Kiriman dibuat oleh Saif Abdullah

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Saif Abdullah -
Nama:Saif Abdullah
Npm:2315061109
Kelas:TI A
Pengamalan nilai-nilai Pancasila
oleh media massa dalam menerapkan
fungsi kontrol sosial di Indonesia
khususnya belum terlaksana secara
menyeluruh. Berita yang diedarkan
kepada khalayak ramai seringkali tidak
sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh
oknum yang tidak bertanggung jawab.
Tanpa menelusuri kembali berita dan
sumber berita tersebut, masyarakat
justru mempercayai hal tersebut.
Seharusnya sebagai insan yang berakal,
cipta, rasa, dan karsa. Hal demikian telah
melanggar nilai-nilai Pancasila
khususnya mengenai nilai materiil, nilai
kerohanian, dan nilai vital yang berujung
pada pelanggaran hak manusia lainnya.
Pengamalan jiwa Pancasila yang masih
kurang ditunjukkan dengan adanya
berita-berita yang menyesatkan.

Media massa berdasarkan
tinjauan pustaka oleh penulis, hanya
memberikan pemuas informasi kepada
masyarakat, artinya, masyarakat hanya
terpuaskan keingintahuannya saja
mengenai berita hukum melalui sajian
gambar maupun suara tanpa terdorong
pembentukan kepribadiannya. Media
massa di Indonesia belum sampai pada
keadaan yang dapat membuat
masyarakat mengubah moral untuk
menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal
demikian tercermin pada pudarnya jiwa
patriotik, berkembangnya manusia
individual-liberalistik, masih
tertanamnya kepentingan pribadi atau
golongan di atas kepentingan bangsa
dan negara.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> forum diskusi

oleh Saif Abdullah -
Nama:Saif Abdullah
Npm:2315061109
Jawaban atas pertanyaan kefilsafatan
menghasilkan suatu sistem pemikiran kefilsafat. Pemikiran kefilsafatan kemu-
dian dijelaskan menjadi pandangan kefllsafataan. Dengan demikian pandangan seseorang, berarti juga merupakan
pandangan seseorang terhadap Tuhan,
alam dan manusia. Dari. pandangan kefilsafat seseorang dapat diketahui bagaimana
ia berfikir, bersikap dan berbuat. Sejarah pemikiran manusia
mendaftarkan beberapa aliran filsafat
berapa harganya
sistem filosofis. Setiap aliran filsafat
mempunyai pandangan yang berbeda
untuk memberikan interpretasi
pernyataan tentang hal itu. Sebuah pembeda
penafsiran realitas ini adalah
karena adanya perbedaan cara pandang atau pemahaman
objek formal· atau perbedaan· kesimpulanan ke objek material. Masalah Pot
jawabannya adalah apakah Pancasila memenuhi syarat untuk menerimanya
apa yang disebut dengan sistem filsafat?
bahwa sistem filsafat adalah suatu kumpulan
berdasarkan ajaran realitas,
yang saling berhubungan satu sama lain. Jadi
kesatuan masukan, lengkap semua
semuanya dimaksudkan untuk dicapai
tujuan spesifik.
subjektif
- Baginya, sistem filsafat adalah kesadaran
·dan dari operator atau editor sistem
tetapi untuk mengimplementasikan sistem ini .
.tujuan tertentu atau cita-cita yang diharapkan.
Pancasila terdiri dari lima sila yaitu
setiap pengajaran adalah pelajaran
yaitu: beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa,
Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, demokrasi kerakyatan
Dipandu oleh kebijaksanaan kebijaksanaan dan
dalam Permusyawaratan Perwakilan, Keadilan
Sebuah rencana sosial untuk seluruh masyarakat Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum diskusi

oleh Saif Abdullah -
Nama:Saif Abdullah
Npm:2315061109
Pancasila merupakan sistem filsafat karena merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Artinya sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan utuh yang saling berhubungan dan berkaitan secara runtut. Berdasarkan pengertian tersebut maka Pancasila yang memuat lima sila, yaitu asas Ketuhanan Yang Maha Esa, asas kemanusiaan yang adil dan beradab, asas persatuan Indonesia, asas demokrasi yang berpedoman pada kebijaksanaan dalam refleksi/representasi, dan asas demokrasi yang berpedoman pada kebijaksanaan dalam refleksi/perwakilan, dan asas demokrasi. Prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan sistem yang saling melengkapi dalam pencapaian tujuan. Walaupun masing-masing sila pada hakekatnya mempunyai asas tersendiri, namun mempunyai misi masing-masing, namun mempunyai tujuan khusus yang sama, yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan landasan Pancasila. Selain itu, Pancasila dapat dipahami sebagai suatu sistem filsafat yang memuat gagasan tentang hubungan manusia dengan Tuhannya, diri sendiri, sesamanya, dan masyarakat sebagai suatu bangsa. Hubungan-hubungan yang berbeda ini secara teoritis adalah milik Pancasila. Oleh karena itu, Pancasila sebagai sistem filsafat mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan sistem filsafat lainnya.


Misalnya: Pancasila digunakan sebagai pedoman sikap dan perilaku serta sebagai pendekatan hidup. Seperti halnya penerapan perintah pertama, penerapannya harus diimbangi dengan perintah-perintah lainnya. Karena prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa adalah Ketuhanan yang berkemanusiaan, adil dan beradab, dengan persatuan Indonesia, demokrasi, permusyawaratan/perwakilan yang berlandaskan politik, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Saif Abdullah -
Nama:Saif abdullah
Npm:2315061109
1.kasus tersebut tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-2. Kita harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan kita, jangan hanya karena kita tidak diposisi mereka terus kita bisa bertindak semena mena terhadap orang lain. Terkait kasus tersebut sebaiknya masyarakat setempat diberikan pemahaman terkait penularan virus covid 19, bahwasannya jenasah pasien covid 19 sudah melalui serangkaian prosedur pemakaman covid yang sangat tepat, sehingga warga masyrakat setempat tidak perlu khawatir tertular. Dan kepada pihak rumah sakit sebaiknya terlebih dahulu mencari lahan pemakaman yang jauh dari pemukiman penduduk.Selain itu pemakaman sudah melalui beberapa tahapan dan ada SOP- nya sehingga tidak akan menulari warga lainnya.
2.warga sekitar tidak boleh memilih-milih jenazah walaupun jenazah meninggal karena Covid-19. Walaupun berbahaya tapi ada prosedur yang harus diterapkan dalam penguburan jenazah yang disebabkan Covid-19. Setiap orang juga harus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam diri sendiri Oleh karena itu, edukasi tentang penanganan yang tepat terhadap pemakaman jenazah korban virus corona perlu diberikan kepada masyarakat.

"Setelah ada edukasi dari para ahli, kemudian mereka perlu sekaligus memberikan contoh dengan mempraktikkan cara pemakaman yang benar dan aman sehingga tidak terjadi penularan".
3.ini termasuk dalam Pasal 5 ayat (1) huruf e Undang-undang No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular menyatakan bahwa salah satu upaya penanggulangan wabah adalah penanganan jenazah akibat wabah. Jelas bahwa ketentuan penanganan tersebut diatur di dalam undang-undang. Dan setiap upaya yang menghalangi penanganan tersebut akan dikenakan sanksi yang tegas berupa sanksi pidana seperti yang diatur dalam pasal 14 UU No 4 Tahun 1984

Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil. Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya. Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Nilai-nilai Pancasila menjadi acuan dalam pembentukan peraturan yang ada di Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Analisis Video Pembelajaran

oleh Saif Abdullah -
Nama:Saif Abdullah
Npm:2315061109
Video tersebut berbicara tentang mengenai filsafat Pancasila
Pancasila disebut sebagai filsafat karena Pancasila digunakan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Jika ditinjau dari segi pengertian filsafat, Pancasila merupakan filsafat dalam arti produk, sebagai pandangan hidup, dan dalam arti praktis.

Sebagai contoh implementasi Pancasila sebagai filsafat negara yang perlu selalu kita terapkan
1. Menjaga toleransi antar umat beragama. Tidak hanya menjaga toleransi santar umat beragama saja, tetapi menjaga toleransi perbedaan ras, suku, dan agama
2. Mengakui persamaan derajat. Tidak membeda-bedakan seseorang dalam hal apapun di mana pun
3. Ikut dalam upaya bela negara
4. Selalu menjaga jiwa gotong royong untuk memperkuat persatuan dan kesatuan
5. Menghormati pendapat orang lain
6. Ikut bermusyawarah dalam pengambilan keputusan bersama. Dalam proses demokrasi, seperti pemilihan kepala daerah, tidak boleh golput, menggunakan hak pilih sebaik-baiknya.