Kiriman dibuat oleh Fadhil Akbar

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Fadhil Akbar -
NAMA : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

Dari vidio diatas, IPTEK merupakan singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Pengertian dari IPTEK yaitu hasil karya manusia, karya tersebut digunakan untuk membantu dalam kebutuhan manusia dalam menghadapi kehidupan. IPTEK dalam pemanfaatannya ada yang berdampak negatif dan ada juga berdampak positif. Sila-sila dari Pancasila bisa dijadikan penyaring untuk perkembangan IPTEK, tujuannya untuk menghindari hal hal negatif pada perkembangan IPTEK. Sila-sila nya adalah sebagai berikut.
1. Sila Ke Tuhanan yang Maha Esa
mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional.

2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. Sila Persatuan Indonesia
Pengembagan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia

4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.

5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan lingkungan sekitarnya.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Sistem etika pada politik saat ini masih kurang dengan nilai-nilai Pancasila. Karena masih banyak orang-orang politik yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme. Yang sangat tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila lima sila atau prinsip dasar, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya sangat beragam, ada yang etika nya baik dan sesuai yang dianut bangsa indonesia dan ada yang etika nya yang buruk. Contoh nya yaitu dalam hal kecil, dalam menyapa dosen ketika bertemu dijalan, masih banyak yang malah menghindari atau pura-pura tidak melihatnya.
Solusinya yaitu dengan mempelajari dan memahami nilai nilai Pancasila sejak kecil. Dan merupakan peranan keluarga yang mengajarkan moral sejak kecil

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

Media massa merupakan sarana masyarakat memperoleh informasi, media massa memiliki fungsi atau peranan yang besar dalam membagikan informasi kepada audiensnya, yaitu sebuah sebutan untuk konsumen media. Media massa sendiri kajian ilmunya berasal dari ilmu komunikasi, dimana ilmu komunikasi menjelaskan, sebuah informasi berasal dari komunikator yang memberikan informasi tersebut kepada komunikan. media massa juga merupakan pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan. Pencegahan melalui media massa sangat disarankan karena kebijakan hukum pidana tidak selamanya dapat digunakan sebagai sarana utama menekan kejahatan.

Norma-norma terkait media massa disandingkan dengan asas-asas serta doktrin mengenai kontrol sosial oleh media massa untuk dianalisis berdasarkan penanaman nilai-nilai Pancasila pada kehidupan masyarakat Indonesia. Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut.

Kita harus mempelajari dan memahami Pancasila dari sejak dini, agar informasi-informasi yang di dapat dari media massa dapat disaring dengan memahami bahwa berita tersebut tidak mudah kesebar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum diskusi

oleh Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

Filsafat merupakan pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.
Kajian Pancasila dalam filsafat dibagi menjadi tiga
1. Ontologi yang berarti ilmu tentang "ada" terkait dengan "ada"-nya Pancasila atau hakikat keberadaannya yang memberi jawaban terhadap pertanyaan "apa" (what). Secara ontologis, penyelidikan Pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila Pancasila. Pancasila yang terdiri atas lima sila, setiap sila bukanlah merupakan asas yang berdiri sendiri-sendiri, melainkan memiliki satu kesatuan dasar ontologism.
2. Epistomologi adalah ilmu tentang "cara berada", terkait dengan bagaimana cara Pancasila berada, yang memberi jawaban terhadap pertanyaan "bagaimana" (how). Epistemologi adalah cabang filsafat yang menyelidiki secara kritis hakekat, landasan, batas-batas dan patokan keshahihan pengetahuan.
3. Aksiologi adalah ilmu tentang penerapan, aplikasi, manfaat, atau kegunaan terkait dengan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memberi jawaban atas pertanyaan "untuk apa" (for what). Pancasila secara aksiologi memiliki 3 dimensi nilai. Ketiga nilai tersebut adalah nilai Dasar, nilai Instrumental, nilai Praksis.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> forum diskusi

oleh Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

Suatu sistem mencakup beberapa hal, yaitu
1. Dalam suatu sistem termuat adanya sejumlah unsur atau bagian. Dalam suatu sistem abstrak unsur ini berwujud pandangan dan ajaran tentang sesuatu hal.
2. Unsur-unsur yang termuat dalam sistem saling berhubungan sehingga·merupakan kesatuan yang menyeluruh
3. Hubungan diantara unsur-unsur tersebut bersifat tetap.
4. Dalam suatu sistem termuat adanya maksud atau tujuan yang ingin dicapai.

fllsafat sebagai proses dan produk berfikir manusia merupakan pemikiran teoritis tentang Tuhan, alam semesta secara keseluruhan. yang mencakup hidup manusia yang ada di dalamnya, kemudian bagi manusia pemikiran
teoritis tersebut dipergunakan sebagai pandangan dunia. Dengan memiliki pemikiran kefiIsafatan, yang kemudian menjadi pandangan dunia dan kemudian menjadi filsafat hidup manusia dapat menentukan sikapnya atau menetapkan pendiriannya. Hasil-hasil pemikiran kefiIsafatan yang bersifat teoritis memperkuat serta memberikan arah tujuan setiap perbuatan manusia. Perbuatan yang tidak didasarkan atas teori yang sehat akan menjadi perbuatan yang tanpa arah dan sesat.

Pancasila sudah memenuhi syarat untuk dapat disebut sebagai sistem kefilsafatan. Sebagai suatu sistem kefilsafatan, Pancasila merupakan hasil pemikiran manusia Indonesia secara mendalam, sistematik dan menyeluruh tentang kenyataan. Setiap sistem kefilsafatan pada hakikatnya mencerminkan pandangan sesuatu kelompok atau sesuatu bangsa. Terbentuknya sistem kefilsafatan ini juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik, sosial dan spiritual tempat bangsa ini hidup. Pancasila merupakan pencerminan pandangan Bangsa Indonesia dalam menghadapi realitas.