གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Mutiara Sabrina

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Mutiara Sabrina གིས-
Nama : Mutiara Sabrina
NPM : 2316031126
Kelas : Reg D

Jurnal ini membahas pentingnya kearifan budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Dalam konteks ini, terdapat tujuh indikator ketahanan modal budaya yang dapat memperkaya kebudayaan bangsa Indonesia. Selain itu, penting untuk memahami bahwa hubungan antar suku bangsa dan golongan di Indonesia memiliki potensi konflik yang perlu diantisipasi. Identitas bangsa Indonesia tidaklah mudah dirumuskan karena terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaan masing-masing. Menjaga dan mengembangkan citra Indonesia di luar negeri melalui diplomasi kebudayaan juga merupakan hal penting dalam membangun masa depan bangsa.

Kesimpulan dalam jurnal ini adalah pentingnya kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan globalisasi. Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal di berbagai daerah di Indonesia dapat memperkuat identitas nasional dan memperkokoh jati diri bangsa. Diplomasi kebudayaan juga menjadi hal penting dalam membangun hubungan antar bangsa dan memperkuat identitas ke-Indonesiaan. Multikulturalisme di Indonesia memerlukan pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman budaya lokal sebagai modal dasar untuk menjaga keberagaman budaya dalam menghadapi tantangan globalisasi. Identitas bangsa Indonesia yang beragam dapat dilihat dari tradisi dan kearifan lokal yang dimiliki, serta merupakan konstruksi diskursif yang dibentuk melalui bahasa dan representasi.

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Mutiara Sabrina གིས-
Nama : Mutiara Sabrina
NPM : 2316031126
Kelas : Reg D

Video tersebut membahas mengenai identitas nasional. Identitas nasional adalah hal yang mendasari suatu negara untuk menjadikannya beda dengan negara lain, identitas nasional juga menggambarkan siapa diri kita sebenarnya. Identitas nasional sangat penting karena untuk menjaga keutuhan dan pertahanan negara.

Ada 4 unsur identitas nasional :
1. Suku Bangsa
Suku suku bangsa adalah golongan sosial yang ada sejak lahir.
2. Agama
Bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang agamis. Agama yang berkembang di Nusantara yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha Konghucu.
3. Kebudayaan
Pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukung pendukungnya Untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
4. Bahasa
Bahasa dipandang sebagai sistem berlambang yang secara arbiter dibentuk atas unsur-unsur bunyi maupun ucapan manusia dan digunakan sebagai sarana interaksi baik lisan, tulisan, gerakan dan isyarat.

Identitas nasional tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945 dalam pasal 35 dan 36c. Identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya sebagai berikut:
1. Bahasa nasional atau bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia
2. Bendera merah putih
3. Lagu kebangsaan Indonesia Raya
4. Lambang negara yaitu Pancasila
5. Semboyan negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika
6. Dasar negara falsafah Pancasila
7. Konstitusi hukum dasar negara yaitu UUD 1945
8. Bentuk negara kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
9. Konsepsi wawasan nusantara
10. Kebudayaan daerah yang sudah diterima sebagai kebudayaan nasional

Sebagai generasi penerus bangsa kita harus memantapkan wawasan nusantara dan mengenal atau memahami apa identitas negara kita sebenarnya kitalah yang bertanggung jawab meneruskan warisan nenek moyang kita.

MKU PKN Komunikasi -> FORUM ANALISIS JURNAL

Mutiara Sabrina གིས-
Nama : Mutiara Sabrina
NPM : 2316031126
Kelas : Reg D

Jurnal ini membahas tentang urgensi pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui demokrasi, HAM, dan masyarakat madani. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia yang cerdas, aktif, kritis, dan demokratis. Demokrasi dijelaskan sebagai pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat, yang dapat terbagi menjadi demokrasi langsung dan tidak langsung. Pendidikan kewarganegaraan dianggap penting dalam membangun budaya demokrasi dan norma-norma seperti pluralisme, musyawarah, tujuan, kejujuran, dan kebebasan nurani dianggap penting dalam membangun demokrasi yang substansial.

Selain itu, jurnal ini juga membahas tentang sejarah pemikiran HAM di Indonesia, mulai dari sebelum kemerdekaan hingga era Orde Baru. John Locke dianggap sebagai tokoh yang pertama kali mengemukakan pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. HAM dijelaskan sebagai hak dasar setiap manusia yang harus dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara hukum, pemerintahan, dan setiap orang. Artikel juga menyebutkan bahwa meskipun dibentuk Komnas HAM, komitmen pemerintah Indonesia untuk melaksanakan HAM masih jauh dari harapan masyarakat.

Secara keseluruhan, artikel ini menyoroti pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam mendidik karakter warga negara Indonesia.

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Mutiara Sabrina གིས-
Nama : Mutiara Sabrina
NPM : 2316031126
Kelas : Reg D

Hakekat dan Pentingnya PKn di Perguruan Tinggi

Kata kewarganegaraan berasal dari kata warganegara yang berarti anggota suatu negara. Pendidikan Kewarganegaraan adalah suatu pembelajaran untuk menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, berani berkorban, membela bangsa dan negara. Selain itu juga dapat melatih untuk berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila.

Landasan Ideal Pendidikan Kewarganegaraan :
1. Pancasila sebagai dasar negara, pancasila sebagai pandangan hidup, dan Pancasila sebagai ideologi negara.

Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan :
1. Pembukaan UUD 1945
2. Batang Tubuh UUD 1945
3. UU Nomor 20 Tahun 1982
4. UU Nomor 20 Tahun 2003
5. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

Sumber Historis PKn > Substansi : sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka

Sumber Sosiologis PKn > masyarakat memerlukan Pendidikan Kewarganegaraan untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa.

Sumber Politik PKn > dimuatnya dokumen dokumen kurikulum pendidikan kewarganegaraan sejak tahun 1957 sampai terakhir 2013.

Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKn
PKn perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara-bangsa.
masa depan PKn sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.