Nama: Wilda Tajkia
NPM: 2313053163
Kelas: 3F
A. Identitas
1. Nama Jurnal : Jurnal Pemimpin - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan
2. Volume : 2
3. Nomor : 1
4. Halaman : 13-17
5. Tahun Penerbit: Januari 2022
6. Judul Jurnal : Penerapan Nilai Moral Pancasila dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah!
7. Nama Penulis : Asti Yunita Benu, Agnes Maria Diana Rafael, Imanuel Baok, Intan Yunita Tungga, Maria M Nina Niron, Niski Astria Ndolu, dan Vebiyanti P Leo.
B. Abstrak
Bagian abstrak pada artikel tersebut menyatakan bahwa sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah bertujuan untuk mencegah korupsi dengan menanamkan nilai moral kepada siswa. Penanaman nilai moral Pancasila diharapkan dapat membekali generasi muda untuk menjadi anti korupsi. Artikel ini akan membahas pentingnya pendidikan moral Pancasila dalam membentuk karakter siswa dan mencegah pengaruh negatif yang dapat muncul akibat kemajuan teknologi.
C. Pendahuluan Jurnal
Bagian pendahuluan artikel ini membahas tentang nilai moral Pancasila sebagai pedoman bagi masyarakat untuk bertindak sesuai dengan ideologi Indonesia. Nilai moral Pancasila diartikan sebagai sikap bermasyarakat yang baik yang harus dilakukan oleh masyarakat. Pendidikan Moral Pancasila dijelaskan sebagai upaya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dengan penekanan pada penghayatan dan pengalaman terhadap butir-butir Pancasila yang terdapat dalam Tap MPR RI No. II/MPR/1978 tentang pedoman penghayatan dan pengalaman Pancasila atau Eka Prasetya Pancarya. Butir-butir Pancasila tersebut berfungsi sebagai petunjuk nyata dan jelas yang mencerminkan pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat.
D. Metode Abdimas
Bagian ini menjelaskan tiga tahap dalam sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila kepada siswa di SD Negeri Osiloa yaitu tahap perizinan, tahap pemaparan materi, dan tahap memberikan quis pertanyaan.
E. Hasil dan Pembahasan
Bagian hasil dalam jurnal ini menunjukkan bahwa sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah telah berhasil dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi dalam kegiatan pembelajaran. Misalnya, 89% siswa aktif berpartisipasi, 90% sangat antusias, 75% bertanya, 20% berbicara dengan teman, dan 84% bekerja sama dalam kelompok.
NPM: 2313053163
Kelas: 3F
A. Identitas
1. Nama Jurnal : Jurnal Pemimpin - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan
2. Volume : 2
3. Nomor : 1
4. Halaman : 13-17
5. Tahun Penerbit: Januari 2022
6. Judul Jurnal : Penerapan Nilai Moral Pancasila dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah!
7. Nama Penulis : Asti Yunita Benu, Agnes Maria Diana Rafael, Imanuel Baok, Intan Yunita Tungga, Maria M Nina Niron, Niski Astria Ndolu, dan Vebiyanti P Leo.
B. Abstrak
Bagian abstrak pada artikel tersebut menyatakan bahwa sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah bertujuan untuk mencegah korupsi dengan menanamkan nilai moral kepada siswa. Penanaman nilai moral Pancasila diharapkan dapat membekali generasi muda untuk menjadi anti korupsi. Artikel ini akan membahas pentingnya pendidikan moral Pancasila dalam membentuk karakter siswa dan mencegah pengaruh negatif yang dapat muncul akibat kemajuan teknologi.
C. Pendahuluan Jurnal
Bagian pendahuluan artikel ini membahas tentang nilai moral Pancasila sebagai pedoman bagi masyarakat untuk bertindak sesuai dengan ideologi Indonesia. Nilai moral Pancasila diartikan sebagai sikap bermasyarakat yang baik yang harus dilakukan oleh masyarakat. Pendidikan Moral Pancasila dijelaskan sebagai upaya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dengan penekanan pada penghayatan dan pengalaman terhadap butir-butir Pancasila yang terdapat dalam Tap MPR RI No. II/MPR/1978 tentang pedoman penghayatan dan pengalaman Pancasila atau Eka Prasetya Pancarya. Butir-butir Pancasila tersebut berfungsi sebagai petunjuk nyata dan jelas yang mencerminkan pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat.
D. Metode Abdimas
Bagian ini menjelaskan tiga tahap dalam sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila kepada siswa di SD Negeri Osiloa yaitu tahap perizinan, tahap pemaparan materi, dan tahap memberikan quis pertanyaan.
E. Hasil dan Pembahasan
Bagian hasil dalam jurnal ini menunjukkan bahwa sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah telah berhasil dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi dalam kegiatan pembelajaran. Misalnya, 89% siswa aktif berpartisipasi, 90% sangat antusias, 75% bertanya, 20% berbicara dengan teman, dan 84% bekerja sama dalam kelompok.
Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada siswa, yang diharapkan dapat mencegah ajakan atau dorongan negatif untuk melakukan korupsi. Dengan menanamkan nilai moral Pancasila sejak dini, diharapkan siswa dapat dibekali dengan karakter yang kuat dan budaya anti korupsi. Penanaman nilai moral ini dianggap penting untuk membangun generasi emas yang memiliki kesadaran moral dan etika yang baik, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan dan dinamika perubahan di masa depan.
Secara keseluruhan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan moralitas yang tinggi.
F. Kesimpulan Jurnal
Bagian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi penerapan nilai moral Pancasila di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah berhasil menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa. Dengan menanamkan nilai moral sejak dini, diharapkan dapat mencegah ajakan atau dorongan negatif untuk melakukan korupsi. Penanaman nilai moral Pancasila kepada peserta didik dianggap penting untuk membangun dan membekali mereka sebagai generasi emas yang memiliki budaya anti korupsi sejak dini.
1. Jurnal ini menekankan pentingnya menanamkan nilai moral Pancasila kepada siswa sejak dini untuk mencegah korupsi, yang dapat membentuk karakter generasi muda.
2. Jurnal ini menjelaskan metode sosialisasi yang terdiri dari tiga tahap, yaitu perizinan, pemaparan materi, dan pemberian kuis, yang menunjukkan pendekatan sistematis dalam pengabdian masyarakat.
3. Hasil menunjukkan bahwa siswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan, dengan persentase keaktifan yang tinggi, yang menunjukkan efektivitas metode yang digunakan.
4. Jurnal ini secara khusus membahas upaya membangun budaya anti korupsi di kalangan siswa, yang relevan dengan tantangan moral yang dihadapi oleh generasi muda saat ini.