གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ratu Adzkia NB

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Ratu Adzkia NB གིས-
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : Reguler B

Berdasarkan jurnal tersebut dapat dianalisis bahwa kajian mengenai permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional mempunyai relevansi yang besar di era globalisasi saat ini. Realitas tersebut sejalan dengan perubahan yang terjadi pada masyarakat, bernegara, dan kehidupan berbangsa pasca reformasi seiring munculnya tuntutan-tuntutan pada hampir seluruh bidang kehidupan. Tuntutan tersebut sering memicu permasalahan krusial, sehingga dapat mengancam keutuhan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya sangat penting dalam memperkuat landasan jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Negara Indonesia ditakdirkan menjadi bangsa yang multikultural. Atas dasar itulah seluruh komponen negara ini harus bekerjasama agar dapat hidup berdampingan dalam keberagaman tanpa kehilangan identitas budayanya masing-masing serta untuk menjamin kehidupan berbudaya. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang sering terjadi bisa dituntaskan oleh budaya damai. Kekayaan dan keberagaman kearifan lokal setiap daerah dalam wilayah bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia sungguh luar biasa. Hal tersebut dapat dijadikan aset kekayaan budaya serta dapat dijadikan sebagai alat pemersatu sekaligus sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas dan jati diri bangsa.

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Ratu Adzkia NB གིས-
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : Reguler B

Berdasarkan video tersebut dapat dianalisis bahwa Identitas Bangsa merupakan hal yang esensial dalam kehiduppan bernegara. Identitas bangsa memberikan suatu ciri khas dan pembeda antar satu negara dengan negara yang lainnya. Terdapat 4 unsur identitas nasional yaitu sebagai berikut.
1). Suku Bangsa
Merupakan golongan manusia dengan anggota-anggota yang mengidentifikasi dirinya dengan sesama dan didasarkan kepada garis keturunan. Negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Terdapat 210 juta masyarakat di Indonesia yang terbagi menjadi etnis jawa, makasar, batak, bugis, bali, Lombok, aceh, dsb.
2). Agama
Indonesia sebagai negara yang multikultural memiliki 6 agama yang diakui antaralain; Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Hal tersebut menggambarkan bahwa negara Indonesia menjunjung tinggi perbedaan dan menghargai satu sama lain.
3). Kebudayaan
Pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah model-model pengetahuan yang digunakan untuk menafsirkan dan menghadapi lingkungan serta digunakan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
4). Bahasa
Bahasa merupakan alat komunikasi sosial berupa sistem simbol bunyi yang dihasilkan dari ucapan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan sarana untuk berinteraksi dengan manusia lainnya di masyarakat. Untuk kepentingan interaksi sosial tersebut, maka dibutuhkan suatu wahana komunikasi yang disebut "Bahasa". Negara Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan Indonesia juga kaya akan bahasa daerah.

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM ANALISIS JURNAL

Ratu Adzkia NB གིས-
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : Reguler B

Berdasarkan jurnal yang berjudul "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani" dapat dianalisis bahwa urgensi dan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui demokrasi, HAM dan masyarakat madani. Hal ini disebabkan pasca jatuhnya rezim Orde Baru di bawah Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998, Indonesia mengalami proses pembentukan demokrasi. Transisi Indonesia menuju demokrasi menimbulkan banyak kecemasan, dimana dewasa ini masyarakat masih cenderung melakukan penyelesaian konflik melalui cara-cara yang tidak demokratis seperti; main hakim sendiri, memaksakan kehendak, dan banyaknya praktik politik uang sebagai cermin dari perilaku dan sikap yang bertolak belakang dengan demokrasi yang diperjuangkan oleh kalangan reformis. Perkembangan ini merupakan fenomena yang tidak kondusif bagi transisi Indonesia menuju demokrasi yang berkeadaban. Oleh sebab itu seiring dengan perkembangan gelombang demokrasi ketiga, tuntutan demokratisasi menjadi salah satu agenda penting salahsatunya yaitu memperbaharui kembali Pendidikan Kewarganegaraan yang selama ini dirasakan tidak relevan dengan semangat reformasi. Hal ini dirasa sangat urgen dan genting demi terbentuknya pendidikan karakter bangsa Indonesia dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadaban serta diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Ratu Adzkia NB གིས-
Nama : Ratu Adzkia Nabilla Bernatta
NPM : 2316031018
Kelas : Reguler B

Berdasarkan video tersebut dapat dianalisis bahwa Pentingnya Hakekat PKN di Perguruan Tinggi
•Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (PKN): Usaha sadar menyiapkan peserta didik agar menjadi warganegara yang cinta, setia, berani dan berkorban membela bangsa dan bernegara. Sekaligus melatih peserta didik berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila.
•Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan:
1. Pancasila
2. ⁠Pembukaan UUD 1945
3. ⁠Batang Tubuh UUD 1945
4. ⁠UU Nomor 20 Tahun 1982
5. ⁠UU Nomor 20 Tahun 2003
6. ⁠SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006
•Sumber Historis, Sosiologis & Politik PKN;
-Historis > Substansi: dimulai sebelum Indonesia merdeka
-Sosiologis > Diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-negara
-Politik PKN > Dokumen Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968-2013)
•Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN: PKN perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan IPTEK untuk membangun negara & bangsa. Masa depan PKN sangat ditentukan oleh ekstensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.