Makka Muhammad Mustova
2315061100
PSTI D
Hasil analisis saya terhadap video tersebut adalah tentang ketahanan nasional yang merupakan kemampuan suatu negara dalam mempertahankan eksistensi, keamanan, dan stabilitasnya dalam menghadapi berbagai ancaman fisik dan non fisik baik dari dalam maupun luar negeri. Ancaman tersebut antara lain agresi militer, serangan teroris, perang cyber, misinformasi dan ancaman ekonomi dan bisa datang dari luar negeri seperti negara lain atau organisasi internasional yang tentunya dapat merugikan negara kita Indonesia. Perlawanan nasional terdiri dari dua hal pokok, yaitu alamiah (Tri Gatra) dan sosial (Panca Gatra). Pertimbangan alam meliputi letak geografis yang strategis, kelimpahan sumber daya alam, dan kondisi pemukiman. Misalnya, Indonesia merupakan wilayah yang rawan konflik regional dan gangguan perdagangan internasional serta sumber daya alam yang harus dikelola dengan baik. Aspek sosial meliputi ideologi Pancasila, stabilitas politik, kemandirian ekonomi, keberagaman budaya, serta pertahanan dan keamanan. Penguatan ketahanan nasional memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi yang mencakup menjaga stabilitas politik, pembangunan ekonomi berkelanjutan, memperkuat kesatuan sosial budaya, dan meningkatkan kesiapan dan kemampuan pertahanan.
Untuk meningkatkan ketahanan nasional, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi. Upaya ini melibatkan menjaga stabilitas politik, mengembangkan ekonomi yang adil dan berkelanjutan, memperkuat persatuan sosial budaya, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertahanan. Dalam konteks pandemi COVID-19, ketahanan nasional juga mencakup menjaga kesehatan masyarakat, mendukung kebijakan pemerintah, dan mempromosikan solidaritas nasional untuk menghadapi tantangan global bersama, memastikan stabilitas dan keberlanjutan negara dalam jangka panjang.
2315061100
PSTI D
Hasil analisis saya terhadap video tersebut adalah tentang ketahanan nasional yang merupakan kemampuan suatu negara dalam mempertahankan eksistensi, keamanan, dan stabilitasnya dalam menghadapi berbagai ancaman fisik dan non fisik baik dari dalam maupun luar negeri. Ancaman tersebut antara lain agresi militer, serangan teroris, perang cyber, misinformasi dan ancaman ekonomi dan bisa datang dari luar negeri seperti negara lain atau organisasi internasional yang tentunya dapat merugikan negara kita Indonesia. Perlawanan nasional terdiri dari dua hal pokok, yaitu alamiah (Tri Gatra) dan sosial (Panca Gatra). Pertimbangan alam meliputi letak geografis yang strategis, kelimpahan sumber daya alam, dan kondisi pemukiman. Misalnya, Indonesia merupakan wilayah yang rawan konflik regional dan gangguan perdagangan internasional serta sumber daya alam yang harus dikelola dengan baik. Aspek sosial meliputi ideologi Pancasila, stabilitas politik, kemandirian ekonomi, keberagaman budaya, serta pertahanan dan keamanan. Penguatan ketahanan nasional memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi yang mencakup menjaga stabilitas politik, pembangunan ekonomi berkelanjutan, memperkuat kesatuan sosial budaya, dan meningkatkan kesiapan dan kemampuan pertahanan.
Untuk meningkatkan ketahanan nasional, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi. Upaya ini melibatkan menjaga stabilitas politik, mengembangkan ekonomi yang adil dan berkelanjutan, memperkuat persatuan sosial budaya, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertahanan. Dalam konteks pandemi COVID-19, ketahanan nasional juga mencakup menjaga kesehatan masyarakat, mendukung kebijakan pemerintah, dan mempromosikan solidaritas nasional untuk menghadapi tantangan global bersama, memastikan stabilitas dan keberlanjutan negara dalam jangka panjang.