Artika Hidayah (2313053064)
Posts made by ARTIKA HIDAYAH
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 4B
Izin menjawab pak,
Dalam video tersebut, dijelaskan berbagai model pembelajaran tematik yang dirancang untuk memudahkan peserta didik memahami pelajaran melalui tema yang menyatukan berbagai mata pelajaran. Salah satunya adalah Model Pembelajaran Tematik Integratif , yang menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Sebagai contoh, jika tema yang dipilih adalah "Lingkungan", anak-anak tidak hanya belajar tentang tanaman dalam IPA, tetapi juga menghitung pohon dalam matematika dan mendeskripsikan lingkungan dalam bahasa Indonesia. Model ini memungkinkan anak-anak melihat keterkaitan antara pelajaran yang satu dengan yang lainnya, sehingga pembelajaran terasa lebih menyeluruh dan mudah dipahami. Model lain yang dibahas adalah Pembelajaran Tematik Kontekstual, di mana tema yang diajarkan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Hal ini membuat pembelajaran terasa lebih nyata dan dekat dengan pengalaman mereka. Selain itu, ada juga Pembelajaran Berbasis Proyek, yang berfokus pada pembelajaran melalui proyek nyata yang melibatkan beberapa mata pelajaran sekaligus, seperti membuat presentasi atau eksperimen.
Untuk peserta didik di kelas rendah, model yang paling tepat menurut saya adalah Pembelajaran Tematik Integratif. Pada usia ini, anak-anak lebih mudah belajar ketika mereka dapat melihat hubungan antar pelajaran dalam satu tema yang menarik dan mudah dipahami. Misalnya, dengan tema "Keluarga", mereka bisa belajar tentang anggota keluarga dalam bahasa Indonesia, menghitung jumlah anggota keluarga dalam matematika, dan mengenal jenis-jenis keluarga dalam IPA. Pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema ini membuat anak-anak tidak merasa bosan dan lebih tertarik karena mereka melihat bagaimana pelajaran yang satu terkait dengan pelajaran lainnya. Selain itu, model ini juga membantu anak-anak mengembangkan cara berpikir yang lebih luas dan holistik, karena mereka belajar untuk mengaitkan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya, anak-anak jadi lebih aktif, lebih mudah memahami materi yang diajarkan, dan lebih antusias dalam belajar karena mereka merasa apa yang mereka pelajari itu penting dan langsung relevan dengan kehidupan mereka.
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 4B
Izin menjawab pak,
Dalam video tersebut, dijelaskan berbagai model pembelajaran tematik yang dirancang untuk memudahkan peserta didik memahami pelajaran melalui tema yang menyatukan berbagai mata pelajaran. Salah satunya adalah Model Pembelajaran Tematik Integratif , yang menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Sebagai contoh, jika tema yang dipilih adalah "Lingkungan", anak-anak tidak hanya belajar tentang tanaman dalam IPA, tetapi juga menghitung pohon dalam matematika dan mendeskripsikan lingkungan dalam bahasa Indonesia. Model ini memungkinkan anak-anak melihat keterkaitan antara pelajaran yang satu dengan yang lainnya, sehingga pembelajaran terasa lebih menyeluruh dan mudah dipahami. Model lain yang dibahas adalah Pembelajaran Tematik Kontekstual, di mana tema yang diajarkan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Hal ini membuat pembelajaran terasa lebih nyata dan dekat dengan pengalaman mereka. Selain itu, ada juga Pembelajaran Berbasis Proyek, yang berfokus pada pembelajaran melalui proyek nyata yang melibatkan beberapa mata pelajaran sekaligus, seperti membuat presentasi atau eksperimen.
Untuk peserta didik di kelas rendah, model yang paling tepat menurut saya adalah Pembelajaran Tematik Integratif. Pada usia ini, anak-anak lebih mudah belajar ketika mereka dapat melihat hubungan antar pelajaran dalam satu tema yang menarik dan mudah dipahami. Misalnya, dengan tema "Keluarga", mereka bisa belajar tentang anggota keluarga dalam bahasa Indonesia, menghitung jumlah anggota keluarga dalam matematika, dan mengenal jenis-jenis keluarga dalam IPA. Pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema ini membuat anak-anak tidak merasa bosan dan lebih tertarik karena mereka melihat bagaimana pelajaran yang satu terkait dengan pelajaran lainnya. Selain itu, model ini juga membantu anak-anak mengembangkan cara berpikir yang lebih luas dan holistik, karena mereka belajar untuk mengaitkan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya, anak-anak jadi lebih aktif, lebih mudah memahami materi yang diajarkan, dan lebih antusias dalam belajar karena mereka merasa apa yang mereka pelajari itu penting dan langsung relevan dengan kehidupan mereka.
Terimakasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 4B
Izin menjawab pak,
Menurut saya model pembelajaran tematik di sekolah dasar diterapkan karena dianggap lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan menggunakan tema-tema yang dekat dengan pengalaman mereka, anak-anak lebih mudah memahami materi dan menghubungkannya dengan dunia nyata. Misalnya, dengan tema "lingkungan hidup", siswa tidak hanya belajar tentang sains, tetapi juga bisa mengaitkannya dengan pelajaran matematika, seni, atau bahasa Indonesia.
Keunggulan dari model ini adalah bisa membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak monoton. Karena berbagai mata pelajaran digabungkan dalam satu tema, siswa bisa melihat hubungan antara berbagai ilmu yang diajarkan. Ini membantu mereka untuk berpikir lebih holistik dan tidak hanya terfokus pada satu mata pelajaran saja.
Namun, ada juga kekurangannya. Salah satunya adalah kesulitan dalam perencanaan dan pengorganisasian materi. Guru harus sangat kreatif dan fleksibel untuk menghubungkan berbagai subjek dengan tema yang sama. Selain itu, tidak semua siswa mungkin merasa nyaman dengan pendekatan yang lebih terintegrasi ini, karena beberapa anak mungkin lebih suka pendekatan yang lebih terstruktur dan terpisah.
Jadi secara keseluruhan, meski ada tantangan dalam implementasinya, model pembelajaran tematik bisa sangat efektif jika diterapkan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 4B
Izin menjawab pak,
Menurut saya model pembelajaran tematik di sekolah dasar diterapkan karena dianggap lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan menggunakan tema-tema yang dekat dengan pengalaman mereka, anak-anak lebih mudah memahami materi dan menghubungkannya dengan dunia nyata. Misalnya, dengan tema "lingkungan hidup", siswa tidak hanya belajar tentang sains, tetapi juga bisa mengaitkannya dengan pelajaran matematika, seni, atau bahasa Indonesia.
Keunggulan dari model ini adalah bisa membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak monoton. Karena berbagai mata pelajaran digabungkan dalam satu tema, siswa bisa melihat hubungan antara berbagai ilmu yang diajarkan. Ini membantu mereka untuk berpikir lebih holistik dan tidak hanya terfokus pada satu mata pelajaran saja.
Namun, ada juga kekurangannya. Salah satunya adalah kesulitan dalam perencanaan dan pengorganisasian materi. Guru harus sangat kreatif dan fleksibel untuk menghubungkan berbagai subjek dengan tema yang sama. Selain itu, tidak semua siswa mungkin merasa nyaman dengan pendekatan yang lebih terintegrasi ini, karena beberapa anak mungkin lebih suka pendekatan yang lebih terstruktur dan terpisah.
Jadi secara keseluruhan, meski ada tantangan dalam implementasinya, model pembelajaran tematik bisa sangat efektif jika diterapkan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Terimakasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh