Nama : Nabela Agista Josi
NPM : 2311011125
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Beberapa sikap gotong royong yang saat ini bisa diwujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu :
- Budaya Kebersihan.
Seperti yang telah dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung yang telah mengadakan Jumat bersih setiap minggunya. Agenda ini mendorong mahasiswa FEB Universitas Lampung untuk bergotong royong membersihkan lingkungan FEB. Dengan begitu, para mahasiswa akan lebih mengenal satu sama lain dan saling memahami bahwa dengan gotong royong maka pekerjaan akan selesai dengan lebih cepat.
- Adanya Bakti Sosial Mahasiswa kepada Masyarakat.
Seperti yang telah dilakukan oleh mahasiswa Universitas Lampung khusus himpunan mahasiswa jurusan manajemen yang telah melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat pada 10 September 2023 di desa Waringinsari Timur, Pringsewu. Dalam bakti sosial tersebut, HMJ Manajemen bergotong royong membersihkan pasar di desa Waringinsari Timur tersebut. Dengan adanya kegiatan tersebut, para mahasiswa terlatih untuk bergotong royong membersihkan pasar dengan teman-teman yang beragam suku dan agama.
- Ikut Serta dalam Kerja Kelompok.
Sebagai mahasiswa, pasti kita sering diberikan tugas yang dikerjakan secara kelompok. Namun, tidak semua anggota kelompok sadar akan tanggung jawab setiap individu untuk ikut serta dalam diskusi serta perannya dalam kelompok tersebut. Kita, sebagai mahasiswa harusnya sadar untuk melakukan gotong royong atau kerja sama dalam mengerjakan tugas secara kelompok. Degan begitu, maka semua anggota kelompok akan mendapatkan ilmu dan tugas pun cepat selesai.
B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Upaya yang dapat saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar saya yaitu :
- Kesadaran tentang pentingnya toleransi terhadap keberagaman adalah kunci untuk memahami dan menghormati perbedaan.
- Memastikan kita berbuat adil terhadap semua orang, tanpa memandang latar belakang mereka sehingga terciptanya keadilan sosial yang kuat.
- Menghargai keanekaragaman budaya Indonesia yang sangat beragam. Mulai dari bahasa, adat istiadat, dan tradisi, seperti festival budaya dan acara seni.
- Penggunaan teknologi untuk pertukaran informasi yang positif antar daerah dengan suku dan budaya yang berbeda.
- Memiliki sikap yang terbuka, ramah, dan peduli terhadap sesama tanpa memandang perbedaan.
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara!
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki sekumpulan nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan, budaya, sejarah, dan prinsip-prinsip yang menjadi landasan dalam cara kelompok tersebut memahami dan mengatur diri mereka sendiri. Nilai-nilai dasar ini berperan penting dalam membentuk identitas nasional dan membimbing tindakan serta kebijakan yang diambil oleh kelompok atau negara tersebut. Nilai-nilai dasar membentuk norma-norma sosial dan tindakan-tindakan sehari-hari dalam masyarakat. Contohnya, dalam masyarakat yang menghargai nilai-nilai keluarga, peran keluarga dan hubungan antara anggota keluarga sangat ditekankan.
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Sikap para pendiri bangsa Indonesia dalam mengatasi perbedaan dan mencapai kesepakatan terkait rumusan Pancasila merupakan sikap yang sangat baik, mengingat Indonesia adalah negara dengan agama yang tidak hanya Islam. Perubahan dalam rumusan Pancasila yang memungkinkan setiap warga negara Indonesia, tanpa memandang agama atau kepercayaan, merasa diperlakukan dengan adil dan dihormati.
Di masa sekarang, ketika dunia sering dihadapkan pada konflik agama dan perpecahan, sikap yang dianut oleh para pendiri negara Indonesia adalah contoh yang sangat relevan dan bisa menjadi inspirasi untuk mengambil keputusan.