Kiriman dibuat oleh Alya Nayra Syafiqa

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh Alya Nayra Syafiqa -
NAMA : ALYA NAYRA SYAFIQA
NPM : 2315061001
KELAS : PSTI A

Hakikat dan pentingnya pkn dalam perguruan tinggi
Kata kewarganegaraan berasal dari kata warga negara yang berarti anggota dari suatu negara. Pendidikan kewarganegaraan adalah usaha untuk menyiapkan peserta didik agar setia dalam membela negara dan melatih peserta didik untuk berfikir kritis, analitis dan demokratis.

Pendidikan Kewarganegaraan berkaitan dengan Warganegara yaitu usaha sadar menyiapkan peserta didik lebih besar dari cinta, setia, berani berkorban serta membela bangsa dan negara. Pendidikan Kewarganegaraan juga melatih peserta didik untuk berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan pancasila.

Landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan dibagi menjadi 6 yaitu :
1. Pancasila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI No 43 Tahun 2006

Sumber Historis, Sosiologis, dan politik pkn yaitu
1. Substansi : Dimulai sebelum indonesia merdeka
2. Diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi negara-negara
3. Dokumen Kurikulum : Kewarganegaraan, Civics, Kewarganegaraan Negara

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

Dari jurnal tersebut dapat diketahui bahawa Pancasila, yang menjadi pijakan utama bagi negara Indonesia, muncul dari penyatuan beragam nilai budaya nusantara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila berfungsi sebagai panduan bagi warga Indonesia untuk memahami esensi alam semesta, manusia, struktur masyarakat, identitas bangsa, dan konsep negara, serta sebagai landasan untuk menemukan solusi atas berbagai tantangan hidup. Lebih dari sekadar sebuah konsep, Pancasila menjadi landasan bagi cara kita berpikir dan meraih pengetahuan. Dari sudut pandang ini, upaya mengembangkan ilmu pengetahuan yang mengakar pada nilai-nilai Pancasila diharapkan mampu meningkatkan mutu hidup warga Indonesia dan memajukan kesejahteraan masyarakatnya, menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta sejahtera untuk semua.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

A. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu :

1. Pedoman Etika: Pancasila menyediakan kerangka nilai etika yang dapat membimbing perilaku dan tindakan dalam konteks penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Etika Pancasila dapat diintegrasikan untuk memastikan bahwa penelitian dilakukan dengan integritas dan tanggung jawab.

2. Keadilan dan Kesetaraan: Prinsip-prinsip Pancasila, seperti keadilan sosial dan kesetaraan, dapat menjadi dasar untuk menyelidiki dan mengatasi ketidaksetaraan dan ketidakadilan dalam bidang ilmu pengetahuan, memastikan bahwa pengetahuan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

3. Kerja Sama dan Solidaritas: Nilai-nilai seperti gotong royong dan kerja sama dalam Pancasila dapat diaplikasikan dalam kerangka kerja kolaboratif di antara peneliti, ilmuwan, dan ahli di berbagai disiplin ilmu untuk memecahkan masalah kompleks.

4. Pentingnya Kemanusiaan: Pancasila menekankan pentingnya mengutamakan kemanusiaan. Dalam konteks ilmu pengetahuan, hal ini dapat mendorong fokus penelitian yang memberikan solusi bagi permasalahan kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.

5. Kemajuan Berkelanjutan: Konsep pembangunan berkelanjutan dalam Pancasila dapat menjadi landasan bagi ilmu pengetahuan untuk berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan, mempertimbangkan dampak jangka panjang dari penelitian dan inovasi.

B. Harapan saya terhadap model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan Pancasilais di Indonesia di masa sekarang dan di masa depan:

Pemimpin yang menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kepemimpinan mereka, mempromosikan keadilan sosial, toleransi, dan kesejahteraan masyarakat. Pemimpin tersebut diharapkan dapat memberikan visi jangka panjang yang sejalan dengan nilai-nilai bangsa.

Warga Negara : warga negara yang menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga persatuan, dan berkontribusi positif untuk kemajuan bangsa.

Ilmuwan : bertanggung jawab terhadap dampak sosial, budaya, dan lingkungan dari penelitian mereka, dan berkomitmen pada etika penelitian dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

1. Reaksi tersebut menandakan kekhawatiran akan dampak negatif penyebaran hoaks, terutama dalam konteks politik. Pentingnya meningkatkan literasi media sosial dan ketelitian terhadap informasi yang diterima menjadi perhatian utama. Perlu diperkuat upaya edukasi masyarakat mengenai cara memverifikasi kebenaran informasi dan memahami potensi manipulasi dalam berita.

2.Dampak pengembangan iptek yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dapat membawa dampak negatif pada kehidupan berbangsa. Solusinya melibatkan integrasi pendekatan etika dan moral dalam pengembangan teknologi. Diperlukan penguatan regulasi dan pengawasan konten di media sosial, sekaligus dorongan kepada pengembang teknologi untuk mengutamakan nilai-nilai kebangsaan dan keadilan sosial. Dengan demikian, teknologi dapat berkembang seiring dengan nilai-nilai dasar bangsa dan tidak merugikan aspek kemanusiaan.

3.Sikap konsumerisme teknologi yang menjadikan Indonesia pasar bagi produk asing dapat diatasi dengan dukungan aktif dari program studi atau jurusan terkait. Langkah-langkah tersebut meliputi dorongan pada riset dan inovasi lokal, memberdayakan startup teknologi lokal, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri. Dengan demikian, dapat dibentuk ekosistem iptek yang berkelanjutan, mendukung kemandirian teknologi lokal, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.