Kiriman dibuat oleh Indira Septiani 2311011025

Nama : Indira Septiani
NPM : 2311011025

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!
Jawaban :
Menurut pendapatku, peristiwa bom Bali di tahun 2002 merupakan sebuah tindakan yang sangat tragis dan tidak sesuai dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita. Dalam agama dan budaya kita, kita diajarkan untuk menghormati kehidupan dan tidak melakukan kekerasan terhadap orang lain. Tindakan seperti ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai tersebut. Solusi yang dapat kita lakukan adalah sebagai berikut :
1. Belajar mengenai nilai-nilai agama dan budaya yang mendorong perdamaian, persatuan, dan toleransi.
2. Menjaga keamanan
3. Memiliki rasa simpati dan empati

2. Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!
Jawaban :
Pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila bisa bervariasi, dan sanksi yang pantas tergantung pada tingkat pelanggaran dan hukum yang berlaku di Indonesia. Contohnya:
1. Pelanggaran terhadap "Ketuhanan Yang Maha Esa" bisa mencakup penistaan agama atau kebijakan yang tidak menghormati kebebasan beragama. Sanksi yang pantas bisa berupa tindakan hukum tergantung pada tingkat pelanggaran.
2. Pelanggaran terhadap "Kemanusiaan yang adil dan beradab" bisa termasuk pelanggaran hak asasi manusia. Sanksi bisa mencakup hukuman pidana atau sanksi perdata sesuai hukum yang berlaku.
3. Pelanggaran terhadap "Persatuan Indonesia" bisa meliputi provokasi terhadap perpecahan antar-etnis atau kelompok. Sanksi bisa berupa tindakan hukum yang menghukum tindakan tersebut.
4. Pelanggaran terhadap "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan" bisa termasuk tindakan korupsi atau pelanggaran hukum dalam proses pemilihan umum. Sanksi bisa mencakup tindakan hukum dan pengadilan.
5. Pelanggaran terhadap "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" bisa meliputi ketidaksetaraan sosial yang signifikan atau kebijakan yang merugikan rakyat secara luas. Sanksi dapat mencakup perubahan kebijakan, tindakan hukum, atau reformasi sosial.

Sanksi yang pantas harus sesuai dengan hukum dan mencerminkan tingkat pelanggaran serta tujuan pemulihan nilai-nilai Pancasila. Penting juga untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil dan transparan dalam menghadapi pelanggaran terhadap Pancasila.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Indira Septiani 2311011025 -
Nama : Indira Septiani
NPM : 2311011025

1. Cobalah anda menelusuri proses terjadinya peristiwa G30S PKI tersebut dan dimana letak penyimpangan peristiwa tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut!
Jawaban :
Peristiwa G30S PKI (Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia) merupakan peristiwa bersejarah yang terjadi pada tahun 1965 di Indonesia. Peristiwa ini dimulai dengan penculikan dan pembunuhan beberapa perwira militer tinggi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung Syamsuri. Hal ini merupakan penyimpangan besar terhadap nilai-nilai Pancasila dan konstitusi Indonesia.
Penyimpangan terbesar terletak pada upaya penggulingan pemerintahan yang sah, tindakan kekerasan yang menyebabkan banyak korban jiwa, serta penyebaran ideologi komunis yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa dan demokrasi.
Hikmah yang dapat diambil dari peristiwa G30S PKI adalah pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas negara. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus berkomitmen untuk membangun negara yang berlandaskan Pancasila, menjunjung tinggi HAM, dan menyelesaikan konflik politik melalui demokratis. Melalui pembelajaran dari masa lalu, kita dapat berupaya menuju masyarakat yang lebih damai, adil, dan berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila.

2. Bagaimanakah cara-cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat di sekitar Anda atau dalam organisasi yang ada di sekitar Anda? Apa bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung dan Apa bentuk kendala yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung?
Jawaban :
Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat adalah salah satu prinsip penting dalam kehidupan masyarakat dan organisasi. Berikut adalah langkah-langkah umumnya :
1. Pendahuluan musyawarah
2. Penyelidikan dan persiapan
3. Pemilihan peserta
4. Pertemuan musyawarah
5. Diskusi dan tukar pendapat
6. Penyimpulan dan mufakat
7. Implementasi keputusan
Bentuk kearifan yang timbul saat musyawarah berlangsung :
1. Kesabaran
2. Empati
3. Keterbukaan
Bentuk kendala yang dapat timbul saat musyawarah berlangsung :
1. Ketidaksepakatan
2. Kekuatan dominasi
3. Konflik dan emosi
4. Keterbatasan waktu dan sumber daya

3. Hasil Survei menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam, yaitu 48,4% responden berusia 17 sampai 29 tahun tidak mampu menyebutkan sila-sila Pancasila secara benar dan lengkap. 42,7% salah menyebut sila-sila Pancasila, lebih parah lagi, 60% responden berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Jelaskan faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini!
Jawaban :
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan rendahnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini :
1. Pendidikan : sistem pendidikan yang kurang memadai dalam mengajarkan Pancasila dan nilai-nilai Indonesia kepada generasi muda dapat menjadi salah satu penyebab. Kurikulum yang tidak memberikan cukup perhatian terhadap pendidikan moral dan kewarganegaraan bisa menyebabkan kurangnya pemahaman.
2. Perubahan budaya dan nilai : perubahan budaya dan nilai-nilai masyarakat yang lebih individualistik dan materialistik dapat menggeser perhatian dari nilai-nilai Pancasila yang lebih berfokus pada kebersamaan, gotong royong, dan persatuan.
3. Media sosial dan teknologi : penggunaan media sosial dan teknologi informasi memungkinkan penyebaran informasi yang tidak selalu akurat. Masyarakat bisa terpapar dengan informasi yang salah atau tendensius tentang Pancasila, yang dapat memengaruhi pemahaman mereka.
4. Kesenjangan generasi: kesenjangan dalam pemahaman antara generasi yang lebih tua dan generasi muda bisa disebabkan oleh perubahan sosial dan nilai-nilai yang terjadi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
5. Ketidakpedulian terhadap politik dan kewarganegaraan : banyak masyarakat mungkin kurang tertarik atau peduli terhadap politik dan kewarganegaraan, sehingga kurang memperhatikan nilai-nilai Pancasila yang berkaitan dengan hal tersebut.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Indira Septiani 2311011025 -
Nama : Indira Septiani
NPM : 2311011025

Melalui pidatonya di Amerika Serikat tahun 1956, Ir. Soekarno memperkenalkan Pancasila sebagai dasar negara. Bung Karno menjelaskan bahwa Pancasila dimasukkan ke dalam pembukaan UUD NRI, serta menyebutkan isi sila-sila Pancasila. Seperti halnya Bung Karno yang dengan bangga memperkenalkan Pancasila ke negara lain, kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, harus merasa bangga dan menjunjung tinggi serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Indira Septiani
NPM : 2311011025

Peristiwa Rengasdengklok

Pada 14 Agustus 1946, Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Kemudian, kabar ini diketahui pemuda Bandung pada 15 Agustus 1945, melalui siaran radio. Bertepatan dengan kepulangan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta di Indonesia yang sebelumnya menanggapi seruan Jepang untuk Asia Tenggara. Ada pro dan kontra dalam memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Golongan pemuda mendesak Golongan tua untuk segera berdiskusi dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mereka kemudian berencana untuk menculik Ir. Soekarno dan Moh. Hatta serta membawa mereka ke Rengasdengklok. Hal ini dilakukan agar mereka terhindar dari pemerintah Jepang ketika membahas proklamasi tersebut. Di Jakarta juga terjadi perundingan yang diwakili oleh Ahmad Subardjo sebagai golongan tua dan Wikana sebagai golongan pemuda. Hingga tercapai kesepakatan akhir bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia akan dilangsungkan di Jakarta. Ir.Soekarno dan Moh. Hatta kemudian dijemput di Rengasdengklok dan menuju kediaman Laksamana Maeda. Teks Proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Moh. Hatta dan Ahmad Subardjo, setelah disetujui, naskah tersebut diberikan kepada Sayuti Melik untuk diketik ulang. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan di Jl. Pegangsaan Timur no. 56, Jakarta oleh Ir. Soekeno pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama : Indira Septiani
NPM : 2311011025

Dalam Pidatonya, Ir. Soekarno menyampaikan kepada rakyat Indonesia bahwa Pancasila merupakan dasar dari segala peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia, serta merupakan dasar yang dapat mempersatukan seluruh kerja keras rakyat untuk Indonesia. Bung Karno juga menyampaikan pesan tersirat dalam pidatonya tersebut, bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, karena kita berada dan berasal dari masa revolusi, bukan hanya revolusi Bung Karno saja, namun revolusi seluruh rakyat Indonesia.