ini bisa dihindari jika anak-anak mendapatkan pendidikan moral yang baik di rumah.
sebagai orang tua harus sadar dan memahami cara mendidik anak dengan baik. mereka perlu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak bisa belajar dari tindakan mereka, bukan hanya dari kata-kata.
kesimpulannya, jurnal tsb. mengajak kita untuk lebih memperhatikan pendidikan moral di dalam keluarga. karna dengan memberikan pendidikan yang baik, kita bisa membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang berkarakter dan bertanggung jawab.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

mudahnya akses terhadap informasi di era modernisasi dan globalisasi, terutama melalui media sosial tentunya mempunyai dampak positif dan negatif terhadap pemikiran dan perilaku generasi muda. sebagai penerus negara, generasi muda harus cermat dalam memilih informasi yang baik dan buruk. sayangnya, banyak permasalahan sosial yang kontroversial seperti pembunuhan, perundungan, pelecehan seksual, narkoba, penodaan agama, perkelahian, bahkan pembunuhan terhadap orang tua. etika dan moral merupakan pedoman penting dalam kehidupan, termasuk lingkungan keluarga yang merupakan kelompok utama pendidikan nilai.
nilai-nilai seperti kejujuran dan kesopanan diajarkan dalam keluarga, namun pengamalannya seringkali menemui kendala. selain keluarga, pendidikan sekolah juga berperan penting dalam mengajarkan etika dan moral, terutama dalam situasi pembelajaran daring akibat pandemi COVID-19.
penting bagi mahasiswa untuk menjaga etika komunikasi saat belajar daring. misalnya, gunakan bahasa yang sopan, perkenalkan diri Anda dengan jelas, hargai waktu guru, serta ucapkan “halo” dan “terima kasih”. peserta didik diharapkan lebih peka terhadap norma-norma tersebut sehingga dapat berperilaku sewajarnya dalam interaksi daringnya. etika dan moralitas merupakan ukuran kualitas seseorang.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

berdasarkan video tsb ada beberapa fungsi nilai normal berdasarkan jenisnya yaitu,

1. fungsi agama
• keimanan
• ⁠ketaqwaan
• ⁠kejujuran
• ⁠bersyukur
• ⁠kepedulian
• ⁠tenggang rasa
• ⁠kerajinan
• ⁠kesalehan
• ⁠ketaatan
• ⁠suka menolong
• ⁠disiplin
• ⁠kesabaran
• ⁠kasih sayang

2. fungsi sosial budaya
• gotong royong
• ⁠sopan santun
• ⁠kerukunan
• ⁠kepedulian
• ⁠kebersamaan
• ⁠toleransi
• ⁠kebangsaan

3. fungsi cinta kasih
• empati (peka)
• ⁠keakraban
• ⁠keadilan
• ⁠pemaaf
• ⁠kesetiaan
• ⁠pengorbanan
• ⁠suka menolong
• ⁠bertanggung jawab

4. fungsi perlindungan
• pemaaf
• ⁠tanggap
• ⁠ketabahan

5. fungsi reproduksi
• bertanggung jawab
• ⁠kesehatan
• ⁠keteguhan

6. fungsi sosialisasi dan pendidikan
• percaya diri
• ⁠keluwesan
• ⁠kebanggaan
• ⁠kerajinan
• ⁠kreatifitas
• ⁠bertanggung jawab
• ⁠bekerja sama

7. fungsi ekonomi
• hemat
• ⁠ketelitian
• ⁠disiplin
• ⁠kepedulian
• ⁠keuletan

8. fungsi pemeliharaan lingkungan
• kebersihan
• ⁠kedisiplinan
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

berdasarkan video tsb. menunjukkan bahwa kian lama kian hilang saja pendidikan moral di indonesia. pengaruh globalisasi dan teknologi menjadi faktor utama dalam hal ini. karena berkat adanya teknologi tidak hanya pengaruh baik saja yang didapatkan namun juga pengaruh buruk. arus globalisasi yang membawa masuk kebudayaan asing yang tidak sejalan dengan kebudayaan orang indonesia, namun banyak diikuti oleh generasi muda juga menjadi faktor utama hilangnya moral genrasi muda. sopan santun, gotong royong dan kejujuran pada generasi muda pun semakin sulit ditemukan.
namun, hal ini juga disebabkan oleh kurangnya pendidikan karakter baik di sekolah maupun di rumah yang menyebabkan generasi muda makin hilang saja moralnya.
karena hal tsb lingkungan rumah dan sekolah harus mengupayakan pendidikan moral yang memadai agar moral generasi muda tidak hilang dan terus terjaga sampai generasi berikutnya.
Neiska Zahra Ananda Handoko
2313053200

dari hasil analisis saya, video tsb berisi tentang pendidik nilai dan moral yang memiliki pengertian yaitu, suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan. yang mana pendidikan nilai dan moral ini sangat penting untuk anak anak sekolah dasar karena sikap dan prilaku yang baik harus ditanamkan sedari dini. baik itu dilingkungan sekolah maupun keluarga prilaku baik itu harus dimiliki anak anak.
divideo juga disebutkan bahwa anak yang sudah memiliki prilaku baik akan cenderung memiliki penurunan moral yang disebabkan oleh dua hal yaitu,
1. perundungan di sekolah
perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh teman sebaya ataupun kakak kelas baik perempuan maupun laki laki yang dimaksutkan untuk menyakiti korban secara mental, fisik maupun sosial.
2. kekerasan fisik dalam keluarga
hal ini juga menjadi penyebab menurunnya moral pada anak. kekerasan secara fisik dan mental yang dilakukan saudara kandung ataupun tiri bahkan orang tua si anak, merupakan faktor menurunnya moral pada anak.
dalam hal ini sebenarnya peran orang tua dan pendidik sangatlah dibutuhkan karna, orang tua berperan untuk menuntun anak anak senantiasa berprilaku baik dan tentunya menjadi role model yang dapat ditiru si anak. dan juga peran pendidik disini juga penting karena berperan untuk menjadi role model si anak di sekolah dan guna memperkaya serta memperkokoh kepribadian anak.