Posts made by Amanda Rahmawati

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

1.Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!
Jawab : Menurut saya, Terorisme seperti peristiwa Bom Bali pada tahun 2002 sangat bertentangan dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita, termasuk nilai-nilai Pancasila yang menganut prinsip perdamaian, toleransi, dan persatuan.
Solusi untuk mencegah terorisme dan kejadian serupa adalah dengan meningkatkan pendidikan tentang nilai-nilai Pancasila dan nilai agama yang mengajarkan perdamaian dan toleransi. Selain itu, penguatan keamanan dan kerjasama internasional dalam mengatasi ancaman terorisme juga sangat penting. Pendidikan, dialog antar-agama, dan kesadaran akan bahaya terorisme dapat membantu masyarakat memahami bahwa tindakan seperti itu tidak memiliki tempat dalam masyarakat yang berlandaskan kebhinekaan dan persatuan.


2.Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!
Jawab :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: Tindakan tersebut melanggar prinsip kepercayaan kepada Tuhan yang menciptakan kedamaian dan toleransi di antara umat beragama.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab: Tindakan kekerasan tersebut menunjukkan ketidakadilan dan ketidakberadaban karena merenggut nyawa dan melukai banyak orang yang tidak bersalah.
3. Sila Persatuan Indonesia: Terorisme mengancam persatuan dan keutuhan bangsa, bertentangan dengan prinsip persatuan Indonesia yang terdapat dalam Pancasila.

Sanksi yang pantas diberikan kepada para pelaku adalah penegakan hukum yang tegas sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Mereka harus diadili secara adil dan transparan, serta diberikan hukuman sesuai dengan tingkat keterlibatan dan keparahannya. Selain itu, penting juga untuk melakukan upaya pencegahan terorisme melalui pendidikan, pengawasan, dan kerjasama internasional dalam memerangi terorisme.

Hal yang paling penting adalah mendorong pemahaman dan toleransi antaragama serta antarbudaya dalam masyarakat, agar terhindar dari tindakan terorisme.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by Amanda Rahmawati -

 Nama : Amanda Rahmawati

Npm : 2311011134 


1.Cobalah anda menelusuri proses terjadinya peristiwa G30S PKI tersebut dan dimana letak penyimpangan peristiwa tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut !

Jawab : Penyimpangan dalam peristiwa G30S PKI terletak pada penggunaan kekerasan yang melibatkan pembunuhan dan pelanggaran hak asasi manusia yang masif, yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila seperti persatuan, keadilan sosial, dan ketuhanan yang maha esa. Hikmah yang bisa diambil adalah pentingnya menjaga stabilitas dan persatuan negara dengan mengedepankan dialog, perdamaian, dan penyelesaian konflik secara damai, serta kesadaran akan bahaya ekstremisme, kekerasan politik dan sosial.


2.Bagaimakah cara-cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat di sekitar Anda atau dalam organisasi yang ada di sekitar Anda? Apa bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung dan Apa bentuk kendala yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung?

Jawab : pengambilan keputusan dilakukan dengan cara voting atau suara terbanyak, setelah itu dilakukan pertimbangan, pemikiran, pembahasan yang lebih matang. 

 Bentuk Kearifan yang Timbul Ketika Musyawarah Berlangsung Ketika musyawarah dilakukan dengan benar, maka akan muncul berbagai kearifan, antara lain:

A. Saling menghargai: Dalam musyawarah, setiap anggota dihargai dan dipandang setara.Pandangan setiap orang didengar dengan seksama dan dipertimbangkan sebelummembuat keputusan.

B. Meningkatkan kebersamaan: Musyawarah untuk mufakat dapat meningkatkan kebersamaan dan rasa saling menghormati antar anggota. Hal ini terjadi karena setiapanggota memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya, sehingga keputusanyang diambil dapat diterima oleh seluruh anggota.

C. Meningkatkan kepercayaan: Musyawarah yang dilakukan dengan benar dapatmeningkatkan kepercayaan antar anggota. Setiap anggota merasa dihargai dan dianggappenting, sehingga mereka merasa nyaman dan memiliki kepercayaan dalam pengambilankeputusan. 


Ketika musyawarah berlangsung, beberapa bentuk kendala yang mungkin timbul termasuk perbedaan pendapat, kesulitan dalam mencapai kesepakatan, dominasi suara beberapa pihak, dan kurangnya waktu untuk diskusi yang memadai.



3. Hasil Survei menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam, yaitu 48,4% responden berusia 17 sampai 29 tahun tidak mampu menyebutkan silai-sila Pancasila secara benar dan lengkap. 42,7% salah menyebut silai-sila Pancasila, lebih parah lagi, 60% responden berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Jelaskan faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini

Jawab : Faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini antara lain adalah kurangnya pendidikan dan sosialisasi yang memadai mengenai Pancasila, ketidakstabilan politik, dan pengaruh budaya asing yang merambah masuk ke dalam masyarakat. Selain itu, perbedaan pandangan dan pemahaman antara kelompok masyarakat juga dapat memengaruhi pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

Hal yang dapat disimpulkan dari jurnal tersebut adalah bahwa Perguruan tinggi perlu mengembangkan pendidikan Pancasila untuk melestarikan nilai-nilai dan moral positifnya pada generasi muda, khususnya mahasiswa. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa harus diajarkan kepada masyarakat termasuk di perguruan tinggi. Ini membentuk generasi muda yang berintegritas dan berkualitas dalam menguasai ilmu pengetahuan, sambil mempertahankan identitas budaya dan keimanannya. Pengamalan Pancasila dapat dilakukan melalui pendidikan dan organisasi, menciptakan mahasiswa yang memahami norma-norma Pancasila, yang nantinya dapat berkontribusi membangun bangsa Indonesia.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Soal

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

A.Gotong royong merupakan istilah abangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab : Sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam menghadapi berbagai persoalan di Indonesia adalah dengan meningkatkan kolaborasi antara individu, komunitas, dan pemerintah. Ini melibatkan kerja sama dalam menangani masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Gotong royong juga dapat diterapkan dalam pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial untuk memperkuat solidaritas dan mencapai kemajuan bersama.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu ?
Jawab :
1. Toleransi terhadap sesama individu supaya dapat hidup berdampingan dengan rasa aman dan damai
2. Tidak mendiskriminasi terkait perbedaan baik agama, suku, ras, budaya, maupun sosial
3. Saling tolong menolong, karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri
4. Mau belajar satu sama lain
yaitu mempunyai rasa ingin tahu dan mau belajar satu sama lain mengenai budaya orang lain untuk menambah wawasan dan lebih sadar terhadap perbedaan.


C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara
jawab :Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman etika, budaya, dan identitas mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan prinsip-prinsip yang dipegang oleh masyarakat dalam kelompok tersebut, membentuk landasan moral, dan mengidentifikasi mereka sebagai bagian dari kelompok atau negara tersebut.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasia yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang tercantum dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dan wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata "Ketuhanan, yaitu dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya" Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian har den diganti dengan istilah Yang Maha Esa Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab : Sikap bijak para pendiri bangsa Indonesia dalam menanggapi perbedaan pandangan mengajarkan kita pentingnya inklusivitas, toleransi, dan dialog dalam masyarakat yang beragam. Pelajaran ini masih relevan saat ini untuk menjaga kedamaian, persatuan, dan mengatasi perbedaan dalam berbagai isu sosial, budaya, dan politik. Sikap terbuka terhadap perbedaan tetap menjadi aset penting dalam memelihara keharmonisan bangsa Indonesia.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analis Jurnal

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

Jurnal ini membahas hubungan antara agama dan negara dalam konteks Indonesia dan Islam. Undang-Undang Dasar 1945 tidak memisahkan agama dan negara, dan ada tiga paradigma hubungan agama dan negara dalam Islam: satu kesatuan, timbal balik, dan sekularistik. Ada ketegangan antara agama dan negara, tetapi Indonesia mencoba menjaga jalan tengah. Islam menekankan pentingnya agama dalam negara. Indonesia menegaskan "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam Pancasila untuk memperkuat persatuan. Ketegangan saat ini terjadi karena kurangnya keseimbangan antara agama dan negara. Indonesia berusaha menghindari konflik agama dengan menjaga pluralisme hukum yang harmonis dalam politik, hukum, dan sosial.