Nama : Rahmah Dwi Asri
NPM : 2313053164
Pada jurnal Proses Pendidikan Nilai Moral di Lingkungan Keluarga Sebagai Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja oleh Fahrudin menyoroti tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk nilai moral anak sejak kecil. Ingin keluarga sendiri sebagai instansi pendidikan pertama sangat menentukan bagaimana perkembangan moral anak kedepannya. Latar belakang masalah yang diambil menyoroti tentang kekhawatiran terhadap moral generasi muda akibat pengaruh globalisasi kema teknologi, dan kondisi sosial saat ini yang tidak sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan kajian literatur dimana Fachrudin menjelaskan bahwa pentingnya proses pendidikan informal di dalam keluarga yang tidak terikat oleh program khusus tetapi melalui interaksi yang dilakukan oleh orang tua dan anak sehari-hari.
Hai deh hasil pembahasan ditemukan bahwa, penanaman nilai moral harusnya dimulai sejak anak lahir dengan mengenalkan nilai-nilai keimanan seperti keyakinan terhadap Tuhan dan melatih anak untuk menjalankan ajaran agama. Kemudian pendidikan di dalam keluarga dilakukan dengan cara orang tua sebagai penanggung jawab yang menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan disiplin melalui keteladanan. Hal ini didukung oleh hubungan yang harmonis di dalam keluarga khususnya antara orang tua, di mana hubungan harmonis ini memberikan pengaruh positif kepada perkembangan moral anak. Faktor-faktor lain yang menyebabkan merosotnya moral anak seperti kurangnya nilai keimanan, lingkungan sosial yang tidak sehat, pendidikan moral yang tidak konsisten, konflik dalam rumah tangga orang tuanya, dan pengaruh buruk dari media atau lingkungan sekitar.
Kesimpulannya pada nilai moral di keluarga itu perlu dilakukan sejak dini dengan pendekatan kasih sayang kalau makai mainan dan keteladanan. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga menjadi kunci dari keberhasilan pendidikan moral anak.
NPM : 2313053164
Pada jurnal Proses Pendidikan Nilai Moral di Lingkungan Keluarga Sebagai Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja oleh Fahrudin menyoroti tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk nilai moral anak sejak kecil. Ingin keluarga sendiri sebagai instansi pendidikan pertama sangat menentukan bagaimana perkembangan moral anak kedepannya. Latar belakang masalah yang diambil menyoroti tentang kekhawatiran terhadap moral generasi muda akibat pengaruh globalisasi kema teknologi, dan kondisi sosial saat ini yang tidak sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan kajian literatur dimana Fachrudin menjelaskan bahwa pentingnya proses pendidikan informal di dalam keluarga yang tidak terikat oleh program khusus tetapi melalui interaksi yang dilakukan oleh orang tua dan anak sehari-hari.
Hai deh hasil pembahasan ditemukan bahwa, penanaman nilai moral harusnya dimulai sejak anak lahir dengan mengenalkan nilai-nilai keimanan seperti keyakinan terhadap Tuhan dan melatih anak untuk menjalankan ajaran agama. Kemudian pendidikan di dalam keluarga dilakukan dengan cara orang tua sebagai penanggung jawab yang menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan disiplin melalui keteladanan. Hal ini didukung oleh hubungan yang harmonis di dalam keluarga khususnya antara orang tua, di mana hubungan harmonis ini memberikan pengaruh positif kepada perkembangan moral anak. Faktor-faktor lain yang menyebabkan merosotnya moral anak seperti kurangnya nilai keimanan, lingkungan sosial yang tidak sehat, pendidikan moral yang tidak konsisten, konflik dalam rumah tangga orang tuanya, dan pengaruh buruk dari media atau lingkungan sekitar.
Kesimpulannya pada nilai moral di keluarga itu perlu dilakukan sejak dini dengan pendekatan kasih sayang kalau makai mainan dan keteladanan. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga menjadi kunci dari keberhasilan pendidikan moral anak.