Nama: Masramita
NPM: 2313053192
Analisis Artikel ditulis oleh Ni Wayan Suarniati dan diterbitkan di Penerapan Model Moral Reasoning Untuk Meningkatkan Keberanian Mengemukakan Pendapat dan Mengambil Keputusan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas
VIII SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang, tahun 2017, Penelitian menggunakan pendekatan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus, di mana setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Mengidentifikasi masalah kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan mediator sangat penting untuk mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penulis membahas pentingnya pengembangan keterampilan proses, yang menurut Gagne, dapat membantu siswa menjadi lebih kreatif dan memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Penelitian Artikel menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas siswa selama tiga siklus. Pada siklus I, aktivitas siswa dalam mengemukakan pendapat, mengambil keputusan, menghargai orang lain, dan bekerja sama masih tergolong rendah. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan pada semua aspek aktivitas siswa, dengan sebagian besar kategori masuk dalam kategori "cukup". Pada siklus III, aktivitas siswa meningkat lebih lanjut, dengan sebagian besar kategori masuk dalam kategori "baik" dan "sangat baik". Artikel menunjukkan peningkatan dalam aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran dengan model Moral Reasoning. Penerapan model Moral Reasoning dapat meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Model Moral Reasoning terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PKN. Peran guru dalam memotivasi dan mendampingi siswa selama proses pembelajaran sangatlah penting. Penting melibatkan siswa dalam diskusi dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa untuk berpendapat, tidak membedakan/pilih kasih sesama yang lain. Memberikan penghargaan dan motivasi penting karena untuk mendorong siswa agar lebih berani dalam mengemukakan pendapatnya. Artikel dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi para guru PKN dalam menerapkan model Moral Reasoning, dapat membantu para guru dalam memahami pentingnya keaktifan siswa dan bagaimana mendorong keaktifan tersebut.
NPM: 2313053192
Analisis Artikel ditulis oleh Ni Wayan Suarniati dan diterbitkan di Penerapan Model Moral Reasoning Untuk Meningkatkan Keberanian Mengemukakan Pendapat dan Mengambil Keputusan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas
VIII SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang, tahun 2017, Penelitian menggunakan pendekatan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus, di mana setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Mengidentifikasi masalah kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), khususnya dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan mediator sangat penting untuk mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penulis membahas pentingnya pengembangan keterampilan proses, yang menurut Gagne, dapat membantu siswa menjadi lebih kreatif dan memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Penelitian Artikel menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas siswa selama tiga siklus. Pada siklus I, aktivitas siswa dalam mengemukakan pendapat, mengambil keputusan, menghargai orang lain, dan bekerja sama masih tergolong rendah. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan pada semua aspek aktivitas siswa, dengan sebagian besar kategori masuk dalam kategori "cukup". Pada siklus III, aktivitas siswa meningkat lebih lanjut, dengan sebagian besar kategori masuk dalam kategori "baik" dan "sangat baik". Artikel menunjukkan peningkatan dalam aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran dengan model Moral Reasoning. Penerapan model Moral Reasoning dapat meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Model Moral Reasoning terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran PKN. Peran guru dalam memotivasi dan mendampingi siswa selama proses pembelajaran sangatlah penting. Penting melibatkan siswa dalam diskusi dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa untuk berpendapat, tidak membedakan/pilih kasih sesama yang lain. Memberikan penghargaan dan motivasi penting karena untuk mendorong siswa agar lebih berani dalam mengemukakan pendapatnya. Artikel dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi para guru PKN dalam menerapkan model Moral Reasoning, dapat membantu para guru dalam memahami pentingnya keaktifan siswa dan bagaimana mendorong keaktifan tersebut.