Kiriman dibuat oleh Aulia Rahmi Shakira

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104

Pertanyaan:
1. Apakah hubungannya Pendidikan Pancasila dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dan bagaimana urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda?
2. Apakah hal yang paling pokok untuk dipelajari dari pendidikan Pancasila dalam menghadapi perubahan dan manfaatnya dalam menghadapi masa depan?
3. Jelaskan apa sajakah yang menjadi faktor penghambat dan penunjang diberlakukannya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi!
4. Bagaimanakah yang dimaksud dengan relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan anda dan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa?

Jawaban:
1. Pancasila berhubungan sangat erat dengan kehidupan berbangsa karena pancasila merupakan dasar dari Negara Indonesia, maka dari itu sebagai bagian dari bangsa Indonesia, Pancasila memiliki peran penting dalam menjalankan kehidupan kita. Dasar Negara bertujuan untuk memberikan pedoman bagi para rakyatnya, mengatur prinsip-prinsip dasar neara Indonesia, sebagai identitas kebangsaan, sebagai pedoman etika dan moral, dan mencegah konflik. Urgensinya bagi generasi muda yaitu memastikan bahwa generasi muda saat ini memilki nilai nilai pancasila agar nilai-nilai tersebut senantiasa hidup, dan dampat diteruskan kepada generasi selanjutnya, juga dapat membuat perubahan positif dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi dalam aspek keadilan, kedaulatan, dan berbagai aspek lainnya.

2. Hal pokok yang dipelajari dari pendidikan pancasila yaitu nilai-nilai pancasila itu sendiri,
• Sila 1: “Ketuhanan yang Maha Esa”: sila ini membuat pemahaman mengenai toleransi dalam beragama dan menghormati kebebasan dalam beragama.
• Sila 2: “Kemanusiaan yang adil dan beradab”: membantu memahami pentingnya hak asasi manusia, keadilan social, memerangi ketidaksetaraan, deskriminaso, dan ketidakadilan dalam masyarakat.
• Sila 3: “Persatuan Indonesia”: memahami arti dari persatuan dan kesatuan dalam menghargai keragaman budaya, dan hal lainnya, juga membangun solidaritas dalam masyarakat.
• Sila 4: “Kerakyatan yang dipimpn dalam hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan : membantu memahami pentingnya demokrasi musyawarah, dan pengambilan keputusan ecara bijak.
• Sila 5: “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”: membantu memahami upaya dalam mencapai sebua keadilan social, termasuk dalam kesenjangan ekonomi, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.
Lalu manfaatnya dalam mempelajari pendidikan pancasila ini adalah memiliki pandangan jelas tentang prinnsip-prinsip dalam dasar Negara, mampu menilai suatu kebijakan serta dapat berpartisipasi aktif dalam demokrasi, menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, dan mampu menangani tantangan-tantangan yang terjadi di masa depan seperti masalah ekonomi, perubahan iklim yang sering terjadi saat ini, dan konflik social lainnya.

3. faktor-faktor penghambat diberlakukannya pendidikan pancasila di perguruan tinggi:
• Kurangnya kesadaran diri akan pentingnya pendidikan pancasila
• Tidak mendukungnya lingkungan universitas dan sekitarnya dalam memberlakukan pendidikan pancasila.
• Ketidaksepakatan konsep pancasila dalam perguruan tinggi
• Tuntutan kurikulum yang padat
• Kurangnya sumber daya, seperti dosen, buku, dan fasilitas pembelajaran lainnya yang kurang berkualitas.
• Perbedaan ideologis dalam menjalankan nilai nilai pancasila

4. Relasi antara pendidikan pancasila dan program studi teknik informatika yaitu, dengan mempelajari nilai nilai yang terdapat pada pancasila, bisa meningkatkan kesadaran diri sendiri bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia, memilki pemahaman persatuan, keadilan sosial, hak asasi manusia sehingga mahasiswa dapat membuat suatu kebijakan atau program yang berdasarkan teknologi untuk membantu masyarakat, mengembangkan teknologi yang bertanggungjawab, meningkatkan kualitas akses dalam pendidikan, membantu pemerintahan dalam bidang informatika, mengembangkan teknologi yang bisa mengembangkan persatuan dari perbedaan perbedaan yang ada di Indonesia dengan hal hal tersebut mahasiswa informatika dapat berkontribusi dalam bidang ekonomi, sosial, dan teknologi dalam Negara Indonesia.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104

Pada jurnal tersebut, dijelaskan bahwa terjadinya degredasi terhadap penginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Ciri-ciri terjadinya degredasi nilai-nilai Pancasila adalah dengan munculnya sikap apatis, phobia, bahkan melecehkan Pancasila. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti dampak globalisasi yang menyebabkan perubahan pemikiran pada generasi sekarang, kurangnya pendidikan terhadap nilai-nilai Pancasila, juga faktor lingkungan seperti organisasi politik biasanya mulai tidak menegaskan tentang nilai-nilai Pancasila ini. Solusi yang diberikan pada jurnal ini adalah dengan meningkatkan pedidikan dalam suatu lembaga formal dan non formal. Tujuan dari pendidikan ini adalah agar generasi saat ini atau generasi yang akan datang dapat mengetahui nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, bukan hanya dapat memahami tap juga dapat ikut andil dalam mengaplikasikan nilai-nilai tersebut. Selain itu sosuli yang diberikan adalah merevalisasi nilai-nilai Pancasila secara konsisten. Revalisasi Pancasila dengan cara melaksanakan kegiatan sosial seperti berkunjung ke panti asuhan, berbagi makanan di tempak pembuangan akhir sampah. Setelah melakukan kegiatan sosial tersebut mereka akan mempresentasikan pengalamannya kepada sesa

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rami Shakira

NPM: 2315061104

Pancasila berasasal dari bahasa sansekerta, kata “Panca” memiliki arti lima dan “sila” memilki arti dasar atau asas, maka dari itu pancasila memilki arti 5 asas atau lima dasar. Istilah pancasila terdapat pada kita Nagarakertagaman yang ditulis oleh Mpu Prapanca dan kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular yang artinya adalah pelaksaan kesusilaan yang lima. Dalam periode penjajahan barat, bangsa Indonesia terlibat perjuangan fisik dalam mengusir penjajah barat dan terjadi hampir di seluruh Indonesia. Namun, belum terkoordinasi dengan baik dan masih bersifat kedaerahan. Lalu munculah Dr.Sutomo mendirikan Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 sebagai pelopor pergerakan nasional, karena itu setiap tanggal 20 mei ditetapkan sebagai hari kebangkitan nasional. Perjuangan tersebut terus berlanjut dan mulai menampakkan hasil dengan diadakannya kongres pemuda nasional yang menghasilkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 oktober 1928. Kemudian pada tangga 9 maret 1942 pemerintah hindia belanda menyerahkan prasyarat ke Jepang dan mulailah penjajahan jepang di Indonesia, dan 3 tahun kemudian Jepang terdesak oleh sekutu, karena itu Jepang berusaha mencari simpati bangsa Idonesia dengan menjanjikan bangsa Indonesia merdeka. Tanggal 29 April 1945 jepang membentuk BPUPKI (Dokuritsu Zyunbi Kosakai) yang ketuai oleh Dr K.R.T Radjiman Wediodiningrat dan memiliki anggota 76 orang bangsa Indonesia dan 7 orang jepang. BPUPKI melakukan sidang pertama selama 3 hari dari tanggal 29 mei 1945 – 1 Juni 1945. Pada sidang itu Mr Moh yamin, Prof.R. Soepomo dan Ir. Soekarno mengemukakan pandangannya tentang 5 asas dasar Negara Indonesia. Tanggal 1 Juni 1945 Ir.Soekarno mengusulan dasar tersebut diberi nama pancasila, dan diterima dalam sidang BPUPKI pada tanggal 1 juni 1945, maka dari itu tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir pancasila, hal ini didasari juga berdasarkan KAPPRES No.24 tahun 2016. Ir soekarno juga mengusulkan konsep trisila dan ekasila yang merupakan intisari pancasila, trisila terdiri sisonasionalisme, sosio demokrasi, dan ketuhanan, sedangakan ekasila berupa gotong royong. Tindaklanjut BPUPKI adalah membentuk tim 9 yang menghasilkan piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945, sedangkan sidang kedua BPUPKI 11 juli 1945 menghasilkan teks proklamasi rancangan pembukaan UUD dan rancangan batang tubuh UUD, rancangan dasar Negara terdapat pada alinea 4 piagam Jakarta 20 juni 1945. Namun, terdpat perbedaan dengan naskah pancasila yaitu pada sila pertama pada piagam Jakarta berbunyi “ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk pemeluknya”, tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan dibentuk panitia persiapan kemerdekaan Indonesia atau PPKI yang beranggotakan 27 orang dan diketuai oleh Ir. Soekarno, PPKI (Dokuritsu Zyunbi Inkai) bertujuan untuk menyelenggarakan kemerdekaan Indonesia PPKI menyelenggarakan sidang pertama pada 18 agustus 1945, dengan mengedepankan persatuan kesatuan dan persatuan, sebelum sidang dimulai Drs. Moh Hatta mengusulkan perubahan sila pertama dengan menghapus tujuh kata menjadi “ketuhanan yang maha esa”, naskah pancasila menjadi sebagaimana sekarang, dalam sidang PPKI pada tanggal 18 agustus 1945 ditetapkan:

1. Mengesahkan undang undang dasar 2945 yang didalamnya terdapat dasar Negara oancasilaa,

2. Memiih presiden dan wakit presiden pertama NKRI yaitu Ir sSoekarno dan Drs. Moh Hatta.

Pancasila sebagai faham filosofis memiliki 2 pengertian yaitu, pancasila sebagai pandangan hidup dan pancasila sebagai dasar Negara. Pancasila sebagai pandangan hidup harus dapat dipertanggungjawabkan secara logis dan dapat diterima oleh akal sehat, dalam pelaksanaannya sehari hari tidak boleh bertentangan dengan norma agama, norma kesusilaan, norma sopan santun, serta norma hukum yang berlaku. Pancasila sebagai dasar negara dalam pengertian ini sering disebut sebagai dasar falsafah Negara philosfische atau ideology negara staadside dalam hal ini pancasia digunakan untuk mengatur penyelenggaraan negara atau mengatur pemerintahan negara. Kedudukan pancasila selain sebagai dasar Negara juga sebagai sumber dari segala sumber hokum Negara, sebagaimana yang sudah tercantum pada Undang Undang Nomor 12 tahun 2011. Berdasarkan pengertian dan perannya, pancasila berfungsi sebagai:

1. Dasar yang statis atau fundamental

2. Tuntunan dinamis: sebagai cita cita dan tujuan abangsa indonseia

3. Ikatan yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia: menjamin hak hidup bangsa indonesia tanpa perbedaan.

Selain itu pancasila memiliki 3 fungsi:

1. Fungsi yuridis: merupakan fungsi utama dari pancasila sebagai dasar Negara.

2. Fungsi sosiologis: pengatur kemasyarakatan pada umumnya.

3. Fungsi etis dan filosofis: mengatur perilaku pribadi.

4 pokok pikiran yang merupakan suasana kebatilan dari uud 1945 terdiri dari:

1. Negara melindungi segenap bangsa Indonesia berdasarkan persatuan (sila 1)

2. Negara Indonesia mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia (sila 5)

3. Negara berkedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan prmusyawaratan /perwaklan (sila 4)

4. Negara berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab (sila 1 dan sila 2)

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analis Jurnal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104

Dalam jurnal tersebut membahas mengenai hubungan agama dengan pancasila dan apakah agama memengaruhi penilaian terhadap Pancasila. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa agama dan Negara sama sama memiliki kebutuhan satu sama lain, tanpa adanya agama Negara tidak bisa terciptanya pemetintahan yang adil, bersih, dan sejahtera, sedangkan tanpa adanya Negara agama tidak bisa mengaplikasikan nila-nilai agam tersebut. Agama juga memiliki peran terhadap isi dari Pancasila, dengan merealisasikan salah satu nilai agama dalam diri tokok-tokoh islam yang ikut dalam rapat tersebut, yaitu toleransi dan kelapangan hati pada saat sidang pembentukan isi Pancasila, berubahlah isinya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” yang awalnya hanya ditunjukkan untuk orang-orang yang memeluk agama islam, dengan kontribusi tersebut bisa menyatukan bangsa Indonesia dari berbagai latar belakang. Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam mengmplemntasikan nilai-nilai agama yang terjadi pada sebagian orang yang tidak memahami ilmu agama tersebut secara menyeluruh. Sehingga munculah sikap radkalisme dalam kelompok tersebut.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104

Pada jurnal tersebut, dijelaskan bahwa terjadinya degredasi terhadap penginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Ciri-ciri terjadinya degredasi nilai-nilai Pancasila adalah dengan munculnya sikap apatis, phobia, bahkan melecehkan Pancasila. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti dampak globalisasi yang menyebabkan perubahan pemikiran pada generasi sekarang, kurangnya pendidikan terhadap nilai-nilai Pancasila, juga faktor lingkungan seperti organisasi politik biasanya mulai tidak menegaskan tentang nilai-nilai Pancasila ini. Solusi yang diberikan pada jurnal ini adalah dengan meningkatkan pedidikan dalam suatu lembaga formal dan non formal. Tujuan dari pendidikan ini adalah agar generasi saat ini atau generasi yang akan datang dapat mengetahui nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, bukan hanya dapat memahami tap juga dapat ikut andil dalam mengaplikasikan nilai-nilai tersebut. Selain itu sosuli yang diberikan adalah merevalisasi nilai-nilai Pancasila secara konsisten. Revalisasi Pancasila dengan cara melaksanakan kegiatan sosial seperti berkunjung ke panti asuhan, berbagi makanan di tempak pembuangan akhir sampah. Setelah melakukan kegiatan sosial tersebut mereka akan mempresentasikan pengalamannya kepada sesama mahasiswa ataupun orang lain, dengan begitu bisa meningkatkan rasa simpati orang lain, sehingga nilai-nilai Pancasila yang tersingkir mulai pulih kembali.