Nama : Gusyahab Masturin
NPM : 2311011083
IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada
dasarya dipergunakan untuk membantu Keperluan manusia dalam menghadapi
Kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk Kepentingan
tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif. Pada dasarya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman
kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesla. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal
penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan
di masa yang akan datang itu sangat cepat.
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa, mengKomplementasikan ilmu
pengetahuan mencipta, Keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal
dan Kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang
ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan
akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan dimbangi
dengan meles arikan.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab memberikan dasar
dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab
Karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia, mengKomplementasiakan
universalitas dan internasionalisme (kemanusian) dalam sila-sila yang lain.
Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran
bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara
demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan
IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga
memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji lang maupun di bandingkan
dengan penemuan lainnya.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia,
mengkomplemen tasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga Keseimbangan Keadilan
dalam kehidupan kemanusian yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya
dengan dir inya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia,
manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.