Kiriman dibuat oleh Alya Nayra Syafiqa

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Alya Nayra Syafiqa -
Nama : Alya Nayra Syafiqa
NPM : 2315061001
Pada tahun 1956, Presiden Soekarno memberikan pidato penting di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama Sidang Umum PBB ke-11 yang diadakan di New York City, Amerika Serikat. Salah satu poin penting pada pidato ini adalah Pancasila sebagai Landasan Ideologi Indonesia
Berikut 5 prinsip yang Ir. Soekarno sampaikan:
1. Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Nasionalisme
3. Kemanusiaan
4. Demokrasi
5. Keadilan sosial

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Alya Nayra Syafiqa -
Nama: Alya Nayra Syafiqa
NPM: 2315061001

1. G30S PKI merupakan salah satu peristiwa sejarah Indonesia yang terjadi pada tanggal 30 September 1965. Peristiwa ini adalah upaya kudeta ini dilakukan oleh anggota militer yang terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang memiliki tujuan untuk menjatuhkan pemerintahan Orde Lama yang dipimpin oleh Presiden Soekarno.
Penyimpangan peristiwa tersebut terletak pada pelanggaran nilai nilai Pancasila yang mana mereka bertentangan dengan prinsip persatuan Indonesia dan keadilan sosial.
Hikmah yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah pentingnya untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, pentingnya untuk menjaga kestabilan politik dan keamanan negara, juga mengajarkan pentingnya mempelajari isi isi Pancasila, agar tidak mudah untuk terpengaruh propaganda atau ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

2. Cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah yang ada di masyarakat sekitar saya memiliki beberapa cara yang pertama yaitu semua pihak yang terlibat diperbolehkan untuk memberikan masukan ataupun pendapat yang berhubungan dengan inti masalah. Kedua, setelah semua pihak telah menyuarakan pendapat, dan suara mereka, akan diadakannya diskusi untuk mempertimbangkan pendapat pendapat tersebut secara adil. lalu ketiga, setelah dilakukannya pertimbangan semua pihak yang terlibat akan berusaha untuk mencari titik atau pendapat yang bisa diterima oleh seluruh pihak. Hal ini dapat menimbulkan kesatuan dan juga persatuan antar masyarakat. Namun, kendala dalam musyawarah ini adalah ada beberapa pihak yang mungkin saja berhalangan untuk hadir dan melakukan diskusi secara langsung, juga beberapa pihak yang hanya memikirkan diri sendiri dan juga memiliki pandangan yang berbeda.
3. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan masalah ini adalah kurangnya pengetahuan pendidikan dan sosialisasi tentang Pancasila, adanya perubahan sosial dan budaya seiring waktu berjalan, dan juga kurangnya peran aktif pemerintah dan juga lembaga pendidikan dalam mengajarkan nilai nilai Pancasila.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video -1

oleh Alya Nayra Syafiqa -
Nama : Alya Nayra Syafiqa
NPM : 2315061001
Video tersebut berisi Pidato Bung Karno tentang lahirnya Pancasila tersebut adalah salah satu momen sejarah yang paling penting dalam pembentukan dasar ideologis Indonesia sebagai negara merdeka. Ir soekarna sebagai pemimpin pertama NKRI memproklamasikan tentang Pancasila, yang dimana merupakan sebuah dasar negara yang telah digali dan dipersembahkan kepada rakyat Indonesia sebagai satu dasar yang dinamis, yang dapat menghimpun segenap tenaga rakyat Indonesia di dalamnya dan dapat mempersatukan kita semua.

Menurut pidato Soekarno tersebut, kita sebagai warga negara berharap semua akan menjadi sebuah kenyataan dengan cara menyadari bahwa Pancasila merupakan suatu hal yang sangat penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Kita harus bisa menerapkan nilai – nilai yang ada pada Pancasila tersebut di kehidupan sehari – hari.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analis Jurnal

oleh Alya Nayra Syafiqa -
Nama: Alya Nayra Syafiqa
NPM: 2315061001

Dalam jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki banyak jenis ras, bahasa, budaya, dan agama yang berbeda beda. Ideologi Pancasila menjadi sumber dalam ketatanegaraan yang dijadikan dalam membangun negara Indonesia, Pancasila menjadi peran penting dalam sistem hukum dan konstitusi Indonesia, namun perbedaan mengenai landasan negara yang akan diambil untuk dijadikan sebagai dasar negara telah terjadi sejak tahun 1938 hingga pada persiapan kemerdekaan republik Indonesia. Pada dasarnya UUD 1945 tidak memisahkan hubungan natara agama dan negara, dikarenakan kedua hal tersebut dinilai sangat erat dan saling berhubungan dalam berbagai aspek. Agama dan negara juga memiliki hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi, yaitu agama memerlukan negara karena dengan melalui negara agama bisa berkembang, dan negara memerlukan agama karena dengan adanya agama negara dapat berkembang sesuai dengan kerangka etika dan moral.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Alya Nayra Syafiqa -
Nama: Alya Nayra Syafiqa
NPM: 2315061001

Pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang menyerahkan prasayarat kepada sekutu, hal ini diketahui oleh kalangan pemuda bangsa Indonesia di Bandung pada tanggal 15 Agustus 1945 melalui berita siaran radio, pada saat yang sama Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta baru saja kembali ke tanah air. Terjadi pro dan kontra tentramg proklamasi kemerdekaan Indonesia. Golongan muda merasa ingin secepatnya untuk melakasakan proklamasi kemerdekaan Indonesia, dikarenakan hal ini merupakan hak dan masalah rakyat Indonesia, mereka ingin proklamasi Indonesia harus dilaksanakan tanpa bergantung pada negara atau bangsa lain, namun golongan tua menginginkan bahwa proklamasi Indonesia harus dilaksanakan secara terorganisir dengan meminta persetujuan juga tanda tangan beberapa bangsa dan negara. Perbedaan ini membuat para golongan muda melakukan penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda yang diketuai oleh Sukarni, Wikana, dan Chaerul Saleh yang berasal dari perkumpulan Menteng 31 yang bertujuan untuk membawa Ir. Soekarno ke Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Hal ini dilakukan agar mereka jauh dari pengaruh pemerintah jepang, setelah persengitan yang panjang antara Achmad Subarjo sebagai wakil dari golongan tua dan Wikana sebagai wakil dari golongan muda, pada akhirnya tercapai kesepakatan bahwa kemerdekaan proklamasi Indonesia dilaksanakan di Jakarta, di rumah Laksamusa Tadashimaeda yang berada di daerah Menteng. Naskah proklamsi akhirnya dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan juga Achmad Soebarjo. Setelah banyaknya pertimbangan sebelum kepastian, setelah disepakati akhirnya Sayuti Melik mengetik sesuai naskah yang disetujui, peristiwa ini berlangsung hingga dini hari pada tanggal 17 Agustus 1945.