NAMA :MUHAMMAD YUSUF MUFID
NPM:2311011063
A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
1.karena dengan bergotong royong menumbukan rasa persatuan saling tolong menolong dalam kesulitan sikap ituh juga yang dapat menyelamatkan indonesia dari keterpurukan yang tengah melanda sepertu halnya pada tex berita diatas mengenai covid19 rakyat indonesia saling bergotong royong saling membantu saling menyemangati, menumbukan sikap gotong royong sangatlah penting untuk menghilangkan rasa egoisme, mementingkankepetingan orang banyak dsribpada kepentingan sendri dampak dari sifat gotongroyonh
B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
2.sikap yang saya ambil tentunya melakukan toleransi saling bertegur sapa walaupun berbeda agama ras suku, mengikuti kegiata-kegiata bakti di desa, bergotongroyong saling memberikan hadiah, bertutur laku yang sopan dan santun, tidak menghina sesama maupun merendahkan menjadi tetangga yang baik dan siap membantu sesama
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
3.setiap negara memiliki niai dasar yang berarti setiap negara memiliki acuan atau arah tujuan mereka dalam melakukan tindakan dan juga menetapkan peraturan-peraturan yang ada pada masyrakatnya atau pada wilayahnya yang menjadi indentitas nnegaranya sama halanya pancasila sebagai niali-nilai dasar negara dan identitas bangsa indonesia
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
4.tentunya keputusan para pendiri bangsa sangatlah arif dan bijak dengan pengubahan tersebut tidak ada rasa penghkususan agama sehingga menghindari perpecahan terjadi diindonesia namun dengan bijaknya diganti dengan ketuhan yang satu , satu tuhan diganti dengan yang maha esa sama dengan agama yang di akui di indonesia adalah agama yang bertuhankan maha yang esa sesuai dengan agama yang ada diindonesia dan sila pertama pancasila