Kiriman dibuat oleh Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042

Azizah Arifiani Apriyanto
2311011042

Analisis vidio:
Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila :
- pertama sila ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada sang pencipta
- kedua sila kemanusiaan mengandung dimensi humanis yang artinya menjadikan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama
- ketiga sila persatuan mengandung dimensi nilai solidaritas rasa kebersamaan dan cinta tanah air
- keempat mengandung nilai berupa sikap menghargai atau mau mendengar pendapat orang lain
- kelima mengandung dimensi nilai mau peduli atas nasib orang lain kesediaan membantu kesulitan orang lain

Sistem etika :
1. Meletakkan sila-sila Pancasila sebagai etika berarti mendapatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap tindakan dan keputusan.
2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal nasional regional dan internasional.
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara kebangsaan yang berjiwa Pancasila
Azizah Arifiani Apriyanto
2311011042

Pancasila sebagai filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani "philisophia" yang artinya cinta kebijaksanaan. Aliran filsafat :
1. Berfilsafat rasionalisme mengagungkan akal
2. Berfilsafat materialisme mengagungkan materi
3. Berfilsafat individualisme mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat hedonisme mengagungkan kesenangan

Manfaat mempelajari filsafat:
- memperoleh kebenaran yang hakiki
- melatih kemampuan berfikir logis
- melatih berfikir dan bertindak bijaksana
- melatih berfikir rasional dan komprehensif
- menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga di peroleh keselarasan hidup menghasilkan tindakan yang bijaksana

Filsafat Pancasila adalah sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.

• Pancasila sebagai sistem filsafat
"Sistem" memilki ciri-ciri sebagai berikut:
Suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen, Bagian-bagian tersebut mempunyai fungi sendiri-sendiri,
Saling berhubungan dan saling ketergantungan, Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem), Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks.

Wawasan fisafat melputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis :

A. Ontologis : menurut Aristoteles adalah imu yang menyelidiki hakiat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafiska.

B. Epistemologis : adalah cabang filsafat yang menyelidki asal, syarat, susunan, metode, dan valditas imu pengetahuan.

C. Aksiologis : Istiah aksiologi ber asal dari kata Yunani axios yang artinya nia; manfaat, dan logos yang artinya pikiran, ilmu atau teorii.
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
Npm. : 2311011042

Analisis jurnal:
Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai fungsi dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Filsafat adalah berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Apabila kita hubungkan fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia wajar apabila dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila. Pancasila adalah falsafah yang merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis, dan reigius.
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
Npm : 2311011042

A. Menurut saya, proses pendidikan di masa pandemi covid-19 belum cukup baik,tetapi hal ini wajar terjadi karena tidak siapnya pemerintah terhadap pandemi yang datang tiba-tiba dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa pembelajaran online akan digunakan di seluruh aspek pendidikan. Selain itu karena pembelajaran di lakukan secara daring maka tentu adanya penyesuaian seperti penyediaan perangkat belajar yang tentunya menambah beban bagi orang tua dan negara untuk dapat memenuhi keperluan di atas.

B. Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Menurut Saya, contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orangtua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan attau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita-cita bangsa dan persatuan serta kesatuan. Dengan melakukan pengaktualisasian ini maka Pancasila akan tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa sehingga loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi.
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
Npm. : 2311011042

Analisis jurnal :
Kajian mengenai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia melalui filsafat ilmu menjadi sangat penting jika dikaitkan dengan permasalahan bangsa saat ini. Filsafat ilmu yang memiliki tiga aspek (ontologi, epistemologi, dan aksiologi) dapat digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan permasalahan bangsa, terutama dalam kasus korupsi. Solusi yang diberikan adalah dengan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila.

Hasil kajian tentang nilai-nilai Pancasila dari sudut pandang filsafat ilmu, yaitu: pertama, secara ontologi, Pancasila memiliki ajaran dan nilai-nilai, seperti mengembangkan sikap saling menghargai antar sesama manusia; kedua, secara epistemologi, Pancasila memiliki sumber-sumber pengetahuan dan konsep-konsep kebangsaan yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia; ketiga, secara aksiologi, nilai-nilai Pancasila memiliki sumbangan dalam kehidupan masyarakat Indonesia melalui nilai-nilai luhur dalam keadilan sosial dan kemanusiaan.