Nama: Allya Septia Faradina
NPM: 2313053181
Jurnal tersebut burjudul 'Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat:
Suatu Pemikiran Kefilsafatan' yang ditulis oleh Suparlan Suhartono. Bagian abstrak jurnal tersebut membahas tentang pentingnya kesadaran moral dalam kehidupan bermasyarakat, yang menjadi kunci untuk mencapai keseimbangan antara kepentingan individu dan kolektif. Penulis mengidentifikasi adanya konflik antara individualisme dan kolektivisme, yang merupakan potensi bagi eksistensi masyarakat.
Dalam pembahasan jurnal tersebut, penulis mengangkat beberapa hal penting. Pertama, penulis menjelaskan arti dan isi filsafat serta arti moral dan etika. Selanjutnya, penulis menganalisis kompleksitas konflik antara individualisme dan kolektivisme, di mana individualisme dapat berujung pada keserakahan, sementara kolektivisme sering kali terpendam, sehingga semangat kebersamaan tidak muncul. Kesadaran moral juga diidentifikasi sebagai komponen utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Penulis juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika, yang dianggap kunci untuk membina karakter individu. Kesadaran moral yang terbingkai dalam norma-norma perilaku sosial menjadi penting untuk memastikan keadilan dalam interaksi sosial.
Pada bagian penutup, penulis menegaskan bahwa konflik antara paham individualisme dan kolektivisme harus dikelola berdasarkan nilai-nilai moral dan etika untuk menciptakan kekuatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam membina kesadaran moral, yang menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang terdidik, berbudaya, dan berkeadilan. Selain itu, penulis menjelaskan tiga komponen moral dan etika bermasyarakat yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan; (1) kesadaran moral; (2) kreativitas dalam reproduksi; (3) pengendalian perilaku dalam berproduksi.
NPM: 2313053181
Jurnal tersebut burjudul 'Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat:
Suatu Pemikiran Kefilsafatan' yang ditulis oleh Suparlan Suhartono. Bagian abstrak jurnal tersebut membahas tentang pentingnya kesadaran moral dalam kehidupan bermasyarakat, yang menjadi kunci untuk mencapai keseimbangan antara kepentingan individu dan kolektif. Penulis mengidentifikasi adanya konflik antara individualisme dan kolektivisme, yang merupakan potensi bagi eksistensi masyarakat.
Dalam pembahasan jurnal tersebut, penulis mengangkat beberapa hal penting. Pertama, penulis menjelaskan arti dan isi filsafat serta arti moral dan etika. Selanjutnya, penulis menganalisis kompleksitas konflik antara individualisme dan kolektivisme, di mana individualisme dapat berujung pada keserakahan, sementara kolektivisme sering kali terpendam, sehingga semangat kebersamaan tidak muncul. Kesadaran moral juga diidentifikasi sebagai komponen utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Penulis juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika, yang dianggap kunci untuk membina karakter individu. Kesadaran moral yang terbingkai dalam norma-norma perilaku sosial menjadi penting untuk memastikan keadilan dalam interaksi sosial.
Pada bagian penutup, penulis menegaskan bahwa konflik antara paham individualisme dan kolektivisme harus dikelola berdasarkan nilai-nilai moral dan etika untuk menciptakan kekuatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam membina kesadaran moral, yang menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang terdidik, berbudaya, dan berkeadilan. Selain itu, penulis menjelaskan tiga komponen moral dan etika bermasyarakat yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan; (1) kesadaran moral; (2) kreativitas dalam reproduksi; (3) pengendalian perilaku dalam berproduksi.