Kiriman dibuat oleh selly meita safira

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh selly meita safira -
NAMA : SELLY MEITA SAFIRA
NPM : 2313053167
KELAS : 2F

Analisis jurnal yang berjudul Integrasi Nasional Sebagai Penangkal Etnosentrime Di Indonesia yang ditulis oleh Agus Maladi Irianto.

Di masa awal Indonesia merdeka, identitas nasional ditandai oleh bentuk fisik dan kebijakan umum bagi seluruh rakyat Indonesia (di antaranya adalah penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan Bahasa Indonesia). Akan tetapi di era yang berkembang pada saat ini, apakah identitas nasional dapat ditandai dari ekspresi fisikal tersebut atau dibutuhkan reinterpreasi tentang identitas nasional? Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Akan tetapi, identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya. Seperti halnya identitas kita pada saat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural.

Identitas sebagai sarana pembentukan pola pikir masyarakat memerlukan adanya suatu kesadaran nasional yang dipupuk dengan menanamkan gagasan nasionalisme dan pluralisme. Kesadaran nasional selanjutnya menjadi dasar dari keyakinan adanya integrasi nasional yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi (ketergantungan, ketertundudukan, keterhinaan) terhadap bangsa asing. Dengan demikian, integrasi nasional sebagai suatu kesadaran dan bentuk pergaulan yang menyebabkan berbagai kelompok dengan identitas masing-masing merasa dirinya sebagai satu kesatuan: bangsa Indonesia.

Integrasi terbentuk kalau ada identitas yang mendukungnya seperti kesamaan bahasa, kesamaan dalam nilai sistem budaya, kesamaan cita-cita politik, atau kesamaan dalam pandangan hidup atau orientasi keagamaan. Integrasi nasional terjadi akibat terbentuknya kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun sosial. integrasi nasional pada dasarnya memuat makna penyatuan visi dan misi suatu bangsa dari perbedaan kepentingan masing-masing anggota masyarakat.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Konflik antar-etnik, konflik antar-daerah, konflik antar-agama, konflik antar-partai politik, konflik antar-pelajar, serta sejumlah konflik kepentingan lain semestinya tidak perlu terjadi kalau masing-masing pelaku konflik menyadari bahwa pluralitas bangsa Indonesia sudah menjadi sebuah keniscayaan.

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh selly meita safira -
NAMA : SELLY MEITA SAFIRA
NPM : 2313053167
KELAS : 2F

Kesimpulan yang didapat dari menganalisi jurnal yang berjudul Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa yang ditulis oleh Ida Bagus Brata mengenai kajian permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional dalam era globalisasi adalah, Identitas masa dan ruang mempunyai makna penting dalam permasalahan kebudayaan. Melalui perjalanan sejarah, berbagai proses kehidupan manusia telah melahirkan ciri keanekaragaman bentuk budaya. Mencermati sejarah bangsa ini terlihat liku-liku proses yang dilalui menuju satu komunitas yang diidealkan. Pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan pembahasan terhadap persoalan kesadaran kolektif lokal yang merefleksikan identitas suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi sangat relevan diangkat kepermukaan seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun secara realitas di tengah tengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan. Dalam kaitan ini kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi.

Merujuk uraian yang telah dikemukakan tampaknya bangsa Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Kearifan lokal yang dimiliki daerah-daerah dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh sangat luar biasa banyaknya dan yang menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara selektif banyak di antaranya yang dapat diangkat sebagai asset kekayaan kebudayaan bangsa dan dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas/jati diri bangsa.

MKU PKN 2F -> FORUM ANALISIS VIDEO

oleh selly meita safira -
NAMA : SELLY MEITA SAFIRA
NPM : 2313053167
KELAS : 2F

Analisis vidio Identitas dan Integrasi Nasional
Kesimpulan yang saya dapat dari menganalisis vidio mengenai identitas dan integrasi nasional adalah sebagai berikut:

Identitas Nasional
1. identitas nasional adalah kumpulan nilai budaya yang tumbuh dan berkembang didalam macam-macam aspek kehidupan dari ratusan suku dan dihimpun dalam satu kesatuan.
2. hakikat identitas nasional didalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah pancasila.
3. unsur identitas nasional adalah suku bangsa, agama, budaya, bahasa.
berdasarkan unsur identitas nasional dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
a. identitas fundamental (identitas fundamental kita adalah pancasila, sebagai dasar negara)
b. identitas instrumental (identitas instrumental kita adalah UUD 1945)
c. identitas alamiah (identitas alamiah meliputi kepulauan, serta pluralisme dalam suku, budaya, bahasa, agama dan kepercayaan)

Integrasi Nasional
1. integrasi nasional adalah penyesuaian unsur yang berbeda.
2. faktor pendorong integrasi nasional adalah
a. sejarah (pada sejarah sumpah pemuda)
b. keinginan bersatu
c. cinta tanah air
d. rela berkorban
e. konsensus nasional
3. faktor penghambat integrasi nasional adalah
a. heterogen (banyaknya suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa sehingga masyarakat cenderung heterogen. jika kelompok atau suku ingin kepentingannya sendiri dapat memuncul konflik)
b. etnosentrisme (fanatisme terhadap suku berlebihan, sehingga merasa sukunya lebih baik daripada suku yang lain)
c. ketimpangan/ketidakadilan
d. gangguan luar
4. bentuk integrasi nasional ada dua, yaitu:
a. asimilasi (pembangunan kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli)
b. akulturasi (penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan aslinya)
5. 5 definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971)
1. penyatuan kelompok budaya
2. pembentukan wewenang kekuasaan
3. menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. konsensus terhadap nilai
5. perilaku yang terintegrasi

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh selly meita safira -
NAMA : SELLY MEITA SAFIRA
NPM : 2313053167
KELAS : 2F

Analisis Vidio Identitas Nasional
Kesimpulan yang saya dapat dari menganalisis vidio mengenai identitas nasional adalah sebagai berikut:
1. Identitas nasional merupakan hal yang mendasari suatu negara, dan menjadikannya beda dari negara lain.
2. Identitas nasional menggambarkan diri kita sebenarnya.
3. Identitas nasional penting demi menjaga keutuhan bangsa, karena kita tak akan mampu menjaga sesuatu tanpa tahu tentang sesuatu tersebut.
4. Identitas nasional memiliki 4 unsur, yaitu:
a. Suku Bangsa (golongan sosial yang bersifat askriptif, ada sejak lahir)
Terdapat banyak suku bangsa, tidak kurang dari 300 dialek, bangsa populasi berpenduduk Indonesia diperkirakan mencapai 210 juta, diperkirakan separuhnya etnis Jawa, sisanya etnis-etnis yang mendiami kepulauan di luar Jawa, seperti:
- Makassar dan Bugis : 3,68%
- Batak : 2,4%
- Bali : 1,88%
- Lombok : 1,66%
- Aceh : 1,4%
b. Agama
Agama yang tumbuh dan berkembang di Nusantara, yaitu:
- Islam
- Kristen
- Katolik
- Hindu
- Budha
- Konghucu
c. Kebudayaan (pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial, yang digunakan untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi, dan digunakan sebagai rujukan atau pedoman untuk bertindak sesuai lingkungan yang dihadapi)
d. Bahasa (unsur pendukung dalam identitas nasional, dipandang sebagai sarana berinteraksi antar manusia, baik secara lisan, tulisan, gerakan, dan isyarat)
5. Identitas Nasional Indonesia tercantum dalam UUD 1945 pasal 35 dan 36C.
6. Indentitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia, yaitu:
1. Bahasa nasional atau bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia
2. Bendera negara, yaitu Bendera Merah Putih
3. Lagu kebangsaan, yaitu lagu Indonesia Raya
4. Lambang negara, yaitu Pancasila
5. Semboyan negara, yaitu Bhinneka Tunggal Ika
6. Dasar falsafah negara, yaitu Pancasila
7. Konstitusi hukum dasar negara, yaitu UUD 1945
8. Bentuk negara kesatuan republik indonesia yang berkedaulatan rakyat
9. Wawasan Nusantara
10. Kebudayaan Nasional
Sebagai generasi penerus bangsa kita harus memantapkan wawasan nusantara dan mengenal serta memahami apa identitas negara kita sebenarnya, karena kitalah yang bertanggung jawab dalam meneruskan warisan nenek moyang, jangan sampai identitas kita terjajah dan menyebabkan kita seperti domba yang di gembala, kalau bisa jadilah penggembala negara bagi rakyat indonesia agar tidak lepas dari identitas nasional.