NAMA : SABILA KHOIRUN NISA
NPM : 2315031042
ANALISIS VIDEO
Pancasila dan iptek
Pancasila sebagai asas pengembangan iptek, apa itu iptek? Iptek adalah akronim dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengertian iptek, iptek merupakan hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. Iptek tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.
Pada hakikatnya pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Mengapa pancasila harus ada dalam setiap perkembangan iptek? Dikarenakan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan iptek saat ini dan masa yang akan datang itu sangat cepat.
Pada sila pertama menjelaskan yakni dasar ketuhanan yang maha esa, yang bagi bangsa indonesia adalah mutlak. Apabila diikuti pandangan-pandangan sekular dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendikiawan, sepertinya berjalan berlawanan.
Berikut sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam perkembangan iptek:
1. Sila ke Tuhannya yang maha esa:
Mengimplementasikan ilmu pengetahuan tentang satu ciptaan, adanya keseimbangan antara rasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan nilai ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya bagi manusia. Apakah hal tersebut merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan harus diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kemanusian yang adil dan beradab:
Memberikan dasar-dasar moralitas ketika manusia ingin mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan indonesia:
Mengimplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusian) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagi umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan:
Mendasari pengembangan iptek secara demokratis, artinya setiap ilmuan yang ingin memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuan tersebut sebaiknya bersifat terbuka.
5. Sila keadilan bagi seluruh rakyat indonesia
Mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan nya dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam sekitarnya tempat kita tinggal.
NPM : 2315031042
ANALISIS VIDEO
Pancasila dan iptek
Pancasila sebagai asas pengembangan iptek, apa itu iptek? Iptek adalah akronim dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengertian iptek, iptek merupakan hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. Iptek tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.
Pada hakikatnya pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Mengapa pancasila harus ada dalam setiap perkembangan iptek? Dikarenakan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan iptek saat ini dan masa yang akan datang itu sangat cepat.
Pada sila pertama menjelaskan yakni dasar ketuhanan yang maha esa, yang bagi bangsa indonesia adalah mutlak. Apabila diikuti pandangan-pandangan sekular dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendikiawan, sepertinya berjalan berlawanan.
Berikut sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam perkembangan iptek:
1. Sila ke Tuhannya yang maha esa:
Mengimplementasikan ilmu pengetahuan tentang satu ciptaan, adanya keseimbangan antara rasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan nilai ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya bagi manusia. Apakah hal tersebut merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan harus diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila kemanusian yang adil dan beradab:
Memberikan dasar-dasar moralitas ketika manusia ingin mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan indonesia:
Mengimplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusian) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagi umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan:
Mendasari pengembangan iptek secara demokratis, artinya setiap ilmuan yang ingin memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuan tersebut sebaiknya bersifat terbuka.
5. Sila keadilan bagi seluruh rakyat indonesia
Mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan nya dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam sekitarnya tempat kita tinggal.