Nama : DEA PERMATA SARI
Npm : 2311011131
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Gotong royong adalah istilah yang berasal dari budaya Indonesia dan memiliki peran penting dalam memajukan cita-cita nasional bangsa Indonesia. Konsep gotong royong menekankan kerjasama, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mencapai tujuan bersama, yang sesuai dengan semangat kemerdekaan dan pembangunan Indonesia.
Saat ini, untuk mewujudkan sikap gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia, dapat dilakukan dengan:
1. Bekerja sama dengan pemerintah di berbagai macam bidang
2. Mengajarkan nilai gotong royong sejak dini
3. Menanamkan nilai tanggung jawab sosial
4. Berperan aktif dalam program program sosial
B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
upaya yang bisa dilakukan untuk menghadapi keberagaman dan menjadikannya keharmonisan di masyarakat:
• mendorong dialog terbuka dan konstruktif dengan berbagai kelompok dilingkungan masyarakat
• melakukan kerja sama antar kelompok
• kebebasan beragama dan berkeyakina
• menegakkan hukum yang adil dan tidak diskriminatif
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan pandangan bersama tentang apa yang dianggap penting, prinsip-prinsip yang dianut, dan norma-norma yang dihormati dalam masyarakat tersebut. Nilai-nilai dasar ini dapat mencakup:
• nilai budaya
• nilai moral dan etika
• nilai sosial dan politik
• nilai agama
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Sikap para pendiri bangsa Indonesia dalam mengatasi perbedaan pendapat mengenai rumusan Pancasila dan kemudian mencapai kesepakatan untuk mengganti formulasi tersebut dengan "Yang Maha Esa" mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi dan semangat untuk menciptakan kesatuan dalam keragaman. Hal ini memiliki relevansi yang kuat dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang.