གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Auren Wang

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 2

Auren Wang གིས-
Nama: Auren Wang
NPM: 2313053184

Jurnal yang berjudul "Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat" Oleh Kanesa Putri dkk ini membahas tentang permasalahan moral yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, khususnya dalam konteks etika masyarakat dan penegakan hukum. Dalam bagian pendahuluan, penulis menekankan bagaimana pentingnya moral sebagai karakter individu atau kelompok yang tercermin dalam konteks pemikiran, tindakan, maupun respons terhadap kondisi tertentu. Dalam hal ini, pancasila sebagai dasar ideologi negara dijadikan sebagai acuan dalam menilai moral bangsa yang dalam pandangan penulis saat ini tidak lagi sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Hal ini tentunya akan dapat menciptakan tantangan dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan moralitas yang baik mengingat bangsa Indonesia memiliki keragaman budaya, agama, dan suku yang masing-masing memiliki etika maupun norma yang berbeda.

Penulis juga menyoroti bahwa untuk menjadi makhluk sosial yang berperilaku baik dan bermoral, diperlukan adanya pendidikan yang mendalam. Dalam pandangan humanisme, manusia memiliki kemampuan untuk mengarahkan diri menuju tujuan yang positif dan rasional guna berkontribusi pada pembentukan moral bangsa yang kuat. Relevansi antara hukum dan etika diuraikan dengan jelas dalam jurnal tersebut di mana hukum tersebut diidentifikasi sebagai aturan formal yang disertai sanksi tegas, sedangkan etika merupakan norma maupun nonformal yang berkaitan dengan sopan santun dan adab. Pemahaman dan penerapan etika dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk menciptakan interaksi sosial yang sehat.

Namun, meskipun penegakan hukum di Indonesia diharapkan dapat menangani pelanggaran etika dan moral, masih terdapat praktik pelanggaran yang tentunya menjadi tantangan besar. Penulis menggarisbawahi bahwa penegakan hukum tidak semata-mata menjadi tanggung jawab aparat pemerintah, melainkan merupakan kewajiban seluruh masyarakat. Adanya praktik penyimpangan dalam penegakan hukum dapat merusak citra moral bangsa dan menghambat pembangunan karakter yang diharapkan. Dalam konteks ini, penulis menekankan perlunya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk mengimplementasikan moral dalam setiap individu, sehingga langkah-langkah dalam penegakan hukum dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, jurnal ini menyampaikan pesan bahwa perbaikan moral bangsa Indonesia sangat bergantung pada pendidikan, penegakan hukum yang konsisten, dan penguatan etika dalam masyarakat. Hal ini menjadi urgensi bagi semua pihak dalam upaya menciptakan masyarakat yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi sehingga Indonesia mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 1

Auren Wang གིས-
Nama: Auren Wang
NPM: 2313053184

Jurnal "Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan" oleh Suparlan Suhartono membahas secara mendalam konflik yang terjadi antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat dalam konteks moralitas dan etika. Penulis mengemukakan bahwa dalam kehidupan sosial manusia, terdapat dua kekuatan yang sering bertentangan, yakni individualisme yang menekankan kepentingan pribadi dan kolektivisme yang menekankan kepentingan bersama. Konflik ini, menurut Suhartono, bukanlah hal yang baru, melainkan telah ada sepanjang sejarah manusia dan kemungkinan akan terus ada di masa depan. Penulis juga mencatat bahwa permasalahan ini semakin rumit dengan adanya perilaku korup yang merusak tatanan moral dalam masyarakat. Dalam kerangka pemikiran filosofisnya, penulis memberi argumen bahwasannya tidak perlu ada upaya untuk mengakhiri konflik ini, melainkan harus ada usaha untuk menggabungkan kedua potensi yang ada di balik konflik tersebut.

Lebih lanjut, penulis menyoroti pentingnya kesadaran moral individu sebagai sumber kreativitas dan kebebasan, serta bagaimana norma-norma etika dapat membimbing kreativitas tersebut untuk mendukung perkembangan masyarakat. Dalam pandangannya, masyarakat yang diwarnai dengan kesadaran moral individu akan mampu tumbuh dan berkembang dengan baik, sedangkan masyarakat yang berpegang pada norma-norma etika akan mampu menjaga tatanan sosial yang lebih baik. Penulis juga membahas hubungan antara moral dan etika dengan menegaskan bahwa moral bersifat lebih abstrak dan universal, sedangkan etika lebih konkret dan spesifik. Misalnya, perilaku korupsi dianggap tidak bermoral sementara perilaku tidak membayar pajak dapat dianggap tidak etis dalam konteks tertentu. Keduanya berkaitan dengan perilaku manusia dan menunjukkan pentingnya kerangka moral yang kuat dalam masyarakat.

Di dalam jurnal ini, penulis menekankan bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika. Pendidikan menjadi sarana utama dalam membentuk karakter individu agar dapat berkontribusi secara positif terhadap masyarakat. Dengan menginternalisasi nilai-nilai moral, individu diharapkan dapat terikat dalam satu ikatan moral yang kuat, sehingga interaksi sosial dapat berlangsung harmonis tanpa adanya konflik yang merugikan. Penulis juga mencatat bahwa pandangan filosofis tentang manusia sebagai makhluk sosial harus dipahami dengan baik untuk menghindari bahaya individualisme yang dapat merugikan kehidupan bersama. Dalam konteks ini, penulis mengutip pandangan Ki Ageng Suryomentaram yang menekankan pentingnya gotong royong dan saling memberi dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, jurnal ini menggambarkan bahwa pemahaman yang dalam tentang moralitas dan etika sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam masyarakat. Dengan mengedepankan kesadaran moral dan norma etika, konflik antara individu dan masyarakat dapat diminimalkan, sehingga kehidupan bermasyarakat dapat berfungsi dengan baik dan berkelanjutan.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video 2

Auren Wang གིས-
Nama : Auren Wang
NPM : 2313053184
Kelas : 3F

Berdasarkan analisis yang saya lakukan, video tersebut menunjukan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam suatu kelas dengan kondisi yang memprihatinkan. Hal tersebut dapat dilihat dari bagaimana siswa tidak bisa bekerja sama dengan adanya degradasi pada sikap moral sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi kurang kondusif selama pembelajaran sedang berlangsung. Selain itu, video tersebut juga menunjukan bagaimana perilaku yang dilakukan oleh dua orang remaja Ketika berada di luar sekolah dimana terdapat remaja yang terjerumus kedalam pergaulan bebas, seperti merokok, mabuk-mabukan, bahkan sampai bolos sekolah. Peristiwa ini menjadi hal yang begitu ironis mengingat masa-masa remaja masih pada fase mencari jati diri dan mereka cenderung mengikuti hal yang negatif

Menurut saya, peristiwa tersebut hendaknya ditindak lanjuti dengan serius sebab apabila dibiarkan akan dapat berpengaruh pada masa depan anak. Dalam hal ini, peran dari guru beserta teman sebaya sangatlah penting terhadap upaya untuk menyadarkan akan perilaku dari siswa yang saat ini sedang bermasalah. Berdasarkan video tersebut kita diberikan representasi terhadap bagaimana peran beserta solusi yang dapat dilakukan oleh guru maupun teman sebaya. Apabila kerja sama antara kedua pihak (guru dan teman sebaya) dengan remaja yang bermasalah dapat ditindak lanjuti ssecara tepat, maka perlahan remaja tersebut akan mau berubah dengan didorong oleh dukungan dari orang-orang disekitarnya.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video 3

Auren Wang གིས-
Nama : Auren Wang
NPM : 2313053184
Kelas : 3F

Berdasarkan analisis yang saya lakukan, video tersebut membahas tentang bagaimana implementasi terhadap nilai-nilai moral yang hendak ditanamkan, khususnya dalam lingkungan keluarga. Dalam hal ini, video tersebut memberikan poin-poin penting terhadap pengembangan nilai moral yang ditanamkan berdasarkan fungsi-fungsi yang mencakup fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, beserta pemeliharaan lingkungan. Fungsi-fungsi yang dipresentasikan tersebut mengandung berbagai nilai moral di dalamnya sehingga audience akan diarahkan untuk mengetahui apa saja nilai moral yang terkandung dalam setiap funsginya.

Menurut saya, video tersebut memberikan berbagai benefit yang relevan di kalangan orang tua dan anak-anak sehingga mereka akan mendapatkan wawasan maupun Gambaran tentang bagaimana penanaman nilai moral dalam keluarga dapat di implementasikan. Hal ini tentunya akan dapat menyoroti implikasi terhadap perilaku pada anak dalam masa perkembangan nilai moral dalam dirinya yang tentunya masih dalam tahap pengawasan oleh orang tua sesuai dengan fungsi-fungsi yang telah diutarakan tersebut.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video 4

Auren Wang གིས-
Nama : Auren Wang
NPM : 2313053184
Kelas : 3F

Berdasarkan hasil analisis saya terhadap video yang berjudul “Etika dan Moral dalam keluarga dan Pembelajaran Daring (SMAN 1 PANDEGLANG)”, Video tersebut menekankan bagaimana pentingnya etika dan moral sebagai pedoman hidup bagi setiap orang, khususnya bagi anak-anak. Di tengah era globalisasi dan mudahnya mendapatkan informasi melalui media sosial, generasi muda cenderung menghadapi tantangan besar dalam membedakan informasi yang bermanfaat dari yang dapat merusak etika dan perilaku mereka. Tantangan tersebut dapat berupa seperti cepatnya informasi negatif dapat menyebar dan bagaimana perilaku generasi muda tercermin dalam kasus sosial seperti pembunuhan, tawuran, penyalahgunaan obat, dan kekerasan terhadap orang tua. Kasus-kasus ini menunjukkan perubahan nilai moral yang signifikan, yang pada akhirnya terkait dengan masalah etika dan moralitas individu.

Etika dan moral sebagai dua konsep yang saling berkaitan namun memiliki perbedaan tertentu. Moral diartikan sebagai aturan atau pedoman kesusilaan yang membedakan perbuatan baik dan buruk, yang diterjemahkan dari bahasa Latin "mores" yang berarti kebiasaan atau adat. . Jadi, moral dan etika dikaitkan sebagai prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia dan keduanya tidak diturunkan melalui keturunan, melainkan merupakan hasil dari pendidikan, pembiasaan, keteladanan, serta dukungan dari lingkungan sekitar. Dengan kata lain, pendidikan moral yang baik hendaknya dilakukan dengan pendekatan yang berkesinambungan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dalam hal ini, peran dari keluarga sangatlah penting dalam pembentukan etika dan moral anak sebab keluarga adalah fondasi yang kuat dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini menjadikan sikap dan perilaku orang tua sangat menentukan anak-anak untuk mau belajar dari keteladanan orang tua mereka.

Namun, meskipun etika dan moral sangat penting, banyak pihak yang selalu mengabaikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga hal ini mencerminkan kelalaian dalam menerapkan nilai-nilai moral yang sudah seharusnya ditanamkan sejak dini dalam keluarga. Oleh sebab itu, pendidikan menjadi hal yang penting sebagai faktor yang mendukung pengembangan etika dan moral. Dalam hal ini, sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui tata tertib dan aturan yang ada. Meskipun begitu, terdapat tantangan baru yang dihadapi oleh dunia pendidikan, khususnya dengan adanya pandemi COVID-19 yang mengubah proses pembelajaran menjadi daring (online). Pembelajaran daring memang memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam hal kedisiplinan dan penerapan etika komunikasi. Tantangan yang dihadapi tersebut berimplikasi pada banyaknya siswa yang melupakan tata krama komunikasi yang baik, seperti tidak mengucapkan salam, tidak memperkenalkan diri dengan benar, atau berbicara tidak sopan kepada guru dalam pembelajaran daring. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berada di ruang maya, etika berkomunikasi tetap perlu dijaga. Mengingat adanya dampak negative yang diberikan pada tantangan tersebut, maka hendaknya etika dalam pembelajaran daring dapat diimplementasikan.

Secara keseluruhan, penjelasan dalam video tersebut menekankan bahwa etika dan moral bukan hanya sekadar norma yang harus dipatuhi, tetapi juga menjadi tolak ukur kualitas seseorang. Pembicara dalam video tersebut berharap agar semua pihak, terutama generasi muda, dapat lebih memperhatikan dan mengembangkan moralitas yang tinggi, baik dalam interaksi di dunia nyata maupun dunia maya. Pembicara juga menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memberikan contoh yang baik, serta peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai moral yang benar. Dengan cara ini, diharapkan kita bisa menciptakan individu yang lebih bertanggung jawab, beretika, dan memiliki moral yang tinggi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.