Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 2355061005
Kelas : TI A
Filsafat, dalam pengertian katanya, memiliki akar dalam bahasa Yunani "Philosophia," yang berarti cinta (Phile) dan kebijaksanaan (Sophia). "Cinta" di sini merujuk pada hasrat yang besar dan berkobar-kobar, sedangkan "kebijaksanaan" mencerminkan pencarian akan kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Filsafat memiliki berbagai aliran seperti Rationalisme yang menekankan pentingnya akal, Materialisme yang mengagungkan materi, Individualisme yang memberi nilai tinggi pada individualitas, dan Hedonisme yang mendewakan kesenangan.
Studi filsafat membawa manfaat penting dalam kehidupan. Ini membantu kita memperoleh pemahaman mendalam tentang kebenaran hakiki, melatih kemampuan berpikir logis, serta mengajarkan berpikir dan bertindak secara bijaksana. Studi filsafat juga memungkinkan berpikir rasional dan komprehensif, membantu kita menemukan keselarasan dalam pertimbangan dan tindakan, dan memperkaya wawasan kita dalam berbagai aspek kehidupan.
Filsafat Pancasila adalah refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa, dengan tujuan untuk memahami pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Ia berfungsi sebagai suatu sistem filsafat yang memiliki karakteristik tersendiri, yang didefinisikan oleh kesatuan unsur dan tujuan tertentu, dan terjalin dalam lingkungan yang kompleks. Bidang penyelidikan filsafat mencakup Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi yang masing-masing memeriksa hakikat eksistensi, asal muasal pengetahuan, serta etika dan nilai dalam kehidupan manusia.
NPM : 2355061005
Kelas : TI A
Filsafat, dalam pengertian katanya, memiliki akar dalam bahasa Yunani "Philosophia," yang berarti cinta (Phile) dan kebijaksanaan (Sophia). "Cinta" di sini merujuk pada hasrat yang besar dan berkobar-kobar, sedangkan "kebijaksanaan" mencerminkan pencarian akan kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Filsafat memiliki berbagai aliran seperti Rationalisme yang menekankan pentingnya akal, Materialisme yang mengagungkan materi, Individualisme yang memberi nilai tinggi pada individualitas, dan Hedonisme yang mendewakan kesenangan.
Studi filsafat membawa manfaat penting dalam kehidupan. Ini membantu kita memperoleh pemahaman mendalam tentang kebenaran hakiki, melatih kemampuan berpikir logis, serta mengajarkan berpikir dan bertindak secara bijaksana. Studi filsafat juga memungkinkan berpikir rasional dan komprehensif, membantu kita menemukan keselarasan dalam pertimbangan dan tindakan, dan memperkaya wawasan kita dalam berbagai aspek kehidupan.
Filsafat Pancasila adalah refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa, dengan tujuan untuk memahami pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Ia berfungsi sebagai suatu sistem filsafat yang memiliki karakteristik tersendiri, yang didefinisikan oleh kesatuan unsur dan tujuan tertentu, dan terjalin dalam lingkungan yang kompleks. Bidang penyelidikan filsafat mencakup Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi yang masing-masing memeriksa hakikat eksistensi, asal muasal pengetahuan, serta etika dan nilai dalam kehidupan manusia.