Posts made by Alexander Lawrensius

MKU PKN PSTI -> ANALISIS KASUS

by Alexander Lawrensius -
Nama: Alexander Lawrensius
NPM: 2315061013
Kelas: TI A

1. Menurut saya, masalah dan tantangan yang ssat ini sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dapat menyebabkan disintegrasi, hal ini bisa terjadi dikarenakan banyaknya perbedaan pendapat apalagi Indonesia memiliki jumlah suku bangsa yang sangat banyak. Contoh perbedaan pendapat itu seperti, perkembangan zaman yang menyebabkan masyarakat yang sudah lanjut usia kesulitan untuk memahami kemajuan teknologi pada saat ini berbanding terbalik dengan generasi sekarang yang lebih mengerti tentang teknologi. Hal itu bisa memberikan perbedaan pandangan antara baik dan buruknya teknologi menurut generasi zaman dulu dan generasi zaman sekarang. Sikap saya untuk menghadapi hal ini yaitu dengan memberikan edukasi kepada semua kalangan baik yang tua dan muda mengenai perkembangan zaman.

2. - Melestarikan budaya daerah: Melestarikan budaya daerah yang merupakan bagian dari budaya nasional.
- Mempromosikan budaya Indonesia ke dunia internasional: Memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional untuk meningkatkan citra bangsa.
- Menjadikan budaya sebagai alat pemersatu bangsa: Mengadakan kegiatan-kegiatan budaya yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia.
- Menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda: Menanamkan nilai-nilai budaya bangsa kepada generasi muda agar mereka dapat menjadi penerus bangsa yang berkarakter dan berbudaya.

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

by Alexander Lawrensius -
Nama: Alexander Lawrensius
NPM: 2315061013
Kelas: TI A

Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas. Lapis-lapis identitas itu tergantung pada peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula dari cara menyikapi keadaan dan peran tersebut.

Identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya. Seperti halnya identitas kita pada saat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural. Pluralitas pada perkembangan saat ini tidak lagi hanya dibatasi pada perbedaan etnis, profesi, latar belakang pendidikan, serta asal usul daerah. Pluralitas pada perkembangan saat ini justru lebih menunjuk pada persoalan kepentingan-kepentingan. Seseorang bisa berbeda dengan orang lain, bukan lantaran dia berasal dari etnis yang berbeda, profesi yang berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda, bahkan asal asul daerah yang berbeda. Kepentingan masing-masing orang lah yang kemudian menyatukan identitas tersebut.

MKU PKN PSTI -> FORUM ANALISIS VIDEO

by Alexander Lawrensius -
Nama: Alexander Lawrensius
NPM: 2315061013
Kelas: TI A

Identitas nasional adalah kumpulan budaya yang merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku di Indonesia yang dihimpun menjadi satu dengan acuan Pancasila. Ini merupakan ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakannya dengan bangsa lain.

Hakikat identitas nasional Pancasila adalah sebagai fondasi negara, ideologi bangsa, perwujudan kepribadian bangsa, pemersatu bangsa, sumber motivasi dan inspirasi, pandangan hidup bangsa, norma fundamental negara, dan cita-cita bangsa. Pancasila menjadi identitas yang penting untuk dijaga dan dilestarikan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Identitas nasional merupakan ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa yang membedakannya dengan bangsa lain. Identitas nasional Indonesia terbentuk dari berbagai unsur, yaitu:
1. Suku Bangsa
Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa dengan beragam bahasa, adat istiadat, dan tradisinya. Keberagaman suku bangsa ini menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia.
2. Agama
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang beragam agama. Agama-agama yang diakui di Indonesia adalah Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Keberagaman agama ini menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia.
3. Budaya
Indonesia memiliki budaya yang kaya dan beragam. Budaya Indonesia diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi identitas bangsa. Budaya Indonesia meliputi berbagai aspek kehidupan, seperti bahasa, adat istiadat, seni, dan tradisi.
4. Bahasa
Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia digunakan sebagai alat komunikasi antar suku bangsa dan sebagai bahasa resmi negara. Bahasa Indonesia menjadi salah satu pemersatu bangsa Indonesia.

Pembagian:
- Identitas fundamental adalah identitas yang mendasar dan menjadi fondasi bagi identitas nasional lainnya.
- Identitas instrumental adalah identitas yang digunakan untuk mencapai tujuan nasional.
- Identitas alamiah adalah identitas yang dimiliki bangsa Indonesia secara alami.

Integrasi Nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya dalam satu kesatuan wilayah dan identitas nasional.

Faktor pendorong:
- Sejarah
- Cinta tanah air
- Rela berkorban
- Konsensus nasional
- Keinginan bersatu

Faktor penghambat:
- Heterogen
- Ketimpangan
- Etnosentrisme
- Gangguan luar

Bentuk integrasi nasional:
- Asimilasi
Asimilasi adalah proses peleburan dua kebudayaan atau lebih sehingga menghasilkan kebudayaan baru. Budaya-budaya yang berinteraksi kehilangan identitas aslinya dan berubah menjadi budaya baru yang sama.
- Akulturasi
Akulturasi adalah proses bercampurnya unsur-unsur budaya dari dua kelompok masyarakat atau lebih, tanpa menghilangkan identitas budaya asli masing-masing kelompok.