Forum Analisis Soal

Forum Analisis Soal

Number of replies: 79

PENDIDIKAN INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19

 

Sebagaimana hampir semua orangtua di Indonesia pada saat ini, saya dan istri juga kebagian tanggung jawab mendampingi anak kami belajar dari rumah. Kami dan banyak orangtua harus mengakui bahwa menjelaskan berbagai mata pelajaran dan menemani anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah tidak semudah yang dibayangkan. Kerja keras para guru dan dosen selama ini sungguh patut diapresiasi. Di tengah pembatasan sosial akibat wabah covid-19, kita harus tetap semangat mengejar dan mengajar ilmu pengetahuan. Hampir tidak ada yang menyangka, wajah pendidikan akan berubah drastis akibat pandemi covid19. 


Konsep sekolah di rumah (home-schooling) tidak pernah menjadi arus utama dalam wacana pendidikan nasional. Meski makin populer, penerapan pembelajaran online (online learning) selama ini juga terbatas pada Universitas Terbuka, program kuliah bagi karyawan di sejumlah universitas dan kursus-kursus tambahan (online courses). Tapi, kebijakan physical distancing untuk memutus penyebaran wabah, memaksa perubahan dari pendidikan formal di bangku sekolah menjadi belajar dari rumah, dengan sistem online, dalam skala nasional. Bahkan, ujian nasional tahun ini terpaksa ditiadakan. Tantangan pendidikan Sistem pendidikan online pun tidak mudah. Di samping disiplin pribadi untuk belajar secara mandiri, ada fasilitas dan sumber daya yang mesti disediakan. Saya bersyukur masih mampu memfasilitasi anak kami untuk pendidikan jarak jauh, tapi saya mendengar keluhan banyak orangtua murid dan juga tenaga pendidik yang kesulitan, baik dalam menyediakan perangkat belajar seperti ponsel dan laptop maupun pulsa untuk koneksi internet.


Dengan kata lain, sistem pembelajaran online ini berpotensi membuat kesenjangan sosial ekonomi yang selama ini terjadi, menjadi makin melebar saat pandemi. Kemenaker (20/4) mencatat sudah lebih dari 2 juta buruh dan pekerja formal-informal yang dirumahkan atau diPHK. Dengan kondisi seperti ini, banyak orangtua kesulitan menyediakan kesempatan pendidikan yang optimal bagi anak-anak mereka. Dalam situasi yang lebih buruk, orangtua malah bisa berhadapan pada pilihan dilematis: memberi makan keluarga atau membiayai pendidikan anak. Ini berpotensi membuat angka putus sekolah meningkat. Sejak kebijakan belajar dari rumah diterapkan secara nasional mulai tanggal 16 Maret 2020, muncul indikasi naiknya angka putus sekolah di berbagai tempat. Mulai dari Papua, Maluku Utara, hingga Jakarta. Ini daerah-daerah yang tergolong zona merah dalam penyebaran wabah. Angka putus sekolah dari kawasan perdesaan juga diperkirakan akan naik. Dalam jangka panjang, anak-anak yang putus sekolah ini memiliki kemungkinan lebih besar untuk menganggur, baik secara tertutup atau terbuka. Ini bukan hanya secara akumulatif akan menurunkan produktivitas nasional, tapi membuat mereka terjebak da- mereka terjebak dalam lingkaran tidak berujung (vicious circle) kemiskinan struktural.
Sebagai langkah solusi praktis, sejak awal saya berpendapat pemerintah perlu merealokasikan dana pelatihan Rp5,6 triliun bagi 5,6 juta buruh dan pekerja yang diperkirakan terdampak krisis ekonomi akibat wabah covid-19, menjadi bantuan langsung. Sehingga, bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Termasuk, memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka. Di sisi lain, pemerintah juga perlu memperhatikan juga perlu memperhatikan nasib para guru, terutama guru-guru swasta maupun guru honorer (termasuk guru tidak tetap), yang masingmasing berjumlah hampir satu juta orang. Ketiadaan proses belajar mengajar di sekolah, secara langsung dan tidak langsung, menurunkan pendapatan  mereka.

Pendidikan adalah kunci

Pendidikan merupakan kunci pembangunan sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia merupakan kunci terwujudnya Indonesia Emas 2045, yang adil dan sejahtera, aman dan damai, serta maju dan mendunia. Pendidikan yang akan menentukan kemana bangsa ini akan menyongsong masa depannya, apakah menjadi bangsa besar yang beradab, cerdas dan siap beradaptasi dengan perubahan zaman. Atau, menjadi raksasa sakit, yang tenggelam dalam berbagai persoalannya sendiri. Kalah dalam persaingan global, dan dan bahkan diacak-acak berbagai kepentingan jangka pendek, baik dari dalam maupun luar negeri. Sejak dulu, berbagai upaya reformasi pendidikan telah kita tempuh. Termasuk alokasi anggaran pendidikan 20% dari APBN pada era pemerintahan Presiden SBY (2004-2014). Tapi, masalah pendidikan nasional masih terkendala dua persoalan mendasar, yakni soal akses dan kualitas pendidikan. Dari sisi akses, berbagai indikator seperti angka partisipasi murni, lama bersekolah, hingga tingkat putus sekolah, masih membutuhkan kerja keras perbaikan. Meski, kita tahu kebijakan sekolah gratis, program beasiswa, hingga penyelesaian problem jarak dan akses menuju sekolah tengah diusahakan. Indikator rata-rata lama sekolah (RLS) nasional yang baru 8,2 tahun atau se tara SLTP kelas 2 (BPS, 2018) menunjukkan persoalan kita di bidang pendidikan masih banyak. Terkait kualitas, kita juga masih harus meningkatkan kualitas tenaga pengajar, kurikulum pendidikan, hingga tingkat daya saing pendidikan nasional. Kita perlu introspeksi, mengapa lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi justru menjadi penyuplai tingkat pengangguran.  Mari kita perbaiki strategi link and match antara dunia pendidikan dan dunia lapangan kerja. Reformasi pendidikan merupakan tanggung jawab kita semua. Mari bersama kita perbaiki semua aspek. Sistem rekrutmen tenaga pendidik, keterpaduan kebijakan anggaran pendidikan pusat dan daerah. Lalu, infrastruktur pendidikan, hingga sub-komponen lain yang mempengaruhi kualitas pendidikan nasional. Pekerjaan rumah kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional memang masih banyak. Pandemi covid-2019 ini menyingkapkan sejumlah persoalan genting yang harus segera  diatasi karena menyangkkut keberlangsungan dan kualitas pendidikan para murid serta kesejahteraan para murid guru maupun dosen. Betapapun sulitnya, kita harus terus memperjuangkan dan mengawal proses reformasi pendidikan, sebagai kunci kejayaan NKRI.


Sumber: 
https://mediaindonesia.com/read/detail/311137-pendidikan-indonesia-di-tengah-pandemi-covid-19

ANALISIS SOAL 1

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Sealshie Triangel Heavenly_2311011018 -
Sealshie Triangel Heavenly
2311011018

A. Pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah Pandemi COVID-19 telah merubah cara pendidikan di Indonesia. Yang seharusnya bisa belajar secara langsung tatap muka tapi karena adanya covid-19 membuat semua tenaga pengajar dan pelajar harus melakukan pembelajaran jarak jah. Ini membuat proses belajar di tengah pandemi menjadi sulit, terutama dengan adanya kesulitan akses internet. Namun, kita perlu menghargai usaha dari orangtua, guru, dan siswa yang tetap semangat untuk belajar. Meskipun pembelajaran online adalah solusi, tetapi tidak semua orang memiliki perangkat dan akses internet. Ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan, dan kita perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.
B. Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu
1. Memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk bagi keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.
2. Mendorong pendidikan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong, dalam pembelajaran online.
3. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan pembelajaran online.
C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah program lingkungan yaitu peduli lingkungan dan gotong royong. Setiap bulan, warga di lingkungan say secara sukarela berkumpul untuk membersihkan area sekitar dan mengumpulkan sampah bersama-sama.
Menurut pendapat saya, ini adalah contoh nyata pengembangan karakter Pancasilais karena tindakan ini mencerminkan nilai gotong royong, di mana masyarakat secara bersama-sama berkontribusi untuk menjaga lingkungan mereka. Kedua, tindakan peduli lingkungan menunjukkan tanggung jawab terhadap bumi dan alam. Selain itu, kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keramahan dalam menjaga lingkungan juga mencerminkan karakter Pancasilais seperti tanggung jawab, santun, dan peduli. Program ini juga menciptakan lingkungan yang lebih damai, di mana masyarakat saling bekerja sama untuk tujuan yang baik, dan ini sejalan dengan nilai cinta damai yang dijunjung tinggi dalam Pancasila. Dengan melakukan tindakan-tindakan seperti ini, kita tidak hanya mengembangkan karakter Pancasilais dalam diri kita, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.
D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah sebagai pedoman dasar dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku. Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, demokrasi, dan kebhinekaan. Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila mengarah pada pembentukan karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Ini mencakup pengembangan moralitas, etika, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan menerapkan hakikat Pancasila dalam pendidikan, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan bangsa yang adil, cerdas, dan beradab sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Nafisa Agesti -
Nama :Nafisa Agesti
NPM:2311011002
A.Menurut saya, proses pendidikan di masa pandemi covid-19 belum cukup baik,tetapi hal ini wajar terjadi karena tidak siapnya pemerintahterhadap pandemi yang datang tiba-tiba dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa pembelajaran online akan digunakan di seluruh aspek pendidikan. Selain itu karena pembelajaran di lakukan secara daring maka tentu adanya penyesuaian seperti penyediaan perangkat belajar yang tentunya menambah beban bagi orang tua dan negara untuk dapat memenuhi keperluan di atas.
B.Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika
.C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakterPancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!-
-Disiplin waktu datang tepat waktu-
-Jujur tidak mencontek saat ujian
-Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan-Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar
-Menjaga ketentraman dan persaudaraan antara satu sama lain
- santun kepada orang yang lebih tua

D.pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?Pancasila berperan sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang berarti bahwa tiap pikiran,sikap,dan perilaku warga negara Indonesia harus berdasarkan atau berlandaskan Pancasila. Pancasila dijadikan sebagai acuan dalam berpikir dan bertindak maka dari itu perlunya penanaman nilai-nilai Pancasila kepada rakyat Indonesia supaya rakyat Indonesia dapat berperilaku dan berpikir sesuai nilai nilai yang terkandung dalam pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Mutia Nur Fajar Annisa_ 2311011070 -
Nama : Mutia Nur Fajar Annisa
NPM : 2311011070
Kelas : Genap

* Analisis Soal Pertemuan 10

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab : Proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 mengalami perubahan dan menjadi tantangan bagi kita sebagai pelajar, orang tua, guru juga pemerintah. Harus terdapat kerja sama yang baik, karena pada saat covid-19 pembelajaran dilaksanakan secara daring/online sehingga perlu menjadi perhatian bagi pelajar itu sendiri juga bagi pendidik. Menurut saya juga proses pembelajaran pada saat covid kurang efektif karena sebagai pelajarnya sendiri jika kurang niat dalam pembelajaran dan tidak berusaha akan berdampak buruk dalam proses pembalajaran juga. Dan gangguan eksternal lainnya juga seperti fasilitas yang kurang memadai seperti alat komunikasi juga sinyal yang digunakan untuk pembelajaran daring.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : Agar proses pendidikan efektif yang pertama perlu diciptakannya kerja sama yang baik antara pemerintah, pendidik juga pelajar. Peran pemerintah adalah harus memastikan fasilitas akses pendidikan yang merata dan adil untuk semua warga. Kedua, peran pendidik perlu menerapkan metode pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan proses pembelajaran online. Ketiga, peran pelajar harus lebih maksimal dan berusaha dalam pembelajaran karena jika secara online pembelajaran harus dilakukan secara konsentrasi.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab : Contoh kasus konkret terkait dengan pengembangan karakter pancasila misalnya seperti jujur, disiplin, dan tanggung jawab di lingkungan kampus dengan selalu jujur, disiplin dan tanggung jawab dengan tugas yang diberi oleh dosen. Kedua peduli, santun, dan cinta damai sesama teman di lingkungan kampus agar terciptanya hubungan yang baik. Ketiga gotong royong juga ramah lingkungan disekitar kampus untuk peduli fasilitas yang ada juga lingkungan sekitar.


D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab : Pancasila adalah landasan moral dan filosofis bagi bangsa Indonesia, mengusung prinsip-prinsip inti seperti keadilan sosial, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila berarti menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam tindakan sehari-hari, termasuk menghormati keberagaman dan mendorong keadilan dalam kehidupan masyarakat. Lebih dari itu, Pancasila mendorong aktifitas warga negara dalam upaya membangun bangsa dan menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik untuk semua.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042 -
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
Npm : 2311011042

A. Menurut saya, proses pendidikan di masa pandemi covid-19 belum cukup baik,tetapi hal ini wajar terjadi karena tidak siapnya pemerintah terhadap pandemi yang datang tiba-tiba dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa pembelajaran online akan digunakan di seluruh aspek pendidikan. Selain itu karena pembelajaran di lakukan secara daring maka tentu adanya penyesuaian seperti penyediaan perangkat belajar yang tentunya menambah beban bagi orang tua dan negara untuk dapat memenuhi keperluan di atas.

B. Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Menurut Saya, contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orangtua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan attau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita-cita bangsa dan persatuan serta kesatuan. Dengan melakukan pengaktualisasian ini maka Pancasila akan tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa sehingga loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by SAFNAH ZAQIYAH -
Safnah Zaqiyah
2311011038

a. Pendapat saya terkait proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 mengalami perubahan dan menjadi tantangan bagi sebagai pelajar, orang tua, guru juga pemerintah. Harus terdapat kerja sama yang baik, karena pada saat covid-19 pembelajaran dilaksanakan secara daring/online sehingga perlu menjadi perhatian bagi pelajar itu sendiri juga bagi pendidik. Menurut saya juga proses pembelajaran pada saat covid kurang efektif karena sebagai pelajarnya sendiri jika kurang niat dalam pembelajaran dan tidak berusaha akan berdampak buruk dalam proses pembalajaran tersebut.

b. Melalui panduan pembelajaran jarak jauh interaktif yang dirancang oleh guru,
memuat di dalamnya materi pelajaran dan juga aktivitas atau langkah-langkah
pembelajaran, yang mengarahkan pada impelementasi nilai-nilai pancasila melalui
penguatan pendidikan karakter, sehingga orang tua dapat mengoptimalkan perannya dalam mendampingi peserta didik belajar di rumah. Sehingga hal ini berdampak dengan sikap dan perubahan tingkah laku peserta didik pada capaian nilai-nilai utama karakter yaitu religius, gotong royong, integritas, kemandirian dan nasionalis.

c. Beberapa kasus terkait dengan pengembangan karakter pancasila, antara lain:
• Jujur : Berbicara atau menyampaikan hal yang benar.
• Disiplin : Berseragam sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan.
• Tanggung Jawab : Mempunyai keberanian menanggung risiko atas tindakan dan ucapannya
• Peduli : Mengenalkan konsep reduce, reuse, dan recycle penting untuk dikenalkan pada anak dengan contoh nyata saat mengajarkan
mereka soal menjaga lingkungan.
• Santun : Tidak melakukan sesuatu yang melanggar norma-norma, seperti menyakiti ataupun menghina orang lain.
• Ramah Lingkungan : Mengurangin penggunaan plastik dengan cara mulai membawa tas belanja berbahan dasar kain agar tidak perlu
membungkus barang belanjaan dengan plastik.
• Gotong Royong : Berdiskusi bersama teman untuk memecahkan suatu masalah.
• Cinta Damai : Mempererat tali persaudaraan dan menjaga persatuan dan kesatuan.

d. Peranan Pancasila dalam era reformasi harus nampak sebagai paradigm ketatanegaraan, artinya Pancasila menjadi kerangka pikir atau pola pikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai Dasar Negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Riziq Fatur Ramadan 2351011036 -
Nama: Riziq Fatur Ramadan
Npm: 2351011036

A. Proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 adalah tantangan besar. Artikel tersebut menggambarkan bahwa pembelajaran dari rumah (home-schooling) telah menjadi arus utama, dan pendidikan online menjadi sistem utama dalam skala nasional. Namun, ada kesulitan terkait disiplin pribadi, fasilitas, dan sumber daya yang harus disediakan oleh siswa dan orangtua. Pandemi ini juga berpotensi meningkatkan kesenjangan sosial ekonomi karena beberapa orangtua sulit memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

B. Untuk mengoptimalkan proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, langkah-langkah yang dapat diambil termasuk:
- Meningkatkan aksesibilitas pendidikan online dengan memastikan semua siswa memiliki akses ke perangkat dan internet.
- Menyediakan dukungan teknis dan pelatihan bagi guru, orangtua, dan siswa untuk penggunaan efektif platform pembelajaran online.
- Memperhatikan nasib guru, terutama guru swasta dan guru honorer, dengan memberikan pendapatan yang cukup.
- Memastikan bahwa pendidikan tetap berfokus pada pembentukan karakter Pancasila, termasuk nilai-nilai seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai.

C. Contoh kasus terkait pengembangan karakter Pancasilais mungkin melibatkan inisiatif siswa atau masyarakat dalam membersihkan lingkungan sekitar, merawat taman-taman kota, atau membantu sesama yang membutuhkan selama pandemi. Bagian penting dari karakter Pancasilais adalah gotong royong, peduli, dan ramah lingkungan, yang dapat tercermin dalam tindakan-tindakan seperti ini.

D. Hakikat Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah bahwa Pancasila adalah dasar dan pedoman bagi tindakan individu dan kolektif. Ini mencerminkan nilai-nilai seperti keadilan, persatuan, kemanusiaan, dan kerakyatan yang adil. Implementasi nilai-nilai Pancasila mengharuskan masyarakat untuk berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. Ini adalah landasan moral dan etis bagi tindakan sehari-hari yang membantu mencapai kesejahteraan bersama dan keadilan sosial.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Arya Ferdyfasan Cu 2311011106 -
Nama : Arya Ferdyfasan Cu
NPM : 2311011106

A. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid sangat kurang maksimal karena kegiatan belajar mengajar terjadi secara online dan para pelajar atau pengajar sering mendapat halangan salah satunya sinyal. Walaupun sebenarnya enak bagi para pengajaran atau pelajar karena tidak usah keluar rumah dan banyak sumber untuk mencari jawaban jika kesusahan, tapi tetap saja tidak maksimal karena jika tidak faham sulit untuk bertanya.

B. Proses mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah covid-19

- Memastikan bahwa setiap pelajar dan pengajaran memiliki layanan sinyal yang baik
- Mendorong pembelajaran karakter dan nilai-nilai Pancasila dalam semua mata pelajaran.
- Melibatkan orang tua dalam pengawasan dan bimbingan terhadap anak-anak selama pembelajaran jarak jauh.
- Memanfaatkan teknologi edukasi, seperti video pembelajaran, webinar, dan aplikasi pembelajaran interaktif.

C. Contoh kasus terkait dengan pengembangan karakter di lingkungan saya sudah meliputi berbagai hal tersebut.
menurut pendapat saya, di lingkungan saya telah tercipta lingkungan bagi orang" yang ingin memiliki karakter tersebut.

D. Hakikat Pancasila adalah inti dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yang digunakan sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia. Hakikat Pancasila melibatkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai tersebut dan upaya untuk mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
1.Paradigma berpikir adalah pola berpikir seseorang untuk memahami dunia, menganalisis informasi, dan membuat keputusan.
2. Paradigma bersikap adalah cara seseorang dan masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari berdasarkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai tertentu.
3. Paradigma berprilaku masyarakat adalah pola perilaku yang masyarakat tunjukkan dalam berbagai situasi dan lingkungan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by QUEEN ANGGUN MARYAM 2311011054 -
NAMA : QUEEN ANGGUN MARYAM
NPM : 2311011054
Kelas : Manajemen Genap

Analisis Soal Pertemuan 10
A. Pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah Pandemi COVID-19 telah merubah cara pendidikan di Indonesia. Yang seharusnya bisa belajar secara langsung tatap muka tapi karena adanya covid-19 membuat semua tenaga pengajar dan pelajar harus melakukan pembelajaran jarak jah. Ini membuat proses belajar di tengah pandemi menjadi sulit, terutama dengan adanya kesulitan akses internet. Namun, kita perlu menghargai usaha dari orangtua, guru, dan siswa yang tetap semangat untuk belajar. Meskipun pembelajaran online adalah solusi, tetapi tidak semua orang memiliki perangkat dan akses internet. Ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan, dan kita perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.
B. Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu
1. Memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk bagi keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.
2. Mendorong pendidikan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong, dalam pembelajaran online.
3. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan pembelajaran online.
C. Di sebuah lingkungan tempat tinggal, kepala desa dan warga bersama-sama mengembangkan inisiatif "Peduli Lingkungan" yang melibatkan tindakan nyata untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. Ini mencakup pengumpulan sampah bersama, pemeliharaan lingkungan, dan praktik ramah lingkungan seperti penggunaan air dan listrik yang bijak. Selama program ini, para warga dilatih untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar mereka.Kasus ini mencerminkan bagaimana pendidikan nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong dan kepedulian, dapat diintegrasikan ke dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekitaruntuk membantu para warga memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan sekitar mereka.
D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah sebagai pedoman dasar dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku. Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, demokrasi, dan kebhinekaan. Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila mengarah pada pembentukan karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Ini mencakup pengembangan moralitas, etika, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan menerapkan hakikat Pancasila dalam pendidikan, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan bangsa yang adil, cerdas, dan beradab sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Wike Handayani 2311011082 -
Nama : Wike Handayani
NPM : 2311011082

A. Menurut saya pembelajaran daring itu sedikit menyusahkan, dikarenakan saya belum terbiasa untuk memahami pembelajaran melalui online . Alangkah baiknya jika dilakukan pembelajaran offline dengan tetap melakukan social distancing agar siswa dapat memahami materi dengan baik.

B. Menurut saya, Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Disiplin waktu datang tepat waktu. Jujur tidak mencontek saat ujian.Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan. Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Menjaga ketentraman dan persaudaraan antar satu sama lain. Santun kepada orang yang lebih tua.
Dengan contoh kasus tersebut kita termasuk menerapkan pokok-pokok Pancasila.

D. Peranan Pancasila dalam era reformasi harus nampak sebagai paradigma ketatanegaraan, artinya Pancasila menjadi kerangka pikir atau pola pikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai Dasar Negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Sella Marlina Anggraini -
Nama : Sella Marlina Anggraini
NPM : 2311011020

A. Pandemi covid-19 mendatangkan tantangan besar terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Dalam hal ini, tidak hanya sebatas pelajar dan tenaga kerja pendidik yang harus beradaptasi dengan sistem pendidikan jarak jauh, tetapi juga orang tua dari para pelajar tersebut karena mereka harus mampu untuk bertanggung jawab terhadap kelangsungan pembelajaran anak-anaknya di rumah. Konsep sekolah dari rumah memberikan berbagai dampak, seperti
banyak pelajar di Indonesia yang tidak memiliki akses teknologi dan internet yang memadai sehingga menciptakan kesenjangan pendidikan yang mempersulit mereka untuk mendapatkan pendidikan dan dukungan pembelajaran yang layak seperti pelajar lain, pembatasan dan perubahan dalam metode pembelajaran juga memungkinkan banyak pelajar yang kehilangan hasil belajar yang memuaskan sehingga menyebabkan pembelajaran jarak jauh seringkali kurang efektif dibandingan pembelajaran tatap muka, terlebih bagi pelajar yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut, banyak dari pelajar yang harus putus sekolah terutama dari kawasan pedesaan karena kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai untuk menunjang kelangsungan pembelajaran dan terjadinya kemiskinan struktural. Meskipun banyak menghasilkan dampak negatif, pembelajaran jarak jauh juga tentu memberikan dampak positif, seperti menjadikan pelajar lebih terampil dalam menggunakan teknologi, mengurangi perjalanan fisik pelajar sehingga berkontribusi pada pengurangan jumlah korban yang terjangkit virus covid-19, para tenaga kerja pendidik juga mengalami fleksibilitas dalam metode pengajaran dan pengembangan keterampilan teknologi yang dapat mendukung kegiatan belajar mengajar.

B. Untuk mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila yaitu dengan
1. Memastikan bahwa kurikulum pendidikan mencakup pembelajaran tentang nilai-nilai Pancasila
2. Mengadakan diskusi secara berkala untuk memfokuskan pada pengembangan karakter pelajar yang mencakup etika, moral, empati, dan kemanusiaan sebagaimana sesuai dengan nilai-nilai pancasila
3. Mendukung penggunaan platform pembelajaran online yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam materi dan aktivitas
4. Memberikan pembelajaran jarak jauh berbasis proyek yang memungkinkan siswa untuk mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

C. Contoh perilaku terkait pengembangan karakter Pancasila, yaitu :
1. Jujur : mengakui kesalahan yang dilakukan tanpa mencoba menyembunyikan atau bahkan menyalahkan orang lain
2. Disiplin : selalu mematuhi jadwal dan peraturan yang berlaku
3. Tanggung jawab : sadar untuk memenuhi kewajiban dan komitmen yang dimiliki dengan sungguh-sungguh
4. Peduli : membantu temen jika mengalami kesulitan
5. Santun : berbicara dengan pemilihan kata yang baik
6. ramah lingkungan : meminimalkan pemakaian bahan kimia berbahaya
7. gotong royong : membersihkan lingkungan sekitar secara bersama-sama
8. Cinta damai : tidak memprovokasi atau memperburuk konflik yang ada
Menurut saya contoh perilaku di atas berkaitan dengan pengembangan karakter Pancasila yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat terciptanya masyarakat Indonesia yang memiliki karakter baik sebagaimana yang tercantum dalam nilai-nilai Pancasila

D. Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku bagi masyarakat yaitu Pancasila tidak hanya menjadi sebuah teori dan dasar negara semata tetapi juga harus dihayati dan diaktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat sehingga nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan moral dan hukum bagi masyarakat Indonesia yang membimbing mereka dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam upaya menciptakan masyarakat yang berkatakter Pancasila
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Gusti Made Arsana 2311011068 -
NAMA : GUSTI MADE ARSANA
NPM : 2311011068

A. menurut saya, Dalam kondisi pandemi COVID-19, pendidikan menghadapi banyak tantangan. Pembelajaran jarak jauh membutuhkan disiplin pribadi yang tinggi dari siswa dan kerja keras dari orangtua. Tantangan utama adalah memastikan akses dan kualitas pendidikan tetap terjaga.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi, penting untuk memastikan akses yang adil bagi semua siswa, termasuk mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rendah. Selain itu, perlu ada upaya untuk memfasilitasi guru dan tenaga pendidik agar dapat memberikan pembelajaran yang efektif. Dalam konteks nilai Pancasila, perlu ditekankan bahwa akses pendidikan adalah hak bagi setiap warga negara Indonesia, sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan persamaan.

C. Contoh kasus dapat berupa inisiatif di komunitas lokal yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti program kebersihan lingkungan, kegiatan gotong royong untuk membantu sesama, atau upaya untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi antarwarga.

D. Hakikat Pancasila adalah esensi dari nilai-nilai dasar yang mengandung prinsip-prinsip keadilan, kesejahteraan, dan persatuan. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila membutuhkan komitmen masyarakat untuk mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam konteks pendidikan. Ini mengacu pada bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rakha Luthfi Arifin 2351011004_S1 Manajemen -
Nama:Rakha Luthfi Arifin
NPM :2351011004

Pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah Pandemi COVID-19 telah merubah cara pendidikan di Indonesia. Yang seharusnya bisa belajar secara langsung tatap muka tapi karena adanya covid-19 membuat semua tenaga pengajar dan pelajar harus melakukan pembelajaran jarak jah. Ini membuat proses belajar di tengah pandemi menjadi sulit, terutama dengan adanya kesulitan akses internet. Namun, kita perlu menghargai usaha dari orangtua, guru, dan siswa yang tetap semangat untuk belajar. Meskipun pembelajaran online adalah solusi, tetapi tidak semua orang memiliki perangkat dan akses internet. Ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan, dan kita perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.
B. Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu
1. Memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk bagi keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.
2. Mendorong pendidikan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong, dalam pembelajaran online.
3. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan pembelajaran online.
C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah program lingkungan yaitu peduli lingkungan dan gotong royong. Setiap bulan, warga di lingkungan say secara sukarela berkumpul untuk membersihkan area sekitar dan mengumpulkan sampah bersama-sama.

A. Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah tantangan besar. Orangtua dan pendidik perlu bekerja sama untuk memastikan pendidikan berkualitas meskipun dalam situasi tidak biasa ini. Sistem pembelajaran online menjadi pilihan utama, tetapi mengungkapkan kesenjangan sosial ekonomi. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk solusi yang adil.

B. Maksimalkan pendidikan di pandemi dengan pendekatan komprehensif. Pemerintah harus pastikan akses merata dan adil, bantu mereka yang membutuhkan perangkat dan akses internet. Pendidik terapkan metode inklusif dan terapkan nilai-nilai karakter Pancasila dalam kurikulum.

C. Contoh pengembangan karakter Pancasila dalam gotong royong dan peduli lingkungan. Implementasi nilai peduli lingkungan dan disiplin.

D. Pancasila adalah fondasi moral dan filosofis bagi Indonesia. Prinsip-prinsip seperti keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan yang adil harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari untuk kontribusi positif bagi bangsa
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 -
Nama: Anggela Kurnia Ilmi
NPM : 2311011048

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?



A. Menurut saya pembelajaran daring kurang efisien, dikarenakan belum terbiasa dan sulut untuk memahami pembelajaran melalui online. Dan juga kurangnya akses internet di sebagian siswa merupakan sebuah kendala. pembelajaran daring bisa menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sebenarnya saya punya solusi yang menurut saya lebih baik yaitu dengan memberikan kesempatan bergantian untuk belajar di sekolah dan belajar secara online. Yaitu dengan sistem ganjil genap untuk absen siswanya.

B. Menurut saya, Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Ketepatan waktu datang siswa, berarti seorang siswa itu dapat menjalankan peraturan sekolah. Lalu kerja kelompo merupakan contoh gotong royong yang ada di sekolah karena itu mengajarkan bahwa semua manusia tidak dapat hidup sendiri karena merupakan makhluk sosial.

D. Peranan Pancasila dalam era reformasi harus nampak sebagai paradigma ketatanegaraan, artinya Pancasila menjadi kerangka pikir atau pola pikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai Dasar Negara. Dan juga sebagai pandangan hidup masyarakat yang ada, serta aturan-aturan yang harus ditaati oleh masyarakat. Untuk menciptakan lingkungan yang baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Ummi Nur Aisyah -
NAMA : Ummi nur aisyah
NPM : 2311011028


a. menurut saya pendidikan di tengah pandemi covid-19 memiliki nilai positif dan negatifnya masing masing. Nilai positifnya adalah dapat mengatur waktu sebaik mungkin. Dengan pembelajaran di rumah kita dapat fleksibel mengatur waktu, seperti kapan mengerjakan tugas sekolah, membantu orang tua, istirahat, beribadah, dan lain-lain. Sedangkan, nilai negatifnya adalah keterbatasan rarana pendukung
Selain faktor kemalasan, masalah teknis lain yang menyebabkan anak kesulitan mengikuti PJJ adalah bantuan kuota pulsa yang diberikan Kemendikbud, dianggap belum maksimal menutup permasalahan dalam PJJ. Hal ini disebabkan karena banyak anak didik di daerah terluar dan tertinggal yang tidak memiliki gawai, susah sinyal untuk akses internet dan lain-lain.

b.Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid- murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

c. -Disiplin waktu datang tepat waktu
-Jujur tidak mencontek saat ujian
-Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan
-Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar
-Menjaga ketentraman dan persaudaraan antar satu sama lain
-Santun kepada orang yang lebih tua

d. Peranan Pancasila dalam era reformasi harus nampak sebagai paradigm ketatanegaraan, artinya Pancasila menjadi kerangka pikir atau pola pikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai Dasar Negara.
Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini berarti bahwa setiap gerak langkah bangsa dan negara Indonesia hani selalu dilandasi oleh sila-sila yang terdapat dalam Pancasila. Sebagai negara hukum setiap perbuatan, baik dari warga masyarakat, maupun dari pejabat-pejabat dan jabatan-jabatan harus berdasarkan hukum yang jelas. Jadi hukum yang dibentuk tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Dian Dwi Anggraini 2311011130 -
NAMA : DIAN DWI ANGGRAINI
NPM : 2311011130

A. Bagaimana menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 jelaskan!
Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan secara drastis. Proses pendidikan di tengah pandemi ini menimbulkan sejumlah tantangan. Pendidikan jarak jauh atau online learning menjadi solusi, tetapi tidak semua orang memiliki akses atau fasilitas yang cukup untuk mengikuti pembelajaran online. Dalam banyak kasus, pendidikan dari rumah juga membebani orangtua dengan tanggung jawab baru dalam mendampingi anak-anak belajar. Selain itu, penghapusan ujian nasional tahun ini menunjukkan sejauh mana pandemi telah mempengaruhi sistem pendidikan formal di Indonesia.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Untuk mengoptimalkan proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19, ada beberapa langkah yang dapat diambil agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila:

1.Memastikan akses pendidikan yang merata: Pemerintah perlu berupaya memastikan bahwa semua anak, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi mereka, memiliki akses yang sama terhadap pendidikan jarak jauh. Ini bisa dilakukan dengan menyediakan perangkat dan koneksi internet yang diperlukan bagi mereka yang membutuhkannya.

2.Mendukung pendidikan karakter: Pendidikan karakter, termasuk nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, cinta damai, dan tanggung jawab, harus diberikan perhatian khusus dalam proses pendidikan. Guru dan orangtua dapat bekerja sama untuk mendidik anak-anak tentang pentingnya nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari.

3.Melibatkan semua pihak: Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau sekolah. Orangtua, masyarakat, dan stakeholder lainnya perlu terlibat aktif dalam mendukung proses pendidikan, terutama di masa sulit seperti pandemi.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan gotong royong, dan cinta damai di lingkungan Anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais bisa berupa inisiatif di masyarakat, seperti program gotong royong untuk membantu tetangga yang membutuhkan selama pandemi. Ini mencerminkan nilai gotong royong dalam Pancasila, di mana masyarakat bekerja sama untuk kepentingan bersama. Selain itu, tindakan menjaga lingkungan, seperti membersihkan sungai atau membuang sampah dengan benar, juga mencerminkan peduli dan ramah lingkungan. Program-program ini membantu masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam praktik sehari-hari.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilainya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah bahwa Pancasila adalah dasar filsafat negara Indonesia yang mengatur prinsip-prinsip dasar yang harus dihayati dan dijalani oleh seluruh warga negara. Ini mencakup nilai-nilai seperti keadilan sosial, gotong royong, kemanusiaan, demokrasi, dan hukum. Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila adalah bahwa pendidikan harus menjadi sarana untuk menginternalisasi nilai-nilai ini dalam diri setiap individu. Ini melibatkan pengajaran nilai-nilai Pancasila, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam sikap, perilaku, maupun tindakan. Hakikat Pancasila adalah menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan beradab, dan pendidikan adalah kunci untuk mencapai tujuan ini
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by kadek linda yohani 2351011002 -
Nama: Kadek Linda Yohani
NPM: 2351011002

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, jelaskan!
jawab:
Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang signifikan pada proses pendidikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pembatasan sosial dan penutupan sekolah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 telah memaksa para siswa dan guru untuk beralih ke pembelajaran jarak jauh. Meskipun pembelajaran jarak jauh telah menjadi pilihan yang umum dalam beberapa tahun terakhir, namun pandemi Covid-19 telah mempercepat perubahan ini secara drastis. Pembelajaran jarak jauh memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah siswa dapat belajar dari mana saja dan kapan saja, serta dapat mengakses berbagai sumber daya pendidikan secara online. Namun kekurangannya adalah kurangnya interaksi sosial antara siswa dan guru, serta kurangnya akses ke teknologi dan internet bagi sebagian siswa. Selain itu, pandemi Covid-19 juga telah menyebabkan kesenjangan pendidikan yang lebih besar antara siswa dari keluarga miskin dan kaya. Siswa dari keluarga miskin cenderung memiliki akses yang lebih terbatas terhadap teknologi dan internet, sehingga mereka lebih sulit untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh. Dalam menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah dan lembaga pendidikan harus bekerja sama untuk mencari solusi terbaik dalam menjaga kualitas pendidikan. Beberapa solusi yang dapat dilakukan adalah meningkatkan akses siswa terhadap teknologi dan internet, meningkatkan pelatihan guru dalam penggunaan teknologi pendidikan, serta meningkatkan interaksi sosial antara siswa dan guru melalui berbagai platform online.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 agar tetap terbebani dengan penerapan nilai-nilai Pancasila?
jawab:
Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19, kita dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Pancasila dapat dijadikan acuan untuk mengajarkan tentang keberadaan Tuhan, keadilan, adab, persatuan, dan musyawarah. Pancasila juga dapat diterapkan dalam berbagai aspek kegiatan sekolah, seperti dibidang akademik dan nonakademik. Selain itu, pemerintah dan lembaga pendidikan harus bekerja sama untuk mencari solusi terbaik dalam menjaga kualitas pendidikan. Beberapa solusi yang dapat dilakukan adalah meningkatkan akses siswa terhadap teknologi dan internet, meningkatkan pelatihan guru dalam penggunaan teknologi pendidikan, serta meningkatkan interaksi sosial antara siswa dan guru melalui berbagai platform online. Dalam menghadapi pandemi Covid-19, kita harus memahami bahwa Pancasila bukan hanya sekedar teori atau filsafat, tetapi juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan Indonesia harus tercermin dalam tindakan nyata kita sebagai warga negara.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
jawab:
Kasus yang terdapat dalam lingkungan saya adalah kerja bakti dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan positif seperti berbagai macam perlombaan yang dimana dalam kegiatan tentunya banyak anak-anak yang berpartisipasi dan dapat melatih pola pikir dengan menerapkan jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan tersebut tentunya dapat membantu pengembangan karakter Pancasilais untuk membentuk masyarakat yang berbudaya, beradab, dan berkepribadian Pancasilais. Dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat membangun masyarakat yang saling menghargai, peduli, dan gotong royong. Hal ini akan membantu menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, membayangkan dan berperilaku masyarakat?
jawab:
Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, pemaknaan, dan berperilaku masyarakat adalah suatu cara pandang yang mencerminkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Pancasila merupakan hasil refleksi kritis dan rasional bangsa Indonesia atas pengalaman sejarah, budaya, dan agama yang dimilikinya. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, berpikir, dan berperilaku masyarakat dapat dilakukan dengan cara menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menghayati serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tersebut. Nilai-nilai Pancasila mengajarkan untuk memajukan perbutan yang luhur, menyatakan keadilan terhadap sesama manusia, menjujung tinggi nilai kebenaran dan keadilan, berani bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan, membiasakan hidup sederhana, hemat, guna menciptakan keseimbangan kehidupan. Mengutamakan kepentingan bangsa dibandingkan kepentingan kelompok atau golongan tertentu, rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, menjaga kerukunan antarmasyarakat, mengingatkan nama Indonesia dengan prestasi, menghargai perbedaan antarsuku bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Kurnia dita indriana -
Nama : kurnia dita indriana
NPM :2311011010
Analisis soal pertemuan 10

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab:Menurut Saya, adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Saya pribadi setuju dengan isi artikel tersebut yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat para pelajar menjadi terbatas dalam penerimaan pendidikan sehingga tidak dapat maksimal dalam menyerap ilmu. Banyak fasilitas-fasilitas yang tidak dapat dipenuhi oleh sebagian besar orang melihat kemampuan finansial tiap keluarga berbeda-beda. Selain itu, interaksi antar pelajar juga berkurang, pihak pendidik juga kesulitan untuk menemukan cara yang paling tepat agar penyampaian materi pembelajaran dapat disampaikan dengan maksimal dengan tetap mengajarkan nilai-nilai baik, seperti integritas, kejujuran, dan lainnya. Dampak yang lebih jauh jika pendidikan tidak maksimal adalah penurunan kualitas masyarakat.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab:Dengan cara selalu berdoa kepada tuhan yang maha esa agar kita terhindar dari penyakit covid 19 sehingga kita dapat menjalankan aktivitas pembelajaran dengan baik ini tertuang dalam Pancasila sila ke 1 yaitu ketuhanan yang maha esa. Lalu rasa nasionalisme Indonesia, cinta pada persatuan dan kesatuan harus selalu dikembangkan oleh kita sebagai mahasiswa, dengan cara beriman bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia,memiliki kreativitas yang tinggi, semangat gotong royong bermasalah kritis dan mengasah kemandirian dalam rancangan pembelajaran jarak jauh atau disebut dengan daring. Para mahasiswa harus memiliki rasa empati yang tinggi kepada seluruh kalangan masyarakat.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab : Menurut Saya, contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orang tua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
jawab : Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan atau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita-cita bangsa dan persatuan serta kesatuan. Dengan melakukan pengaktualisasian ini maka Pancasila akan tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa sehingga loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Castyllus Devandra Oktafio -
Nama : Castyllus Devandra Oktafio
NPM : 2311011004

1. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 ini kurang efektif, karena adanya pandemi covid-19 pembalajaran dilaksanakan secara online atau jarak jauh. Adanya perubahan sistem pembelajaran ini membuat beberapa siswa harus menyesuikan kembali, dan tidak semua siswa dapat menyesuaikan kondisi ini. sistem pembelajaran online ini berpotensi membuat kesenjangan sosial ekonomi yang selama ini terjadi, menjadi makin melebar saat pandemi. Karena tidak semua siswa memiliki handphone dan koneksi yang memadai sehingga hal ini akan menyebabkan terjadinya kesenjangan.
2. Yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan pendidikan di tengah pandemi covid 19 yaitu pemerintah dan sekolah-sekolah harus berkolaborasi. Pemerintah harus memastikan bahwa semua siswa harus memiliki perangkat dan koneksi memadai, pemerintah dapat memberikan BLT bagi siswa yang kurang mampu atau pun bantuan lainnya seperti beasiswa bagi siswa yang memiliki prestasi. Selain itu sekolah juga harus memberikan pelatihan kepada para guru. Hal ini melibatkan penggunaan teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh yang inklusif, serta pembinaan nilai-nilai Pancasila melalui kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.
3. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila di lingkungan saya adalah upaya sekolah untuk mengadakan kegiatan sosial seperti donasi makanan kepada yang membutuhkan dan program lingkungan yang melibatkan siswa dalam membersihkan area sekitar sekolah. Hal ini mencerminkan nilai-nilai seperti gotong royong dan peduli. Menurut pendapat saya, inisiatif semacam ini memperkuat kesadaran akan nilai-nilai Pancasila.
4. Hakikat Pancasila merupakan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila. Nilai-nilai ini harus dijadikan sebagai dasar negara. Pengaktualisasian nilai-nilai ini dalam masyarakat mencakup pemahaman dan praktik yang mendalam, seperti keadilan sosial, persatuan, dan kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi panduan dalam berperilaku dan bersikap sebagai warga negara yang baik. Dalam pengaktualisasian ini , masyarakat diharapkan agar dapat menghormati hak asasi manusia, memperjuangkan keadilan sosial, dan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kerukunan antarumat beragama.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Sultan Aznam Hossen -
Nama: Sultan Aznam Hossen
NPM: 2351011026

Analisis soal pert-10

A. Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 telah menghadapi banyak tantangan. hal ini menggambarkan beberapa dari mereka.

• Pembelajaran Online: Pandemi memaksa perubahan drastis dalam pendidikan, dengan penggunaan pembelajaran online yang diterapkan secara nasional. Ini adalah solusi yang diperlukan untuk menjaga keselamatan, tetapi juga memunculkan masalah akses dan kualitas pembelajaran online. Tidak semua murid memiliki perangkat dan koneksi internet yang memadai, yang dapat meningkatkan kesenjangan sosial dan ekonomi.
• Putus Sekolah: Pandemi juga meningkatkan angka putus sekolah, terutama di daerah-daerah dengan akses terbatas. Keluarga yang terdampak ekonomi mungkin harus memilih antara memberi makan keluarga mereka atau membiayai pendidikan anak-anak mereka, yang berpotensi merugikan masa depan mereka.
• Dampak pada Guru: Guru juga terdampak, terutama guru-guru swasta dan guru honorer, dengan menurunnya pendapatan mereka karena kurangnya proses belajar mengajar di sekolah.
• Pentingnya Pendidikan: Pandemi ini telah menyoroti kembali pentingnya pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan masa depan Indonesia.
• Reformasi Pendidikan: Meskipun berbagai reformasi pendidikan telah diupayakan sejak lama, masih ada tantangan mendasar terkait akses dan kualitas pendidikan. Hal ini membutuhkan perbaikan dalam rekrutmen tenaga pengajar, keterpaduan kebijakan anggaran, infrastruktur pendidikan, dan lainnya.

B. Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu
1. Memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk bagi keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.
2. Mendorong pendidikan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong, dalam pembelajaran online.
3. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan pembelajaran online.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah program lingkungan yaitu peduli lingkungan dan gotong royong. Setiap bulan, warga di lingkungan say secara sukarela berkumpul untuk membersihkan area sekitar dan mengumpulkan sampah bersama-sama.
Menurut pendapat saya, ini adalah contoh nyata pengembangan karakter Pancasilais karena tindakan ini mencerminkan nilai gotong royong, di mana masyarakat secara bersama-sama berkontribusi untuk menjaga lingkungan mereka. Kedua, tindakan peduli lingkungan menunjukkan tanggung jawab terhadap bumi dan alam. Selain itu, kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keramahan dalam menjaga lingkungan juga mencerminkan karakter Pancasilais seperti tanggung jawab, santun, dan peduli.

D. Dalam konteks ini, pentingnya Pancasila dalam pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat mengacu pada bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi landasan dan panduan bagi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia. Ini berarti bahwa Pancasila bukan hanya sekadar semboyan atau konsep abstrak, melainkan merupakan dasar yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari masyarakat. Misalnya, sila-sila dalam Pancasila, seperti sila keadilan sosial, harus tercermin dalam tindakan masyarakat dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan di dalam masyarakat. Sila-sila lainnya, seperti sila persatuan, juga harus tercermin dalam sikap persatuan dan kesatuan masyarakat, terlepas dari perbedaan-perbedaan yang ada. Dengan kata lain, hakikat Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah tentang menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai prinsip yang terwujud dalam tindakan sehari-hari. Ini mencakup penghormatan terhadap keberagaman, semangat gotong-royong, keadilan sosial, persatuan, dan nilai-nilai lain yang dijunjung dalam Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by AZALIA AYU RAHMAWATI -

Azalia Ayu Rahmawati
2311011016
1. Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 kemarin sudah cukup baik, karena wabah ini datang secara tiba-tiba sehingga kita sebagai siswa, guru, maupun orang tua belum siap akan terjadinya perubahan yang sangat besar dalam pendidikan. Pendidikan yang dilakukan dengan daring (online) tidak begitu efektif karena saya selaku siswa merasa tidak mendapatkan materi pembelajaran yang cukup ketika melakukan pembelajaran secara daring.
2. Menurut saya, cara untuk dapat mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan ini adalah dimulai dari diri sendiri yang sadar akan perubahan secara tiba-tiba tersebut. Diri sendiri harus sadar akan pentingnya pembelajaran dan tidak menyepelekan kegiatan pendidikan yang dilakukan secara online. Peran orang tua dan pemerintah juga dibutuhkan untuk mengawasi, membimbing, dan menunjang pendidikan tersebut. Kita juga harus senantiasa mengimplementasikan nilai Pancasila dalam keadaan apapun, seperti pendidikan pada saat covid-19 kemarin kita tetap harus disiplin, bertanggung jawab, mempunyai etika, gotong royong, rendah hati, dan lain sebagainya.
3. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasila seperti melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan tempat tinggal setiap hari minggu bagi seluruh warga. Menurut saya, contoh kasus ini mengembangkan karakter Pancasila bagi seluruh masyarakat yang melakukan karena dengan mereka ikut gotong royong yang telah dijadwalkan maka mereka memiliki jiwa saling tolong menolong dan rasa kebersamaan dalam diri mereka.
4. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai adalah pedoman dasar dalam berperilaku, berpikir, dan bersikap dalam masyarakat. Nilai dasar seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan menjadi acuan dasar kita dalam berperilaku, berpikir, dan bersikap dalam masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by MUTIA AZ ZAHRA -
NAMA : MUTIA AZ ZAHRA
NPM. : 2311011034

ANALISIS SOAL
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
jawab : Saya setuju bahwa proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh semua orang. Namun, saya juga melihat bahwa pembelajaran daring memiliki beberapa tantangan, di antaranya akses internet yang belum merata, kesiapan pendidik dan peserta didik, serta kejenuhan dan motivasi belajar.

2. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : menurut pendapat saya cara mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila adalah menerapkan nilai Pancasila dalam pembelajaran. Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam pembelajaran, baik daring maupun luring. Nilai-nilai Pancasila dapat diintegrasikan dalam materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan interaksi antara pendidik, peserta didik, dan orang tua.

3. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab : contoh kasus yang ada dilingkungan saya mengenai pengembangan karakter pancasila yaitu peduli, tetangga saya yang bernama mada menyumbangkan uangnya untuk membantu korban palestina. Mada juga mengajak teman-temannya untuk ikut menyumbang.
Pendapat saya mengenai hal itu:
Kasus ini menunjukkan bahwa mada memiliki karakter peduli. Mada menyumbangkan uangnya untuk membantu korban palestina. Hal ini menunjukkan bahwa mada memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama.

4. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab : Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamn pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah bahwa Pancasila harus menjadi dasar dan pedoman dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia. Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri dari lima sila yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab:
Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar, terutama karena perubahan dari pendidikan fisik menjadi pendidikan online. Sementara upaya untuk tetap menjalankan pendidikan adalah langkah yang baik, namun ada berbagai kesulitan, termasuk akses, kualitas pembelajaran, dan dampak ekonomi pada orang tua dan guru.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab:
Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap menjaga korelasinya dengan penerapan nilai-nilai Pancasila, diperlukannya menjamin pemerataan akses terhadap pendidikan, mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum sekolah, serta melibatkan siswa dalam kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai seperti gotong royong dan cinta damai.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab:
Contoh kasus pengembangan karakter pancasila di lingkungan saya adalah peduli lingkungan. Setiap 2 minggu sekali warga di lingkungan rumah saya bersuka rela berkumpul untuk bergoton royong membersihkan lingkungan sekitar. Menurut saya ini merupakan salah satu contoh pengembangan karakter pancasilais.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab:
Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai yang dikandung didalamnya sebagai cara berpikir, bersikap, dan berperilaku. Pancasila sebagai dasar negara, dimana seharusnya itu menjadi acuan masyarakat dalam berprilaku sehari-hari dimanapun dan kapanpun serta menjadi acuan dasar dalam membuat peraturan, dan menjadi landasan untuk melakukan berbagai hal.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Kinanti Trisnajati -
Nama:Kinanti Trisnajati
NPM:2311011078
Analisis Soal

A. Menurut pendapat saya, pendidikan di tengah covid-19 ini sebenarnya berjalan dengan baik, karena tetap bisa melakukan proses pembelajaran walaupun dilakukan secara daring, namun menurut saya hal ini tidak efektif, karena antara siswa dan guru tidak bertemu secara langsung, jadi pastinya menyulitkan untuk guru bisa memahami apakah murid nya benar benar paham materi yang diberikan, dan tentunya ada kesenjangan sosial ekonomi, proses pembelajaran jarak jauh ini tentunya memerlukan sebuah handphone, dan pada saat covid, banyak orang yang kesulitan dalam perekonomian jadi tidak mampu untuk membeli handphone ,serta adanya kendala sinyal di desa desa yang pastinya menyulitkan antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar,dan hal ini membuat banyak anak di Indonesia memutuskan untuk tidak bersekolah.

B. Untuk memengefektifkan dan memaksimalkan nya agar tetap sesuai dengan nilai implementasi pancasila adalah dengan memberikan contoh contoh terkait sikap sikap dari ke lima sila Pancasila, dan saat pandemi anak anak menghabiskan banyak waktu bersama orang tua, maka dari itu, peran orang tua disini sangat penting, untuk mengajak anak anaknya menerapkan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti mengajarkan untuk jujur, saling tolong menolong, menghargai perbedaan, bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, bersikap adil terhadap sesama, agar para siswa bisa tetap berkolerasi dengan nilai nilai pancasila dan bisa menerapkan nya walaupun proses belajar dilakukan secara daring.

C. Contoh Kasus dilingkungan saya adalah gotong royong, setiap seminggu sekali di hari minggu, semua warga berkumpul untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar.
Menurut saya, hal ini adalah hal yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan patut untuk dipertahankan serta diapresiasi agar sikap yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila ini terus tertanam dalam diri masyarakat.

D.Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah bahwa Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang memiliki nilai-nilai luhur yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, Pancasila harus menjadi bagian integral dari pendidikan di Indonesia. Dalam hal ini, pendidikan di Indonesia harus lebih fokus pada pembentukan karakter siswa, bukan hanya pada aspek akademik semata. Filsafat Pancasila dapat menjadi landasan untuk membentuk karakter siswa yang memiliki nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat gotong royong.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Muhammad Rafli Akbar -
Nama:Muhammad Rafli Akbar
NPM:2311011046
Kelas: Manajemen B (genap)

A. Proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 merupakan tantangan besar. Pembelajaran jarak jauh telah menjadi solusi untuk melanjutkan pendidikan, tetapi banyak hambatan, seperti akses teknologi dan kesiapan siswa dan guru, yang memengaruhi efektivitasnya. Selain itu, masalah sosial dan ekonomi juga muncul, seperti kesenjangan akses pendidikan.

B. Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19 yang berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, penting untuk memastikan bahwa pembelajaran jarak jauh tidak meningkatkan kesenjangan sosial ekonomi. Diperlukan dukungan pemerintah untuk menyediakan infrastruktur, perangkat, dan akses internet bagi siswa dari latar belakang ekonomi rendah. Selain itu, pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, disiplin, dan kepedulian harus diterapkan secara aktif dalam proses pembelajaran.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais bisa berupa inisiatif masyarakat setempat dalam membantu sesama selama pandemi, seperti menyediakan bantuan makanan, obat-obatan, atau membantu siswa yang kesulitan dalam belajar jarak jauh. Dalam kasus ini, nilai-nilai seperti gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab tercermin dalam tindakan-tindakan positif ini.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah bahwa Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia yang memberikan landasan etis dan filosofis bagi perilaku masyarakat. Hal ini mencakup komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai seperti keadilan, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila dalam paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat berarti menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial, politik, ekonomi, maupun pendidikan. Ini merupakan landasan untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan sejahtera sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
In reply to Muhammad Rafli Akbar

Re: Forum Analisis Soal

by Rahma aliyati 2311011030 -
NAMA:RAHMA ALIYATI
NPM:2311011030
A.pendapat saya mengenai pendidikan di tengah pandemi covid 19 merupakan tantangan yang besar bagi para orang tua,guru,saya sebagai siswa dan sebagian orang yang merasa di rugikan, sistem belajar pada sat pandemi ini sangat tidak efeftif karena banyak orang tua yang harus menjelaskan berbagai mata pelajaran dan menemani mengerjakan tugas sekolah anak anaknya para orang tua sangat merasa kesulitan karena mereka juga harus mengerjakan pekerjaan lainya, penjelasan yang di berikan oleh para guru atau dosen kurang di pahami karena siswa/siswi tidak dapat bertanya secara langsung jika mereka merasa bahwa kurang paham terkait materi, karena biasanya menggunakan sistem zoom dan sebian siswa/siswi juga ada yang memiliki kesulitan akan jaringan,bahkan ujian nasional pada tahun itu sempat di tiadakan.
B.menurut pendapat saya cara mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila adalah menerapkan nilai Pancasila dalam pembelajaran,Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam pembelajaran, baik daring maupun luring. Nilai-nilai Pancasila dapat diintegrasikan dalam materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan interaksi antara pendidik, peserta didik, dan orang tua,saat pandemi anak anak menghabiskan banyak waktu bersama orang tua, maka dari itu, peran orang tua disini sangat penting,kita harus menanamkan pada diri kita sendiri bahwa kita harus sadar akan pentingnya pembelajaran dan tidak menyepelekan kegiatan pendidikan yang dilakukan secara online.
C.contoh dalam lingkungan saya: di tempat saya ada seseorang yang bernama pak joko dia memiliki jabatan sebagai RT sejauh penglihatan saya dan pendapat orang tua saya pak joko ini selalu menyelesaikan tugas dengan baik,selalu manjalan tanggung jawab yang sudah di berikan kepada beliau,beliau selalu menjalankan tugas dengan baik dan selalu terlaksana seperti contoh: di desa saya ada kegiatan sumbangan perminggu,setiap rumah tangga di berikan kotak sedekah kecil yang di gunaka untuk bersedekah dan nanti pak joko(RT) di desa saya akan menarik setiap minggu,tidak ada kata paksaan dalam hal tersebut. menurut saya hal ini termasuk ke dalam pengembangan pancasila pada sikap tanggung jawab,pengembangan pancasila sangatlah penting untuk membangun kepribadian yang baik dan memberikan kontribusi positif pada lingkungan sekitar.dengan mengembangkan karakter pancasila ,seseorang dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat memberikan dampak positif pada lingkungn sekitar.
D.Hakikat Pancasila adalah nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yang harus diaktualisasikan sebagai paradigma berfikir, berfikir, dan berperilaku masyarakat. Berikut adalah penjelasan mengenai hakikat Pancasila dalam pengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berfikir, berpikir, dan berperilaku masyarakat:
Pancasila sebagai paradigma dalam membentuk karakter inklusif generasi muda
Pancasila dapat dijadikan paradigma dalam membentuk karakter inklusif generasi muda. Dalam penelitian ini, para peneliti mengidentifikasi karakter inklusif generasi muda berdasarkan Pancasila sebagai paradigma. Para peneliti mengumpulkan data, melakukan proses reduksi data, dan melakukan interpretasi hermeneutik sebagai analisis data untuk menemukan makna kebenaran mendasar dari objek penelitian.
Pancasila sebagai paradigma dalam pengembangan perspektif negara ,Pancasila dapat dijadikan paradigma dalam pengembangan perspektif negara. Penelitian ini membahas tentang peran filsafat dalam sistem nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis konten.
Pancasila sebagai paradigma dalam pendidikan kewarganegaraan
Pancasila dapat dijadikan sebagai paradigma dalam pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan nilai-nilai filsafat Pancasila sebagai inti dari pendidikan kewarganegaraan sesuai dengan perspektif global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat Pancasila berdasarkan paradigma nilai yang terkandung di dalamnya, yaitu nilai adat, sosio-budaya bangsa Indonesia yang merupakan identitas bangsa Indonesia, harus menjadi konten inti dari pendidikan kewarganegaraan di Indonesia karena dapat berimplikasi pada nilai normatif praktik konstitusi dalam kehidupan sehari-hari. hari dan dapat menjadi faktor penyaring terhadap pengaruh negatif globalisasi.
Pancasila sebagai paradigma dalam akuntansi
Pancasila dapat dijadikan paradigma dalam akuntansi. Penelitian ini membahas metodologi akuntansi paradigma Pancasila. Pancasila adalah pandangan hidup dasar yang sesuai dengan kemerdekaan warga negara Indonesia. Dalam paradigma Pancasila, terdapat unsur-unsur penelitian filosofis atau keyakinan dasar yang mendasari pemikiran dan penelitian akuntansi.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hakikat Pancasila dalam pengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berfikir, berdoa, dan berperilaku masyarakat adalah bahwa Pancasila dapat dijadikan sebagai paradigma dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, pembentukan karakter, pengembangan perspektif negara, dan akuntansi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Yesi Dwi Anggraheni 2351011012 -
Nama: Yesi Dwi Anggraheni
NPM: 2351011012

a. Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 menurut saya kurang efektif. Hal tersebut memunculkan kesenjangan akses pendidikan. Selain itu, dampak terhadap kesehatan mental para pelajar juga dapat mengalami gangguan karena isolasi sosial.

b. Mengimplementasikan nilai Pancasila dalam proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan  Memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam pelajaran, guru dapat berfokus pada pengembangan karakter siswa, dan juga dapat melibatkan keluarga dalam proses pendidikan dirumah.

c. Contoh kasus terkait pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan misalnya, seorang berkata jujur dan mengakui kesalahan yang telah diperbuat, menyelesaikan tugas yang diberikan guru, dan juga membantu orang apabila sedang kesusahan sesuai dengan kemampuan. Menurut saya, nilai-nilai Pancasilais ini sangat penting untuk membentuk masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.

d. Hakikat Pancasila mengacu pada inti dari dasar-dasar falsafah yang terkandung dalam Pancasila sebagai pandangan dunia dan ideologi negara Indonesia. Hakikat Pancasila memahami bahwa nilai-nilai ini harus tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia sehari-hari. Masyarakat diharapkan menjalankan nilai-nilai Pancasila sebagai panduan moral dalam menjalani kehidupan mereka dan berkontribusi pada pembangunan sosial, ekonomi, dan politik Indonesia yang lebih baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Vani Vadilah Rihma Yanti 2311011132 -
Nama : Vani Vadilah Rihma Yanti
NPM : 2311011132

A. menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 kurang berjalan optimal. hal ini dikarenakan proses pembelajaran dilakukan secara online yang menyebabkan para pelajar dan mahasiswa kurang memahami materi. meskipun demikian, proses pembelajaran secara daring merupakan pilihan terbaik pada saat pandemi karena untuk mencegah penularan covid-19. sehingga para pelajar, mahasiswa dan tenaga pendidik dituntut untuk beradaptasi dengan proses pembelajaran yang baru.

B. cara untuk mengefektifkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah dengan dengan menumbuhkan rasa semangat berjuang, gotong royong dan juga rasa kesatuan persatuan pada setiap diri bangsa Indonesia khususnya para pelajar dan tenaga pendidik. karena dengan adanya rasa tersebut yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila maka pelajar, mahasiswa dan juga tenaga pendidik akan memiliki semangat untuk tetap menjalankan kewajibannya dalam menuntut ilmu meskipun secara daring sebagai bentuk gotong royong dalam melawan pandemi covid-19.

C. Gotong Royong dalam Membersihkan Lingkungan
Kasus: kelompok masyarakat lokal bersatu untuk membersihkan area publik yang tercemar sampah.
Pendapat: menurut saya, tindakan ini mencerminkan nilai gotong royong, di mana masyarakat bekerja sama untuk kepentingan bersama. Ini mengajarkan solidaritas, kerjasama, dan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan.

D. Hakikat Pancasila adalah esensi atau inti dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang mencakup lima sila atau prinsip dasar.
1. Pancasila sebagai paradigma berpikir. mengajarkan masyarakat untuk memahami dan menghayati nilai-nilai dasar Pancasila dalam membentuk pola pikir yang mencakup keberagaman, keadilan, dan persatuan.
2. Pancasila sebagai paradigma bersikap. sikap positif dan konstruktif yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup sikap hormat, toleransi, keadilan, solidaritas, dan semangat gotong royong.
3. Pancasila sebagai paradigma berprilaku masyarakat. menggambarkan tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta berperilaku sesuai dengan norma-norma moral dan etika yang diatur oleh Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by AZIKA EDRA AVIOLETA -
Nama : Azika Edra Avioleta
Npm : 2311011044

1. Proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 dilakukan secara daring atau jarak jauh dan ini berlangsung kurang efektif. Karena banyak orang belum bisa menyesuaikan diri dengan sistem ini, tak jarang juga yang mengalami cultural lag.

2. Pemerintah ataupun tenaga pendidik bisa memberikan penyuluhan pengembangan karakter Pancasila yang berupa materi melalui forum-forum online terutama tentang kejujuran dan disiplin, karena dengan proses pembelajaran daring kedua hal ini sering kali dilalaikan.

3. Dalam menunjukkan karakter tanggung jawab dan disiplin, jika kita memiliki tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan dosen, maka kita harus memastikan bahwa tugas tersebut diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Menurut pendapat saya, contoh kasus tersebut menunjukkan pentingnya karakter Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkungan pendidikan.

4. Hakikat Pancasila adalah lima nilai fundamental yang diidealisasikan sebagai konsepsi tentang dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi kenegaraan. Nilai-nilai tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by NILUH AYUNING RATIH EP_2311011012 -
NAMA : NILUH AYUNING RATIH
NPM : 2311011012
SOAL ANALISIS 10

A. Menurut sudut pandang saya, situasi pendidikan selama pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar bagi semua pihak yang terlibat. Orangtua dan pendidik perlu bersatu untuk memastikan anak-anak tetap menerima pendidikan yang bermutu, meskipun dalam keadaan luar biasa ini. Pembelajaran daring menjadi solusi utama untuk mengatasi pembatasan sosial. Meski demikian, hal ini juga mengungkapkan ketidaksetaraan sosial ekonomi karena tidak semua orangtua memiliki perangkat dan akses internet untuk anak-anak mereka. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat perlu diwujudkan untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

B. Untuk meningkatkan pendidikan selama pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan penerapan nilai Pancasila, langkah-langkah berikut perlu diambil:

1. Memastikan akses pendidikan yang merata dan adil bagi semua lapisan masyarakat, termasuk keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.

2. Menerapkan metode pembelajaran inklusif dan responsif yang memperhatikan kebutuhan individu siswa, termasuk memberikan dukungan ekstra kepada siswa dengan kesulitan belajar atau kebutuhan khusus.

3. Mengintegrasikan nilai-nilai karakter Pancasila seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong dalam kurikulum dan praktik sehari-hari.

4. Mendorong pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk bekerja sama mencari solusi yang adil dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pendidikan selama pandemi.

Dengan mengambil langkah-langkah ini, pendidikan dapat tetap berjalan dengan baik sambil menjaga prinsip-prinsip nilai Pancasila dalam pembentukan karakter dan moral siswa.

C. Sebagai contoh pengembangan karakter Pancasila di lingkungan saya, ada program peduli lingkungan dan gotong royong di tempat ibadah, seperti pura. Ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan. saya tinggal di perkampungan yang berisi berbagai suku dan agama, tetapi sangat rukun dan saling membantu satu sama lain. hal ini mencerminkan sikap peduli dan cinta damai. Selain itu, program pembelajaran daring yang mengajarkan tentang lingkungan dan keberlanjutan, ini merupakan contoh implementasi nilai peduli terhadap lingkungan. Pentingnya bersikap jujur dan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan juga bisa menjadi contoh nyata karakter Pancasila dalam menghadapi situasi pandemi.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman dasar berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah sebagai dasar moral dan filosofis bagi bangsa Indonesia. Pancasila mengandung prinsip-prinsip dasar seperti keadilan sosial, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Implementasi nilai-nilai Pancasila berarti menerjemahkan prinsip-prinsip ini ke dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, menghormati keragaman dan mendorong keadilan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pancasila juga mendorong setiap warga negara untuk berkontribusi secara positif dalam membangun bangsa dan menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi semua.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Intan Khairunisa -
Nama: Intan Khairunisa
NPM: 2311011136

Jawab:

1. Menurut saya, proses pendidikan selama pandemi covid-19 banyak sekali hambatannya. Ini meningkatkan tingkat putus sekolah yang tinggi, terutama pada provinsi/kota yang masuk ke dalam zona merah

2. Berdasarkan pengalaman saya, solusi dari pemerintah baik melalu ekonomi yang melibatkan pendidikan. Diadakannya bantuan tunai atau bantuan kuota kepada para peserta didik, namun untuk penujangan atau penelusuran (bagi sebagian siswa yang tidak mempunyai handphone) belum pernah mendengar bantuan pemberian handphone, namun mungkin untuk beberapa kota/desa telah digalakkan kegiatan bantuan ini. Korelasi bantuan ini, merupakan pengamalan Pancasila sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia , yang dalam sebuah per-UU bahwa semua warga negara berhak mendapatkan pendidikan

3. Pengembangan karakter disiplin yang baru saya alami, adalah pada kegiatan ospek dimana BEM FEB memberikan berupa peraturan ketat dimana siswa yang tidak menjalankan sesuai dengan peraturan akan mendapatkan konsekuensinya. Hal ini merupakan wujud pengalaman dari pengembangan karakter untuk mewujudkan jiwa yang disiplin, yang tentunya akan menjadikan motivasi dan kebiasaan kita kedepannya dalam menjalankan segala sesuatunya.

4. Hakikat yang merupakan dasar, yang menjadi pondasi pembentuk sebuah perundang-undangan atau peraturan dalam berbangsa dan bernegara. Hal ini, membentuk paradigma berfikir dan bersikap dimana dengan aturan yang mengikat, membuat kita akan menjadi sebuah pribadi bangsa yang ikut serta dalam pelaksanaan atau tujuan yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Putri Nuraini Azzahra 2311011072 -
Putri Nuraini Azzahra
2311011072

ANALISIS SOAL 1

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut pendapat saya proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 dinilai kurang efektif dan tidak kondusif. Pelajar maupun mahasiswa sering terkendala belajar dikarenakan beberapa alat atau perangkt yang susah sinyal, stress karena tugas menumpuk, dan sulit mencerna materi yang diberi oleh guru dan dosen. Pelajar maupun mahasiswa juga cenderung menjadi lebih malas karena ketik belajar di rumah mereka tidak melihat aturan, jadwal dan lainnya. Para pelajar juga kurang bersosialisasi, kurang relasi dan cenderung jadi menyendiri seperti saya.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Menurut saya dengan memperbaiki sistem pembelajaran secara daring, seperti memperbaiki sinyal yang aneh, memberi materi yang mudah, menerapkan jadwal belajar yang nyaman kann. Nilai pancasila yang bisa di impementasikan yaitu sila ke 4, yaitu kerjasama, gotong royong, musyawarah antara para pengajar dan pelajar.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Kasusnya adalah saya sendiri, ya ambil saja contoh diri sendiri, tidak usah terlalu jauh.
Saya selama pandemi ini menjadi malas, kurang tanggung jawab, dan menjadi tidak peduli terhadap lingkungan. Selama pandemi tidak memperhatikan tugas materi yang diberikan pendidik. Caranya yaitu intropeksi diri sendiri, apa yang salah dari diri sendiri, apa penyebab yang membuat kita seperti itu, karena itu kita perlu diberi edukasi tentang nilai nilai pancasila.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, pemaknaan, dan berperilaku masyarakat adalah suatu cara pandang yang mencerminkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, berpikir, dan berperilaku masyarakat dapat dilakukan dengan cara menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Pinka Wianda Putri -
Nama : Pinka Wianda Putri
NPM : 2311011006
A. Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah tantangan besar. Orang tua, siswa, dan pendidik harus beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh, yang memerlukan disiplin dan sumber daya. Sementara itu, kesenjangan sosial ekonomi semakin melebar, karena tidak semua orang memiliki akses yang sama ke teknologi. Meskipun sulit, perubahan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, penting untuk memastikan akses pendidikan yang setara bagi semua siswa. Pemerintah perlu memberikan dukungan finansial dan akses teknologi kepada keluarga yang kesulitan. Selain itu, nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan cinta damai dapat diajarkan melalui proyek-proyek kolaboratif dan pendidikan karakter yang mempromosikan sikap positif dalam belajar online.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais dapat mencakup inisiatif siswa yang mengorganisir bantuan bagi keluarga kurang mampu selama pandemi, menunjukkan rasa peduli dan gotong royong. Hal ini juga dapat berhubungan dengan upaya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik atau proyek penanaman pohon, menunjukkan tanggung jawab dan kesadaran terhadap lingkungan.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilainya adalah sebagai panduan dalam berpikir dan berperilaku bagi individu dan masyarakat. Ini mencakup nilai-nilai seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan ketertiban yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Pancasila memandu cara kita berinteraksi dengan sesama dan dengan lingkungan kita, menciptakan masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. Dalam konteks pendidikan, hal ini mencakup mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda dan mengintegrasikan mereka dalam kurikulum pendidikan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Pinka Wianda Putri -
Nama : Pinka Wianda Putri
NPM : 2311011006
A. Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah tantangan besar. Orang tua, siswa, dan pendidik harus beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh, yang memerlukan disiplin dan sumber daya. Sementara itu, kesenjangan sosial ekonomi semakin melebar, karena tidak semua orang memiliki akses yang sama ke teknologi. Meskipun sulit, perubahan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, penting untuk memastikan akses pendidikan yang setara bagi semua siswa. Pemerintah perlu memberikan dukungan finansial dan akses teknologi kepada keluarga yang kesulitan. Selain itu, nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan cinta damai dapat diajarkan melalui proyek-proyek kolaboratif dan pendidikan karakter yang mempromosikan sikap positif dalam belajar online.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais dapat mencakup inisiatif siswa yang mengorganisir bantuan bagi keluarga kurang mampu selama pandemi, menunjukkan rasa peduli dan gotong royong. Hal ini juga dapat berhubungan dengan upaya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik atau proyek penanaman pohon, menunjukkan tanggung jawab dan kesadaran terhadap lingkungan.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilainya adalah sebagai panduan dalam berpikir dan berperilaku bagi individu dan masyarakat. Ini mencakup nilai-nilai seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan ketertiban yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Pancasila memandu cara kita berinteraksi dengan sesama dan dengan lingkungan kita, menciptakan masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. Dalam konteks pendidikan, hal ini mencakup mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda dan mengintegrasikan mereka dalam kurikulum pendidikan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Pinka Wianda Putri -
Nama : Pinka Wianda Putri
NPM : 2311011006
A. Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah tantangan besar. Orang tua, siswa, dan pendidik harus beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh, yang memerlukan disiplin dan sumber daya. Sementara itu, kesenjangan sosial ekonomi semakin melebar, karena tidak semua orang memiliki akses yang sama ke teknologi. Meskipun sulit, perubahan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, penting untuk memastikan akses pendidikan yang setara bagi semua siswa. Pemerintah perlu memberikan dukungan finansial dan akses teknologi kepada keluarga yang kesulitan. Selain itu, nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan cinta damai dapat diajarkan melalui proyek-proyek kolaboratif dan pendidikan karakter yang mempromosikan sikap positif dalam belajar online.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais dapat mencakup inisiatif siswa yang mengorganisir bantuan bagi keluarga kurang mampu selama pandemi, menunjukkan rasa peduli dan gotong royong. Hal ini juga dapat berhubungan dengan upaya menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik atau proyek penanaman pohon, menunjukkan tanggung jawab dan kesadaran terhadap lingkungan.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilainya adalah sebagai panduan dalam berpikir dan berperilaku bagi individu dan masyarakat. Ini mencakup nilai-nilai seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan ketertiban yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Pancasila memandu cara kita berinteraksi dengan sesama dan dengan lingkungan kita, menciptakan masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera. Dalam konteks pendidikan, hal ini mencakup mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda dan mengintegrasikan mereka dalam kurikulum pendidikan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by INAYA MAULIDINA -
NAMA : INAYA MAULIDINA
NPM : 23110110

A. menurut saya proses pendidikan di masa pandemi covid-19 sangat kurang baik karena dengan melalukan pembelajaran secara online atau daring siswa kesulitan untuk memahami materi yang dipelajari dan biasanya pembelajaran secara online memiliki halangan yaitu akses internet yang tidak menentu, siswa yang tidak pandai menggunakan teknologi.

B. Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Contoh kasus terkait dengan pengembangan karakter di lingkungan perguruan tinggi seperti menerapkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas atau saat ujian, disiplin dalam mengumpulkan tugas dan absen dengan tepat waktu. Tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberi oleh dosen, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama orang tua dilingkungan universitas seperti dosen, gotong royong dalam menyelesaikan tugas kelompok dan ikut serta mengerjakan tugas kelompok.

D. Peranan Pancasila dalam era reformasi harus nampak sebagai paradigma ketatanegaraan, artinya Pancasila menjadi kerangka pikir atau pola pikir bangsa Indonesia, khususnya sebagai Dasar Negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Chalsa Dilla Anggel Restiana -
Nama : Chalsa Dilla Anggel Restiana
Npm : 2361011002

1. Menurut saya dengan pembelajaran di rumah, saya dapat fleksibel mengatur waktu, seperti kapan mengerjakan tugas sekolah, membantu orang tua, istirahat, beribadah, dan lain-lain. Menambah wawasan dan kemampuan menggunakan berbagai aplikasi dalam proses pembelajaran. Namun dalam proses pembelajaran secara online, kami jadi mendapatkan tambahan pekerjaan, yaitu membuat dan mengirimkan foto, video, download materi, dan upload tugas yang telah dikerjakan. Semua itu cukup membutuhkan waktu lama dalam pengerjaannya sedangkan batas pengumpulan tugas yang terlalu cepat. Alhasil, ada tugas yang terlambat saya kumpulkan.

2. Kita harus pandai mengatur manajemen waktu dengan baik dengan menuliskan apa saja yang harus dikerjakan dalam satu hari. Mempunyai target yang harus dicapai. tidak menunda-nunda mengerjakan sesuatu. Menjaga kualitas tidur yang baik, dan hidup sehat berolaharga sangat membantu kita dalam mengoptimalkan jadwal belajar mandiri di masa pandemic dan makan makanan yang bergizi. Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid- murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral sebagai bukti bahwa kita adalah murid yang bermoral dan beretika.

3. Gotong royong dalam mengerjakan masalah yang ada, contohnya membersihkan lingkungan desa. Dengan kasus tersebut sudah mengimplementasikan nilai karakter Pancasila yaitu gotong royong.

4. Pancasila sebagai paradigma artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi kerangka acuan setiap aspek pembangunan nasional di Indonesia. Seluruh masyarakat dapat ikut mengaktualisasikan Pancasila dalam perilaku dan pergaulan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dengan saling tolong menolong, saling menghormati dan selalu menjaga sopan dan santun. Nilai-nilai Pancasila harus selalu diterapkan dan diamalkan sesuai dengan perkembangan zaman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Devi Julianti -
Devi Julianti
2311011040
A. proses pendidikan di tengah terjadinya pandemi covid-19 menghadapi banyak sekali tantangan baik bagi siswa, guru maupun pemerintah. Yaitu banyak maupun Universitas melakukan pembelajaran jarak jauh yang artinya memerlukan akses teknologi namun hal ini dapat memunculkan terjadinya ketidaksetaraan baik akses maupun kualitas pendidikan. tidak semua pelajar memiliki latar belakang ekonomi yang baik, bagi pelajar yang memiliki latar belakang ekonomi yang lemah dan juga tinggal di daerah terpencil atau yang susah jaringan memungkinkan terjadinya kesulitan dalam mengakses pendidikan pasti tidak efektif.

B. Pemerintah menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh yaitu dapat melalui aplikasi seperti zoom meeting, google classroom dan aplikasi edukasi lainnya. Jika pemerintah sudah berhasil menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh, pemerintah juga harus menyediakan kuota edukasi supaya masyarakat yang memiliki latar belakang ekonomi rendah dapat terbantu. Dengan cara cara tersebut akan terciptanya pelajar yang bermoral dan memiliki jiwa Pancasila. Pelajar juga harus jujur, disiplin dan bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan

C. "Proyek Kebersihan Lingkungan"
di lingkungan rumah saya warga sekitar mengadakan kegiatan proyek kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi membersihkan sampah di sekitar taman, masjid, dan lapangan. Kegiatan tersebut dilakukan karena masyarakat di desa saya merasa bahwa kegiatan tersebut perlu dilakukan untuk menjadikan desa yang bersih dan dipandang indah oleh desa lain sehingga dapat memotivasi masyarakat desa lain supaya mengikuti desa kami.
Pendapat saya tentang kasus ini adalah bahwa proyek kebersihan lingkungan ini mencerminkan nilai gotong royong yang kuat hal ini menunjukkan tanggung jawab dan kesadaran warga terhadap lingkungan mereka. masyarakat bekerja sama tanpa memandang latar belakang ekonomi budaya agama maupun ras untuk mencapai tujuan yang positif.

D. dalam praktiknya, masyarakat diharapkan menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sehari-harinya. hal ini mencakup menghormati hak-hak individu individu, bekerja sama untuk kepentingan bersama, serta berpartisipasi dalam proses demokratis. keselarasan antara paradigma berpikir bersikap dan berperilaku dengan hakikat Pancasila akan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis adil dan juga berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Alvin Zatya Vraja_2311011102 -

Nama : ALVIN ZATYA VRAJA

Npm: 2311011102

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab : Menurut pendapat saya, Proses pendidikan pada masa pandemi covid mengharuskan anak-anak belajar mandiri atau belajar dari rumah, atau mungkin melalui zoom ,itu sangat tidak efektif karena susah untuk dimengerti atau banyak hal-hal lain yang membuat tidak fokus , dan juga memberatkan kepada orang yang kebutuhannya tidak mencukupi kesehariannya ditambah lagi dia harus membeli kuota ,beli handphone atau laptop untuk anaknya belajar secara daring, apalagi pada masa pandemi banyak tenaga kerja yang di PHK.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab: Harus belajar secara berkelompok yang rumahnya berdekatan ,jadi sesama teman bisa saling belajar bersama ,saling tanya jika ada materi yang susah dipahami , itu bisa menambah keefektifan pembelajaran pada saat covid-19

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab:  contoh kasus cinta damai,adanya kejadian tabrakan antara dua pengendara motor yang disebabkan salah satu pengendara yang mengantuk mengakibatkan dia menyenggol pengendara yang lain, dan tetapi pengendara yang terkena senggol tidak emosi atau marah , dia lebih memilih berdamai , mencari solusi terbaik untuk masalah yang terjadi, menurut saya ini salah satu contoh yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari , dimana kita harus bisa berpikir positif untuk menyelesaikan suatu masalah dari pada memakai emosi kita dan hanya akan menambah masalah yang baru.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab: Pancasila adalah dasar ideologi negara Indonesia yang merupakan kompilasi dari nilai-nilai fundamental yang menjadi panduan dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku bagi masyarakat Indonesia. Dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat, ada beberapa hal yang perlu dipahami:
Kedudukan dan Fungsi Pancasila
Nilai-nilai Pancasila
Berpihak pada Kemanusiaan
Persatuan dan Kesatuan
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
Keadilan Sosial
Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat harus selalu memahami, menghormati, dan mengamalkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Pancasila menjadi paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku yang mengarahkan arah dan tujuan pembangunan masyarakat Indonesia.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Ni Nyoman Oktiana Jayati -
Nama : Ni Nyoman Oktiana Jayati
Npm : 2351011006



A. proses pendidikan di tengah terjadinya pandemi covid-19 menghadapi banyak sekali tantangan baik bagi siswa, guru maupun pemerintah. Yaitu banyak maupun Universitas melakukan pembelajaran jarak jauh yang artinya memerlukan akses teknologi namun hal ini dapat memunculkan terjadinya ketidaksetaraan baik akses maupun kualitas pendidikan. tidak semua pelajar memiliki latar belakang ekonomi yang baik, bagi pelajar yang memiliki latar belakang ekonomi yang lemah dan juga tinggal di daerah terpencil atau yang susah jaringan memungkinkan terjadinya kesulitan dalam mengakses pendidikan pasti tidak efektif.

B. Pemerintah menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh yaitu dapat melalui aplikasi seperti zoom meeting, google classroom dan aplikasi edukasi lainnya. Jika pemerintah sudah berhasil menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh, pemerintah juga harus menyediakan kuota edukasi supaya masyarakat yang memiliki latar belakang ekonomi rendah dapat terbantu. Dengan cara cara tersebut akan terciptanya pelajar yang bermoral dan memiliki jiwa Pancasila. Pelajar juga harus jujur, disiplin dan bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan

C. "Proyek Kebersihan Lingkungan"
di lingkungan rumah saya warga sekitar mengadakan kegiatan proyek kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi membersihkan sampah di sekitar taman, masjid, dan lapangan. Kegiatan tersebut dilakukan karena masyarakat di desa saya merasa bahwa kegiatan tersebut perlu dilakukan untuk menjadikan desa yang bersih dan dipandang indah oleh desa lain sehingga dapat memotivasi masyarakat desa lain supaya mengikuti desa kami.
Pendapat saya tentang kasus ini adalah bahwa proyek kebersihan lingkungan ini mencerminkan nilai gotong royong yang kuat hal ini menunjukkan tanggung jawab dan kesadaran warga terhadap lingkungan mereka. masyarakat bekerja sama tanpa memandang latar belakang ekonomi budaya agama maupun ras untuk mencapai tujuan yang positif.

D. dalam praktiknya, masyarakat diharapkan menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sehari-harinya. hal ini mencakup menghormati hak-hak individu individu, bekerja sama untuk kepentingan bersama, serta berpartisipasi dalam proses demokratis. keselarasan antara paradigma berpikir bersikap dan berperilaku dengan hakikat Pancasila akan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis adil dan juga berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Panca Hadi Prayoga -
Nama : Panca Hadi Prayoga
NPM : 2311011056

A. Proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 merupakan tantangan besar. Pembelajaran jarak jauh telah menjadi solusi untuk melanjutkan pendidikan, tetapi banyak hambatan, seperti akses teknologi dan kesiapan siswa dan guru, yang memengaruhi efektivitasnya. Selain itu, masalah sosial dan ekonomi juga muncul, seperti kesenjangan akses pendidikan.

B. Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19 yang berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, penting untuk memastikan bahwa pembelajaran jarak jauh tidak meningkatkan kesenjangan sosial ekonomi. Diperlukan dukungan pemerintah untuk menyediakan infrastruktur, perangkat, dan akses internet bagi siswa dari latar belakang ekonomi rendah. Selain itu, pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, disiplin, dan kepedulian harus diterapkan secara aktif dalam proses pembelajaran.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais bisa berupa inisiatif masyarakat setempat dalam membantu sesama selama pandemi, seperti menyediakan bantuan makanan, obat-obatan, atau membantu siswa yang kesulitan dalam belajar jarak jauh. Dalam kasus ini, nilai-nilai seperti gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab tercermin dalam tindakan-tindakan positif ini.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah bahwa Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia yang memberikan landasan etis dan filosofis bagi perilaku masyarakat. Hal ini mencakup komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai seperti keadilan, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila dalam paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat berarti menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial, politik, ekonomi, maupun pendidikan. Ini merupakan landasan untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan sejahtera sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Gamaliel Felix Repi -
Nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

A. menurut saya proses pendidikan yang ada sudah diusahakan dengan baik oleh pemerintah. dengan banyaknya subsidi dan bantuan yang diberika oleh pemerintah, seharusnya sudah mendukung proses pembelajaran. namun terkadang masih adanya kekurangan itu dikarenakan banyaknya bantuan bantuan yang dihambat oleh oknum oknum tidak bertanggungjawab, dan juga banyak penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum oknum dengan menggunakan bantuan dari pemerintah dengan tidak semestinya.

B. pemerintah memberikan pengawasan tegas kepada para guru dan pelajar, supaya pembelajaran tidak semena mena sebagai formalitas, tetapi juga harus berjalan dengan etika etika dan ilmu yang seharusnya diberikan dan diterima.

C. contoh pengembangan karakter:
-jujur dalam mengerjakan ujian
-disiplin tepat waktu dalam menyelesaikan tugas mata kuliah
-santun terhadap orang yang lebih tua
-tidak membuang sampah sembarangan
-saling membantu gotong royong membangun rumah ibadah
-tidak mengusik ibadah keyakinan umat lain

dengan melakukan tindakan tindakan diatas, implementasi Pancasila otomatis terpenuhi dan lingkungan sekitar menjadi rukun.

D. hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai nilai sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku berarti cara pikir, bersikap dan berperilaku masyarakat seharusnya merujuk pada apa yang ada dalam Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Diva Aulia Rahma_2311011120 -
Nama: Diva Aulia Rahma
NPM: 2311011120

ANALISIS SOAL PERTEMUAN 10

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 sangat chaos, di mana semuanya terjadi dalam sekejap mata. Perubahan sistem pembelajaran membuat para peserta didik dan tenaga pengajar cukup kesulitan dalam mengenali sistem baru yaitu daring. Banyak keluhan yang terjadi karena adanya sistem ini terutama bagi orang-orang yang belum bisa mengakses internet. Proses pendidikan selama pandemi sangat tidak efektif. Di mana banyak peserta didik yang malah menyepelekan sekolahnya. Selain itu, semakin lama diterapkannya daring, semakin kelihatan hal-hal yang harus segera ditangani dari pendidikan di Indonesia. Contohnya tingkat pengangguran yang sebagian besar adalah lulusan SMA/SMK. Kemudian, untuk para tenaga pengajar yang bekerja di sekolah swasta/honor juga sangat terdesak karena penurunan pendapatan, sedangkan kebutuhan semakin mahal. Hal ini patut dipertanyakan, tentang bagian mana yang salah dari proses pendidikan di Indonesia. Di tengah pandemi covid-19, pemerintah semakin terbuka dan memahami masalah pada proses pendidikan yang harus segera ditangani.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

Cara untuk mengefektifkan dan memaksimalkan prosesor pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkolerasi dengan implementasi nilai Pancasila adalah dengan mempermudah akses dan meningkatkan kualitas dari pendidikan di Indonesia. Dari segi akses, terdapat pada sila ke-5 yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, di mana seluruh warga negara berhak mendapatkan kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. Artinya semua warga berhak memiliki akses untuk pendidikan yang lebih baik. Contoh hal yang memudahkan akses adalah dengan beasiswa, transportasi gratis bagi peserta didik yang rumahnya jauh dari sekolah, dan akses internet. Dari segi kualitas, dapat dilakukan dengan penyaringan tenaga pengajar yang selektif, perubahan kurikulum pendidikan yang lebih memudahkan dan membantu untuk berkembang, dan perbaikan tingkat daya saing pendidikan nasional dari peserta didik. Dalam proses pemaksimalan dan perubahan ini tentu akan menghadapi globalisasi, sehingga Pancasila sangat dibutuhkan sebagai landasan untuk penyaring hal-hal dari luar Indonesia.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasus yang terkait pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan:
1. Saling peduli ketika teman ada yang sakit
2. Bersikap santun kepada orang yang lebih tua di mana pun berada
3. Ramah lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melaksanakan jumsih
4. Tidak membuat kegaduhan antar teman dan selalu membicarakan sesuatu dengan baik-baik sehingga tidak terjadi perpecahan
5. Tepat waktu ketika masuk kelas
Contoh kasus tersebut merupakan penerapan yang telah terwujud dari pengembangan karakter Pancasilais yang diajarkan pada pendidikan Pancasila. Sehingga kasus tersebut sudah sangat menggambarkan bangsa Indonesia yang berpedoman terhadap Pancasila.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Notonagoro (dalam Ruyadi, 2003) menyatakan bahwa Filsafat Pancasila memberikan pengetahuan dan pengertian ilmiah, yaitu tentang hakikat dari Pancasila.

Secara ontologis, kajian Pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui
hakikat dasar dari sila-sila Pancasila. Notonagoro (dalam Ganeswara, 2007) menyatakan bahwa
hakikat dasar ontologis Pancasila adalah manusia, sebab manusia merupakan subjek hukum pokok dari Pancasila.

Kajian epistemologis filsafat Pancasila, dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari
hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Menurut Titus (dalam Kaelan, 2007)
terdapat tiga persoalan mendasar dalam epistemology, yaitu: (1) tentang sumber pengetahuan
manusia; (2) tentang teori kebenaran pengetahuan manusia; dan (3) tentang watak pengetahuan
manusia...

Selanjutnya, sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aksiologinya, yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan.

Sehingga hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat didapatkan dari filsafat Pancasila yang memiliki 3 wawasan untuk dijadikan landasan dalam pengaktualisasian Pancasila
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rahayu Agustin -
Nama : Rahayu Agustin
NPM : 2311011128

Analisis Soal
"PENDIDIKAN INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID -19"

A. Proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 merupakan tantangan besar bagi dunia pendidikan. Pembelajaran daring menjadi solusi yang diberikan oleh pemerintah untuk meminimalisir persebaran virus Corona di tengah masyarakat. Namun, pembelajaran daring ini perlu adanya dukungan teknologi yang memadai dan akses internet yang luas agar pembelajaran daring dapat berjalan dengan baik.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, perlu adanya pengembangan karakter Pancasila pada mahasiswa. Salah satu contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila adalah disiplin waktu datang tepat waktu, jujur tidak mencontek saat ujian, dan tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan Dalam pembelajaran daring, mahasiswa perlu memiliki disiplin waktu yang baik agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

C. Contoh kasus terkait pengembangan karakter Pancasila adalah gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekolah. Mahasiswa dapat membersihkan lingkungan sekolah secara bersama-sama dengan cara membagi tugas dan bekerja sama. Mahasiswa juga dapat mengembangkan karakter peduli dan ramah lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurut pendapat saya, pengembangan karakter Pancasila pada mahasiswa sangat penting untuk membentuk generasi yang memiliki karakter yang baik dan dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang dapat membentuk karakter bangsa yang baik, seperti gotong royong, kejujuran, dan keadilan.
Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat perlu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun negara. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Desti riani 2311011122 -
Desti Riani
2311011122

ANALISIS SOAL 1
A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab : Menurut saya, proses pendidikan yang terjadi selama pandemi covid-19 mengalami perubahan yang siginifikan. Dari yang melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah hingga akhirnya harus belajar dari rumah menggunakan sistem online atau daring. Melalui perubahan itu menyebabakan kesulitan bagi beberapa pihak yaitu pedidik, peserta didik maupun para orang tua. Proses pendidikan menjadi kurang efektif, banyak masalah bermunculan mulai dari pihak guru tua yang tidak paham teknologi, Orang tua yang bingung kerena harus ikut andil dalam peran mengajari ataupun menemani anak-anak mereka dalam pengerjaan tugas serta pembelajaran. Dari fasilitas pun mengalami kendala seperti tidak semua kalangan pemiliki ponsel pintar, sinyal yang masih susah di dapat pada daerah-daerah pelosok di indonesia, mahalnya kuota internet, serta butanya beberapa kalangan akan teknologi.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : menurut saya dengan melakukan berbagai penyuluhan mengenai penggunaan teknologi, pemerataan fasilitas seperti sinyal, komputer dan smartphone, subsidi kuota agar tidak terlalu membebani orang tua. Pemerintah juga seharusnya memasukkan pelajaran moral pada pembelajaran agar anak-anak tetap rajin belajar dan tidak menyontek atau mengerjakan tugas dengan mengandalkan google saat masa daring.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab : contohnya disiplin seperti absen, masuk zoom , dan mengumpul tugas tepat waktu. Bersikap jujur dengan tidak mencoktek atau mengandalkan google untuk ulangan ataupun tugas. Bertanggungjawab atas tugas dan pembelajarannya sebagaimana siswa semestinya. Tidak mengikuti pergaulan yang melanggar norma semasa daring.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab : menjadikan pancasila sebagai landasan dalam pola fikir, sikap, dan perilaku masyarakat. Sebagaimana pada dasarnya pancasila adalah pedoman hidup rakyat indonesia. Maka kita harus mengimplementasikan pancasila pada cara kita berfikir, bertindak, dan berperilaku agar tujuan dan cita-cita indonesia dapat tercapai dan agar kelestarian budaya dan etis indonesia tetap terjaga.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Syayyidah Zahra Navisyah.M -
Syayyidah Zahra Navisyah. M
2311011022


A. Menurut pendapat saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 tidak efisien hal tersebut dikarenakan adanya          pembatasan sosial yang menyebabkan para pelajar
harus belajar melalui jarak jauh, hal tersebut menimbulkan banyak permasalahan. Mulai dari gangguan sinyal hingga ketidak pahaman penjelasan materi yang di
dapatkan oleh para siswa. Namun, hal itu masih dapat kita wajarkan karena peristiwa tersebut terjadi secara mendadak sehingga membuat ketidaksiapan pemerintah
dalam menghadapi masalah tersebut.

B. Untuk mewujudkan keefektifikan dan pemaksimalan dalam proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 memerlukan kerjasama yang kuat antara pemerintah, tenaga
pendidik, tenaga kesehatan, orang tua murid dan yang paling peran murid dalam hal ini sangat penting. Karena jika mereka semua dapat bekerja sama maka peluang
untuk mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengan pandemi dapat berjalan lancar. Seperti yang sudah di lakukan selama ini, baik dari pemerintah
dan tenaga medis yang selalu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Di lingkungan pendidikan pun para staff dan
tenaga pendidik menerapkan sistem zoom dan bertahap melakukan pembelajaran tatap muka dengan melakukan pembagian sesi dan juga pembagian jarak tempat
duduk. Orang tua siswa dan siswa juga berperan penting di karenakan orang tua akan menjadi pengotrol kegiatan para anaknya ketika di berlakukan nya zitem
pembelajaran dari rumah, dan siswa pun di tuntut untuk lebih berkonsentrasi dalam proses pembelajaran ini.

C. Contoh nyata terkait pengembangan karakter Pancasila di lingkungan saya :
- Jujur, dalam hal ini saya ambil contoh diri saya sendiri sebagai anak kos yang selalu mengatakan kondisi yang sebenarnya terjadi kepada orang tua di rumah.
- Disiplin dan tanggung Jawab, menurut saya kedua hal ini saling berkesinambungan yang dimana ketika seseorang sudah melakukan sesuatu hal dengan disiplin maka
secara tidak langsung orang tersebut sudah bertanggung jawab terhadap tugas yang dia dapatkan, cotohnya megerjakan tugas sesuai waktu/deadline yang di berikan
oleh dosen.
- Peduli, bisa saya ambil contoh hal yang sering saya temui pada saat di kampus, saya sering menjumpai orang orang yang suka memberi makan kepada kucing-kucing
yang ada disana, hal tersebut sudah dapat menggambarkan sikap peduli seseorang terrhadap sesama makhluk hidup.
- Santun, contoh yang terkait dengan karakter santun dapat kita lihat dari banyaknya mahasiswa yang masih mau saling bertegur sapa baik itu dengan Dosen, orang
yang lebih tua bahkan dengan sesama mahasiswa.
- Ramah lingkungan, contoh kasus mengenai hal ini bisa di lakukan ketika kita lebih untuk memilih membawa bekal dari rumah, sehingga dapat mengurangi penggunaan
wadah sekali pakai, sehinnga sampah pun akan berkurang.
- Gotong Royong, dapat saya ambil contoh seperti kegiatan rutin FEB yaitu Jumsih, dimana para mahasiswa dan staff bersama sama membersihkan lingkungan.

Pendapat saya terhadap contoh kasus yang sudah saya sebutkan tadi, saya rasa pengembangan karakter Pancasila terhadap point point yang disebutkan sebenarnya
sudah banyak yang terealisasi walaupun itu dari hal kecil.

D. hakikat sila-sila Pancasila, serta mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku; mengelola hasil kerja
individu dan kelompok menjadi suatu gagasan tentang Pancasila yang hidup dalam tata kehidupan Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134


A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab :
Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah tantangan besar. Orangtua dan guru harus bekerja keras untuk mendampingi anak-anak belajar dari rumah, dan perubahan ke pendidikan online menciptakan kesenjangan sosial ekonomi yang perlu diatasi.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab :
Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi, penting untuk memastikan akses pendidikan yang adil dan menyeluruh bagi semua lapisan masyarakat. Implementasi nilai Pancasila seperti gotong royong bisa membantu mengatasi kesenjangan sosial.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab :
Contoh pengembangan karakter Pancasila dalam lingkungan sekitar saya adalah ketika desa sedang melakukan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan. Para warga dengan disiplin datang tepat waktu, bekerja dengan tanggung jawab, ramah satu sama lain, dan menjaga kebersihan lingkungan. Semua ini mencerminkan nilai gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan, yang merupakan inti dari Pancasila.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab :
Hakikat Pancasila adalah sebagai panduan dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku yang mencakup nilai-nilai seperti keadilan, demokrasi, dan kemanusiaan. Ini menjadi dasar bagi masyarakat untuk menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berdamai, sesuai dengan visi Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Noval Ardiansyah -
Nama: Noval Ardiansyah
Npm: 2311011096


A. Menurut saya sebagai mahasiswa yang pernah melaksanakan, pendidikan secara online tersebut cukup efektif apabila dalam keadaan pandemi seperti covid 19. Tetapi, apabila pendidikan secara terus-terusan dilakukan secara online maka banyak pelajar atau mahasiswa yang kurang memahami materi-materi yang dijelaskan karena minimnya pengawasan dari pengajar. Bahkan banyak anak-anak yang masih SD, tugasnya dikerjakan oleh orang tua atau kakak-kakaknya. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya pemahaman dan menyebabkan kemalasan para pelajar atau mahasiswa untuk memahami materi dan mengerjakan tugas.

B. Supaya proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 lebih efektif dan tetap berkolerasi dengan implementasi nilai pancasila adalah dengan melakukan pengawasan lebih terhadap pelajar dan mahasiswa agar mengerjakan tugas sendiri dan tidak mencontek. Lalu dengan melakukan zoom secara on cam supaya pengajar dapat melihat mahasiswa ataupun pelajar memperhatikan materi yang dijelaskan. Dan dengan memberikan akses internet yang baik atau bantuan kuota kepada mahasiswa ataupun pelajar.

C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasila jujur, disiplin, tanggungjawab :
- Mahasiswa yang tidak jujur atau mencontek dalam mengerjakan UTS.
- Mahasiswa yang tidak disiplin. Yaitu mahasiswa yang terlambat datang ke kelas.
- Mahasiswa yang tidak bertanggungjawab, yaitu mahasiswa yang tidak bisa mengerjakan tugasnya.
- Mahasiswa yang kurang peduli dan ramah lingkungan. Banyak mahasiswa yang kurang peduli dan kurang ramah lingkungan, seperti meninggalkan sampah begitu saja setelah seminar atau kuliah umum.
- Mahasiswa yang kurang santun. Terdapat beberapa siswa yang kurang sopan santun dalam pergaulan. Seperti dalam bahasa ataupun perkataan.
- Mahasiswa yang tidak menerapkan gotong royong. Seperti contohnya pada saat Jumat bersih ada mahasiswa yang tidak melakukan bersih-bersih, tetapi hanya mengobrol saja.
Pendapat saya adalah seharusnya, mahasiswa-mahasiswa tersebut menerapkan nilai-nilai Pancasila yang telah ia pelajari supaya hal-hal tersebut tidak terjadi lagi.

D. Pancasila berfungsi sebagai paradigma masyarakat Indonesia, memberikan kerangka berpikir, berperilaku, dan bertindak.Ini adalah cara memandang dunia yang memengaruhi cara orang memandang dan berinteraksi dengan lingkungannya
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Sutriyah Sutriyah -
Nama : Sutriyah
NPM : 2311011076

Bab 10 : Analisis Soal
A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, jelaskan!
Jawab : Pendapat saya menyetujui hal tersebut walaupun efektivitas pembelajaran adalah ketika bertatap langsung namun dalam kondisi seperti ini proses pendidikan harus beradaptasi dan tidak boleh terhenti. 

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 agar tetap melemah dengan penerapan nilai-nilai Pancasila?
Jawab : Pertama, merancang pedoman pembelajaran secara jarak jauh seperti adanya zoom meeting agar upaya pemberian ilmu dari guru ke murid tetap dilaksanakan, pengimplementasian Pancasila ditengah pandemi adalah perlunya pelaksanaan pembelajaran Pancasila yang menarik berupa penugasan dalam kehidupan sehari-hari yang dirancang atraktif bagi siswa/mahasiswa . Perlunha mengoptimalkan peran orang tua dalam pembelajaran jarak jauh untuk membimbing anaknya. 

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab : Contoh kasus sebagai berikut
1. Jujur 
Berbicara dan berprilaku yang benar
2. Disiplin
Datang ke kampus tepat waktu
3. Tanggungjawab
Menyelesaikan tugas yang diberikan dosen dengan sebaik-baiknya
4. Peduli
Membantu dan menolong setiap makhluk hidup yang mengalami kesulitan
5. Santun 
Bersikap yang sesuai dengan tatakrama seperti menghargai pendapat orang lain
6. Ramah Lingkungan
Menjaga dan membuang sampah pada tempatnya
7. Gotong Royong
Berdiskusi dalam forum diskusi ketika terdapat tugas kelompok diskusi untuk menyelesaikan sebuah tugas/permasalahan
8. Cinta Damai
Menjaga hubungan dengan sesama teman 
Pendapat : Berbagai macam tugas/permasalahan contoh kasus ini sudah seharusnya dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

D. Menjelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, membayangkan dan berperilaku masyarakat?
Jawab : Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung dalam paradigma berpikir, membayangkan dan berperilaku dimasyarakat adalah menjalankan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam kehidupan sebagai pandangan hidup dan dasar dari negara kita. 

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Davin Damalis Muti 2311011124 -
Nama: Davin Damalis Muti
NPM: 2311011124

A. Menurut saya pembelajaran disaat Covid-19 tidak terlalu efektif, karena pembelajaran yang dilaksanakan secara daring membuat banyak siswa/mahasiswa merasa malas Karena terlalu nyaman di rumah.

B. Supaya pembelajaran saat Covid-19 efektif, tenaga pengajar bisa membuat pembelajaran lebih menarik agar tidak membosankan. kerjasama dengan pihak pemerintah juga di perlukan, untuk menyediakan sarana yang mendukung dan memberlakukan pembelajaran dengan mengikuti nilai nilai Pancasila.

C. Contoh dilingkungan saya adalah gotong royong rutin untuk membersihkan wilayah RT, menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga sekitar, tetapi masih banyak yang tidak membantu.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualan nila nilainya adalah pemberlakuan nilai nilai Pancasila dengan memegang teguh nilainya, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan dan keselarasan, dan keadilan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq -
A. Menurut pendapat saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 memiliki tantangan yang besar. Pembatasan sosial dan kebijakan belajar dari rumah memaksa perubahan drastis dalam sistem pendidikan. Konsep sekolah di rumah dan pembelajaran online menjadi arus utama dalam wacana pendidikan nasional.

Namun, sistem pendidikan online ini tidak mudah. Selain disiplin pribadi untuk belajar secara mandiri, ada fasilitas dan sumber daya yang harus disediakan. Banyak orangtua dan tenaga pendidik yang kesulitan dalam menyediakan perangkat belajar seperti ponsel dan laptop, serta pulsa untuk koneksi internet. Hal ini berpotensi membuat kesenjangan sosial ekonomi semakin melebar saat pandemi.

B. Langkah-langkah untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di tengah pandemi COVID-19 yang berkorelasi dengan nilai-nilai Pancasila meliputi:

1. Meningkatkan aksesibilitas pendidikan dengan menyediakan perangkat dan akses internet bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi.

2. Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru untuk mengajar secara online dengan efektif.

3. Mengadaptasi kurikulum agar relevan dengan pembelajaran online dan mempromosikan nilai-nilai Pancasila.

4. Membina karakter dan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran online.

5. Membangun kolaborasi antara sekolah, orangtua, dan masyarakat untuk mendukung pendidikan online.

Dengan implementasi langkah-langkah ini, diharapkan pendidikan tetap efektif dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila.


C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah ketika ada seorang tetangga yang secara sukarela membantu membersihkan lingkungan sekitar rumahnya. Dia secara rutin membersihkan sampah di sekitar jalan dan trotoar, serta menanam pohon di sekitar area perumahan.

Kasus ini menunjukkan karakter gotong royong dan peduli terhadap lingkungan. Dengan melakukan aksi membersihkan dan menanam pohon, tetangga tersebut menunjukkan tanggung jawabnya sebagai warga untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggalnya. Tindakan ini juga mencerminkan sikap peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan alam.

Selain itu, tetangga tersebut juga menunjukkan karakter jujur dan disiplin. Dia melakukan tindakan ini secara konsisten dan tanpa mengharapkan imbalan apapun. Dia juga tidak melakukan tindakan tersebut dengan motivasi yang kurang baik, seperti mencari popularitas atau pujian dari orang lain. Tindakannya didasari oleh nilai-nilai kejujuran dan disiplin dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai warga.

D. Hakikat Pancasila adalah esensi atau inti dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mempunyai lima nilai dasar, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, bermimpi, dan berperilaku masyarakat berarti menerapkan dan menghayati nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini melibatkan kesadaran dan komitmen individu dan masyarakat untuk menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek kehidupan, baik dalam hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, negara, maupun lingkungan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Sanrina Ghaisan Aulia 2311011090 -
Nama : Sanrina Ghaisan Aulia
NPM : 2311011090 

1. Menurut saya, pendidikan di tengah pandemi covid-19 sangat terganggu, seperti yang dikatakan artikel diatas, pendidikan pada masa covid-19 ini membuat kesenjangan ekonomi di Indonesia semakin meningkat. Hal tersebut dikarenakan banyak keluarga yang tidak memiliki cukup uang untuk memfalitasi anak mereka dalam pembelajaran jarak jauh dan banyak dari orang tua yang terkena PHK menyebabkan mereka memilih memutuskan pendidikan anak mereka. Selanjutnya, melalui pandangan pelajar, pembelajaran jarak jauh memili beberapa kelemahan, seperti kurang dimengertinya materi yang disampaikan guru dan rasa rindu bercengkrama dengan teman membuat mereka semakin jenuh dalam mengikuti pembelajaran.

2. Dalam melakukan pembelajaran jarak jauh, tenaga pendidik dapat memberikan materi yang dapat membantu untuk pendidikan karakter para siswa, sehingga meskipun siswa memiliki keterbatasan dalam melakukan kontat fisik dengan orang lain, ia tetap memiliki pemahaman mengenai pentingnya memilki karakter yang baik. Selain itu dalam proses pendidikan tenaga pengajar harus selalu mengajarkan pendidikan pancasila agar mereka tetap berpegang teguh pada nilai nila yang ada dalam pancasila. Semangat dalam belajar merupakan salah satu cerminan pancasila sila ke-3 Pancasila.

3. Contoh kasus yang ada di lingkungan saya berkaitan dengan cinta damai, dimana seluruh warga di sekitar rumah saya selalu menjaga silaturahmi antara satu dengan lainnya, saling tolong menolong terhadap sesama tanpa membeda bedakan. Contoh ini tentunya merupakan sesuatu hal yang positif dan harus diterapkan dalam lingkungan bertetangga, karena dengan bersikap cintai damai, tidak akan terjadi masalah besar yang dapat mengganggu keberlangsungan hidup dalam rukun tempat tinggal. Selain itu cinta damai juga dapat memicu karakter Pancasila lainnya, seperti jujur, peduli, santun dan tanggungjawab.

4. Artinya adalah Pancsila sebagai Pandangan Hidup, Pandangan hidup bangsa merupakan nilai yang dimiliki oleh suatu bangsa yang diyakini kebenarannya sehingga menumbuhkan tekad untuk mewujudkannya. Pandangan hidup bangsa Indonesia adalah Pancasila, yang sering disebut juga sebagai way of life, pegangan hidup, pedoman hidup, atau pandangan dunia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by NUZHA TUNNIDA _2311011032 -
NAMA : NUZHA TUNNIDA
NPM : 2311011032
ANALISIS SOAL

A. Menurut pendapat saya ada dua pandangan umum mengenai proses pendidikan di tengah pandmei Covid-19, yaitu :
1. Penyesuaian Metode Pembelajaran: Proses pendidikan telah mengalami perubahan signifikan dengan beralihnya ke pembelajaran jarak jauh. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan metode baru, termasuk penggunaan platform online dan sumber daya digital. Penyesuaian ini dapat membutuhkan waktu dan penyesuaian yang diperlukan agar siswa dapat tetap terlibat dan belajar secara efektif.
2. Kolaborasi dan Keterlibatan Orang Tua: Dalam konteks pendidikan jarak jauh, peran orang tua menjadi lebih penting. Orang tua perlu terlibat dalam mendukung dan memantau pembelajaran anak-anak mereka di rumah. Kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua menjadi penting untuk memastikan kesinambungan dan keberhasilan pendidikan.

B. Untuk meningkatkan efektivitas dan maksimalisasi proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, berikut beberapa langkah yang dapat diambil:
1. Menggunakan Teknologi dan Akses Internet: Pendidikan jarak jauh dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi seperti komputer, perangkat mobile, dan akses internet. Guru dan siswa dapat menggunakan platform pembelajaran online, video konferensi, dan sumber daya digital lainnya untuk melanjutkan proses pembelajaran.
2. Mendorong Kolaborasi dan Keterlibatan: Pembelajaran jarak jauh dapat melibatkan kolaborasi antara guru dan siswa, serta antar siswa. Guru dapat merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong siswa untuk berinteraksi, diskusi, dan berbagi pemikiran dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan. Misalnya, diskusi kelompok mengenai nilai-nilai kebhinekaan dan gotong royong.
3. Penyediaan Bahan Pembelajaran yang Relevan: Guru perlu menyusun bahan pembelajaran yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Materi pembelajaran dapat mencakup pemahaman tentang persatuan, gotong royong, toleransi, keadilan, dan demokrasi. Pilihan bahan pembelajaran dapat berupa teks, video, atau gambar yang dapat diakses secara online.
4. Pendidikan Karakter dan Pemahaman Nilai Pancasila: Selain materi akademik, penting untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dan pemahaman nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran. Guru perlu membahas dan mendorong refleksi siswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat membantu mengatasi tantangan pandemi.
5. Pemantauan dan Evaluasi: Penting untuk melakukan pemantauan dan evaluasi secara teratur terhadap proses pembelajaran jarak jauh. Guru perlu melakukan penilaian pembelajaran yang mencakup pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila dan kemampuan mereka dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam konteks pandemi.
6. Kerjasama dengan Orang Tua dan Masyarakat: Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan penting untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila. Guru dapat bekerja sama dengan orang tua dalam memberikan dukungan dan bimbingan kepada siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais:
1. Jujur: Seorang karyawan di perusahaan menemukan kesalahan dalam laporan keuangan yang dia tangani. Meskipun kesalahan itu tidak terdeteksi oleh orang lain, dia memilih untuk melaporkan dan mengoreksinya, meski itu berarti mengakui bahwa ada kesalahan dalam pekerjaannya.
Pendapat: Kasus tersebut menunjukkan integritas dan kejujuran yang tinggi dalam menjalankan tanggung jawabnya. Dalam konteks ini, penting untuk menghargai dan memberikan penghargaan kepada individu yang menunjukkan jujur dalam melaksanakan tugas mereka.
2. Disiplin: Seorang mahasiswa menetapkan jadwal belajar yang konsisten dan mengikuti rutinitas belajar yang ditentukan. Dia secara konsisten meluangkan waktu untuk mempelajari materi, menyelesaikan tugas, dan mempersiapkan diri untuk ujian.
Pendapat: Disiplin adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam pendidikan dan kehidupan. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan adanya disiplin dalam belajar, seorang mahasiswa dapat mencapai hasil yang lebih baik dan mengembangkan kebiasaan kerja yang baik.
3. Tanggung jawab: Seorang pemilik usaha kecil secara teratur mempekerjakan karyawan tambahan saat musim liburan yang sibuk, memberikan pekerjaan dan penghasilan tambahan bagi mereka. Dia juga bertanggung jawab dalam membayar gaji karyawan tepat waktu dan memastikan kondisi kerja yang aman.
Pendapat: Tanggung jawab adalah hal yang penting dalam menjalankan bisnis dan mengelola karyawan. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan memprioritaskan tanggung jawab terhadap karyawan, pemilik usaha dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan membangun hubungan yang baik.
4. Peduli: Seorang relawan di organisasi nirlaba secara rutin memberikan waktu dan upayanya untuk membantu anak-anak di panti asuhan. Dia membantu dalam memberikan pendidikan, perawatan kesehatan, dan dukungan emosional bagi anak-anak yang membutuhkan.
Pendapat: Sikap peduli terhadap orang lain adalah bagian penting dari karakter Pancasilais. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan kepedulian dan empati, kita dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan membantu mereka yang membutuhkan.
5. Santun: Seorang pelajar selalu menunjukkan sikap sopan dan hormat kepada guru dan sesama siswa. Dia menggunakan bahasa yang sopan, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan tidak pernah mengganggu selama pelajaran.
Pendapat: Sikap santun adalah sikap yang penting dalam membangun hubungan yang baik di lingkungan pendidikan. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan sikap sopan dan hormat, kita menciptakan lingkungan belajar yang positif dan saling menghormati.
6. Ramah lingkungan: Seorang warga mengadopsi praktik ramah lingkungan seperti penggunaan energi terbarukan, daur ulang, dan pengurangan limbah. Dia juga berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Pendapat: Sikap ramah lingkungan adalah penting dalam menjaga keberlanjutan alam dan mencegah kerusakan lingkungan. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan mengadopsi tindakan ramah lingkungan, kita dapat memberikan kontribusi positif bagi bumi dan generasi mendatang.
7. Gotong royong: Sebuah lingkungan perumahan mengadakan kegiatan gotong royong secara berkala untuk membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, dan menjaga keindahan lingkungan. Seluruh warga berpartisipasi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Pendapat: Gotong royong adalah nilai Pancasila yang penting dalam membangun solidaritas dan kebersamaan dalam masyarakat. Kasus ini menunjukkan bahwa dengan gotong royong, kita dapat memperkuat hubungan sosial dan menciptakan lingkungan yang lebih baik
8. Konflik antara tetangga: Ada perselisihan antara dua keluarga tetangga terkait batas properti yang memicu ketegangan dan konflik. Namun, daripada memilih untuk melanjutkan konflik tersebut dengan cara yang tidak damai, mereka memutuskan untuk mengadakan pertemuan untuk berdiskusi secara terbuka, saling mendengarkan, dan mencari solusi yang dapat diterima bagi kedua belah pihak.
Pendapat: Contoh ini menunjukkan pentingnya cinta damai dalam menyelesaikan konflik di lingkungan. Dengan mengedepankan dialog terbuka dan saling menghormati, kita dapat mencapai persamaan pemahaman dan menemukan solusi yang saling menguntungkan bagi semua pihak. Cinta damai memungkinkan kita untuk menjaga kedamaian dan harmoni di sekitar kita.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah tentang pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila secara holistik dan integral dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak hanya menjadi simbol atau slogan, tetapi juga harus menjadi landasan yang kuat bagi setiap individu dan masyarakat dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by rafy rafy -
Nama : Rafy
NPM : 2311011074

a. Pendapat saya terkait proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 mengalami perubahan dan menjadi tantangan bagi sebagai pelajar, orang tua, guru juga pemerintah. Harus terdapat kerja sama yang baik, karena pada saat covid-19 pembelajaran dilaksanakan secara daring/online sehingga perlu menjadi perhatian bagi pelajar itu sendiri juga bagi pendidik. Menurut saya juga proses pembelajaran pada saat covid kurang efektif karena sebagai pelajarnya sendiri jika kurang niat dalam pembelajaran dan tidak berusaha akan berdampak buruk dalam proses pembalajaran tersebut.

B. Untuk mengoptimalkan proses pendidikan di tengah pandemi Covid-19 agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila, langkah-langkah yang dapat diambil termasuk:
- Meningkatkan aksesibilitas pendidikan online dengan memastikan semua siswa memiliki akses ke perangkat dan internet.
- Menyediakan dukungan teknis dan pelatihan bagi guru, orangtua, dan siswa untuk penggunaan efektif platform pembelajaran online.
- Memperhatikan nasib guru, terutama guru swasta dan guru honorer, dengan memberikan pendapatan yang cukup.
- Memastikan bahwa pendidikan tetap berfokus pada pembentukan karakter Pancasila, termasuk nilai-nilai seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai.

C. Disiplin waktu datang tepat waktu. Jujur tidak mencontek saat ujian.Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan. Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Menjaga ketentraman dan persaudaraan antar satu sama lain. Santun kepada orang yang lebih tua.
Dengan contoh kasus tersebut kita termasuk menerapkan pokok-pokok Pancasila.

D. Hakikat Pancasila adalah esensi dari nilai-nilai dasar yang mengandung prinsip-prinsip keadilan, kesejahteraan, dan persatuan. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila membutuhkan komitmen masyarakat untuk mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam konteks pendidikan. Ini mengacu pada bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Bunga Ayuningtias -
Bunga Ayuningtias
2311011118

A. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi sangat tidak efektif, karena banyak dari pelajar yang tidak mengerti akan materi yang disampaikan, selain itu banyak dari mereka yang merasa malas akan belajar daring sehingga banyak dari mereka yang putus sekolah.

B. Untuk mengefektifkan proses pendidikan di tengah pandemi, yang pertama harus merubah proses pembelajaran nya agar tidak membosankan, Orang tua mempunyai peran penting dalam sekolah daring sehingga orang tua dapat menjelaskan sebaik baiknya agar anak dapat paham dan mengerti, kemudian pemerintah dapat mengalokasikan anggaran dan akses pendidikan yang merata.

C. Contoh kasus yang ada di lingkungan kampus, seperti Jujur saat mengerjakan kuis (tidak menyontek), disiplin dalam waktu pembelajaran (tidak terlambat), tanggung jawab dalam tugas yang diberikan (mengerjakan tugas yang diberikan dosen), peduli terhadap teman (mengetahui keadaan dan situasi teman, jika dalam kesulitan membantunya), santun kepada dosen (menerapkan 3S kepada dosen, senyum sapa salam), ramah lingkungan (saling tegur sapa baik kepada teman sebaya ataupun dosen), gotong royong (mengikuti kegiatan jumat bersih), cinta damai (saling toleransi terhadap perbedaan yang ada dikampus). Menurut saya jika semua contoh kasus yang ada dijalankan maka akan tercapai masyarakat yang damaidamai.

D. Pancasila berperan sebagai pedoman bangsa Indonesia, sehingga nilai didalamnya sebagai landasan berpikir, bersikap dan berprilaku masyarakat, sehingga seluruh masyarakat Indonesia harus mengaktualisasikan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by M Dhiyas Ramadani Dawan 2351011008 -
M Dhiyas Ramadani Dawan
2351011008

A. Menurut saya, proses pendidikan di masa pandemi covid-19 belum cukup baik,tetapi hal ini wajar terjadi karena tidak siapnya pemerintah terhadap pandemi yang datang tiba-tiba dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa pembelajaran online akan digunakan di seluruh aspek pendidikan. Selain itu karena pembelajaran di lakukan secara daring maka tentu adanya penyesuaian seperti penyediaan perangkat belajar yang tentunya menambah beban bagi orang tua dan negara untuk dapat memenuhi keperluan di atas.

B. Agar proses pendidikan efektif yang pertama perlu diciptakannya kerja sama yang baik antara pemerintah, pendidik juga pelajar. Peran pemerintah adalah harus memastikan fasilitas akses pendidikan yang merata dan adil untuk semua warga. Kedua, peran pendidik perlu menerapkan metode pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan proses pembelajaran online. Ketiga, peran pelajar harus lebih maksimal dan berusaha dalam pembelajaran karena jika secara online pembelajaran harus dilakukan secara konsentrasi.

C. Contoh kasus terkait pengembangan karakter Pancasilais mungkin melibatkan inisiatif siswa atau masyarakat dalam membersihkan lingkungan sekitar, merawat taman-taman kota, atau membantu sesama yang membutuhkan selama pandemi. Bagian penting dari karakter Pancasilais adalah gotong royong, peduli, dan ramah lingkungan, yang dapat tercermin dalam tindakan-tindakan seperti ini.

D. Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan attau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita-cita bangsa dan persatuan serta kesatuan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by ARSANA INDERA WASPADA -

NAMA : ARSANA INDERA WASPADA 

NPM : 2311011060 

KELAS : MNJ GENAP

ANALISIS SOAL 

A. Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 adalah tantangan yang kompleks, dan berbagai negara menghadapi situasi yang berbeda. Pemerintah, sekolah, guru, siswa, dan orang tua perlu terus bekerja sama untuk menemukan solusi yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif sambil mengambil manfaat dari perubahan yang telah terjadi dalam dunia pendidikan. Solusi yang efektif dapat mencakup dukungan teknologi yang lebih baik, pelatihan guru, akses yang lebih merata, dan fokus pada kesejahteraan siswa.

B. Inovasi dalam Pembelajaran. Menggunakan teknologi dan inovasi dalam proses pembelajaran untuk mengatasi tantangan pembelajaran jarak jauh. Membuat kurikulum yang responsif terhadap situasi pandemi dan melibatkan guru dalam pengembangan konten pembelajaran yang relevan. Mengoptimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 agar tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila adalah tugas yang memerlukan komitmen dan kerja keras dari semua pihak terkait. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi panduan dalam menghadapi tantangan ini, dengan fokus pada kesejahteraan manusia, keadilan, dan persatuan dalam mencapai pendidikan yang berkualitas.

C. Contoh Kasus: Kampanye Lingkungan di Sekolah

Dalam sebuah sekolah, siswa dan guru bersama-sama mengembangkan sebuah kampanye lingkungan. Mereka berusaha meningkatkan kesadaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, mengajarkan praktik-praktik ramah lingkungan, dan menggalang partisipasi dalam aksi-aksi gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Pendapat:

  1. Gotong Royong: Melalui kampanye ini, siswa dan guru menunjukkan semangat gotong royong, di mana mereka bekerja sama untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah. Gotong royong adalah salah satu nilai Pancasila yang menekankan kerjasama dan solidaritas dalam masyarakat.

  2. Jujur dan Disiplin: Dalam kampanye ini, siswa dan guru perlu jujur dan disiplin dalam menjalankan praktik-praktik ramah lingkungan. Mereka harus mengikuti peraturan dan komitmen yang telah mereka buat untuk menjaga lingkungan sekolah. Disiplin adalah nilai yang juga terkait dengan sila Ketertiban.

  3. Tanggung Jawab: Mereka mengambil tanggung jawab atas lingkungan mereka dengan aktif terlibat dalam membersihkan dan merawatnya. Tanggung jawab adalah nilai yang sesuai dengan sila Tanggung Jawab.

  4. Peduli dan Cinta Damai: Kampanye ini mencerminkan peduli terhadap lingkungan dan menciptakan lingkungan yang damai. Peduli terhadap lingkungan adalah bentuk cinta damai, yang merupakan salah satu nilai Pancasila yang mendorong perdamaian dan kerukunan.

  5. Santun dan Ramah Lingkungan: Dalam proses kampanye, siswa dan guru harus bersikap santun dan ramah lingkungan dalam interaksi mereka dengan sesama dan dengan lingkungan. Sikap santun dan ramah lingkungan mendukung nilai-nilai Pancasila terkait dengan sikap hormat dan keharmonisan dalam masyarakat.

Kasus kampanye lingkungan di sekolah ini merupakan contoh konkret tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, dan cinta damai dapat diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari. Melalui kasus ini, siswa dan guru dapat membentuk karakter Pancasilais yang kuat dan mendorong kesadaran akan pentingnya menjalani kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka.

D. Hakikat Pancasila adalah inti atau esensi dari nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara Republik Indonesia, Pancasila. Hal ini mencakup makna, prinsip, dan tujuan yang mendasari nilai-nilai tersebut dan bagaimana nilai-nilai tersebut harus diaktualisasikan dalam paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia. Hakikat Pancasila merupakan pedoman moral, etika, dan filosofis yang menjadi landasan bagi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia 

Oleh karena itu, memberikan panduan abstrak dan filosofis tentang bagaimana masyarakat Indonesia seharusnya berperilaku dan bersikap dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ini adalah landasan moral dan etika yang harus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan menginternalisasi hakikat Pancasila, masyarakat diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan damai, yang sesuai dengan nilai-nilai dasar negara Indonesia.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rista Dwi Febriana -

Nama: Rista Dwi Febriana

NPM: 2311011126

A. Adanya kebijakan bahwa pembelajaran harus dilakukan secara online selama masa pandemi. Menurut saya, upaya pemerintah sudah sangat baik karena pemerintah mengeluarkan bantuan berupa kuota pelajar yang dapat digunakan para pelajar untuk bisa aktif mengikuti kelas. Tetapi kebijakan yang hadir sekejap mata di era pandemi menyebabkan ketidaksiapan para guru atau dosen untuk beradaptasi. Masih banyak guru SD ataupun guru SMA yang masih awam dengan teknologi dan kebijakan di era pandemi yang hadir secara tiba-tiba menjadi tantangan bagi mereka untuk segera beradaptasi. Di sisi siswa pun pembelajaran secara online ini menurut saya, yang sebagai pelajar SMA di masa itu kurang efektif, karena interaksi antara siswa dan guru belum 100% sehingga siswa lebih sulit dalam memahami materi.

B. Memungkinkan pelaksanaan hak untuk mendapatkan pendidikan, pemerintah memastikan bahwa akses pembelajaran jarak jauh tidak hanya tersedia untuk siswa yang memiliki ponsel saja tetapi juga untuk yang tidak memiliki akses, hal ini agar tetap sesuai dengan sila kelima Pancasila. Tetap melibatkan pendidikan karakter dalam setiap proses pembelajaran yang harus ditanamkan kepada siswa. 

C. - Kegiatan jaga pos ronda, di mana para warga diberi jadwal bergantian untuk berjaga di pos ronda bagi bapak-bapak. Para warga yang menaati jadwal ini menandakan karakter mereka yang disiplin dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan, serta sebagai bentuk gotong royong dalam menciptakan rasa nyaman para warga.

- Jadwal piket kelas semasa Sma/k. pengembangan karakter juga dapat dilihat saat menjalankan jadwal piket. pertama sebagai bentuk disiplin dengan hadir lebih awal untuk membersihkan kelas terlebih dahulu, bentuk tanggung jawab terhadap kebersihan kelas, peduli dengan sesama anggota piket dengan bergotong-royong saling membantu.

D. Hakikat Pancasila adalah inti atau esensi dari dasar-dasar negara Indonesia yang terkandung dalam Pancasila, mencakup nilai-nilai yang menjadi pedoman bagi perilaku, sikap, dan berpikir masyarakat. Dalam pengaktualisasian Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat, masyarakat Indonesia diharapkan untuk mengaplikasikan kelima nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial, budaya, politik, maupun ekonomi agar menciptakan masyarakat yang adil, beradab, bersatu, demokratis, dan berkeadilan sosial.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by ANGEL LOLA AGUSTINA -
Angel lola Agustina
2351011010
A. Pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah Pendidikan tidak hanya menjadi masalah akademik selama pandemi COVID-19, tetapi juga masalah sosial, ekonomi, dan kesejahteraan. Untuk menjaga kualitas pendidikan dan memastikan masa depan yang cerah bagi generasi mendatang, penting untuk terus memantau perkembangan dan mengubah kebijakan.
B. Sebuah tantangan besar adalah menjaga agar proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 tetap berkorelasi dengan pelaksanaan nilai Pancasila. Meskipun pandemi telah menimbulkan beberapa kesulitan bagi pendidikan, itu juga telah membuka jalan untuk transformasi pendidikan yang lebih inklusif, kreatif, dan berdasarkan Pancasila. Sangat penting untuk memasukkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum sekolah agar generasi berikutnya memiliki pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai dasar bangsa Indonesia. Pendidikan harus terus berlangsung selama pandemi COVID-19, tetapi dengan cara yang lebih inklusif dan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Dalam menghadapi tantangan apapun, hal ini akan menghasilkan masyarakat yang lebih kuat, adil, dan bersatu.
C. Di lingkungan saya, contoh karakter Pancasilais adalah upaya masyarakat untuk menjaga kebersihan dan lingkungan yang ramah lingkungan. Ini adalah contoh dari prinsip-prinsip seperti peduli, gotong royong, dan ramah lingkungan. Beberapa warga di sekitar lingkungan saya berkumpul untuk membentuk kelompok kebersihan dan lingkungan. Mereka secara sukarela berkumpul secara berkala untuk membersihkan area sekitar perumahan, termasuk got dan tempat umum. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan sampah tidak berserakan, dan taman selalu terawat dengan baik.
D. Pancasila adalah dasar dan ideologi negara Indonesia, yang terdiri dari beberapa nilai yang membimbing sikap, perilaku, dan cara berpikir orang Indonesia. Hakikat Pancasila adalah bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi paradigma untuk cara masyarakat berpikir, bersikap, dan berperilaku. Prinsip-prinsip dasar ini sangat penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat. Diharapkan bahwa masyarakat menganut prinsip-prinsip Pancasila, mempertahankan keragaman, mempertahankan persatuan, mendukung demokrasi, dan berkontribusi pada pembangunan keadilan sosial. Dalam konteks pendidikan di tengah pandemi COVID-19, pendidikan harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti memastikan akses pendidikan yang merata, menghormati hak-hak siswa dan guru, dan menjunjung tinggi persatuan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan pendidikan yang ada.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 -
Nama : Alexander Michael Abraham Lumbantoruan
NPM : 2311011100

A. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 tidak dapat berjalan dengan efektif jika tidak adanya kerjasama yang baik dari keluarga dan pihak sekolah. Agar pembelajaran online dapat berjalan dengan lancar diperlukan kerjasama dan kerja keras dari semua pihak yangterkait. Sehingga murid mendapatkan ilmu dengan baik.

B. Cara untuk meningkatkan keefektivitasan pendidikan di tengah pandemi adalah dengan memperhatikan kepemilikan alat komunikasi, laptop, serta akses internet murid untuk menunjang pembelajaran jarak jauh. Serta adanya dukungan dari orang tua siswa agar mengawasi dan mendukung pembelajaran. Dari hal ini dapat disimpulkan adanya implementasi pancasila yaitu gotong royong.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan saya adalah
- Gotong Royong: Kolaborasi dalam membersihkan lingkungan menunjukkan semangat gotong royong, di mana masyarakat secara bersama-sama bekerja untuk kebaikan bersama tanpa memandang perbedaan.
-Tanggung Jawab: Melibatkan siswa dalam kegiatan membersihkan lingkungan mengajarkan mereka tanggung jawab terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggal mereka.
- Peduli: Dengan peduli terhadap kebersihan lingkungan, warga menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan dan kenyamanan bersama.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah yang pertama, ketuhanan yang maha esa, pengakuan akan keberadaan Tuhan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ini mengimplikasikan bahwa masyarakat seharusnya hidup dengan penuh rasa keagamaan, menghormati agama-agama yang ada, dan menjalankan nilai-nilai moral yang bersumber dari ajaran agama. Yang kedua kemanusiaan yang adil dan beradab, perlakuan yang adil terhadap semua warga negara. Pancasila mendorong masyarakat untuk bersikap adil, menghormati hak asasi manusia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan antarindividu.
persatuan Indonesia, persatuan dan kesatuan bangsa di atas perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Ini mengajak masyarakat untuk bersatu, bekerja sama, dan menghormati keberagaman dalam bingkai negara Indonesia. Yang ketiga, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Masyarakat diharapkan untuk berpikir bijaksana, terlibat dalam proses perwakilan, dan turut serta dalam pembangunan negara. Yang keempat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pemerataan keadilan sosial dan ekonomi. Pancasila menekankan perlunya mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua warga negara.
Jadi, hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah menghidupkan dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia guna mencapai kesejahteraan bersama dan kedamaian dalam keragaman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Firman Tri Ambudi -
Firman Tri Ambudi
2311011052

A. Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar bagi semua negara, termasuk Indonesia. Meskipun demikian, pendidikan harus tetap berjalan agar tidak mengganggu perkembangan dan kemajuan generasi muda. Dalam hal ini, inovasi dalam metode pembelajaran dan model online learning menjadi kunci penting untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19.

B. Untuk memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19, diperlukan kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Salah satu cara untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap terimplementasi dalam proses pendidikan adalah dengan memasukkan mata pelajaran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan dalam pembelajaran online. Selain itu, penggunaan media digital oleh para guru dapat membantu dalam memfasilitasi pembelajaran nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais adalah ketika di lingkungan sekitar kita ada orang yang membuang sampah sembarangan. Menurut pendapat saya, sebagai warga negara yang baik, kita harus mengajak orang tersebut untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini sejalan dengan nilai Pancasila tentang gotong royong dan cinta lingkungan.

D. Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia yang juga menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Hakikat Pancasila adalah sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, keadilan, persatuan, dan kesatuan. Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat harus mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan sesama manusia maupun dengan lingkungan sekitar.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Faris Hasyid_2311011138 -
Nama : Faris Hasyid
NPM : 2311011138

A. Menurut saya pembelajaran saat pandemi Covid 19 menuai pro dan kontra, pro nya dengan adanya pembelajaran daring mencegah para siswa dan mahasiswa dari terjangktnya virus covid 19, dan kontra nya para siswa dan mahasiswa terkadang memiliki kendala saat pembelajaran daring seperti paket data yang tidak ada, pembelajaran yang kurang di mengerti, dan kendala beberapa siswa yaitu gawai yang kurang memadai.

B. Pemerintah dapat menumbuhkan semangat belajar kepada murid-murid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan melalui zoom meeting. Pemerintah juga dapat memberikan penyuluhan atau pendidikan tentang pentingnya pendidikan dan untuk mempertahankan nilai moral dengan cara tidak menyontek walaupun hal tersebut dapat dengan mudah dilakukan sebagai bukti bahwa kalian adalah murid yang bermoral dan beretika.

C. Kerja bakti, kerja bakti membantu kita untuk bersilaturahmi antar tetangga dan menguatkan karakter gotong royong pada diri kita.

D. Aktualisasi
Pancasila memberi penjabaran nilai-nilai nilai
Pancasila dalam bentuk norma kemudian
merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari dan Pancasila harus dipahami sebagai satu kesatuan organis, dimana masing-masing silanya saling menjiwai atau mendasari sila-sila lain, mengarahkan dan mambatasi.Dalam konteks ini pengertian paradigma adalah sebuah kerangka berpikir. Dinamika yang ada pada aktualisasi Pancasila memungkinkan bahwa Pancasila juga tampil sebagai alternatif untuk melandasi tata kehidupan internasional, baik untuk memberikan orientasi kepada negara-negara berkembang pada khususnya, maupun mewarnai pola komunikasi antar negara pada umumnya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Iren Natalia Br Sinuraya -
Nama : Iren Natalia Br Sinuraya
2311011108

A. Menurut saya pembelajaran disaat Covid-19 tidak efektif, karena pembelajaran yang dilaksanakan secara daring membuat banyak siswa/mahasiswa merasa sepele terhadap tugas yang ada dan semakin jarang bahkan tidak berniat untuk membuka buku.

B. Supaya pembelajaran saat Covid-19 efektif, tenaga pengajar bisa membuat pembelajaran lebih menarik agar tidak membosankan. kerjasama dengan pihak pemerintah juga di perlukan, untuk menyediakan sarana yang mendukung dan memberlakukan pembelajaran dengan mengikuti nilai nilai Pancasila.

C. Contoh dilingkungan saya adalah gotong royong rutin untuk membersihkan wilayah RT, menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga sekitar, tetapi masih banyak yang tidak membantu.

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualan nilai- nilainya adalah pemberlakuan nilai nilai Pancasila dengan memegang teguh nilai dasar pancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan dan keselarasan, dan keadilan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Alfino Sindu Prasetya Alfino -
Nama : Alfino Sindu Prasetya
Npm. : 2311011062

Analisis Soal

A. Pendidikan di tengah pandemi COVID 19 menurut saya bisa efektif Dan Hal ini baik mungkin bagi beberapa siswa ataupun tenaga pengajar di luar sana. Respon pemerintah terhadap oandemi yang datang tiba-tiba yaitu berupa Pemebelajaran online akan digunakan di seluruh aspek pendidikan. Hal ini juga membutuhkan penyesuaian para siswa orang tua ataupun tenaga ahar / guru. Diluar Hal ini menjadi , Hal ini memang menjadi masalah awal bagi para Pemebelajar , Kesenangan sosial yang semakin meningkat Dan lain sebagainya. tapi Hal ini juga membuat inovasi-inovasi baru datang baik dari guru ataupun siswanya sendiri. yang mana Hal ini merupakan point yang penting. Munculnya blended learning seperti sekarang , memunculkan ide kreatif dari dari seorang siswa yang IA dapati karena Pemebelajaran online ini Dan lain-lain.. Tentunya Jika Hal ini merata di seluruh Indonesia , ini tidak akan menjadi masalah oleh karena itulah pemerintah dibutuhkan disini.

B. Seperti yang saya jawab di pertanyaan A , perlunya kerjasama antar pemerintah (memastkkan dasilitas akses pendidikan merata) , peran tenaga ajar yang kreatif juga perlu , menyesuaikan Pemebelajaran online. Dan yang terakhir supaya Tetep berimplementasi dengan pancasila adalah mengkaji keputusan2 yang akan dibuat apakah sudah sesuai dengan nilai pancasila atau belum terutama disini adalah Kemanusiaan yang adil (meminimalisir terjadinya ketidakmerataan yang mebuat kesenjangan)

C. Contohnya terkait mengerjakan tugas sekarang ini, Jujur mengerjakan dengan pribadi tidak melakukan plagiasi , disiplin mengerjakan sebelum tenggat waktu yang ditentukan , Peduli terhadap sesama misalnya teman yang memiliki kesulitan memahami tugas ini , kita bantu mengerjakan berdiskusi sehingga memunculkan titik terang dari kesulitannya. Dan Sikap santun bisa kita contohkan dalam kehidupan berbangsa bermasyarakat, gotong royong Dan cinta damai.

D. Harus dijadikan sebagai dasar negara. Pancasila sendiri merupakan sistem filsafat negara yang mengandung hasil pemikiran yang mendalam dari para pendiri bangsa Indonesia. Pengaktualisasian nilai nilai ini membutuhkan komitmen masyarakat untuk Mengimplementasikannya sehingga dapat membuat masyarakat berfikir , bersikap Dan berperilaku layaknya seorang pancasilais nasionalis patriotis.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Arta Prayoga Pangestu -
Nama : Arta Prayoga Pangestu
NPM : 2311011114

A. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 tidak dapat berjalan dengan efektif jika tidak adanya kerjasama yang baik dari keluarga dan pihak sekolah. Agar pembelajaran online dapat berjalan dengan lancar diperlukan kerjasama dan kerja keras dari semua pihak yangterkait. Sehingga murid mendapatkan ilmu dengan baik.

B. Cara untuk meningkatkan keefektivitasan pendidikan di tengah pandemi adalah dengan memperhatikan kepemilikan alat komunikasi, laptop, serta akses internet murid untuk menunjang pembelajaran jarak jauh. Serta adanya dukungan dari orang tua siswa agar mengawasi dan mendukung pembelajaran. Dari hal ini dapat disimpulkan adanya implementasi pancasila yaitu gotong royong.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan saya

D. Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat adalah yang pertama, ketuhanan yang maha esa, pengakuan akan keberadaan Tuhan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ini mengimplikasikan bahwa masyarakat seharusnya hidup dengan penuh rasa keagamaan, menghormati agama-agama yang ada, dan menjalankan nilai-nilai moral yang bersumber dari ajaran agama. Yang kedua kemanusiaan yang adil dan beradab, perlakuan yang adil terhadap semua warga negara. Pancasila mendorong masyarakat untuk bersikap adil, menghormati hak asasi manusia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan antarindividu.
persatuan Indonesia, persatuan dan kesatuan bangsa di atas perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Ini mengajak masyarakat untuk bersatu, bekerja sama, dan menghormati keberagaman dalam bingkai negara Indonesia. Yang ketiga, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Masyarakat diharapkan untuk berpikir bijaksana, terlibat dalam proses perwakilan, dan turut serta dalam pembangunan negara. Yang keempat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pemerataan keadilan sosial dan ekonomi. Pancasila menekankan perlunya mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua warga negara.
Jadi, hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah menghidupkan dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam cara berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia guna mencapai kesejahteraan bersama dan kedamaian dalam keragaman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Salwa putri khisanah 2311011086 -
Nama: salwa putri khisanah
NPM: 2311011086

A. Menurut saya proses pendidikan atau proses pembelajaran ketika pandemi covid-19 kurang efektif karena para guru tidak dapat mengawasi secara penuh terhadap kegiatan belajar siswa namun sisi positifnya adalah para siswa dapat menggunakan teknologi yang mungkin tidak ada pandemi, teknolohi tersebut tidak akan pernah di gunakan para siswa dan daring adalah keputusan yang tepat agar dapat meminimalisir penularan

B. Diharapkan kepada para orangtua dapat mengajarkan nilai nilai pancasila karena otomatis ketika pandemi orangtua jauh lebih banyak bekerja dari rumah saya rasa itu adalah waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dan menjadi contoh yang baik bagi anak mereka dan mengajarkan tanggungjawab contohnya seperi disiplin dalam mengerjakan tugas, ikut zoom atau yang lainnya dan bagi para pengajar diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan para wali murid.

C. Contohnya jujur: ketika daring siswa harus jujur misalnya lagi zoom tidak boleh pura pura jaringansedang kurang bagus padahal sengaja mematikan wifi agar tidak ikut zoom, gotong royong dalam membersikan lingkungan sekolah,menghormati yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda menurut saya iti adalah contoh yang harus diterapkan dilingkungan sekolah maupun bermasyarakat

D. Selalu terjadi nya perubahan dan oembaharuan dan mentransformasikan nilai panxasila dalam norma dan praktik hidup dengan menjaga konsistensi, relevansi, dan kontekstualisasi dan hakikat pancasila adalah sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum dan masyarakat dapat mengaktulisasikandengan saling tolong menolong, saling menghormati dan selalu menjaga sopam santun
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rahma Aulia Putri -

Nama: Rahma Aulia Putri

NPM: 2311011080

 

Analisis Soal Pertemuan 10


A.      Menurut pendapat saya, mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah kita sebagai warga negara Indonesia harus selalu siap menghadapi perubahan. Dalam hal ini, perubahan pada pendidikan dan teknologi. Covid-19 memaksa kita untuk tidak berinteraksi antara satu sama lain. Maka dari itu, pemerintah mencari cara agar kita tetap terhubung walau terdapat jarak yang besar. Karena adanya perubahan, masyarakat dipaksa agar harus bisa menguasai teknologi. Itu merupakan salah satu keuntungan dari adanya pandemi covid-19, masyarakat menjadi lebih melek terhadap teknologi. Kekurangannya, tidak semua masyarakt mampu membeli gawai dan data internet. Maka dari itu, banyak masyarakat yang mengeluhkan hal ini dan meminta pemerintah agar cepat menangani pandemi covid-19.

B.      Mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidkan di tengah covid-19 dapat melalui berbagai macam cara. Pemerintah dapat melakukan subsidi kepada anak-anak kurang mampu agar tetap dapat melakukan pembelajaran secara daring. Mengoptimalkan pembelajaran daring melalui aplikasi zoom meeting, google meet dan lain-lain. Bisa juga melalui orang tua, yang menemani dan membantu anaknya saat pembelajaran daring, agar pembelajaran bisa lebih efektif dan efisien. Tidak lupa untuk selalu menanamkan jiwa Pancasila baik itu melalui daring atau lewat orang tua.

C.      Contoh kasus pengembangan nilai Pancasila adalah gotog royong dan cinta damai. Dalam lingkup keluarga, contoh gotong royong adalah membantu dan bersama orang tua membersihkan rumah seperti menyapu, mengepel dan mencuci piring. Di lingkup yang lebih luas, yaitu masyrakat, dapat dilakukan gotong royong setiap akhir pekan membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar seperti membersihkan masjid dan siskamling pada malam hari. Pengembangan nilai pancasila cinta damai, contohnya berteman dengan siapapun tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, dan tidak melakukan pembullyan terhadap teman dilingkungan manapun.

D.      Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya adalah sebagai pedoman dasar dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku. Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, demokrasi, dan kebhinekaan. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila berarti menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk toleransi, dan menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih dari itu, Pancasila mendorong aktifitas warga negara dalam upaya membangun bangsa dan menciptakan Indonesia yang lebih baik. Dalam pengaktualisasiannya selalu terjadinya perubahan dan pembaharuan dalam mentransformasikan nilai pancasila kedalam norma dan praktik hidup dengan menjaga kosistensi, relevansi, dan kontekstualisasinya.Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila mengarah pada pembentukan karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Maka dari itu, Pancasila selalu bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. 


In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Aulia Syifa Putri -
Nama : Aulia Syifa Putri
Npm : 2311011088

A. Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid 19 memiliki tantangan yang besar, dengan banyaknya keterbatasan dari segi waktu dan tatap muka memaksa perubahan yang drastis dalam sistem pendidikan.

Sistem ini memang bisa menjadi alternatif di kala pandemi covid 19, namun sistem pendidikan online ini tidak mudah. Siswa atau murid diminta untuk belajar lebih mandiri membahas dan memahami materi yang diberikan karena keterbatasan yang ada, banyak juga orang tua yang kesulitan menyediakan sarana dan prasarana bagi anak anak mereka untuk melaksanakan pendidikan online.

B. langkah langkah untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di pandemi covid 19 antara lain :

1. Menyediakan perangkat dan akses internet bagi siswa yang memiliki kendala ekonomi

2. Mengadaptasi kurikulum agak lebih mudah di pahami secara online

3. Memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar untuk mengajar secara online

4. Membina karakter dan nilai Pancasila melalui pembelajaran online

C. contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah ketika para warga bergotong royong membersihkan lingkungan untuk kenyamanan bersama di daerah saya.

Dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa karakter gotong royong dan peduli lingkungan masih terjaga dengan baik dan dilaksanakan secara rutin, selain itu warga juga menerapkan sikap disiplin dan menjaga kebersamaan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan.

D. Hakikat Pancasila adalah esensi atau inti dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mempunyai lima nilai dasar, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, bermimpi, dan berperilaku masyarakat berarti menerapkan dan menghayati nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini melibatkan kesadaran dan komitmen individu dan masyarakat untuk menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek kehidupan, baik dalam hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, negara, maupun lingkungan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Syihab Dzaky Alif Fakhruddin Syihab -
Nama : Syihab Dzaky Alif Fakhruddin
NPM : 2351011014

A. Menurut saya mengenai proses pendidikan ditengah covid-19 kurang maksimal karena yang tadinya kegiatan mengajar dilakukan secara tatap muka dan tiba-tiba dilakukan secara online. Itu membutuhkan waktu penyesuaian, dimana perlu alat" untuk belajar seperti laptop dan internet dan tidak semua orang memiliki

B. Perlunya pemerintah memfasilitasi siswa- siswa yang mengalami kesenjangan sosial karena mereka harus memilih antara bersekolah atau membantu keluarga demi sesuap nasi serta menjunjung tinggi nilai kejujuran serta tanggung jawab

C. Jujur : Berbicara atau menyampaikan hal yang benar.
• Disiplin : tidak melanggar peraturan
• Tanggung Jawab : menyelesaikan tugas dari dosen
• Peduli : peka jika ada teman yang kesulitan
• Santun : menghormati yang lebih tua
• Ramah Lingkungan : Mengurangin penggunaan plastik
• Gotong Royong : bersama-sama menyelesaikan suatu permasalahan
• Cinta Damai : menjaga tali silaturahmi

D.Dalam pengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat, masyarakat Indonesia diharapkan untuk:

Menghormati keberagaman budaya, agama, dan bahasa.
Bertindak adil dan beradab dalam interaksi mereka dengan sesama.
Berpartisipasi dalam proses demokratis dan berperilaku yang bijaksana dalam pengambilan keputusan.
Berupaya menciptakan kesetaraan sosial dan memperjuangkan hak asasi manusia.Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menjalankan tugas kewarganegaraan secara aktif.
Hakikat Pancasila mencerminkan nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa Indonesia, yang memandu tindakan mereka dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam konteks pribadi, sosial, maupun politik. Ini adalah panduan moral yang mengarahkan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama dan menjalankan kehidupan yang beradab.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by FARIDAH DUHA PUTRI -
Nama : Faridah Duha Putri
Npm : 2351011018

A. Proses pendidikan di tengah pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pembelajaran di rumah dan pembelajaran daring merupakan solusi yang paling penting. Namun, banyak hambatan yang muncul, termasuk meningkatnya kesenjangan sosial ekonomi, kesulitan mengakses peralatan pendidikan, dan meningkatnya angka putus sekolah. Proses pendidikan di masa pandemi memerlukan adaptasi, kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua untuk memastikan pendidikan tetap berjalan.

B. Untuk meningkatkan efektivitas pendidikan di masa pandemi COVID-19 dan menjaga keterkaitannya dengan nilai-nilai Pancasila, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Pemerintah harus menjamin pemerataan akses terhadap pendidikan, termasuk bantuan peralatan, bagi mereka yang membutuhkan. Sekolah harus mengembangkan kurikulum yang memuat nilai-nilai Pancasila. Orang tua harus mendukung dan memantau pembelajaran anaknya di rumah.

C. Contoh pengembangan karakter Pancasila dapat berupa inisiatif masyarakat untuk membantu sesama di masa pandemi, seperti memberikan bantuan pangan kepada mereka yang membutuhkan atau membantu warga yang mengalami kesulitan finansial. Itu mencerminkan nilai-nilai seperti gotong royong, kepedulian dan cinta damai. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan media sosial dengan prinsip etika yang baik dan santun dapat mencontohkan nilai-nilai Pancasila.

D. Hakikat Pancasila sebagai paradigma berpikir, bertindak dan berperilaku bermasyarakat adalah Pancasila mempunyai nilai-nilai inti yang mengikat masyarakat Indonesia. Di dalamnya terkandung nilai-nilai seperti persatuan, demokrasi, keadilan sosial, ketuhanan Yang Maha Esa, dan kemanusiaan yang adil dan beradab. Memahami nilai-nilai tersebut berarti menerapkannya dalam kehidupan, tindakan, sikap dan perilaku kita sehari-hari, serta dalam kebijakan dan norma yang menjadi pedoman masyarakat. Hal inilah yang menjadi landasan untuk mewujudkan masyarakat adil, beradab, dan sejahtera sesuai visi Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Mohammad rifky Anandya -
Nama : Mohammad Rifky Anandya
NPM : 2311011066

Analisis soal (10)

1. Menurut saya pendidikan di tengah pandemi covid 19 kurang efektif sebab kurangnya pemahaman materi dan fasilitas. Pendidikan merupakan kunci, maka perlu adanya peningkatan kualitas pelajar untuk meningkatkan sumber daya manusia
2. Pemerintah dapat memberikan fasilitas dan akses secara merata, serta mendorong pelajar dalam pengembangkan terhadap pendidikan karakter pancasila
3. Perilaku menyontek, terlambat, membuang sampah sembarangan, merusak fasilitas, dan tawuran.
beberapa kasus di atas merupakan contoh kurangnya pemahaman terkait nilai nilai pancasila, oleh karena itu perlu dilakukannya edukasi dan pendidikan.
4. Pancasila adalah dasar filsafat negara Indonesia yang mengatur prinsip-prinsip dasar yang harus dihayati dan dijalani oleh seluruh warga negara, Ini mencakup nilai-nilai seperti keadilan sosial, gotong royong, kemanusiaan, demokrasi, dan hukum. Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila adalah bahwa pendidikan harus menjadi sarana untuk menginternalisasi nilai-nilai ini dalam diri setiap individu. Ini melibatkan pengajaran nilai-nilai Pancasila, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari hari, baik dalam sikap, perilaku, maupun tindakan guna menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan beradab, serta pendidikan merupakan kunci dari tujuan tersebut
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Zahra Putri Khumairah -

Nama : Zahra Putri Khumairah 

NPM : 2311011084

A. Menurut pendapat saya, proses pendidikan di masa pandemi belum cukup efektif dan efisien, karena banyak orang tua siswa yang kesulitan untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran secara online sehingga terjadi kesenjangan pendidikan terutama di daerah yang akses internetnya terbatas.

B. Mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah dengan cara mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam tugas kelompok, memberi pelatihan kepada para guru untuk memahami bagaimana menerapkan nilai-nilai ini secara efektif melalui platform pembelajaran online. Selai itu juga, siswa dan siswi perlu diajarkan untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan etis sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. 

C.   Contoh kasus dalam ruang lingkup mahasiswa FEB UNILA 

Jujur dalam mengerjakan kuis maupun ujian 

Disiplin dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas yang diberikan dan tidak terlambat.

Peduli terhadap sesama jika mendapati teman yang sedang kesulitan atau butuh bantuan 

Santun terhadap teman, dosen maupun staf feb unila

Gotong royong membersihkan lapangan feb unila yang diadakan setiap hari jumat.

Cinta damai, tidak membuat masalah dan mengganggu orang sekitar

Menurut saya kasus ini merupakan contoh bagaimana pendidikan Pancasila dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. 

D.   Hakikat Pancasila merupakan panduan untuk bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan membimbing masyarakat untuk bersikap, berpikir, dan berperilaku. Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan bermartabat. 

In reply to Zahra Putri Khumairah

Re: Forum Analisis Soal

by Muhammad Aditya Ramandha -
Muhammad Aditya Ramandha
2311011026

A. Menurut saya proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 sangat sulit dilakukan dan merubah pola hidup siswa dengan sangat drastis apalagi waktu awal pembelajaran online yang biasanya siswa bisa bertatapan langsung dengan guru tapi saat pandemi siswa harus melakukan pembelajaran melalui daring yang tentunya harus melakukan pembiasaan. Kemudia saat sudah mulai bisa dilakukan tatap muka namun masih dalam suasana pandemi yang mengharuskan melakukan pembelajaran dengan memakai masker dan menjaga jarak yang pstinya harus melakukan pembiasaan kembali.

B. Pemerintah harus memastikan bahwa pendidikan yang merata walau secara daring dan memastikan pemberian materi sesuai dengan hak yang harus diterima.

C. Contoh kasus yang terkait pengembangan karakter pancasila,
- melakukan ujian daring dengan dua sudut kamera agar pengawas bisa memastikan bahwa tidak melakukan kecurangan.
- melakukan bersih bersih masjid bersama warga
- tidak menganggu tetangga yang sedang beribadah
D. Hakikat pancasila adalah inti atau esensi dari dasar-dasar negara indonesia yang berisi lima sila atau prinsip dasar yang membimbing perilaku masyarakat dan pemerintah dalam Pengaktualisasian nya sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Azahra Oktarizka 2311011098 -
Nama : Azahra Oktarizka
NPM : 2311011098

1. Menurut saya pendidikan di tengah pandemi covid-19 bukanlah hal yang baik. Banyak orang tua yang tidak bisa memfasilitasi anak-anaknya, seperti tidak adanya ponsel dan tidak ada kuota internet. Apalagi anak pedesaan yang tantangan lebih berat yaitu mencari signal, meskipun ada fasilitas yang memadai dari orang tua namun lokasi rumah yang jauh dari pusat kota menyebabkan tidak ada signal tetap saja mengakibatkan tidak bisa mengikuti pembelajaran. Selain hal tersebut pembelajaran secara online menurunkan tingkat pemahaman siswa/ e-fort siswa untuk memahami, misalnya zoom dimana dalam hal ini siswa hanya mendengarkan tanpa adanya e-fort untuk memahami penjelasan gurunya. Selain hal tersebut tingkat kefokusan siswa juga berkurang, dimana dalam hal ini siswa dapat membagi layar antara menonton youtube dan join zoom atau pun scroling instagram dan join zoom .

2. Memastikan semua siswa mendapat fasilitas. Untuk mengatasi kuota internet dapat dengan menyubsidi kuota internet atau melakukan inovasi dengan menciptakan trobosan yang dapat mempertemukan dua orang atau lebih melalui layar tetapi tidak memerlukan kuota internet. Pemerintah dapat mensosialisasikan betapa pentingnya pendidikan untuk generasi penerus bangsa dan memberi pemahaman nilai kejujuran merupakan hal penting sehingga mereka benar-benar mengikuti zoom.

3. Contoh kasus
Ketika join zoom kita bertanggung jawab dengan tidak meninggalkan zoom tersebut dan ketika diabsen pada saat kita meninggalkan zoom harus jujur alasan meninggalkan zoom jangan mengatakan masalah signal, namun jika benar-benar masalah signal kirimkan bukti screnshoot layarnya.

4. Hakikat pancasila sebagai landasan moral dalam bertindak di masyarakat. Dengan mengatualisasikan nilai pancasila yang dianggap sebagai landasan moral maka tindakan kita di masyarakat sesuai dengan norma yang ada di masyarakat. Nilai-nilai pancasila yang sesuai dengan norma yaitu bersikap jujur, bertanggung jawab, sopan serta santun.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Kholifatus Sabrina -
Kholifatus Sabrina
2311011116

A. Pandemi COVID-19 telah merubah cara pendidikan di Indonesia. Yang pada awalanya pembelajaran dilaksanakan secara langsung tatap muka tapi karena adanya covid-19 membuat semua tenaga pengajar dan pelajar harus melakukan pembelajaran jarak jah. Ini membuat proses belajar di tengah pandemi menjadi sulit, terutama dengan adanya kesulitan akses internet. Namun, kita perlu menghargai usaha dari orangtua, guru, dan siswa yang tetap semangat untuk belajar. Meskipun pembelajaran melalui online adalah solusi, tetapi tidak semua orang memiliki perangkat dan akses internet. Ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan, dan kita perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.
B. Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu
1. Memastikan akses pendidikan yang merata, termasuk bagi keluarga yang sulit mendapatkan perangkat dan akses internet.
2. Mendorong pendidikan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong, dalam pembelajaran online.
3. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan pembelajaran online.
C. Contoh kasus pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan saya adalah program lingkungan yaitu peduli lingkungan dan gotong royong. Setiap bulan, warga di lingkungan say secara sukarela berkumpul untuk membersihkan area sekitar dan mengumpulkan sampah bersama-sama.
Menurut pendapat saya, ini adalah contoh nyata pengembangan karakter Pancasilais karena tindakan ini mencerminkan nilai gotong royong, di mana masyarakat secara bersama-sama berkontribusi untuk menjaga lingkungan mereka. Kedua, tindakan peduli lingkungan menunjukkan tanggung jawab terhadap bumi dan alam. Selain itu, kesadaran akan pentingnya kebersihan dan keramahan dalam menjaga lingkungan juga mencerminkan karakter Pancasilais seperti tanggung jawab, santun, dan peduli. Program ini juga menciptakan lingkungan yang lebih damai, di mana masyarakat saling bekerja sama untuk tujuan yang baik, dan ini sejalan dengan nilai cinta damai yang dijunjung tinggi dalam Pancasila. Dengan melakukan tindakan-tindakan seperti ini, kita tidak hanya mengembangkan karakter Pancasilais dalam diri kita, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.
D. Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, demokrasi, dan kebhinekaan. Dalam konteks pendidikan, hakikat Pancasila mengarah pada pembentukan karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut. Ini mencakup pengembangan moralitas, etika, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan menerapkan hakikat Pancasila dalam pendidikan, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan bangsa yang adil, dan beradab.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Muhammad Rasendriya Bramantyo -

Nama:Muhammad Rasendriya Bramantyo 

Npm:2351011030

A. Pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 adalah Pandemi COVID-19 telah mengubah cara pendidikan di Indonesia. Yang seharusnya bisa belajar secara langsung tatap muka tapi karena adanya covid-19 membuat semua energi pengajar dan pelajar harus melakukan pembelajaran jarak jah. Hal ini membuat proses belajar di tengah pandemi menjadi sulit, terutama dengan adanya kesulitan akses internet. Namun, kita perlu menghargai usaha dari orang tua, guru, dan siswa yang tetap semangat untuk belajar. Meskipun pembelajaran online adalah solusi, tetapi tidak semua orang memiliki perangkat dan akses internet. Hal ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan, dan kita perlu bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini.

B.Jawaban saya salah satunya yaitu seluruh tenaga pendidik dan juga peserta didik harus selalu bersatu agar semua ilmu yang di berikan oleh tenaga pendidik dan juga ilmu yang di sampaikan oleh tenaga pendidik tersampaikan dengan baik oleh tenaga pendidik.

C.Contoh kasus terkait pengembangan karakter Pancasila adalah mungkin melibatkan inisiatif siswa atau masyarakat dalam membersihkan lingkungan sekitar, merawat taman-taman kota, atau membantu sesama yang membutuhkan selama pandemi. Bagian penting dari karakter Pancasilais adalah gotong royong, peduli, dan ramah lingkungan, yang dapat tercermin dalam tindakan-tindakan seperti ini.

D.tujuan dari hakikat pancasila yaitu agar Pancasila tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi. Di lain pihak, apatisme dan resistensi terhadap Pancasila bisa diminimalisir.Substansi dari adanya dinamika dalam aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan praksis adalah selalu terjadinya perubahan dan pembaharuan dalam mentransformasikan nilai Pancasila ke dalam norma dan praktik hidup dengan menjaga konsistensi, relevansi, dan kontekstualisasinya.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038

A. Proses pendidikan di masa pandemi covid-19 sangat kurang baik karena dengan melalukan pembelajaran secara online atau daring siswa kesulitan untuk memahami materi yang dipelajari dan biasanya pembelajaran secara online memiliki halangan yaitu akses internet yang tidak menentu, siswa yang tidak pandai menggunakan teknologi dan juga mempersulit siswa berinteraksi langsung terhadap guru dan siswa siswa lainnya.

B. Yang pertama perlu diciptakannya agar proses pendidikan efektif ditengah pandemi covid yaitu, kerja sama yang baik antara pemerintah, pendidik juga pelajar. Peran pemerintah adalah harus memastikan fasilitas akses pendidikan yang merata dan adil untuk semua warga. Kedua, peran pendidik perlu menerapkan metode pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan proses pembelajaran online. Ketiga, peran pelajar harus lebih maksimal dan berusaha dalam pembelajaran karena jika secara online pembelajaran harus dilakukan secara konsentrasi.

C. Contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orangtua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Hakikat Pancasila merupakan panduan untuk bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan membimbing masyarakat untuk bersikap, berpikir, dan berperilaku. Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan bermartabat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Muhammad Maulan Timur -
Nama:Muhammad Maulan Timur
Npm:2351011032


Nama : Nazwa Gusni Ramadhina
NPM : 2351011023

a. Penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi Covid-19 memiliki tantangan yang cukup besar. Karena dilaksanakan dalam tiga bentuk yakni pembelajaran jarak jauh secara penuh, pembelajaran tatap muka terbatas, dan pembelajaran campuran. Menurut saya tentunya Teknologi pendidikan menciptakan cangkupan yang luas saat belajar mandiri. Teknologi pendidikan dapat menciptakan pembelajaran tetap berjalan baik serta mendukung pemerintah dalam upaya menjaga physical distancing sesuai protokol kesehatan.
Namun selain itu banyak juga hambatan yang memengaryhi efektivitasnya. Contohnya Kesiapan siswa dan guru, masalah sosial, masalah ekonomi pun ikut muncul, dan akses media yang terbatas.

b. Meningkatkan peluang penerapan dalam efektivitas Covid-19 Pancasila merupakan kesempatan dan usaha mencapai persatuan dan kesatuan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Diperlukan dukungan pemerintah untuk menyediakan infrastruktur, perangkat san akses internet untuk memantau pembelajaran jarak jauh yang tidak meningkatkan kesenjangan sosial ekonomi masyarakat indonesia . Pendidikan karakter juga sangat diperlukan seperti yang ada di dalam nilai nilai Pancasila.

c. Berikut ini adalah beberapa contoh pengamalan dari Pancasila seperti
Sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa": jujur, menjalankan agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing, toleransi dan lain sebagainya.
Sila kedua "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab": menghormati orang lain, menjunjung tinggi hak-hak setiap orang.
Sila ketiga "Persatuan Indonesia": cinta damai, cinta tanah air dan lain sebagainya.
Sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan": suka bermusyawarah dan menerima segala keputusan dengan sebaik baiknya.
Sila kelima: "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia": Turut serta dalam membantu korban bencana alam dan peduli dengan sesama.

d. Hakikat Pancasila adalah nilai-nilai dasar yang menjadi paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat Indonesia. Pancasila terdiri dari lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dalam pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila, masyarakat Indonesia diharapkan dapat menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks pendidikan, pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam kurikulum pendidikan, pembelajaran, dan pengembangan karakter siswa. Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negarat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by ELSYA GUSTI LESTARI -

Nama : Elsya Gusti Lestari

NPM : 2311011014


A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Jawab : Menurut pendapat saya mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 memaksa banyak lembaga pendidikan beralih ke pembelajaran daring. Beberapa siswa menganggap pembelajaran daring kurang efektif dibandingkan pembelajaran tatap muka, karena hilangnya interaksi sosial dengan guru dan teman sebayanya.

 

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

Jawab : Pandemi COVID-19 membawa tantangan besar bagi sektor pendidikan, termasuk penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan. Namun ada beberapa cara untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan di masa pandemi secara efektif dan maksimal, antara lain:

  • Pemerintah harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, terutama dalam kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan, seperti Belajar Dari Rumah.
  • Media pembelajaran berbasis interaktif dapat digunakan untuk memperkuat profil siswa Pancasila di sekolah dasar.
  • Pendidikan pancasila, pendidikan kewarganegaraan, dan pendidikan agama dapat digunakan untuk menanamkan pendidikan nilai kepada peserta didik di masa pandemi. Pendidikan Pancasila khususnya merupakan salah satu cara untuk menanamkan kepribadian yang bermoral dan berwawasan luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

Jawab : Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais di lingkungan sekitar dapat berupa:

  • Jujur: Seorang siswa mengakui kesalahan yang dilakukannya saat mengerjakan tugas dan tidak menyalahkan orang lain. Hal ini menunjukkan sikap jujur yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Disiplin: Seorang karyawan selalu datang tepat waktu dan menyelesaikan tugasnya dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini menunjukkan sikap disiplin yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Tanggungjawab: Seorang siswa merawat tanaman di sekolah dan memastikan tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Hal ini menunjukkan sikap tanggung jawab yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Peduli: Seorang siswa membantu temannya yang sedang kesulitan dalam belajar dan memberikan dukungan moral. Hal ini menunjukkan sikap peduli yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Santun: Seorang siswa berbicara dengan sopan dan tidak menggunakan kata-kata kasar saat berinteraksi dengan teman-temannya. Hal ini menunjukkan sikap santun yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Ramah lingkungan: Seorang siswa membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini menunjukkan sikap ramah lingkungan yang ditanamkan dalam dirinya.
  • Gotong royong: Sebuah komunitas warga membersihkan lingkungan sekitar secara bersama-sama. Hal ini menunjukkan sikap gotong royong yang ditanamkan dalam diri mereka.
  • Cinta damai: Seorang siswa menyelesaikan konflik dengan temannya dengan cara damai dan tidak menggunakan kekerasan. Hal ini menunjukkan sikap cinta damai yang ditanamkan dalam dirinya.

Menurut pendapat saya, contoh kasus tersebut menunjukkan bahwa pengembangan karakter Pancasilais dapat dilakukan di berbagai lingkungan dan situasi. Dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai, individu dapat menjadi lebih baik dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Selain itu, pengembangan karakter Pancasilais juga dapat dilakukan melalui pendidikan karakter di sekolah dan melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Jawab : Pancasila merupakan ideologi Negara Indonesia dan menjadi landasan filosofis bangsa. Ini berisi lima sila yang dimaksudkan untuk membimbing individu dalam pemikiran, perilaku, dan sikap mereka terhadap orang lain. Berikut beberapa poin penting mengenai hakikat Pancasila dalam mengaktualisasikan nilai-nilai yang dikandungnya sebagai paradigma berpikir, berperilaku, dan bertindak dalam masyarakat:

  • Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila: Pemberlakuan Pancasila merupakan wujud aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam sikap, perilaku, integritas, dan moralitas yang sangat bergantung pada moral. Internalisasi nilai-nilai Pancasila merupakan proses penanaman ideologi bangsa kepada warga negara sebagai upaya membentuk kepribadian, cara berpikir, dan perilaku.
  • Paradigma berpikir, berperilaku, dan bertindak: Pancasila berfungsi sebagai paradigma berpikir, berperilaku, dan bertindak dalam Masyarakat. Merupakan metode salah satu hasil kegiatan berpikir akal manusia, yang disebut filsafat. Pancasila sebagai pandangan hidup berarti menggunakan Pancasila dalam melihat realitas kehidupan yang terjadi dan upaya mencapai cita-cita tujuan nasional.
  • Pembentukan hukum: Pancasila tidak dapat dipisahkan dari pembentukan hukum, yang juga harus berorientasi pada Pancasila sebagai dasar falsafah dan pandangan hidup. Pemikiran hukum integral Pancasila adalah suatu cara berpikir, berbuat, dan berbuat hukum berdasarkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keindonesiaan.
  • Peran dalam membangun karakter: Pancasila dapat dijadikan paradigma dalam membangun karakter inklusif generasi muda bangsa. Nilai-nilai luhur yang ada pada kearifan lokal dapat memperkuat jati diri bangsa dan menanamkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Karakter Pancasila dalam segala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara merupakan wadah bagi bangsa Indonesia untuk melestarikan dan menjaga keutuhan karakter bangsa yang mewujudkan Pancasila dan UUD 1945.

Ringkasnya, Pancasila menjadi landasan filosofis bangsa dan mengandung nilai-nilai yang menjadi pedoman individu dalam berpikir, berperilaku, dan bersikap terhadap orang lain. Merupakan paradigma berpikir, berperilaku, dan bertindak dalam masyarakat serta berperan dalam membangun karakter generasi muda bangsa.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Soal

by Rakha Luthfi Arifin 2351011004_S1 Manajemen -
Nama:Rakha Luthfi Arifin
NPM :2351011004

a. Pendapat saya terkait proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 mengalami perubahan dan menjadi tantangan bagi sebagai pelajar, orang tua, guru juga pemerintah. Harus terdapat kerja sama yang baik, karena pada saat covid-19 pembelajaran dilaksanakan secara daring/online sehingga perlu menjadi perhatian bagi pelajar itu sendiri juga bagi pendidik. Menurut saya juga proses pembelajaran pada saat covid kurang efektif karena sebagai pelajarnya sendiri jika kurang niat dalam pembelajaran dan tidak berusaha akan berdampak buruk dalam proses pembalajaran tersebut.

b.Untuk memaksimalkan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dan menjaga korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila, perlu dilakukan beberapa langkah yaitu

C.Disiplin waktu datang tepat waktu. Jujur tidak mencontek saat ujian.Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan. Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Menjaga ketentraman dan persaudaraan antar satu sama lain. Santun kepada orang yang lebih tua.
Dengan contoh kasus tersebut kita termasuk menerapkan pokok-pokok Pancasila.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
jawab : Yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kita implementasikan atau terapkan saat kita berpikir, bersikap dan berperilaku sebagai acuan atau landasan atau dasar. Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila ini maka akan tercipta cita-cita bangsa dan persatuan serta kesatuan. Dengan melakukan pengaktualisasian ini maka Pancasila akan tetap selalu relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi pengambilan kebijaksanaan dan pemecahan masalah dalam kehidupan berbangsa sehingga loyalitas warga masyarakat dan warganegara terhadap Pancasila tetap tinggi.