གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Adelia Bili Nadian

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM ANALISIS JURNAL

Adelia Bili Nadian གིས-
Nama : Adelia Bili Nadia
NPM : 2316031050
Kelas : Reguler B

Berdasarkan analisis saya, artikel tersebut membahas tentang urgensi pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui demokrasi, HAM dan masyarakat madani. Saat ini pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi telah diwujudkan dalam bentuk mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yang didasari oleh Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi No. 267/Dikti/Kep/200 tentang Penyempurnaan Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya bertujuan untuk menjadikan warga negara yang cerdas dan baik serta mampu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi pendidikan yang sangat penting dalam mendidik karakter bangsa untuk menjadi negara dengan warga yang berpikiran kritis, aktif, demokratis dan beradab. Pendidikan kewarganegaraan menjadi sarana pertemuan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan kazanah nilai-nilai Indonesia yang diorientasikan demi melahirkan sintesis kreatif yang diperlukan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang bersendikan pada Pancasila. Pendidikan Kewarganegaraan yang diharapkan mampu menjadi laboratorium bagi penyemaian prinsip-prinsip demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila.

MKU PKN Komunikasi B 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Adelia Bili Nadian གིས-
Nama : Adelia Bili Nadian
NPM : 2316031050
Kelas : Reguler B

Video tersebut menjelaskan tentang hakikat dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi.
PKN sendiri berkaitan dengan warga negara dimana merupakan sebuah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar cinta dan berani berkorban untuk bangsa dan negara. Landasan ideal dan hukum Pendidikan Kewarganegaraan diantaranya adalah Pancasila dan pembukaan UUD 1945. Substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka, masyarakat membutuhkan pendidikan kewarganegaraan untuk mempertahankan eksistensi negara dan bangsa.

Pendidikan kewarganegaraan perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan IPTEK untuk membangun bangsa dan negara. Masa depan pendidikan kewarganegaraan ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.

Komunikasi A MKU pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Adelia Bili Nadian གིས-
Nama : Adelia Bili Nadian
NPM : 2316031050
Kelas : Reguler B

Berdasarkan hasil analisis saya, jurnal tersebut membahas tentang Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK serta perannya menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup, seiring dengan hal tersebut Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi dalam hal-hal berikut yaitu pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia, kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang negatif serta perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Maka diperlukan penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai nilai kepribadian bangsa Indonesia. Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut:

1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.

Komunikasi A MKU pancasila -> Forum Analisis Soal

Adelia Bili Nadian གིས-
Nama : Adelia Bili Nadian
NPM : 2316031050
Kelas : Reguler B

1. Menurut pendapat saya, berdasarkan artikel diatas dapat disimpulkan bahwa sistem etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilihat dari ketidakmampuan para birokrat menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat yang kemudian didorong dengan adanya persimpangan antar etika dan paradigma pemerintahan yang semakin mencuat dan menghadapkan diri pada problematika etik. Kondisi birokrasi dan pemerintahan Indonesia yang carut marut juga mengindikasikan adanya penyimpangan paradigma pemerintahan dan pelanggaran kode etik jajaran birokrat yang kemudian berujung pada banyaknya keluhan dan laporan masyarakat menyayangkan sikap aparatur pemerintah yang dirasakan tidak sesuai dengan sistem etika perilaku politik yang seharusnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Etika generasi muda saat ini, khususnya dalam lingkungan tempat tinggal saya sudah mencerminkan etika yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Dalam hal ini nilai-nilai Pancasila mampu menjadi pedoman dan landasan bagi generasi muda dalam mempertahankan etika yang baik di masyarakat.

Namun, sejalan dengan upaya mempertahankan etika yang baik dalam masyarakat tentunya diiringi dengan adanya dekadensi moral yang didorong oleh faktor lingkungan, media sosial, kurangnya iman, dan kontrol diri yang lemah. Untuk mengatasi hal tersebut upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan memperkuat pendidikan agama dan moral serta memperkukuh pendidikan karakter bagi generasi muda.